Anda di halaman 1dari 29

Identitas

Anamnesis

 Keluhan Utama :

Gatal dan bintik – bintik kecil


pada punggung, tangan, dan
kaki sejak 1 bulan yang lalu.
Riwayat Penyakit Sekarang

1 bulan

 Gatal , merah dan bintik – bintik pada lengan, tangan,


punggung dan kaki
 Timbul bintik – bintik kecil yang menonjol berwarna
lebih gelap dari kulit sekitar dan banyak.
 Gatal lebih sering pada malam hari
1 minggu

 Gatal sudah berkurang


 Bintik – bintik mulai menghilang tetapi mengganggu
penampilan sehingga penderita ingin
menghilangkan bekas lukanya.
Riwayat Penyakit Dahulu
2012
 Gatal pada punggung tangan kanan dan kiri disertai merah.
 Gatal menjalar ke punggung, lengan, kaki dan bokong disertai
timbul lesi bintik – bintik kecil menonjol dan berwarna gelap dari
kulit sekitar.
 Penderita sudah berobat ke beberapa dokter dan klinik sampai
tahun 2016 pernah hilang gatal – gatalnya
 Menurut penderita keluhan tersebut akan kambuh saat
kecapean atau stres
Diagram perjalanan penyakitnya
Riwayat lain Keluarga

 Penyakit kulit lainnya  Anggota keluarga tidak


disangkal ada yang mengalami
 Asma, alergi makanan keluhan serupa.
dan alergi obat disangkal
 Gigi berlubang (fokal
infeksi) disangkal
sosial ekonomi
 mandi 2 sampai 3 kali sehari, menggunakan air PDAM
dan sabun biasa. Kegiatan sehari-hari pada awal sakit,
pasien adalah seorang siswa SMA dengan kegiatan
sekolah, les dan kegiatan rumah seperti biasa.
 Tinggal bersama orang tua dan saudara lainnya.
Kegiatan sehari – hari pasien ke kampus dan bergaul
dengan teman – teman. Pasien tidak memiliki kegiatan
yang banyak menguras tenaga
Status generalis
STATUS INTERNUS
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Compos mentis
Tekanan Darah : 120/80 mmHg
Nadi : 86 x/menit
Suhu badan : 36,5 oC
Frekuensi pernapasan : 20x/menit
Berat badan : 50kg

Bentuk tubuh
Kepala : tidak ditemukan kelainan
Mata : tidak ditemukan kelainan
Mulut : mukosa bibir lembab, caries dentis (-), gigi berlubang (-)
Leher : tidak ada pembesaran KGB
Thorax : dalam batas normal
Abdomen : dalam batas normal
Ekstremitas : tidak ditemukan kelainan
Pemeriksaan Fisik
 Sistem kardiovaskuler : tidak ditemukan kelainan
 Sistem respiratorius : tidak ditemukan kelainan
 Sistem gastro-intestinal : tidak ditemukan kelainan
 Sistem musculo-sceletal : tidak ditemukan kelainan
 Sistem urogenital : tidak ditemukan kelainan

Kesimpulan : Hasil pemeriksaan pada status internus tidak


ditemukan kelainan.
Status Dermatologi

 Distribusi : lokalisata
 Lokasi :
 Sebagian punggung atas
 Sebagian lengan kanan dan kiri sampai punggung tangan
 Sebagian tungkai bawah
 Bentuk : tidak teratur
 Ukuran : lentikular
 Batas : tegas
 Tepi : rata
 Permukaan : sebagian rata dan sebagian menonjol dari
permukaan kulit
 Efluoresensi
 Pada sebagian regio cervicalis posterior, regio
antebrachii dekstra dan sinistra sampai manus dextra
dan sinistra, tibialis anterior dextra dan sinistra tampak
nodul dengan hiperpigmentasi, lentikular berbatas
tegas dengan sebagian nodul rata dan sebagian nodul
menonjol dari permukaan kulit
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan PA: penebalan stratum papilaris,

hiperkeratosis dan hipergranulosi


Biopsi lesi : untuk menyingkirkan diagnosis

karsinoma sel skuamosa


Kultur : untuk infeksi bakteri
Resume
 Wanita 22 tahun mahasiswa datang ke poli kulit RS
Bhayangkara SA Bandung dengan keluhan pruritus dan
nodul - nodul pada sebagian regio cervicalis posterior,
regio antebrachii dekstra dan sinistra sampai manus
dextra dan sinistra, cruralis anterior dextra dan sinistra.
Keluhan dialami sejak tahun 2012 sudah berobat dan
hilang timbul. Pada regio cervicalis posterior, regio cubiti
posterior dekstra dan sinistra sampai manus dextra dan
sinistra, tibialis anterior dextra dan sinistra tampak nodul
dengan hiperpigmentasi, lentikular berbatas tegas
dengan sebagian nodul rata dan sebagian nodul
menonjol dari permukaan kulit Pasien tidak memiliki
riwayat alergi makanan atau obat – obatan. Keluarga
pasien tidak ada yang memiliki keluhan serupa.
Diagnosis

 Diagnosis Kerja
Prurigo nodularis
 Diagnosis Banding
 Likenifikasi simplek kronis
 Insect bite
 Keratoakantoma
 Neurofibroma
Terapi

R/ inerson oint fl no I


S 2 oles 2x
--------------------------------------------------
R/ Cetirizine tab 10 mg no VII
S 1 dd tab 1
---------------------------------------------------
 R/ Asam mefenamat tab 500mg no XIV
S 2 dd tab 1 pc
---------------------------------------------------
Pro: Nn, SE
Umur: 22 tahun
Prognosis
 Ad vitam : dubia et bonam
 Ad functionam : bonam
 Ad sanactionam : dubia et bonam
Tinjauan Pustaka

 Prurigo nodularis adalah kondisi kulit yang terdapat


benjolan yang kering dan keras terbentuk pada
kulit yang terasa sangat gatal terus-menerus,
terutama pada malam. Pada umumnya gatal
berakhir ketika digaruk sampai ke titik perdarahan
atau nyeri
Epidemiologi

 Insiden pada wanita lebih besar dibandingkan


dengan pria
 Sebagian pasien memiliki riwayat
personal/keluarga terhadap dermatitis atopi,
asma, atau demam
Etiologi

 Penyebab pasti belum diketahui tetapi diperkirakan


berhubungan dengan emosional.
 Kondisi pada HIV (berhubungan dengan jumlah CD4
yang rendah) dan penyakit imunodefisiensi lain,
kolestasis, penyakit tiroid, uremia, keganasan,
penyakit hati, gagal ginjal, anemia, gigitan serangga,
memiliki kondisi alergi seperti asma, dermatitis, atau
demam atau memiliki keluarga yang memiliki kondisi
tersebut dapat menginduksi timbulnya pruritis
nodularis
Gejala klinik
 Gatal
 Merah
 Lesi berupa nodul atau papul (berkelompok)
 Simetris dan ada hiperpigmentasi
 Jumlahnya bisa semakin bertambah
Diagnosis banding
 Liken simpleks knoik
 Karena garukan berlebihan
pada kulit ditandai dengan
adanya hiperpigmentasi,
likenifikasi, dan penebalan
plak. Lokasi tersering
adalah tengkuk dan leher,
daerah siku
 Insect Bite
 papul-papul pruritik,
berkelompok pada
daerah yang digigit,
khas tampak pinpoint
bleeding.
 Sering terdapat vesikel
dan bula yang
merupakan reaksi dari
gigitan serangga
 Keratoakantoma
 sering pada daerah yang
terpapar sinar matahari,
seperti wajah, leher,
ekstremitas superior
bagian dorsal. Lesi
berwarna kulit sampai
kemerahan, terdapat
nodul yang pada bagian
tengahnya yaitu keratin
plug
Sistemik Topikal

 Antihistamin  Kortikosteroid
oral
 Mengurangi gatal  Meringankan

dan sedatif ringan inflamasi dan


 Co: ceritizine, mengurangi rasa
 Steroid oral gatal
 Terapi awal  Melembutkan
nodul
 Co/ dexosimetason
5 mg
Terapi Penyinaran
 Terapi sinar UVA dengan psoralen (PUVA)
terapi dilakukan 2 kali seminggu, selama
beberapa minggu
 Krioterapi; membekukan luka dengan cairan
nitrogen dapat menyusutkan nodus dan
mengurangi gatal
Saran

 Gatal merupakan gejala yang paling


mengganggu sehingga disarankan untuk
memotong kuku atau menggunakan sarung
tangan agar garukan dapat dihindari atau
berkurang.
 Menghindari pencetus, dalam hal ini stres
emosional serta kelelahan
Kesimpulan

 Prurigo nodularis adalah kondisi kulit yang


terdapat benjolan yang kering dan keras
terbentuk pada kulit yang terasa sangat gatal
terus-menerus, terutama pada malam hari , atau
ketika menggunakan pakaian yang tidak sesuai.
Kausa penyakit ini belum diketahui secara pasti.
Lesi berupa nodul atau papul simetris, bersisik,
hiperpigmentasi dan keras. Diagnosis melalui
inspeksi dan biopsi lesi untuk menegakan
diagnosis lebih tepat.