Anda di halaman 1dari 17

Tradition of Excellence

PEMBERIAN TERAPI SEKA DAN RENDAM KAKI


MENGGUNAKAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK
GANGGUAN TIDUR PADA PASIEN SIROSIS HEPATIS DI
RUMAH SAKIT BALADHIKA HUSADA JEMBER

Ruang Melati

MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS JEMBER
UNIVERSITAS JEMBER
Tradition of Excellence
KASUS
• Tn.H (74tahun) data kerumah sakit dengan keluhan nyeri perut
diseluruh bagian abdomen dan mengalami pembesaran oleh
cairan sehingga pasien sulit untuk bergerak dan berkurang rasa
sakitnya saat dibuat duduk dalam posisi semi fowler. Nyeri pasien
terkaji pada skala nyeri 7 (nyeri berat terkontrol menurut skala
Smeltzer (0-10). Nyeri muncul saat pasien bergerak dan
beraktifitas, sehingga pasien hanya berbaring di tempat tidur. Jika
nyeri yang dirasakan muncul pada malam hari, pola tidur Tn.H
jadi terganggu. Sebelumnya Tn.H sudah pernah dirawat di rumah
sakit yang sama dengan keluhan yang sama. Diagnosa medis
pada Tn.H yaitu sirosis hepatis.
Tradition of Excellence
PENGKAJIAN
• Data subyektif:
a. pasien mengatakan tidak bisa tidur dengan nyenyak dan nyaman
b. Pasien mengatakan nyeri mengganggu tidur
c. Keluarga mengatakan pasien sering terbangun
• Data obyektif:
a. Posisi pasien selalu menekukkan kaki ketika tidur untuk
mengurangi nyeri dan dengan posisi semi fowler
b. Pasien tampak memejamkan mata tetapi tidak tidur
c. Pasien tidur kurang dari 5 jam per hari
Tradition of Excellence
DIAGNOSA KEPERAWATAN
Insomnia berhubungan dengan nyeri akut ditandai dengan
pasien mengatakan tidak bisa tidur dengan nyenyak dan nyaman,
pasien mengatakan nyeri mengganggu tidur, keluarga
mengatakan pasien sering terbangun, posisi pasien selalu
menekukkan kaki ketika tidur untuk mengurangi nyeri dan
dengan posisi semi fowler, pasien tampak memejamkan mata
teteapi tidak tidur, pasien tidur kurang dari 5 jam per hari.
INTERVENSI KEPERAWATAN Tradition of Excellence

• Menurut Nanda, NOC, NIC


• Evidence based
NOC NIC Tradition of Excellence

• NOC : setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam,


insomnia berkurang dengan kriteria hasil:
Indikator Skor Awal Skor Tujuan
Ketegangan otot 3 4
Jam tidur yang diobservasi 2 4
Pola tidur 1 4
Tidur yang terputus 2 4
Nyeri 1 3
Tradition of Excellence
INTERVENSI
• NIC :
• Ciptakan lingkungan yang tenang dan mendukung
• Pertimbangkan sumber ketidaknyamanan, seperti balutan
lembab, posisi selang, balutan yang tertekan, sprei yang kusut
• Posisikan klien untuk memfasilitasi kenyamanan (sokong
dengan bantal, sokong sendi selama bergerak)
• EVIDENCE BASED :
• Pemberian air hangat dengan tambahan aroma lavender
• Perendaman kaki menggunakan tambahan aroma lavender
Tradition of Excellence
EVIDENCE BASED
• JUDUL JURNAL:
Health Related Management Plans Improve Sleep Disorders of
Patients With Chronic Liver Disease
• PENULIS :
Chunzi Liu, Hui Xie, Yanbo Yu, Xiaoning Zhang, Yanyan Sun, Lin
Zhou, Beibei Su, Huaming Wang
• TAHUN :2015
• H index: 22 (Scimago Jr)
Tradition of Excellence

Tujuan :
• memberikan perasaan nyaman bagi pasien sirosis hepatis
• meningkatkan kualitas tidur
Intervensi Pertama Tradition of Excellence

Mandi air hangat dengan tambahan aroma lavender


• Mekanisme aromaterapi lavender masuk ke dalam tubuh
manusia dan bereaksi secara fisiologis. Aroma yang dihirup
melalui lapisan rambut halus yang terdapat di hidung akan
dikirimkan ke bagian otak yang disebut sistem limbik. Sistem
limbik ini berguna untuk mengendalikan perasaan, emosi, dan
memori yang juga melepaskan endorfin dan neurotransmitter
di dalam tubuh.
• Bunga lavender mengandung lynalyl asetat dan linalool yang
meninimbulkan efek anti cemas (relaksasi) pada tubuh.
Tradition of Excellence

Perawat memberikan intervensi berupa memandikan pasien


dengan air hangat dengan suhu 36-39°C yang dicampur dengan 10
tetes minyak aroma lavender dengan sedikit masage di seluruh
tubuh menggunakan washlap dilakukan setiap mandi sore.
Tradition of Excellence
Intervensi Kedua
• Rendam kaki dengan air hangat dan aroma lavender
• Perawat memberikan intervensi berupa memasang kaos kaki
yang telah dicelupkan air hangat dengan suhu 40-45°C yang
dicampur dengan 10 tetes minyak aroma lavender selama 10-15
menit, dilakukan setiap malam 30 sampai 1 jam sebelum tidur.
Tradition of Excellence
IMPLEMENTASI
Pukul 17.00
• Menyeka menggunakan ai hangat yang ditetesi 10 tetes minyak kayu putih
lavender dengan washlap
• Mengusap lembut badan klien menggunakan minyak hangat berbau lavender
• Dilakukan saat klien mandi sore

Pukul 21.00
• Memasangkan kaus kaki yang dicelupkan ke dalam air hangat dan
ditambahkan minyakkayu putih lavender selama 10 – 15 menit. Pemakaian
kaos kaki selama masih hangat, apabila sudah dingin segera lepaskan,
dilakukan 30 menit sampai 1 jam sebelum klien tidur
EVALUASI Tradition of Excellence

Hari pertama
• S = klien mengatakan nyeri masih mengganggu tetapi berkurang saat diseka
dengan air hangat ditambah minyak kayu putih lavender
• O = klien tampak nyaman, mata terpejam
•A = Indikator Skor Awal Skor Tujuan
Ketegangan otot 4 4
Jam tidur yang 2 4
diobservasi
Pola tidur 2 4
Tidur yang 2 4
terputus
Nyeri 2 3

• P = lanjutkan intervensi
Tradition of Excellence
Hari kedua
• S = klien mengatakan tidurnya lebih nyenyak daripada kemarin sekitar 5-6 jam
• O = klien tampak kooperatif saat diajak ngobrol, klien lebih sering membuka
mata saat berinteraksi
• A = Ketegangan otot Skor Awal Skor Tujuan

Ketegangan otot 4 4

Pola tidur 3 4

Tidur yang terputus 3 4

Nyeri 3 4

Jam tidur yang 2 3


diobservasi
• P = lanjutkan intervensi
Tradition of Excellence
Hari ketiga
• S = klien mengatakan sudah bisa tidur agak lama 5 – 6 jam/hari dan tidur
siang 1-2 jam
• O = klien tidak tampak memejamkan mata lagi ketika diajak ngobrol, tidak
tampak lelah
•A = Indikator Skor Awal Skor Tujuan
Ketegangan otot 3 4
Jam tidur yang 4 4
diobservasi
Pola tidur 3 4
Tidur yang 3 4
terputus
Nyeri 3 4
• P = pasien krs, menganjurkan keluarga untuk melanjutkan intervensi pada
evidance based jurnal dirumah
Tradition of Excellence
KESIMPULAN HASIL
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3x24 jam, masalah
gangguan istirahat dan tidur klien berkurang. Hal ini didukung dengan
penelitian yang dilakukan oleh Liao et al (2013) yang menjelaskan
bahwa rendam kaki menggunakan air hangat sebelum tidur dapat
meningkatkan suhu di telapak kaki dan pergelangan sehingga
menstimulasi vasodilatasi di seluruh tubuh dan meingkatkan suhu
tubuh yang efektif untuk mengurangi latensi tidur dan merangsang
kantuk.