Anda di halaman 1dari 6

INTELEGENSI

PENGERTIAN
INTELEGENSI BERASAL DARI BAHASA INGGRIS
‘’INTELLIGENCE’’ YANG ARTINYA
MENGHUBUNGKAN ATAU MENYATUKAN SATU
SAMA LAIN.
SOLSO (1988) MENDEFINISIKAN INTELEGENSI
SEBAGAI KEMAMPUAN DALAM MEMPEROLEH
DAN MENGGALI PENGETAHUAN,
MENGGUNAKAN PENGETAHUAN UNTUK
MEMAHAMI BERBAGAI KONSEP KONKRIT DAN
ABSTRAK, DAN MENGHUBUNGKAN DIANTARA
OBJEK DENGAN GAGASAN, MENGGUNAKAN
PENGETAHUAN DENGAN CARA-CARA YANG
LEBIH EFEKTIF.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
INTELEGENSI
INTELEGENSI DIPENGARUHI OLEH
BERBAGAI FAKTOR, ADA YANG EBRASAL
DARI DALAM MAUPUN LUAR DIRINYA.
FAKTOR GENETIK MEMBERI ANDIL YANG
BESAR BERKISAR 50-80 % TERHADAP
KEBERADAAN INTELEGENSI SESEORANG
(SUHARMAN,2005). PLOMIN DAN SPINATH
(2004) MENGEMUKAKAN BAHWA DALAM
PERSPEKTIF PERKEMBANGAN, PENGARUH
BESAR DARI LINGKUNGAN TERJADI KETIKA
MASA ANAK-ANAK
KLASIFIKASI IQ
IRWANTO dkk (1991) MENGEMUKAKAN
SKALA INTELEGENSI YANG
DIKEMBANGKAN OLEH WECHSLER YAITU
:
 VERY SUPERIOR : IQ DI ATAS 128
 SUPERIOR : IQ 120-127
 BRIGHT NORMAL : IQ 111-119
 AVERAGE : IQ 91-110
 DULL NORMAL : IQ 80-90
 BORDERLINE : IQ 66-79
 MENTAL DEFECTIVE : IQ 65 KE BAWAH
PENGUKURAN INTELEGENSI
DALAM PSIKOLOGI, PENGUKURAN
INTELEGENSI DILAKUKAN DENGAN
MENGGUNAKAN ALAT-ALAT
PSIKODIAGNOSTIK ATAU PSIKOTEST.
HASIL PENGUKURANNYA BIASANYA
DINYATAKAN DALAM SATUAN UKURAN
TERTENTU YANG DAPAT MENYATAKAN
TINGGI RENDAHNYA INTELEGENSI
YANG DIUKUR, YAITU IQ. PRINSIP
PENGUKURAN INTELEGENSI ADALAH
MEMBANDINGKAN INDIVIDU YANG
DITES DENGAN NORMA YANG ADA
GANGGUAN INTELEGENSI
MENURUT MARAMIS (2004) GANGGUAN
INTELEGENSI YANG PALING SERING
DITEMUKAN, ANTARA LAIN :
1. RETARDASI MENTAL : KEADAAN DENGAN
INTELEGENSI KURANG SEJAK MASA
PERKEMBANGAN ATAU KEADAAN
KEKURANG INTELEGENSI SEHINGGA
ADANYA HENDAK DAYA GUNA SOSIAL
2. DEMENSIA : KEMUNDURAN INTELEGENSI
KARENA KERUSAKAN OTAK YANG SUDAH
TIDAK BISA DIPERBAIKI LAGI