Anda di halaman 1dari 28

AKAD MUDHARABAH

Kelompok 1
Prameisy Anggi Wulandari Putri 160201082
Ferra Nurjanah 1602015139

1
Pertanyaan
1. Apa yang dimaksud dengan akad
mudharabah?

Jawab : Akad mudharabah adalah akad


kerjasama usaha antara dua pihak di mana
pihak pertama (pemilik dana) menyediakan
seluruh dana, sedangkan pihak kedua
(pengelola dana) bertindak selaku pengelola,
dan keuntungan dibagi di antara mereka
sesuai kesepakatan sedangkan kerugian
finansial hanya ditanggung oleh pemilik dana.

2
2. Apakah mudharabah merupakan bentuk
profit dan loss sharing?

Jawab : Dalam mudharabah istilah profit and


Loss sharing tidak tepat digunakan karena
yang bagi hanya keuntungannya saja (profit),
tidak termasuk kerugiannya (loss)

3
3. Jelaskan jenis-jenis akad mudharabah!

Jawab : Mudharabah dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:


a. Mudharabah Muthlaqah (investasi tidak terikat)
Mudharabah Muthlaqah meruapakan mudharabah dimana pemilik
dana memberikan kebebasan kepada pengelola dana untuk
mengelola investasinya. Jenis ini tidak menentukan tempat maupun
usaha apa yang akan dilakukan selama usaha tersebut tidak dilarang
islam.
b. Mudharabah Muqayyadah (investasi terikat)
Mudaharabah ini memberikan batasan kepada pengelola dana
mengenai dana, lokasi, cara, atau objek investasi atau sector usaha.
c. Mudharabah Musytarakah
Mudharabah dimana pengelola dana menyertakan modal atau
dananya dalam kerjasama investasi.

4
4. Jelaskan hukum asal dari mudharabah!

Jawab : Sumber Hukum Akad Mudharabah


1. Al-Qur’an
“Apabila telah ditunaikan shalat maka bertebaranlah kamu dimuka
bumi dan carilah karunia Allah SWT..” (QS 62:10)
“…Maka jika sebagian kamu memercayai sebagian lain hendaklah yang
dipercayai itu menunaikan amanatnya dan hekdaklah ia
bertaqwa kepada Allah SWT…” (QS 2:283)
2. As-Sunnah
“Dari Shalih bin Suaib r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda: tiga hal yang
didalamnya terdapat keberkatan, jual beli secara tangguh, muqaradhah
(mudharabah) dan mencampur adukan gandum dengan jewawut untuk
keperluan rumah tangga bukan untuk dijual.” (HR.Ibnu Majah)
“Abbas bin Abdul Muthajib jika menyerahkan harta sebagai mudaharabah, ia
mensyaratkan kepada pengelola dananya agar tidak mengarungi lautan
dan tidak menuruni lembah serta tidak membeli hewan ternak. Jika
persyaratan itu dilanggar ia (pengelola dana) harus menanggung
resikonya. Ketika persyaratan yang ditetapkan Abbas didengar rasulullah
SAW beliau membenarkannya.” (HR.Thabrani dari Ibnu Abbas)
5
5. Jelaskan rukun dan ketentuan syariah mudharabah!

Jawab : Rukun mudharabah ada empat, yaitu:


1. Pelaku : pemilik dana dan pengelola dana
2. Objek mudharabah : modal dan kerja
3. Ijab Kabul
4. Nisbah keuntungan

Ketentuan syariah :
1. Pelaku
- Harus cakap hukum dan baligh
- Dapat sesama muslim maupun non muslim
- Pemilik dana tidak boleh ikut campur dalam pengelolaan
dana tetapi boleh mengawasi.
6
2. Objek Mudharabah

a. Modal
- Modal berbentuk kas maupun asset lainnya
- Modal harus tunai
- Modal harus diketahui jumlahnya
- Pengelola modal tidak diperkenankan memudharabahkan kembali modal
mudharabah
- Pengelola dana tidak diperbolehkan meminjamkan modal mudharabah kepada orang
lain
- Pengelola dana memiliki kebebasan untuk mengelola dana menurut kebijaksanaan
dan pemikirannya sendiri selama tidak dilarang oleh syariah.

b. Kerja
- Kontribusi pengelola dana dapat berupa keahlian, ketrampilah, selling skill,
management skill dan lain-lain.
- Kerja adalah hak pengelola dana dan tidak boleh diintervensi oleh pemilik dana
- Pengelola dana harus menjalankan usaha sesuai syariah
- Pengelola dana harus mematuhi semua ketetapan yang ada dalam kontrak
- Dalam hal pemilik dana tidak melakukan kewajiban atau melakukan pelanggaran
terhadap kesepakatan, pengelola dana sudah menerima modal dan sudah bekerja
maka pengelola dana berhak mendapat imbalan/ganti rugi/ upah.

7
3. Ijab Kobul
Ijab kobul merupakan pernyataan dan ekspresi saling ridha/ rela
diantara pelaku akad secara verbal, tertulis, melalui korespondensi
atau menggunakan cara-cara komunikasi modern.

4. Nisbah Keuntungan
- Nisbah merupakan besaran yang diguanakan untuk pembagian
keuntungan, mencerminkan imbalan yang berhak diterima oleh
kedua belah pihak yang bermudharabah berdasarkan keuntungan
yang diperoleh.
- Perubahan nisbah harus berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak
- Pemilik dana tidak boleh meminta pembagian keuntungan dengan
menyatakan nominal tertentu.

8
6. Kapankah akad mudharabah dianggap selesai?

Jawab : Akad mudharabah dapat dikatakan berakhir


karena:
a. Dalam akad mudharabah tersebut dibatasi waktu yang
telah ditentukan.
b. Salah satu pihak memutuskan untuk mengundurkan
diri
c. Salah satu pihak meninggal dunia atau hilang akal
d. Pengelola dana tidak menjalankan amanahnya sebagai
pengelola usaha untuk mencapai tujuan sebagaimana
dituangkan dlam akad.
e. Modal sudah tidak ada.

9
7. Bagaimana cara perhitungan pembagian laba?

Jawab : Bagi hasil akad mudharabah musytarakah dapat


dilakukan dengan 2 pendekatan:
a. Hasil inverstasi dibagi antara pengelola dan pemilik dana
sesuai nisbah yang disepakati selanjutnya bagian hasil
investasi setelah dikurangi untuk pengelola dana tersebut
dibagi diantara pengelola dan pemilik sesuai dengan porsi
modal masing-masing.
b. Hasil investasi dibagi diantara pengelola dana dan pemilik
dna sesuai dengan porsi modal masing-masing selanjutnya
bagianhasil investasi setelah dikurangi untuk pengelola
dana tersenut dibagi antara pengelola dana dengan pemilik
dana sesuai nisbah yang disepakati.

10
1. PT. A menandatangani akad mudharabah dengan Bank Syariah Berjaya,
Bank Syariah Berjaya sebagai pemilikdana menyerahkan Rp
100.000.000. Buatlah jurnal penyerahan dana tersebut oleh PT. A dan Bank
Syariah Berjaya!

Jawab :

Bank PT. A
Db. Investasi Mudharabah Rp.
Db. Kas Rp 100.000.000
100.000.000
Kr.Kas / Rekening Kr. Aset Mudharabah Rp
Nasabah Rp. 100.000.000 100.000.000

11
2. Jika bank syariah menyerahkan asset tetap dengan harga perolehan Rp
200.000.000,- dan akumulasi penyusutan Rp 50.000.000,-. Saat diserahkan harga pasar
asset tetap adalah Rp 125.000.000,-. Buatlah jurnal penyerahan tersebut oleh PT. A
dan Bank Syariah Berjaya!

Jawab :

Bank Syariah Berjaya PT. A


Db. Pembiayaan Mudharabah Rp
Db. Persediaan Rp. 125.000.000,-
Ketika saat penyerahan teradapat 125.000.000,-
penurunan nilai asset tetap : Db. Akumulasi penyusutan aktiva Rp. Kr. Dana Syirkah Temporer
50.000.000,- Rp. 125.000.000,-
Db. Kerugian penyerahan aktiva Rp.
Harga perolehan asset Rp. 200.000.000,-
25.000.000,-
Akumulasi penyusutan asset Rp.
Kr. Aktiva non kas Rp. 200.000.000,-
50.000.000,-
Harga pasar asset tetap pada saat
diserahkan Rp 125.000.000

12
3. PT. B yang memiliki perjanjian pembiayaan mudharabah dengan Bank At Taufik selama 2 tahun
dengan bagi hasil atas pendapatan 70 % dan 30 %. Pada tahun pertama menghasilkan pendapatan
yang dibiayai dari dana mudharabah adalah Rp 70.000.000 dan total beban Rp. 40.000.000. Seluruh
hak bank At Taufik langsung diberikan secara tunai terkait pembagian laba tersebut. Buatlah jurnal
untuk pembagian laba serta penyajian bagian laporan keuangan untuk PT. B dan bank At Taufik!

Jawab :
Bank At Taufik PT. B
Apabila hasil pengelolaan dana pada Db. Kas Rp 9.000.000 Db. Beban Bagi Hasil Rp 9.000.000,-
periode tertentu adalah
Kr. Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah Rp Kr. Kas Rp 9.000.000,-
- Pendapatan dibukukan Rp 9.000.000
70.000.000,-
- Beban yang dihasilkan Rp
40.000.000,-
- Laba bersih (pendapatan dikurangi
beban) sebesar Rp 30.000.000,-
Berdasarkan bagi hasil yang disepakati
adalah 70 % dan 30 %
Maka,

PT. B : 70 % x Rp 30.000.000 = Rp
21.000.000,-

Bank At Taufik : 30 % x Rp 30.000.000


= Rp 9.000.000,-

Karena ada bagi hasil yang bagikan maka (dibagikan langsung atas laba bersih
dilakukan Ayat Jurnal Penutup PT. B)
Penyajian laporan keuangan Aset : Utang :
Db. Investasi Mudharabah Rp xxx Utang Bagi Hasil Rp xxx
Kr. Penyisihan Kerugian Rp xxx Dana Syirkah Temporer Rp xxx
13
4. Terkait soal nomor 3, jika pola bagi hasil dilakukan atas laba operasi, buatlah jurnal untuk
pembagian laba tersebut serta penyajian laporan keuangan untuk PT. B dan At Taufik!

Jawab :

Bank At Taufik PT. B


Apabila hasil pengelolaan dana pada periode
tertentu adalah

- Pendapatan dibukukan Rp 70.000.000,-


- Beban yang dihasilkan Rp 40.000.000,-

Berdasarkan bagi hasil yang disepakati


adalah 70 % dan 30 % namun pembagian
berdasarkan pendapatan
Maka,
Db. Kas Rp 174.000.000 Db. Beban Bagi Hasil Rp 21.000.000,-
PT. B : 70 % x Rp 70.000.000 = Rp Kr. Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah Kr. Kas Rp 21.000.000,-
49.000.000,- Rp 24.000.000
Kr. Investasi Mudharabah Rp
Bank At Taufik : 30 % x Rp 70.000.000 = Rp 150.000.000
21.000.000,-

Karena ada bagi hasil yang bagikan maka Db. Pendapatan yang belum dibagikan
dilakukan Ayat Jurnal Penutup Rp 21.000.000
Kr. Beban Bagi Hasil Rp 21.000.000
Penyajian laporan keuangan Aset : Utang :
Db. Investasi Mudharabah Rp xxx Utang Bagi Hasil Rp xxx
Kr. Penyisihan Kerugian Rp xxx Dana Syirkah Temporer Rp xxx (pada)
Penyisihan Kerugian Rp xxx

14
5. PT. C memiliki perjanjian mudharabah dengan bank Al Imamah selama 1 tahun dengan pola bagi
hasil atas laba operasi 60 % dan 40 % senilai Rp 150.000.000. Pada akhir tahun pertama
menghasilkan pendapatan yang dihasilkan dari dana mudharabah adalah Rp 60.000.000 dan total
beban Rp 40.000.000. Buatlah jurnal yang terkait dengan pengembalian dana mudharabah oleh PT. C
dan Bank Imamah!

Jawab :

NEXT

15
Bank At Taufik PT. B
Pembiayaan yang diberikan Rp
150.000.000,-
Bagi Hasil yang disepakati adalah
sebesar 60 % dan 40 %
Apabila hasil pengelolaan dana pada
periode tertentu adalah
- Pendapatan dibukukan Rp
60.000.000,-
- Beban yang dihasilkan Rp
40.000.000,-
- Laba bersih (pendapatan dikurangi
beban) sebesar Rp 20.000.000,-
Berdasarkan bagi hasil yang disepakati
adalah 60 % dan 40%
Maka,
Db. Kas Rp 8.000.000 Db. Beban Bagi Hasil Rp 8.000.000,- Kr.
PT. B : 60 % x Rp 20.000.000 = Rp Kr. Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah Rp Kas Rp 8.000.000,-
12.000.000,- 8.000.000

Bank At Taufik : 40 % x Rp
20.000.000 = Rp 8.000.000,- Db. Beban bagi hasil Rp 8.000.000
Db. Piutang bagi hasil Rp 8.000.000
Kr. Pendapatan bagi hasil Rp 8.000.000 Kr. Utang bagi hasil mudharabah Rp
Apabila tidak langsung dibagi atas nisbah 8.000.000
bagi hasil yang telah disepakati
Ketika penerimaan bagi hasil Ketika melakukan setoran atas bagi hasil yang
Db. Kas Rp. 8.000.000 diterima oleh bank
Kr. Piutang Bagi Hasil Rp 8.000.000 Db. Utang bagi hasil mudharabah Rp
8.000.000
Kr. Kas Rp 8.000.000

Karena ada bagi hasil yang bagikan Db. Pendapatan belum dibagikan Rp
maka dilakukan Ayat Jurnal Penutup 8.000.000
Kr. Beban bagi hasil Rp 8.000.000
Penyajian laporan keuangan Utang :
Aset :
Utang Bagi Hasil Rp
Db. Investasi Mudharabah Rp
8.000.000
150.000.000
Dana Syirkah Temporer Rp
Db. Bagi hasil yang ditangguhkan Rp
150.000.000
8.000.000

Penyisihan kerugian Rp 0
Kr. Penyisihan Kerugian Rp 0

17
Soal Komprehensif
1. Tn. Andik dan Tn. Mahmud sepakat melakukan akad mudharabah
di mana Tn. Andik menjadi pemilik dana dan Tn. Mahmud sebagai
pengelola

1 Jan 2010 Tn. Andik menyetorkan modal berupa uang tunai senilai Rp. 300.000.000.
Nisbah keuntungan antara Tn. Andik dan Tn. Mahmud disepakati sebesar
40% dan 60%
31 Des 2010 Pendapatan usaha dan beban mudharabah adalah Rp. 60.000.000 dan
Rp. 40.000.000 (pendapatan dan beban tunai)
31 Des 2011 Pendapatan usaha dan beban mudharabah adalah Rp. 60.000.000 dan
Rp. 64.000.000

Diminta :
a. Buatlah ayat jurnal untuk mencatat transaksi tanggal 1 Januari
2010 untuk Tn. Andik dan Tn. Mahmud
b. Buatlah ayat jurnal yang mencatat pendapatan dan beban
mudharabah tahun 2010 dan 2011 berikut jurnal pembagian
labanya untuk Tn. Andik dan Tn. Mahmud
18
Jawab
Tn. Andik Tn. Mahmud

1 januari 2010 Db. Investasi Mudharabah 300.000.000 Db. Kas 300.000.000


Setelah melakukan akad, pemilik dana Kr. Kas Kr. Dana Syirkah Temporer
menyerahkan dana sebesar Rp 300.000.000 300.000.000
300.000.000. Nisbah bagi hasil 40% :
60% (pemilik:pengelola)

31 Desember 2010 Pengelola dana akan mencatat


Jika hasil pengolahan dana selama tahun pendapatan dan beban kemudian di
2010 adalah: akhir periode akan dibuat jurnal
- Pendapatan usaha 80.000.000 penutup:
- Beban usaha 40.000.000 Db. Kas 80.000.000
Kr. Pendapatan 80.000.000
Db. Beban 40.000.000
Kr. Kas 40.000.000
Db. Pendapatan 80.000.000
Kr. Beban 40.000.000
Kr. Pendapatan yg belum
dibagikan40.000.000

Membagi laba sesuai nisbah: Db. Kas 16.000.000 Db. Beban bagi hasil
Pengelola Dana: 40% x40.000.000 = Kr. Pendapatan Bagi Hasil 16.000.000
16.000.000 Mudharabah Kr. Kas
Pemilik Dana: 60% x 40.000.000 16.000.000
24.000.000 16.000.000
Pembayaran kepada pemilik dana
19
Jika tidak dibagi langsung: Db. Piutang Bagi Hasil 16.000.000 Db. Beban bagi hasil 16.000.000
Kr. Pendapatan Bagi Hasil Kr. Kas
16.000.000 16.000.000
Saat penerimaan uang: Db. Beban bagi hasil 16.000.000
Db. Kas 16.000.000 Kr. Utang bagi hasil mudharabah
Kr. Piutang Bagi Hasil 16.000.000 16.000.000
Ketika melakukan setoran atas bagi hasil
yang diterima oleh bank:
Db. Utang bagi hasil mudharabah
16.000.000
Kr. Kas
16.000.000

Db. Pendapatan belum dibagikan


31 Desember 2010 40.000.000
Melakukan ayat jurnal penutup untuk bagi Kr. Beban bagi hasil
hasil tsb 40.000.000

Penyajian Laporan Keuangan Neraca Aset: Utang:


Investasi Mudharabah 300.000.000 Utang bagi hasil Dana syirkah temporer
Penyisihan kerugian 0 300.000.000
Penyisihan kerugian 0

31 Desember 2011 Db. Kerugian Mudharabah 4.000.000 Pengelola dana akan mencatat pendapatan
Jika hasil pengelolaan dan selama tahun Kr. Penyisihan kerugian 4.000.000 dan beban, kemudian akan ditutup:
2011 adalah: Db. Kas/piutang 60.000.000
- Pendapatan usaha 60.000.000 Kr. Pendapatan 60.000.000
- Beban usaha 64.000.000 Db. Beban 64.000.000
Kr. Kas/utang 64.000.000
Db. Pendapatan 60.000.000
Db. Penyisihan kerugian 4.000.000
Kr. Beban
64.000.000
20
Penyajian laporan keuangan Neraca Aset: Utang:
31/12/2011 Investasi Mudharabah 300.000.000 Utang bagi hasil 0
Penyisihan kerugian (4.000.000) Dana syirkah temporer 300.000.000
Total 296.000.0000 Penyisihan kerugian (4.000.000)
Total 296.000.000

1 januari 2012 Db.Kas 296.000.000 Db. Dana syirkah temporer 300.000.000


Pengembalian investasi mudharabah pada Db.Penyisihan kerugian 4.000.000 Kr. Kas 296.000.000
akhir akad dan menerima 296.000.000 Kr. Investasi mudharabah 300.000.000 Kr. Penyisihan kerugian 4.000.000

21
Tn Mahmud
Buku Besar
Periode 2010 – 2012
kas
Dana Syirkah Temporer
Rp
Rp
300,000,000 Rp
80,000,000 Rp
40,000,000
16,000,000 Rp300,000,000 Utang Bagi Hasil Mudharabah
Rp 16,000,000
Rp 16,000,000 Rp 300,000,000
Rp 16,000,000 Rp 16,000,000
Rp 380,000,000 Rp 88,000,000
Rp 60,000,000 Rp 64,000,000 Beban
Rp 440,000,000 Rp 152,000,000
Pendapatan yang belum dibagikan
Rp 40,000,000 Rp 40,000,000
Rp 296,000,000 Rp 40,000,000 Rp 40,000,000
Rp 440,000,000 Rp 448,000,000
Rp 8,000,000
Rp 64,000,000 Rp 64,000,000

Penyisihan Kerugian
Pendapatan
Beban Bagi Hasil Rp 4,000,000 Rp 4,000,000
Rp 16,000,000 Rp 40,000,000 Rp 80,000,000 Rp 80,000,000
Rp 16,000,000
Rp 16,000,000
Rp 48,000,000 Rp 40,000,000
Rp 8,000,000 Rp 60,000,000 Rp 60,000,000

22
Tn Andik
Buku Besar
Periode 2010 – 2012

kas Piutang Bagi Hasil Investasi mudharabah


Rp 16,000,000 Rp 300,000,000 Rp 300,000,000
Rp 16,000,000 Rp 16,000,000
Rp 16,000,000 Rp 300,000,000
Rp 32,000,000 Rp 300,000,000
Rp 268,000,000 Kerugian Mudharabah
Penyisihan Kerugian
Rp 296,000,000 Rp 4,000,000
Rp 4,000,000 Rp 4,000,000

Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah


Rp 16,000,000
Rp 16,000,000
Rp 32,000,000

23
2. Bp. Ahmad dan Bp. Bayu sepakat untuk menjalankan usaha dengan
sistem mudharabah . dimana Bp. Ahmad sebagai shahibul mal dan
Bp. Bayu sebagai mudharabah. Bp. Bayu memiliki keahlian dibidang
peternakan kambing sedangkan Bp. Ahmad memiliki tanah dan
modal. Mereka sepakat untuk menjalankan usaha ini selama 5
tahun . dimana saat kesepakatan dibuat (tanggal 1 Januari 2011),
Bp. Ahmad memberikan modal kerja berupa uang tunai sebesar Rp.
50.000.000 dan tanah yang dipinjamkan untuk usaha tersebut.
Diperkirakan bahwa 9 bulan pertama tidak akan menghasilkan
pendapatan karena masih dalam tahap persiapan dan pembibitan.
Perhitungan bagi hasil akan dilakukan setiap 3 bulan. Bagi hasil
didasarkan atas penjualan kambing dan susu kambing dikurang
biaya pakan ternak dan biaya tenaga kerja, dengan nisbah : 40
untuk Bp. Ahmad dan 60 untuk Bp. Bayu.

24
Berikut ini adalah perhitungan dari usaha tersebut :
Periode Penjualan Biaya Pakan dan Biaya Lainnya
Tk
Okt, Nov, Des Rp 10.000.000 Rp 12.500.000 Rp 2.500.000
2011
Jan, Feb, Mar 2012 Rp 15.000.000 Rp 14.000.000 Rp 2.500.000
Apr, Mei, Juni 2012 Rp 29.000.000 Rp 15.000.000 Rp 2.500.000
(direvisi)

Diminta :
a. Buatlah jurnal bagi Bp. Ahmad dan Bp. Bayu untuk
transaksi tanggal 11 Januari 2011, Desember 2011,
Maret 2012, dan Juni 2012
b. Buatlah penyajian dana syirkah temporer bagi Bp. Bayu
dan Investasi mudharabah bagi Bp. Ahmad pada
Desember 2011, Maret 2012, dan Juni 2012
25
1

Bp Ahmad ( Shahibul Mal ) Bp Bayu ( Mudharib )


Tanggal
Depscription Debit Kredit Depscription Debit Kredit
Rp Rp
Investasi Mudharabah 50,000,000 Kas - Mudharabah 50,000,000
Januari - 2011
Rp Rp
Kas 50,000,000 Dana Syirkah Temporer 50,000,000
Rp Rp
Kerugian Mudharabah 5,000,000 Pendapatan Penyisihan 10,000,000
Desember - Penyisian Kerugian Rp Rp
2011 Mudharabah 5,000,000 Kerugian Mudharabah 5,000,000
Rp
Biaya - Biaya 15,000,000
Rp Rp
Kerugian Mudharabah 1,500,000 Pendapatan Penyisihan 15,000,000
Penyisian Kerugian Rp Rp
Maret - 2012
Mudharabah 1,500,000 Kerugian Mudharabah 1,500,000
Rp
Biaya - Biaya 16,500,000
Rp Rp
Piutang Mudharabah 4,600,000 Biaya Bagi Hasil 4,600,000
Rp Utang Bagi Hasil Rp
Pendapatan Bagi Hasil 4,600,000 Mudharabah 4,600,000
Juni - 2012
Rp Rp
Kas 4,600,000 Utang Bagi Hasil Mudharabah 4,600,000
Rp Rp
Piutang Mudharabah 4,600,000 Kas - Mudharabah 4,600,000
26
2

Tanggal Bp Ahmad ( Shahibul Mal ) Bp Bayu ( Mudharib )


Asset : Utang :
Rp Rp
Investasi Mudharabah 50,000,000 Dana Syirkah Temporer 50,000,000
Desember -
2011 Rp Rp
Penyisian Kerugian 5,000,000 Penyisian Kerugian 5,000,000
Rp Rp
Total 45,000,000 Total 45,000,000

Asset : Asset :
Rp Rp
Investasi Mudharabah 45,000,000 Investasi Mudharabah 45,000,000
Maret - 2012 Rp Rp
Penyisian Kerugian 1,500,000 Penyisian Kerugian 1,500,000
Rp Rp
Total 43,500,000 Total 43,500,000

Asset : Asset :
Rp Rp
Juni - 2012 Investasi Mudharabah 43,500,000 Investasi Mudharabah 43,500,000
Rp Rp
Penyisian Kerugian 43,500,000 Penyisian Kerugian 43,500,000
27
TERIMA KASIH

28