Anda di halaman 1dari 15

Penelitian

Terhadap Ojek Online yang


Bermangkal di Wilayah
Universitas Brawijaya
KelompokVI
Nabila Azzahra 155010101111039
Virla Nabilah Putri 155010107111119
Elly Setiyana 155010101111128
Lorem ipsum dolor sit amet,
Soraya Hafidzah Rambe
consectetur 155010107111017
adipiscing elit
Schaesha Arista 155010101111189
Fernanda Satya Pradhana 165010118113007
M. Daffa Fakhurroji 165010118113008
Horri Bagas 165010118113017
2
BAB I
Latar Belakang
Transportasi atau pengangkutan
merupakan bidang kegiatan yang sangat
penting dalam kehidupan masyarakat
Indonesia. Menyadari pentingnya peranan
transportasi, maka lalu lintas dan angkutan
jalan harus ditata dalam suatu sistem
transportasi nasional secara terpadu dan
mampu mewujudkan ketersediaan jasa
transportasi yang sesuai dengan tingkat
kebutuhan lalu lintas dan pelayanan angkutan
yang tertib, nyaman, cepat, lancar dan
berbiaya murah. Manusia sebagai mahluk
sosial mempunyai banyak kebutuhan yang
harus dipenuh untuk kesejahteraan hidupnya.
Kebutuhan tersebut dimungkinkan tidak dapat
terpenuhi dalam satu lokasi. Oleh karena itu
manusia memerlukan transportasi untuk
melakukan perpindahan orang dan/atau
barang dari satu tempat ketempat yang lain
dengan menggunakan kendaraan. 3
Seiring dengan perkembangan zaman
dan kemajuan teknologi yang serba
canggih, beberapa orang melakukan
inovasi yang menyangkut teknologi dan
transportasi. Salah satunya berkaitan
dengan ojek. Inovasi yang diciptakan
adalah ojek online.
Ojek online adalah layanan
transportasi ojek yang dapat kita akses
melalui gadget ataupun smartphone kita.
Setiap pengguna transportasi ojek online
kini dapat membuka aplikasi khusus ojek
online di gadget atau smartphone kalian
untuk dapat terhubung atau mengakses
ojek online.
Ojek online tersebut terasa lebih
efektif, karena pengguna tak harus
membuang waktu untuk berjalan kaki 4
menuju ojek pangkalan dan menunggu si
Manfaat Penelitian
Bagi Penulis
• Diharapkan agar berkembangnya
pengetahuan tentang fenomena social yang
berada dalam masyarakat
Bagi Masyarakat
• Diharapkan masyarakat lebih mengetahui
apa saja faktor-faktor pengaruh budaya
Tujuan Penelitian
• Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja
terhadap fenomena-fenomena yang berada
yang mempengaruhi fenomena budaya para
dalam masyarakat
Rumusan Masalah ojek online yang bermangkal di wilayah
• Faktor-Faktor yang kampus universitas brawijaya
mempengaruhi fenomena
• Untuk mengetahui realita Penegakan Hukum
budaya para ojek online yang
yang dilakukan oleh petugas Mako satpam
bermangkal di wilayah kampus
universitas brawijaya terhadap ojek online
universitas brawijaya?
yang bermangkal di Universitas Brawijaya
• Bagaimana Penegakan Hukum
oleh petugas Mako satpam
universitas brawijaya terhadap
ojek online yang bermangkal di
Universitas Brawijaya? 5
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Trasportasi
Trasportasi merupakan pergerakan tingkah laku
orang dalam ruang baik dalam membawa dirinya
sendiri maupun membawa barang. Transportasi
merupakan pemindahan barang dan orang dari
suatu tempat ke tempat lain yang memperlihatkan
empat bagian penting yaitu jalan, kendaraan dan
alat angkut, tenaga penggerak dan terminal.
Pengertian transportasi secara umum dapat
diartikan sebagai kegiatan perpindahan barang dan
atau manusia dari tempat asal ke tempat tujuan
membentuk suatu hubungan yang terdiri dari 3
(tiga) bagian yaitu : (a) ada muatan yang diangkut,
(b) tersedianya sarana sebagai alat angkut dan (c)
tersedianya prasarana jalan yang dilalui. Proses
transportasi merupakan gerakan dari tempat asal
pengangkutan dimulai ke tempat tujuan kemana
kegiatan pengangkutan diakhiri.

6
Permintaan Jasa Transportasi

Permintaan diartikan sebagai kuantitas


total dari pelayanan atau jasa angkutan
tertentu yang rela dan mampu dibeli oleh
konsumen pada harga tertentu pada pasar
tertentu pada periode tertentu dan pada
kondisi-kondis tertentu pula.Menurut Edward K.
Morlok,transportasi manusia atau barang
biasanya bukanlah merupakan tujuan akhir,
oleh karena itu, permintaan akan jasa
transportasi dapat disebut sebagai permintaan
turunan (derived demand) yang timbul akibat
adanya permintaan akan komoditi atau jasa
lainnya. Permintaan jasa transportasi tidak
berdiri sendiri, melainkan tersembunyi dibalik
kepentingan yang lain.

7
Perbedaan Ojek Online dan Ojek Konvensional
Perbedaan antara ojek online dengan ojek konvensional sangat jauh, Kesenjangan dan perbedaan
antara Ojek online dan ojek pangkalan dapat kita uraikan dibawah ini :
Ojek Konvensional Ojek Online
Kurang canggih Sudah Canggih
Ojek online menggunakan Handphone aplikasi
Penumpang mencari tukang ojek
berbasis internet (Apps)
Untuk tarif bisa bervariasi dan kadang
tawar menawar dulu baru sepakat dengan Tarif sudah di atur oleh penyedia layanan ojek online
tukang ojek dan tukang ojek tentang jauh dekatnya jarak.
menyanggupi dulu baru bisa jalan.
Promosi ojek konvensional ini cukup
memakai papan atau triplek dipinggir Mengenai kualitas pelayanan diatur dan ditampilkan di Apps
jalan membuat pangkalan sendiri, dan tersebut
biasanya kalau tukang ojek
Pembayaran dilakukan langsung sesuai Promosi sudah canggih di media online internet, iklan
kesepakatan kadang kadang sisa tidak media internet dan handphone tersambung ke
diambil, karena ikhlas. internet atau penyedia layanan.

Pembayaran bisa Tunai dan non Tunai melalui Kredit.


8
Penghasilkan tergolong banyak, dikelola perusahaan,
BAB III
Populasi dan Sampel Jenis Data
Suatu penelitian tentang analisis antropologi Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah:
hukum terhadap driver ojek online yang
bermangkal di wilayah Universitas Brawijaya, Data Primer
maka populasinya ialah : • Data Primer adalah data yang diperoleh dari
penelitian lapangan dengan pihak-pihak yang
• Driver ojek online terkait dengan penelitian ini. Data yang diperoleh
langsung dari narasumber yaitu berupa hasil
• Penumpang ojek online wawancara dengan narasumber-narasumber
• Aparat Keamanan Universitas Brawijaya sebagai berikut:
• Driver Ojek Online, khususnya di wilayah
Universitas Brawijaya Malang.
• Penumpang Ojek Online, khususnya di wilayah
Universitas Brawijaya Malang.
• Aparat Keamanan Universitas Brawijaya.
Data Sekunder
• Data sekunder adalah data yang diperoleh dari
studi kepustakaanterhadapberbagaimacam
bacaan,yaitudengan menelaah literatur, berkas,
laporan, artikel,serta peraturanyang berlaku.
9
BAB III
Insert or Drag & Drop Photo

Populasi dan Sampel


Teknik Analisis Data

Data yang telah diperoleh peneliti baik data primer atau


data sekunder diolah dan dianalisis berdasarkan rumusan
masalah yang telah diterapkan. Sehingga hasil data tersebut
diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas tentang
simpulan atau hasil penelitian yang hendak
dicapai.Kemudian hasil data tersebut disajikan secara
deskriptif, yaitu menjelaskan, menguraikan, dan
menggambarkan sesuai dengan permasalahan yang
berkaitan denga penelitian ini guna memberikan
pemahaman yang jelas dan terarah yang diperoleh dari hasil

penelitian nantinya.

10
BAB IV
PEMBAHASAN
Hasil wawancara dan lapangan yang telah kita lakukan,
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fenomena banyak ojek online yang mangkal di beberapa fakultas,
Budaya Para Ojek Online Yang Bermangkal Di salah satunya di Fakultas Hukum. Ojek online biasanya
Wilayah Kampus Universitas Brawijaya bermangkal disamping jalan Fakultas Mesin di depannya
Fakultas Hukum, hal ini menjadi resah karena banyak ojek
Kawasan Universitas Brawijaya merupakan tempat online yang menghalangi parkiran untuk mahasiswa. Banyak
yang biasanya digunakan para Ojek Online atau Ojek online yang tidak memakai seragam atau atribut agar
biasanya disebut Ojol, namun petugas keamanan di mereka tidak dikenali bahwa mereka adalah Ojek online.
Universitas Brwaijaya nampaknya tidak setuju Setelah kita melakukan investigasi mengenai Ojek online
dengan ini karena membuat kemacetan di wilayah yang bermangkal di kawasan Universitas Brawijaya, banyak
kampus Universitas Brawijaya. Seperti yang dikutip juga Ojek online yang bermangkal hingga dini hari tetapi
mereka bisa lolos dari pengawasan petugas keamanan
dalam berita surya.co.id , petugas keamanan sudah
Universitas Brawijaya karena mereka tidak menggunakan
memasang banner yang bertuliskan larangan atribut. Apabila petugas keamanan satpam Universitas
terhadap semua jenis transportasi online untuk Brawijaya sedang melakukan pengecekan apakah ada Ojek
masuk ke wilayah kampus Universitas Brawijaya online yang bermangkal, maka banyak Ojek online yang
mulai 8 September 2017, di depan gerbang UB Jalan berbohong yaitu men-screenshot pesanan penumpang
Veteran. Sejak pertama kali transportasi online sebelumnya, seolah-olah mereka lagi menunggu
masuk ke Kota Malang, sudah banyak Ojek Online penumpang padahal tidak, mereka Hasil wawancara dengan
Ojek online Gojek bersama Pak Abdul Hadi. Hasil wawancara
yang menggunakan beberapa lokasi di Kampus
dengan Ojek online Grab bersama Pak Paskalis
Universitas Brawijaya untuk mangkal Hananta,hanya sedang bermangkal saja. Meskipun begitu,
pihak Universitas Brawijaya tidak melarang civitas
akademika untuk menggunakan fasilitas dan teknologi
transportasi online, karena larangan tersebut hanya agar 11
ojek online tidak mangkal tetapi hanya untuk mengantar
BAB IV
PEMBAHAS
AN
Penegakan Hukum Oleh Petugas MAKO Satpam
Universitas Brawijaya Terhadap Ojek Online Yang
Bermangkal Di Universitas Brawijaya
Penegakan hukum yang dilakukan oleh petugas MAKO
Satpam Universitas Brawijaya terhadap ojek online yang
mangkal di Universitas Brawijaya adalah sementara hanya
peraturan tertulis yang belum resmi yang terpampang
jelas yang berupa spanduk yang bertuliskan dilarang
mangkal di setiap fakultas dan di gerbang - gerbang
Universitas Brawijaya. Sementara itu ojek online hanya
boleh mengantar dan mengambil penumpang di sekitar
wilayah Universitas Brawijaya. Belum adanya surat
keputusan yang resmi dari Universitas Brawijaya sehingga
hanya peraturan tertulis saja. Sanksi yang diberikan oleh
petugas MAKO Satpam Universitas Brawijaya adalah
berupa himbauan. Apabila himbauan tersebut tidak
dipatuhi oleh ojek online maka diadakan tindakan berupa
pendataan yang berisi identitas dan membuat surat
pernyataan. Jadi kalau melanggar lagi konsekuensinya
adalah data yang telah ada kita laporkan ke pihak ojek
online tersebut. Peraturan tersebut dilakukan karena
semakin maraknya ojek online yang memasuki wilayah
kampus Universitas Brawijaya sehingga dibuatlah 12
peraturan tersebut.
Aturan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi penggunaan ojek online di lingkungan Universitas Brawijaya
atau mempersulit para pengguna jasa ojek. Aturan diterapkan untuk lebih menertibkan aktivitas penjemputan
BAB V PENUTUP dan pengantaran agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Para pengendara ojek online, lanjutnya, hanya
tidak boleh mangkal. Dia tetap diperbolehkan masuk lingkungan Universitas Brawijaya untuk mengantar dan
Kesimpulan menjemput penumpang. Sebab keberadaan ojek online juga cukup bermanfaat dan bukan berarti tidak boleh
masuk, kalau untuk mengantar dan menjemput penumpang dapat diperbolehkan, tapi tidak untuk mangkal di
lingkungan kampus Universitas Brawijaya, karena keberadaan mereka cukup bermanfaat. Namun, dari sejak
diberlakukannya peraturan tersebut, bukannya membuat para ojek online akan mentaati peraturan, tapi tetap
saja melanggarnya. Kami sebagai penulis melihat bahwa mereka melanggar aturan dengan cara tidak
memakai atribut ojek online agar tidak tertangkap basah oleh Mako kampus di Universitas Brawijaya. Maka
dari itu, peraturan yang telah ditetapkan oleh kampus pun masih tetap dilanggar oleh para ojek online dan
sepertinya pengawasan yang dilakukan pihak kampus pun masih bisa dianggap longgar.

+1 23 987 6554
april@www.proseware.com
www.proseware.com
Dokumentasi Penelitian

14
Terima Kasih

15