Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN PADA

ANAK DENGAN DIARE


Pengertian
Diare adalah kehilangan cairan dan
elektrolit secara berlebihan yang
terjadi karena frekuensi satu kali
atau lebih buang air besar dengan
bentuk tinja yang encer atau

cair (Suriadi dan Rita, 2010)


Continue...

Meningkatnya motilitas dan cepatnya


pengosongan pada intestinal merupakan
penyebab dari gangguan absorbsi dan
ekskresi cairan dan elektrolit yang
berlebihan.
Etiologi

Faktor Infeksi
• Bakteri : E. Coli, Salmonella, Shigella
• Virus : Enterovirus, Adenovirus
• Jamur : Candida Enteritis
• Parasit : Giardia Clamblia
• Protozoa
Continue...

Bukan Faktor Infeksi


• Alergi makanan
• Gangguan metabolik atau
malabsorbsi
• Iritasi saluran cerna
• Penyakit usus: Colitis ulcerative
• Stress
• Obstruksi usus
Patofisiologi

Diare yang terjadi merupakan proses dari:


• Transport aktif akibat rangsangan toksin
bakteri terhadap elektrolit ke dalam usus halus
• Peradangan sehingga kemampuan absorbsi
menurun
• Meningkatnya motilitas intestinal dapat
mengakibatkan gangguan absorbsi
Tahap Dehidrasi

• Ringan : BB menurun 3-5%


• Sedang : BB turun 6-9%
• Berat : BB turun > 10%
Manifestasi Klinis
• Sering BAB dengan konsistensi tinja cair

• Terdapat tanda gejala dehidrasi : turgor jelek,


ubun-ubun dan mata cekung, membran mukosa
kering

• Keram abdomen

• Demam

• Mual muntah

• Anoreksia
Pemeriksaan Diagnostik

• Riwayat alergi obat atau makanan


• Kultur tinja
• Pemeriksaan elektrolit, BUN, kreatinin
dan glukosa
• Pemeriksaan tinja: leukosit, glukosa dan
adanya darah
Penatalaksanaan Terapeutik
• Penanganan fokus pada penyebab
diare

• Pemberian cairan dan elektrolit

• Pada bayi pemberian ASI diteruskan


jika penyebab bukan dari ASI
Pengkajian
• Kaji riwayat diare
• Kaji status dehidrasi
• Kaji tinja
• Kaji intake dan output
• Kaji berat badan
• Kaji tanda vital
Diagnosa Keperawatan
• Kekurangan volume cairan berhubungan dengan
pengeluaran cairan berlebihan
• Risiko gangguan integritas kulit berhubungan
dengan pengeluaran cairan berlebihan
• Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
berhubungan dengan menurunna intake cairan
• Cemas pada anak/orang tua berhubungan
dengan hospitalisasi
Perencanaan Keperawatan

• Pertahankan keseimbangan cairan dengan


memonitor intake output dan derajat dehidrasi
• Monitor berat badan
• Anjurkan pada keluarga agar tetap memberikan
ASI dan makanan yang lunak
• Kolaborasi u/ pemberian terapi
Perencanaan Keperawatan
• Monitor intake nutrisi dan kalori
• Monitor pemberian masukan cairan lewat
parenteral
• Berikan informasi faktual tentang
diagnosa dan program tindakan
• Temani keluarga pasien untuk mengurangi
ketakutan dan memberikan keamanan