Anda di halaman 1dari 34

KELOMPOK 5

Ayunina Rizki Amalia


Dinda
Rindi Yani Meilani
SISTEM PERHITUNGAN BIAYA
BERDASARKAN PROSES
(PROCESS COSTING)
1. Akumulasi Biaya Proses
Dalam sistem perhitungan biaya berdasarkan proses, bahan
baku, tenaga kerja dan overhead pabrik umumnya dibebankan
ke departemen produksi. Tetapi, jika suatu departemen dibagi
menjadi dua pusat biaya atau lebih, perhitungan biaya
berdasarkan proses tetap dapat digunakan, selama unit-unit
produk yang dihasilkan dalam pusat biaya selama periode
tersebut bersifat homogen. Misalnya saja, suatu departemen
produksi yang memiliki empat lini perakitan, dimana setiap lni
menghasilkan produk yang berbeda, dapat menggunakan
perhitungan biaya berdasarkan proses. Setiap lini perikatan
dapat diperlakukan sebagai pusat biaya yang terpisah. Hal ini
mengharuskan adanya catatan yang terpisah untuk mencatat
biaya yang terjadi disetiap lini perakitan.
Aliran Produksi Secara Fisik
Aliran Produk Berurutan
WIP – Dep. Pemotongan WIP – Dep. Perakitan WIP – Dep. Pengemasan Barang Jadi

BB
TK TK
OP OP BB
TK
OP

Aliran Produk Paralel


WIP – Dep. Pemotongan WIP – Dep. Pengamplasan WIP – Dep. Perakitan WIP – Dep. Pengecatan

BB
TK TK
OP OP BB
TK BBL
OP TKL
Barang Jadi
WIP – Dep. Peleburan WIP – Dep. Pencetakan
BOP

BB
TL TK
OP OP
Aliran Produksi Secara Fisik

Aliran Produk Selektif


WIP – Dep. Penjagalangan

BB WIP – Dep. Penemasanan


TK
OP
Barang jadi

BB
WIP – Dep. Pengasapanan TK
OP

TK
OP

WIP – Dep. Penggilingan

TK
OP
Akuntansi untuk Bahan Baku, Tenaga
Kerja dan Overhead
• Biaya Bahan Baku
Barang Dalam Proses – Dep. Pemotongan 13.608
Barang Dalam Proses – Dep. Perakitan 7.296
Bahan Baku 20.904

• Biaya Tenaga Kerja


Barang Dalam Proses – Dep. Pemotongan 5.000
Barang Dalam Proses – Dep. Perakitan 9.210
Beban Gaji 14.210
Lanjutan …
• Overhead Dibebankan
Overhead Aktual:
Pengendali Overhead $20.900
Utang Usaha (pajak, listrik, dan lain-lain) 7.400
Akumulasi Penyusutan – Mesin 5.700
Asuransi Dibayar di Muka 500
Bahan Baku (bahan baku tdk langsung) 1.700
Beban Gaji (tenaga kerja tdk langsung) 5.600
Overhead Dibebankan:
Barang Dalam Proses – Dep. Pemotongan 7.904
Barang Dalam Proses – Dep. Perakitan 11.052
Overhead Dibebankan 18.956
Mengombinasikan Biaya Tenaga Kerja dan Biaya
Overhead Pabrik
Ilustrasi sebelumnya menunjukan bahwa biaya tenaga kerja
langsung dibebankan secara terpisah ke setiap departemen melalui
ayat jurnal umum.peningkatan dalam otomatisasi menyebabkan
proporsi tenaga kerja langsung terhadap total biaya produksi
semakin menurun. Lebih lanjut lagi, di pabrik-pabrik yang sangat
terotomatisasi, perbedaan antara tugas yang dilakukan oleh tenaga
kerja lansung dengan yang dilakukan oleh tenaga kerja tidak
langsung menjadi kabur. Selain itu, biaya overhead pabrik seperti
penyusutan peralatan, listrik, dan pemeliharaan cenderung
meningkat dengan adanya otomatisas. Akibatnya, beberapa
produsen mengkombinasikan elemen biaya tenaga kerja dan
overhead pabrik serta menyebut keduanya sebagai biaya konversi
atau sebagai overhead pabrik, tenaga kerja langsung tidak
dibebanka secara terpisah; melainkan menjadi satu dalam jumlah
biaya konversi yang dibebankan ke setiap departemen
2. Laporan Biaya Produksi
Laporan biaya produksi adalah kertas kerja yang menampilkan jumlah
biaya yang diakumulasikan dan di bebankan ke produksi selama satu
bulan atau periode lain. Laporan tersebut juga merupakan sumber
informasi untuk menyusun ayat jurnal ikhtisar guna mencatat biaya
dari unti-unit yang ditransfer dari satu departemen produksi kepada
departemen proseksi lain dan akhirnya ke persediaan barang jadi.
Laporan biaya produksi untuk suatu departemen dapat memiliki
banyak bentuk atau format, tetapi sebaiknya laporan tersebut
menunjukan ;
1. biaya total dan biaya per unit dari pekerjaan yang diterima dari
satu atau beberapa departemen lainnya
2. biaya total dan biaya per unit dari bahan baku, tenaga kerja, dan
overhead pabrik yang ditambahkan oleh departemen tersebut.
3. biaya dari persediaan barang dalam proses awal dan akhir, dan
4. biaya yang ditransfer ke departemen berikutnya atau ke persediaan
barang jadi.
Contoh soal:
American Chair Company
Departemen
Pemotongan

Departemen

Departemen
Perakitan
American Chair Company menggunakan sistem perhitungan biaya berdasarkan
proses dan memiliki akun barang dalam proses yang terpisah untuk departemen
pemrosesannya, Departemen Pemotongan dan Departemen Perakitan.
Perusahaan tersenut memproduksi satu jenis kursi. Di Departemen pertama,
baggian-baian dari kerangka kursi dipotong dari kayu, kemuian diampelas serta
dipernis. Bagian- bagian dari kerangka kursi kemudian ditransfer ke departemen
kedua, dimana bagian-bagian tersebut dirakit dan diberi busa dan
sarungnya.selama bulan januari, bahan baku langsung masing-masing sebesar
$13.608 dan $7.296 digunakan di departemen pemotongan dan deapartemen
Data Produksi:
Pemotongan Perakitan
Jumlah unit di barang ddalam proses, perseiaan awal 100 180
Jumlah unit dimulai di departemen pemotongan 600
Jumlah unit ditransfer ke departemen perakitan 500
Jumlah unit diterima dari ddepatemen pemotongan 500
Jumlah unit ditransfer ke persediaan barang jadi 580
jumlah unit di barang dalam proses, persediaan akhir 200 100
Data Biaya: Pemotongan Perakitan
Barang dalam proses, awal
Biaya dari departemen sebelumnya $8.320
Bahan Baku Langsung $ 1.892 830
Tenaga Kerja Langsung 400 575
Beban Overhead Pabrik 796 518
Biaya yang ditambahkan dalam bulan Juli
Bahan Baku Langsung $13.608 $7.296
Tenaga Kerja Langsung 5.000 9.210
Beban Overhead Pabrik 7.904 11.025
1.Perhitungan Unit Ekuivalen Dept.
Pemotongan
Perhitungan Unit Ekuivalen
Bahan Baku Tenaga Kerja Overhead
Pabrik
Unit ekuialen ditransfer keluar 500 500 500
Ditambah:
Unit persediaan akhir WIP x bag.yg telah selesai:
200 x 60% 120 - -
200 x 20% - 40 -
200 x 40% - - 80
Total unit ekuivalen 620 540 580
Perhitungan Biaya Per Unit
($1.892  $13.608)
Biaya bahan baku / unit 
620
 $25 per unit

($400  $5.000)
Biaya tenaga kerja per unit 
540
 $10 per unit

($796  $7.904)
Biaya Overhead Pabrik 
580
 $15per unit
Ayat jurnal untuk mencatat biaya dari dept pemotongan ke dept
perakitan adalah:

Barang dalam proses-dept perakitan 25.000


barang dalam proses-dept pemotongan 25.000
2. Perhitungan Unit Ekuivalen Dept.Perakitan
Biaya Dept. Bahan Tenaga Overhead
sebelumnya Baku Kerja
Unit Ekuivalen ditransfer 580 580 580 580
keluar
Unit Ekuivalen di 100 100 70 70
Persediaan Akhir
Total Unit Ekuivalen 680 680 650 650

Biaya Dept. Bahan Tenaga Overhead


sebelumnya Baku Kerja
Biaya Pers. Awal 8.320 830 475 518
Biaya ditambahkan selama 25.000 7.296 9.210 11.052
periode berjalan
Total biaya yg harus 33.320 8.126 9.685 11.570
dipertanggungjawabkan
Dibagi unit ekuivalen 680 680 650 650
Biaya Per unit Ekuivalen $49,00 $11,95 $14,90 $17,80
Ayat jurnal untuk mencatat tranfer biaya dddari dept perakitan ke
persedian barang jadi adaah sbb:

Persediaan barang jadi 54.317


barang dalam proses-dept peerakitan 54.317
Sistem Perhitungan Biaya Berdasarkan Proses dengan Asumsi
Aliran FIFO
Pembuatan laporan biaya produksi dengan asumsi aliran biaya masuk
pertama keluar pertama (first in, first out-FIFO) ditunjukan dengan data
American Chair Company yang telah digunakan pada ilustrasi rata-rata
tertimbang. Dari ilustrasi tersebut, data produksi berikut ini tersedia
untuk bulan Januari.
Departemen Pemotongan
Perhitungan Unit Ekuivalen Periode Berjalan
Bahan Baku Tenaga Keja Overhead
Biaya ditambakan selama periode berjalan
Unit ekuivalen di persediaan awal 20 60 40
Unit ekuivalen dimulai dan diselesaikan di 400 400 400
periode berjalan
Unit ekuivalen di persediaan akhir 120 40 80
Total unit ekuivalen dari biaya periode berjalan 540 500 520
Perhitungan Biaya Per Unit Ekuivalen

Bahan Baku Tenaga kerja Overhead


Biaya ditambahkan selama periode berjalan $13.608 $5.000 $7.904
Dibagi denan unit ekuivalen 540 500 520
Biaya per unit ekuivalen $25,20 $10.00 $15,20

Ayat jurnal untuk mencatat transfer biaya dari departemen pemotonan ke


departemen perakitan adalah:
Barang dalam proses- departemen perkitan 24.960
Barang dalam proses- departemen pemotonan 24.960
Departemen Perakitan
Perhitungan unit ekuivalen periode berjalan
Biaya Dept Bahan Baku Tenaga Kerja Overhead
Sebelumnya
Biaya ditambahkan selama periode
berjalan:
Unit ekuivalen di perseiaan awal 0 108 144 144
Unit ekuivalen yang dimulai dan 400 400 400 400
diselesaikan diperiode berjalan
Unit ekuivalen dipersediaan akhir 100 100 70 70
Unit ekuivalen dari biaya periode 500 608 614 614
berjalan

Perhitungan biaya per unit ekuivalen


Biaya Dept Bahan Baku Tenaga Kerja Overhead
Sebelumnya
Biaya ditambahkan selama periode $24.960 $7296 $9.210 $11.052
berjalan
Dibagi dengan unit ekuivalen 500 608 614 614
Biaya per unit ekuivvalen $49,92 $12,00 $5,00 $18,00
Ayat jurnal untu mencatat transfer biaya dari departemen
perakitan ke persdiaan barang jadi adalah sbb:

Perediaan barang jadi 54.159


Barang dalam proses- departemen perakitan 54.159
Kasus 1
Produksi ekuivalen dan biaya per unit. Martin Company menggunakan
perhitunan biaya berdasarkan proses dengan asumsi aliran biaya rata-
rata tertimbang untuk kedua departemen prouksinya. Pada tanggal 1
April, departemen B tidak memiliki persediaan awal. Selama bulan
April 25.000 unit ditransfer dari departemen A ke departemen B. Pada
tanggal 30 April, departemen B memiliki 5.000 unit barang dalam
proses 80% selesai untuk tenaa kerja dan 60% selesai untuk overhead
pabrik. Selama bulan berjalan, 20.000 unit ditransfer dari departemen
B ke persediaan brang jadi. Bahan baku ditambahkan diaal proses di
departemen B. Jurnal berikut mengikhtisarkan aktivitas bulan April.
Barang dalam proses- Dept A $25.000
Barang dalam proses- Dept B 15.000
Bahan Baku 40.000
Barang dalam proses- Dept A 10.800
Barang dalam proses- Dept B 9.600
Beban Gaji 20.400
Barang dalam proses- Dept A 14.600
Barang dalam proses- Dept B 16.330
Overhead Dibebankan 330.930
Barang dalam proses- Dept B 40.000
Barang dalam proses- Dept A 40.000

Diminta:
1. Hitung unit ekuivalent untuk seiap element biaya di Dept B
2. Hitung biaya per unit ekuivalen untuk setiap elemen biaya
di Dept B
Penyelesaian:
Rumus ekuivalen
Saldo awal + unit yang mulai dan selesai pada periode ini = unit selesai paa persediaan + saldo
akhir
Dik: unit ditransfer dari Dept A ke Dept B
(A => B) = 25.000
Salo awal = 0
Unit ditransfer dari Dept B ke persediaan barang jadi = 20.000
30/4 BDP Dept B (salo akhir) = 5.000
Ekuivalen = 0 + 25.000 = 20.000 + 5.000
25.000 = 25.000
Dept B
1. Unit ekuivalen
Bahan baku = 20.000 + (0% x 5.000) = 20.000
Tenaga kerja = 20.000 + (80% x 5.000) = 24.000
Overhead = 20.000 + (60% x 5.000) = 23.000
Biaya per unit
Bahan baku = 15.000 /20.000 = 0,75
Beban tenaga kerja = 96.000/ 24.000 = 0,4
Overhead = 16.330 /223.000 = 0,71
Kasus 2
Ayat jurnal untuk perhitungan biaya berdasarkan proses.
Lathan Corporation menggunakan perhitungan biaya berdasarkan proses dikedua
departemen produksinya. Akun terpisah untuk barang dalam proses disimpan
dibuku besar untuk setiap departemen produksi. Data berikut ini adalah untuk
operasi bulan Mei:
Ditambahkan
selama
Persediaan awal Bulan Mei
Biaya bahan baku langsung:
Departemen X $ 10.000 $ 50.000
Departemen Y 6.000 40.000
Biaya tenaga kerja langsung:
Departemen X 12.000 80.000
Departemen Y 9.000 70.000
Biaya yang dibebankan:
Departemen X 24.000 180.000
Departemen Y 9.000 70.000
Lanjutan..
Selama bulan mei, 30.000 unit dengan biaya per unit $10 ditransfer
dari departemen X ke departemen Y, dan 28.000 unit dengan biaya per
unit $16 ditransfer dari departemen Y ke persediaan barang jadi.
Diminta: buatlah ayat jurnal umum yang sesuai untuk mencatat biaya
yang dibebankan kedepartemen produksi selama bulan Mei dari biaya
per unit yang ditransfer dari departemen X ke departemen Y dan
departemen Y ke persediaan barang jadi.

Penyelesaian:
Persediaan barang dalam proses, dept X 50.000
Persediaan barang dalam proses, dept Y 40.000
bahan baku 90.000
Lanjutan..
Persediaan barang dalam proses, dept X 80.000
Persediaan barang dalam proses, dept Y 70.000
TKL 150.000
Persediaan barang dalam proses, dept X 180.000
Persediaan barang dalam proses, dept Y 70.000
biaya yang dibebankan 250.000

BDP dept Y 300.000


BDP dept X (30.000 x 10) 300.000

Barang jadi 448.000


BDP dept Y (28.000 x 16) 448.000
Kasus 3
Laporan Biaya Produksi; Departemen Pertama; Biaya Rata-rata Tertimbang.
Tyndol Fabricators Inc. Memproduksi suatu produk di dua departemen. Produk ini
dibuat dari lempengan logam yang dipotong dan dibentuk di departemen
pemotongan dan pembentukan. Produk ini kemudian ditransfer ke departemen
perakitan, di mana bagian-bagian lain yang dibeli dari pemasok luar ditambahkan ke
unit dasar. Oleh karena hanya ada satu produk yang diproduksi oleh perusahaan,
maka sistem perhitungan biaya berdasarkan proses yang digunakan. Perusahaan
menggunakan asumsi aliran biaya rata-rata tertimbang untuk
mempertanggungjawabkan persediaan dalam proses. Data yang berkaitan dengan
operasi bulan November di departemen pemotongan dan pembentukan adalah :
Jumlah unit di persediaan awal 800
Jumlah unit yang mulai diproses selama periode berjalan 3.200
Jumlah unit yang ditransfer ke departemen perakitan selama periode berjalan 3.400
Jumlah unit dipersediaan akhir (75% selesai untuk bahan baku, 40% selesai untuk 600
tenaga kerja, 25% selesai untuk overhead

Persediaan awal Ditambahkan di


bulan berjalan
Biaya yang dibebakan ke departemen
Bahan baku $17.923 $68.625
Tenaga kerja langsung 2.352 14.756
Overhead pabrik 3.800 29.996

Buatlah laporan produksi bulan November untuk departemen pemotongan dan pembentukan
Penyelesaian :
Lanjutan..
*Jumlah total unit yang setara yang diperlukan dalam biaya yang
diperhitungkan sebagai bagian penentu sebagai berikut :

Bahan tenaga kerja overhead


Unit setara yang ditransfer keluar 3,400 3,400 3,400
Unit setara dalam persediaan akhir 450 240 150
Unit setara total 3,850 3,640 3,350
TERIMA KASIH