Anda di halaman 1dari 9

Rubella

• Definisi
– Rubella atau Campak Jerman merupakan penyakit
anak menular yang lazim biasanya ditandai
dengan gejala-gejala utama ringan, ruam serupa
dengan campak ringan atau demam skarlet

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-
Rubella” (Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
• Epidemiologi
– Rubella yang disebarkan oleh droplet oral atau
secara transplasenta melalui infeksi congenital.

– puncak insiden penyakit adalah pada anak umur


5-14 tahun. Sekarang kebanyakan kasus terjadi
pada remaja dan dewasa muda yang rentan.

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-
Rubella” (Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-
Rubella” (Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
Patofisiologi
Saat tubuh virus melekat dan menyebar ke
terpapar virus menginvasi sel-sel epitel sistem limfatik
rubella saluran pernafasan atas regional secara
melalui proses endositosis hematogen

Proses infeksi berlangsung selama 11-14 hari,


dengan masa penularan sejak 5 hari sebelum
hingga 6 hari sesudah timbulnya ruam.

bereplikasi di jaringan
menyebar ke organ- limfoid nasofaring dan
organ lain, termasuk Viremia saluran pernafasan
persendian hingga atas
kapiler kulit.

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-
Rubella” (Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
Gejala Klinis

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-
Rubella” (Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
Diagnosis

Anamnesis Pemeriksaan fisik

Tes ELISA
untuk
Titer antibodi antibodi IgG
dan IgM

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-Rubella”
(Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
Diagnosis Banding
• Roseola infantum
• Ruam karena obat
• Mononukleosis infeksiosa

Tata laksana
Jika tidak terjadi komplikasi bakteri, pengobatan pada
rubella adalah simptomatis. Adamantanamin hidroklorida
(amantadin) telah dilaporkan efektif in vitro dalam
menghambat stadium awal infeksi rubella pada sel yang
dibiakkan.

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-
Rubella” (Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
Komplikasi dan Prognosis
• Komplikasi rubella jarang dijumpai pada anak-
anak. Neuritis dan arthritis kadang-kadang
terjadi, ensefalitis serupa dengan ensefalitis
yang ditemukan pada rubeola yang terjadi
pada sekitar 1/6000 kasus. Prognosis rubella
anak adalah baik

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-
Rubella” (Edisi ke-15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.
Pencegahan
• Program vaksinasi atau imunisasi merupakan
salah satu upaya pencegahan terhadap
rubella.
• Imunisasi adalah efektif pada umur 12 bulan
tetapi mungkin tertunda sampai 15 bulan dan
diberikan sebagai vaksin campak-parotitis-
rubella

Behrman RE., Kliegman RM., Arvin AM. 2000. Nelson Ilmu Kesehatan Anak: “Infeksi Virus-Rubella” (Edisi ke-
15). Terjemahan Oleh: Maldonado, Y., EGC, Jakarta, Indonesia, hal. 1072.