Anda di halaman 1dari 16

VALIDASI PROSES

PRODUKSI
NURHABIBAH, M.SI, APT
FRAMESTI FRISMA SRIARUMTIAS S.FARM., M.SI
VALIDASI

Validasi : suatu tindakan yang membuktikan suatu


metode/proses dapat memberikan hasil konsisten
sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dan
terdokumentasi dengan baik

Validasi metode analisis : proses yang dilakukan


melalui penelitian laboratorium untuk membuktikan
bahwa karakteristik kinerja metode analisis tertentu
memenuhi persyaratan untuk aplikasi analisis yang
dimaksudkan
VALIDASI/VERIFIKASI METODE

• Farmakope, ISO 17025.2005 dan CPOB mensyaratkan


bahwa metode pengujian yang digunakan untuk
menetapkan mutu produk farmasi dan pemenuhan
persyaratan mutu/spesifikasi, harus sudah dibuktikan
kesesuaiannya terhadap akurasi, presisi dan
reliabilitasnya yang telah ditetapkan.
• Para pengguna metode standard, misalnya yang
terdapat dalam kompendia (farmakope dan kodeks)
tidak disyaratkan untuk memvalidasinya tetapi
diwajibkan untuk memverifikasi kesesuaian metode itu
pada kondisi penggunaan.
• Metode pengujian yang non-standard atau hasil
pengembangan laboratorium sebelum digunakan harus
divalidasi dahulu.
• Kegiatan validasi/verifikasi metode merupakan
kegiatan yang terencana dan dilakukan oleh personal
yang terlatih
Presisi
Akurasi Rentang
Linearitas Batas deteksi dan
kuantitasi
Spesifisitas Ketegaran/
Robustness

Calon metode analisis

Metode telah divalidasi/verifikasi

Prosedur pengawasan mutu


VALIDASI PRODUKSI
SEDIAAN FARMASI
MENGAPA PERLU VALIDASI???

• Kriteria Obat
Keamanan (safety),
Khasiat (efficacy),
Stabilitas (fisika, kimia, mikrobiologi),
Kenyamanan dalam penggunaan,
Reliabilitas, dan
Sifat organoleptik lainnya (tampilan, warna, rasa, bau).
• Mutu sediaan :
Validasi bahan, validasi proses, validasi
personal, validasi pemasok, spesifikasi produk,
standarisasi produk (FI IV, Farmakope lain)
VALIDASI PRODUKSI SEDIAAN TABLET

• Proses yang divalidasi : semua tahapan yang kritis


(resiko medium dan tinggi)
• Proses yang divalidasi meliputi :
a. Sifting (pengayakan)
b. Granulasi basah dan pengeringan
c. Granulasi kering
d. Blending (pencampuran)
e. Lubrikasi
f. Kompresi
g. Penyalutan
h. Pengemasan primer
Tahapan proses Parameter kritis Validasi
Pembuatan Pengecekan bobot Monitoring
Pengayakan Ukuran mesh Monitoring
Granulasi basah dan kering Jumlah dan kecepatan Monitoring, keseragaman
penambahan zat yang pengeringan hatus diuji
digranulasi, kecepatan
percampuran,
Granulasi kering Parameter Monitoring dan sampling
kompaksi/pengempaan/sl
ugging
Blending (pencampuran) Kecepatan mixing, waktu Monitoring : keseragaman
mixing pencampuran
Lubrikasi Kecepatan mixing, waktu Monitor : keseragaman
mixing pencampuran
Kompresi Parameter persiapan awal, Monitoring : IPC
kecepatan, tekanan yang
digunakan
Penyalutan Kecepatan Monitoring : tampilan,
penyemprotan, suhu perolehan bobot dan uji
masuk dan suhu keluar keseluruhan
Pengemasan Suhu pengemasan, Monitoring : uji kebocoran
kecepatan
VALIDASI PROSES PRODUKSI SEDIAAN
LIQUID
Proses produksi yang divalidasi :
a. Mixing
b. Kecepatan homogenisasi
c. Waktu mixing
d. Waktu pemanasan/pendinginan
e. Pelarutan
f. Filtrasi
g. pH adjustment
h. Pencampuran akhir
KRITERIA PENERIMAAN

• Proses pelarutan bahan aktif : harus


menghasilkan larutan jernih
• Filtrasi : tidak ada residu
• pH adjustment : pH sesuai dengan spesifikasi
yang telah ditetapkan
• Pencampuran akhir : pH, viskositas, tampilan,
bobot jenis, kandungan obat
• Pengujian produk akhir : kandungan obat,
kandungan mikroba, keseragaman kandungan,
pengujian lain (pH, viskositas, bobot jenis,
kandungan pengawet)
OUTPUT YANG DIMONITORING

• Tampilan
• pH
• Osmolaritas
• Viskositas
• Bobot jenis
• Jumlah mikroba
• Keseragaman kandungan
• Distribusi ukuran partikel, homogenitas,
reprodusibilitas dan stabilitas viskositas
SAMPLING

• Larutan : pengambilan sampel dari bagian awal,


tengah dan akhir wadah
• Suspensi dan emulsi : selama pengambilan sampel,
suspensi bulk harus dilakukan mixing selama
pengisian pada wadah. Ambil 10 sampel pada
bagian awal, tengah dan akhir wadah
PENGUJIAN SAMPEL

• Pengujian kandungan obat netto : pengambilan


sampel pada bagian awal, tengah dan akhir
pengujian dibandingkan dengan standar.
• Pengujian mikrobiologi : ambil 3 sampel pada
bagian awal, tengah dan akhir wadah. Lakukan
juga pengujian efektivitas pengawet bila
diperlukan
VALIDASI PROSES PRODUKSI SEDIAAN
SEMISOLID
• Mixing (rpm dan waktu)
• Milling/blending
• Dispersing
• Filling dan packaging
FILLING AND PACKAGING OPERATION

Aspek kritis :
1. Suhu produk harus diperhatikan sebelum
pengisian dan pengemasan
2. Ketepatan selama pengisian dan pengemasan
3. Penggunaan tekanan udara dan atmosfer inert
untuk menghasilkan penampilan dan stabilitas
pada wadah primer
SUMBER PUSTAKA

1. Agoes, G. 2006. Pengembangan Sediaan Farmasi.


Bandung: Penerbit ITB.
2. Huber, L. 2007. Validation of Analytical Methods.
Interpharm, Informa Healthcare, New York, USA.