Anda di halaman 1dari 17

Audit Tanggung Jawab Sosial,

Ekonomi & Lingkungan Hidup,


dan Sistem Kepastian Kualitas

Khoirotun Nikmah 201610170311196


Deby Alivia 201610170311226
Linda Sugi H. 201610170311231
Vidya Milantika S. 201610170311268
Audit Tanggung Jawab Sosial

Audit tanggung jawab sosial adalah proses


mengkaji dan mengevaluasi tanggung
jawab sosial (CSR) kinerja korporasi.

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi,


khususnya (namun bukan hanya), perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk
tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya
adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam
segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan
lingkungan.
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup

Pada audit ekonomi dan efisiensi, ukuran kinerja manajer dapat dilihat dari
output ideal yang dihasilkan oleh organisasi yang bersangkutan.
Audit ekonomi dan bertujuan untuk menentukan :

(1) Apakah suatu entitas telah memperoleh, melindungi, dan


menggunakan sumber dayanya secara ekonomis dan efisien
(seperti penggunaan gedung kantor, karyawan, peralatan
kantor);

(2) Penyebab terjadinya praktik-praktik yang tidak ekonomis atau


tidak efisien, termasuk ketidakmampuan organisasi dalam
mengelola sistem informasi, prosedur administrasi, dan struktur
organisasi.
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup

Audit lingkungan adalah suatu alat manajemen yang meliputi evaluasi


secara sistematik, terdokumentasi, periodik dan obyektif tentang
bagaimana suatu kinerja organisasi sistem manajemen dan peralatan
dengan tujuan menfasilitasi kontrol manajemen terhadap pelaksanaan
upaya pengendalian dampak lingkungan dan pengkajian pemanfaatan
kebijakan usaha atau kegiatan terhadap peraturan perundang-
undangan tentang pengelolaan lingkungan.
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup

Fungsi Audit Lingkungan

• Upaya Peningkatan ketaatan terhadap peraturan, misalnya baku mutu


lingkungan.
• Dokumen suatu usaha pelaksanaan.
- SOP (Prosedur Standar Operasi)
- Pengelolaan dan Pemanfaatan Lingkungan
- Tanggap Darurat
• Jaminan menghindari kerusakan lingkungan.
• Realisasi dan keabsahan prakiraan dampak dalam dokumen AMDAL.
• Perbaikan penggunaan sumber daya (penghematan bahan, minimalisasi
limbah, dan identifikasi proses daur hidup).
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup

Manfaat Audit Lingkungan

• Mengidentifikasi risiko lingkungan.


• Menjadi dasar bagi pelaksanaan kebijakan pengelolaan lingkungan atau upaya
penyempurnaan rencana yang ada.
• Menghindari kerugian finansial seperti penutupan/ pemberhentian suatu usaha
atau kegiatan atau pembatasan pemerintah atau publikasi yang merugikan akibat
pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang tidak baik.
• Mencegah tekanan sanksi hukum terhadap suatu usaha atau kegiatan atau
terhadap pimpinannya berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup
Jenis-jenis Audit Lingkungan :
1. AuditTanggung Jawab Lingkungan
Audit yang termasuk dalam kelompok audit ini adalah sebagai berikut :
• Audit Kepatuhan
• Audit Kewajiban Risiko Operasional
• Audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja
2. Audit Manajemen Kerja
Audit yang termasuk dalam kelompok audit ini adalah sebagai berikut :
• Audit Perusahaan
• Audit Sistem
• Audit Kebijakan
3. Audit Aktivitas Lingkungan
Audit yang termasuk dalam kelompok audit ini adalah sebagai berikut :
• Audit Lingkungan Lokasi Pabrik • Audit Produk
• Audit Limbah • Audit Lintas Batas
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup

Tahapan Pelaksanaan Audit Lingkungan

Pendahuluan
Penerapan audit lingkungan akan tergantung kepada jenis audit yang dilaksanakan,
jenis usaha atau kegiatan dan pelaksanaan oleh tim auditor.

Pra-audit
Kegiatan pra-audit merupakan bagian yang penting dalam prosedur audit
lingkungan. Perencanaan yang baik pada tahap ini akan menentukan keberhasilan
pelaksanaan audit dan tindak lanjut audit tersebut.
Kegiatan Lapangan
Pertemuan pendahuluan
Tahap awal yang harus dilaksanakan oleh tim audit adalah mengadakan
pertemuan dengan pimpinan usaha atau kegiatan untuk mengkaji tujuan
audit, tata laksana, dan jadwal kegiatan audit.
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup

Kegiatan Lapangan
Pengumpulan data
Data dan informasi yang dikumpullkan selama audit lingkungan akan mencakup tata
laksana audit, dokumentasi yang diberikan oleh pemilik usaha atau kegiatan, catatan
dan hasil pengamatan tim auditor, hasil sampling den pemantauan, foto-foto, rencana,
peta, diagram, kertas kerja dan hal-hal lain yang berkaitan, Informasi tersebut harus
terdokumentasi dengan baik agar mudah ditelusuri kembali.

Pengujian
Prinsip utama audit lingkungan adalah bahwa informasi yang disajikan oleh tim
auditor telah diuji dan dikonfirmasikan.

Evaluasi hasil temuan


Hasil temuan audit harus dievaluasi sesuai dengan tujuan audit dan tata laksana yang
telah disetujui untuk menjamin bahwa semua isu/masalah telah dikaji.
Audit Ekonomi dan Lingkungan Hidup

Kegiatan Lapangan
Pertemuan akhir
Setelah penelitian lapangan selesai, tim auditor harus memaparkan hasil temuan
pendahuluan dalam suatu pertemuan akhir secara resmi. Pertemuan ini akan
mendiskusikan berbagai hal yang belum terpecahkan atau informasi yang belum
tersedia.
Audit Sistem Kepastian Kualitas

Audit Sistem Kepastian Kualitas adalah proses sistematis,


mandiri, dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti
objektif dan menilainya secara objektif untuk menentukan
sejauh mana kriteria audit telah dipenuhi
Audit Sistem Kepastian Kualitas
PERANAN AUDIT SISTEM KEPASTIAN KUALITAS

Berbagai pihak berkepentingan terhadap hasil audit sistem kepastian


kualitas dengan berbagai kepentingan dan tujuannya.
Pihak-pihak tersebut antara lain:

1. Perusahaan
2. Pelanggan
3. Pemerintah
4. Asosiasi
5. Lembaga Sertifikasi
Audit Sistem Kepastian Kualitas

TUJUAN DAN MANFAAT AUDIT


ISO 10011 yang menjadi panduan dalam pelaksanaan audit sistem kepastian,
menyatakan tujuan dari audit ini adalah untuk:
1. Menentukan ketidaksesuaian.
2. Menentukan efektivitas sistem kualitas.
3. Memberikan peluang untuk perbaikan sistem.
4. Memenuhi persyaratan peraturan.
5. Memudahkan registrasi/pendaftaran sistem kualitas.
6. Menilai pemasok dan memverifikasi sistem kualitasnya.
7. Menilai dan menverifikasi sistem kualitas perusahaan sendiri
Audit Sistem Kepastian Kualitas

TUJUAN DAN MANFAAT AUDIT

Sedangkan manfaat audit ini antara lain :

1. Membantu mengembangkan sistem manajeman kualitas terpadu yang efektif.


2. Menyempurnakan proses pengambilan keputusan manajemen.
3. Membantu pengalokasian sumber daya secara optimal.
4. Mencegah timbulnya masalah yang dapat menggangu.
5. Memungkinkan dilakukannya tindakan koreksi yang tepat waktu.
6. Mengurangi biaya-biaya tambahan koreksi yang tepat waktu.
7. Meningkatkan produktivitas.
8. Meningkatkan kepuasan pelanggan dan pasar
Audit Sistem Kepastian Kualitas
MANAJEMEN KUALITAS
ISO 9001:2001 mendasar manajemen kualitas pada 8 prinsip manajemen kualitas
yangterdiri dari:
- Fokus pada pelanggan
- Kepemimpinan
- Keterlibatan SDM
- Pendekatan proses
- Pendekatan sistem dalam pengelolaan
- Perbaikan yang terus menerus
- Pembuatan keputusan berdasarkan fakta
- Hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
Audit Sistem Kepastian Kualitas

LANGKAH-LANGKAH AUDIT

1. Perencanaan Audit
Pada tahap ini auditor melakukan identifikasi terhadap tujuan atau
sasaranorganisasi. Pernyataan tujuan dapat mempertegas fokus audit.

2. Pelaksanaan Audit
Pelaksanaan audit diawali dengan suatu pertemuan pendahuluan auditor
dengan berbagai pihak yang berwenang untuk membahas tentang ruang
lingkup audit ,tujuan, jadwal pelaksanaan, dan rancangan kertas kerja audit
(KKA).
3. Mempelajari Hasil Audit
Hasil audit menyajikan informasi tentang kekuatan, kelemahan, dan
beberapa bagian yan membutuhkan peningkatan dalam organisasi audit.
Audit Sistem Kepastian Kualitas

LANGKAH-LANGKAH AUDIT

4. Tindakan Perbaikan
Pada tahap ini, organisasi didampingi oleh auditor,
mengimplementasikan rencana tindakan perbaikan yang telah
ditetapkan.