Anda di halaman 1dari 8

Kewirakoperasian

Oleh :
Devi Dara Aliftasari 1502612010458
Alviccenia Lailatul Mukaromah 1502612010477
I Gede Nala Arya Dananjaya 1502612010501
I Putu Pendi Agus Bujangga 1502612010503
A A Gede Agung Narakusuma 1502612010516
Natalia Subagio 1702612010940
Pengertian Kewirakoperasian
Kewirakoperasian adalah suatu sikap mental positif dalam usaha
komperatif dengan mengambil prakasa inovatif serta keberanian
mengambil resiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas
koperasi dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata, serta
peningkatan kesejahteraan bersama.
• Kewirakoperasian Rutin
Kewirakoperasian rutin diarahkan pada kegiatan rutin organisasi usaha
koperasi seperti produksi, pemasaran, personalia, keuangan, dan
administrasi.

• Kewirakoperasian Arbitrage
Arbitrage di sini dimaksudkan sebagai keputusan yang diambil dari
dua kondisi yang berbeda. Tugas utama wirakoperasi dalam hal ini
mencari peluang yang menguntungkan dari dua kondisi yang berbeda.

• Kewirakoperasian Inovatif
Wirakoperasi yang inovatif berarti wirakoperasi yang selalu tidak
puas dengan kondisi yang ada. Ia selalu berusaha mencari, menemukan
dan memanfaatkan peluang yang diperoleh.
Kewirakoperasian dibagi menjadi 4 :
• Kewirakoperasian Anggota
Anggota sebagai pemilik koperasi dapat menjadi wirakoperasi
bila ia mampu menemukan dan memanfaatkan peluang yang
ada untuk pertumbuhan koperasi.ibag
• Kewiraoperasian Manager
Koperasi yang mengangkat manager sebagai pelaksana dan
penangung jawab kegiatan operational dan tentumya
mengharapkan perubahan yang memberikan keuntungan. Tetapi
kendala yang dihadapi oleh manager adalah keterbatasan
kebebasan untuk bertindak.
• Kewirakoperasian Birokrat
Birokrat adalah pihak yang secara tidak langsung berhubungan
dengan pengembangan gerakan koperasi. Setiap kegiatannya
memang diarahkan untuk memacu perkembangan koperasi.
• Kewirakoperasian Katalis
Katalis di sini diartikan sebagai pihak yang berkompeten
terhadap pengembangan koperasi kendatipun ia tidak
mempunyai hubungan langsung dengan organisasi koperasi.
• Mendudukkan koperasi sebagai penguasa yang kuat di pasar.
• Kemampuan dalam mereduksi biaya transaksi.
• Pemanfaatan interlinked market.
• Pemanfaatan trust capital.
• Pengedalian ketidakpastian.
• Penciptan inovasi.
• Pembangunan manfaat partisipasi.
Koperasi sebagai unit usaha yang bergerak dibidang
ekonomi dan sosial pada dasarnya mempunyai tujuan
yang sama yaitu: Membantu meningkatkan pertumbuhan
ekonomi, yang merupakan sasaran utama pertumbuhan
ekonomi.
Perubahan yang meningkatkan produktivitas hanya
dapat dilakukan melalui dua jalan yaitu:
• Melalui kegiatan inovatif (penciptan bangunan baru
dan penerapannya).
• Melalui kegiatan peningkatan kegiatan kerja
(berprestasi lebih banyak dalam satuan waktu kerja
tetap atau waktu kerja yang diperpanjang.
TERIMAKASIH 