Anda di halaman 1dari 12

FTPP Fakultas Teknik Pertambangan

dan Perminyakan UNIPA 2015


 Laju pertumbuhan penduduk, maka semakin bertambah pula
laju produksi sampah yang dihasilkan
 ketersediaan lahan untuk mendirikan fasilitas Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) semakin sempit
 Masalah pengelolaan sampah ini menjadi semakin rumit
karena belum berjalannya sistem pengelolaan sampah
dengan maksimal, (misalnya penerapan jadwal pembuangan
sampah yang sering kali tidak dipatuhi).
 efek nyata yaitu ikut menyumbangkan pemanasan global
(global warming) karena sampah menghasilkan gas methan
 Pengelolaan sampah dan sanitasi yang buruk menyebabkan
menurunnya kesehatan masyarakat, meningkatnya produksi
gas rumah kaca (GRK), timbulnya bencana, serta
mengakibatkan kerugian ekonomi.
 Permen PU No. 21/PRT/M/2006.) Ada beberapa tujuan yang hendak
dicapai dari kebijakan ini. Salah satu dari tujuan kebijakan ini adalah
Pengurangan Volume Sampah Melalui Program 3R Sebesar 20% Pada
Tahun 2010.

 Pemanfaatan gas methan pada TPA Supit Urang Kota Malang


merupakan upaya serius pemerintah menangani permasalahan
sampah dan sanitasi serta turut menurunkan GRK sektor
limbah/sampah. Pemanfaatan gas methan dari TPA ini digunakan
untuk memasak dan menerangi listrik masyarakat yang merupakan
inisiasi dari Pemerintah Kota Malang. Hal ini merupakan amanat dari
Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
dan Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan
Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Pelaksanaan pemanfaatan gas methan pada TPA Supit Urang Kota
Malang sesungguhnya merupakan cermin tingginya integritas dan
kecintaan masyarakat dan Pemerintah Kota Malang terhadap
pelestarian lingkungan
 Apa sebenarnya 3R itu? Tentu hal tersebut
menjadi sebuah pertanyaan. 3R adalah
kependekan dari reduce, reuse, dan recycle.
Idiom tersebut kemudian dialihbahasakan ke
dalam Bahasa Indonesia menjadi kurangi
sampah, guna ulang sampah, dan daur ulang
sampah.
Contoh Reduce / Mengurangi Produk Sampah
 Hindari pemakaian dan pembelian produk yang menghasilkan sampah
dalam jumlah besar;
 Gunakan Produk yang dapat diisi ulang (refill);

 Kurangi Bahan yang sekali pakai;

 Jual atau berikan sampah yang sudah terpilah kepada orang yang
memerlukan.
Contoh Reuse / Menggunakan Kembali Sampah
 Gunakan kembali wadah/kemasan untuk fungsi yang sama atau fungsi
lainnya;
 Gunakan wadah/kantong yang dapat digunakan berulang-ulang;

 Gunakan beterai yang dapat di charge kembali.

Contoh Recycle / Daur Ulang Sampah


 Sampah organik diolah menjadi kompos dengan berbagai cara yang telah
ada (sesuai ketentuan) atau manfaatkan sesuai dengan kreativitas masing-
masing.
 Sampah anorganik diolah menjadi barang yang bermanfaat;

 Lakukan penangan untuk sampah anorganik menjadi barang yang


bermanfaat.
 Pemerintah Kota Palu telah melakukan upaya-upaya untuk
menangani masalah sampah. Kondisi yang saat ini terjadi,
Kota Palu sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah,
memiliki produksi sampah pada tahun 2009 diperkirakan
mencapai 927 m3/hari. Sistem pengelolaan sampah yang
sudah dilakukan adalah dengan membangun lokasi
Tempat

 Pembuangan Akhir (TPA) di daerah Kawatuna, dengan


sistem Semi control landfill. Namun masalah yang pasti
akan dihadapi adalah ketika TPA yang ada sudah tidak
mampu lagi menampung sampah yang diproduksi oleh
penduduk Kota Palu, sedangkan ketersediaan lahan yang
bisa digunakan sebagai TPA semakin menyempit.
Diperlukan sebuah upaya untuk menyelesaikan
permasalahan ini.
Sejak tahun 2008 hingga saat ini, Pemerintah Kota Palu
melalui bantuan dan kerjasama dengan Pemerintah
Provinsi Sulawesi Tengah telah memutuskan untuk
melaksanakan program pengelolaan sampah dengan pola
baru secara nasional. Pola baru yang dimaksud adalah
pengelolaan sampah dengan sistem 3R.

Saat ini telah 2 Kelurahan yang dijadikan lokasi uji coba


program 3R, yaitu Kelurahan Palupi tepatnya pada
kompleks perumahan Palupi dimulai sejak tahun 2008 dan
Kelurahan Talise tepatnya pada kompleks perumahan
Cipta Pesona Indah dimana penyiapan masyarakatnya
dilakukan pada tahun 2009 dan pembangunan fisik
tempat pengolahan sampah terpadu pada tahun 2010 ini
Program 3R ini adalah sebuah program pengelolaan
sampah yang direncanakan berbasis pada
masyarakat.

Tujuannya :

adalah masyarakat diberikan bekal pengetahuan dan


prasarana pendukung sehingga mereka bisa
mengelola sendiri sampah di lingkungan tinggal
mereka. Dengan sistem 3R (reduce, reuse & recycle),
maka volume sampah yang harus dibuang ke TPA
akan bisa dikurangi di level masyarakat, sehingga
usia pakai dari TPA yang ada akan lebih panjang.