Anda di halaman 1dari 11

Abdul

Anita
Dwi
Fisca
Ilham
Neni
Renisa
 Gagal ginjal adalah kondisi
dimana ginjal kehilangan
kemampuannya untuk menyaring
cairan dan sisa-sisa makanan. Saat
kondisi ini terjadi, kadar racun dan
cairan berbahaya akan terkumpul di
dalam tubuh dan dapat berakibat fatal
jika tidak diobati.
 Penyebab Gagal Ginjal: Prerenal Prerenal (pra =
sebelum + renal = ginjal) artinya akar masalahnya
diluar ginjal akan tetapi akan mempengaruhi ginjal
karena sesuatu tersebut akan berhubungan dengan
ginjal. Sesuatu tersebut adalah berkaitan dengan
suplai darah, yakni karena penurunan suplai darah
ke ginjal. Contoh penyebab prerenal yang dapat
menimbulkan gagal ginjal, antara lain: Hipovolemia
(volume darah yang rendah) karena kehilangan
darah; Dehidrasi karena kehilangan cairan tubuh
(misalnya, muntah , diare , berkeringat, demam );
Asupan cairan kurang; Obat, misalnya, diuretik
(“water pills”) dapat menyebabkan kehilangan air
yang berlebihan, dan Aliran darah yang abnormal
ke dan dari ginjal karena penyumbatan arteri atau
vena ginjal.
Penyebab Gagal Ginjal: Renal Renal
(ren=ginjal) yakni kerusakan langsung pada
ginjal itu sendiri, diantaranya akibat dari:
 Sepsin
 Obat obatan
 Rhabdomyolysis
 Multiple myeloma
 Glomerulonefritis akut
 Penyebab Gagal Ginjal: Postrenal Etiologi
postrenal berarti penyebab-penyebab yang
terjadi disaluran kencing setelah ginjal (post
= setelah + renal = ginjal) disebabkan oleh
faktor-faktor yang mempengaruhi aliran urin:
 Obstruksi
 Hipertrofi prostat atau kanker prostat
 Tumor di perut
 Batu Ginjal
 Penyebab / etiologi gagal ginjal kronis. Gagal
ginjal kronis berkembang dalam hitungan
bulan hingga tahun. Penyebab gagal ginjal
kronis yang paling sering, antara lain:
Diabetes yang tidak terkontrol, Tekanan
darah tinggi atau Hipertensi yang tidak
terkontrol, dan Glomerulonefritis kronik.
Penyebab gagal ginjal kronis yang tergolong
jarang, termasuk: Penyakit ginjal polikistik ,
Nefropati refluks, Batu ginjal, dan Penyakit
prostat.
Manifestasi Klinik Gagal Ginjal Kronik
Gejala uremik (kelelahan, kelemahan, sesak
napas, kebingungan mental, mual dan
muntah, perdarahan, dan kehilangan nafsu
makan), serta gatal, intoleransi dingin, berat
badan, dan neuropati perifer yang umum
pada pasien dengan stadium 5.
 Gagal ginjal akut merupakan sakit yang kritis. Tanda-
tanda yang dini meliputi oliguria,azotemia, dan kadang-
kadang anuria. Ketidakseimbangan elektrolit,
asidosis metabolik, danbeberapa akibat berat lainnya akan
terjadi
ketika keadaan uremiayang dialami pasienbertambah berat
dan disfungsi renal mengganggu sistem tubuh yang lain.
 Gastro Intestinal:anoreksia, mual, muntah, diare atau kons
tipasi, stomatitis,perdarahan, hematemesis, membran
mukosa yang kering, pernapasan uremik
 sistem syaraf pusat: sakit kepala, mengantuk, iritabilitas,
kebingungan, neuropati perifer,serangan
kejang/bangkitan,koma
 Kulit: kering, pruritus, pucat, purpura dan kadang-kadang
uremic frost
 Kardiopaskuler: pada penyakit, hipotensi kemudian terjadi
hipertensi, aritmia,kelebihan muatan airan, gagal jantung,
edema sistemik, anemia, perubahan
mekanismepembekuan
 darah:pernapasan edema paru, pernapasan Kussmaul.
 Patofisiologi Pada waktu terjadi kegagalan ginjal sebagian
nefron (termasuk glomerulus dan tubulus) diduga utuh
sedangkan yang lain rusak (hipotesa nefron utuh). Nefron-
nefron yang utuh hipertrofi dan memproduksi volume
filtrasi yang meningkat disertai reabsorpsi walaupun
dalam keadaan penurunan GFR / daya saring. Metode
adaptif ini memungkinkan ginjal untuk berfungsi sampai ¾
dari nefron–nefron rusak. Beban bahan yang harus dilarut
menjadi lebih besar daripada yang bisa direabsorpsi
berakibat diuresis osmotik disertai poliuri dan haus.
Selanjutnya karena jumlah nefron yang rusak bertambah
banyak oliguri timbul disertai retensi produk sisa. Titik
dimana timbulnya gejala-gejala pada pasien menjadi lebih
jelas dan muncul gejala-gejala khas kegagalan ginjal bila
kira-kira fungsi ginjal telah hilang 80% - 90%. . Pada
tingkat ini fungsi renal yang demikian nilai kreatinin
clearance turun sampai 15 ml/menit atau lebih rendah itu.