Anda di halaman 1dari 13

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PROFORMA

OLEH :
KELOMPOK 12

AHMAD LATIF (C1C015018)


NETI ANGGRAINI (C1C015031)
Penyusunan Laporan Keuangan Proforma
Penyusunan laporan keuangan proforma memerlukan banyak asumsi (seperti tingkat pertumbuhan
penjualan, perilaku biaya dari sejumlah pos rekening, tingkat investasi pada modal kerja dan aktiva tetap, dll).
Manajemen ingin melihat sensitivitas laporan keuangan proforma terhadap perubahan-perubahan asumsi dan pengaruh
asumsi-asumsi terhadap laporan keuangan proforma. Penggunaan software seperti Microsoft Excel dapat membantu
penyusunan laporan keuangan proforma, sekaligus melihat sensitivitas laporan keuangan terhadap perubahan-
perubahan asumsi.
1 2 3 4 5
Memproyeksikan Memproyeksikan biaya Memproyeksikan total Menetukan biaya Menurunkan laporan
penjualan untuk periode operasional,dan aset, hutang, dan modal pendanaan dari aliran kas dari laporan
yang akan datang. kemudian menurunkan saham. hutang,kemudian keuangan yang
proyeksi pendapatan menurunkan diproyeksikan.
operasional. pendapatan
operasional.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 3


1. Memproyeksikan Penjualan

Proyeksi penjualan ini dipakai untuk menurunkan


angka-angka dalam laporan keuangan proforma.Jika
penjualan tumbuh relatif stabil, maka tingkat
pertumbuhan penjualan bisa dipakai untuk

MEMPROYEKSIK memproyeksikan penjualan di masa-masa datang.

AN LAPORAN 2. Memproyeksikan Biaya Operasional

LABA RUGI Proyeksi biaya operasional tergantung pada asumsi


perilaku biaya. Jika analis biaya mengasumsikan biaya
operasional mempunyai perilaku sebagai biaya
variabel sepenuhnya, analis bisa memproyeksikan
biaya operasional pada masa datang dengan
menggunakan laporan keuangan common size
(proporsional).

4
Memproyeksikan total aset, kemudian Memproyeksikan aset secara individual,
memproyeksikan neraca common size kemudian menjumlahkan aset-aset
untuk mengalokasikan total aset ke individual untuk memperoleh total aset.
komponen-komponennya.

5
To t a l a s e t d a p a t d i p r o y e k s i k a n jumlah (Rp) % Perubahan
dengan menggunakan pendekatan
tingkat pertumbuhan aset pada masa Tahun 3 (nyata) 3.609.600.000 -
lalu. Misalkan aset selama lima tahun Tahun 4 4.064.400.000 12,6%
terakhir ini tumbuh rata-rata 12,6% (proyeksi)
dan analis menganggap tingkat Tahun 5 4.576.500.000 12,6%
pertumbuhan ini akan terjadi pada (proyeksi)
masa-masa datang, maka perkiraan Tahun 6 5.153.200.000 12,6%
total aset tahun-tahun yang akan (proyeksi)
datang berikut ini:
Untuk memproyeksi aset secara individual,
analis bisa menggunakan tingkat pertumbuhan di
masa lalu atau menggunakan asumsi perputaran
aktiva tetap.

Misalkan :
Piutang dagang tumbuh dengan tingkat 15,5%
selama lima tahun terakhir dan analis akan
menggunakan tingkat pertumbuhan tersebut, maka
besarnya piutang dagang tiga tahun yang akan
datang dapat diproyeksikan. Misalkan persediaan
juga tumbuh dengan tingkat 7,8%, maka proyeksi
untuk kedua rekening tersebut adalah sebagai berikut
:
Tahun 3 Tingkat Proyeksi
(nyata) Pertumbuhan
Tahun 4 Tahun 5 Tahun 6

Piutang 486.900.000 15,5% 562.400.000 649.500.000 750.200.000


Dagang

Persediaan 664.700.000 7,8% 716.500.000 772.400.000 832.700.000


Setelah sisi kiri neraca proforma selesai disusun, tahap berikutnya adalan
menyususn sisi kanan neraca (sisi pasiva). Cara yang paling mudah untuk menyusun
komposisi pasiva adalah dengan menggunakan common size sisi kanan. Pendekatan ini
mengasumsikan bahwa komposisi semacam itu tidak akan berubah untuk masa-masa datang.
Kadang-kadang ada beberapa peristiwa yang merubah total sisi kanan neraca, misalkan pada
peristiwa pembelian perusahaan (leverage buy-out), dan restrukturisasi. Pada peristiwa
semacam ini barangkali common size pada saat ini tidak bisa dipakai untuk memproyeksi sisi
kanan neraca pada tahun-tahun yang akan datang.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 9


Setelah struktur modal diproyeksikan, analis dapat menghitung biaya pendanaan
(seperti bunga). Langkah ini memerlukan asumsi bahwa struktur modal tidak akan berubah
pada masa datang, dan juga dengan tingkat bunga. Apabila struktur modal berubah (misal
hutang lebih besar), maka resiko perusahaan berubah dan dengan demikian tingkat bunga
juga dapat berubah untuk mengkompensasi kenaikan resiko.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 10


MEMPROYEKSIKAN LAPORAN ARUS KAS

Langkah akhir adalah memproyeksi arus kas. Proyeksi


arus kas diturunkan dari proyeksi neraca dan proyeksi
laba-rugi

11
RASIO KEUANGAN PROFORMA

Setelah laporan keuangan proforma selesai


disusun, analis bisa menyusun analisis rasio untuk
laporan keuangan prof orma dengan cara yang sama
dengan ketika membuat analisis rasio untuk laporan
keuangan

12
T H A N K YO U 
Any Questions?