Anda di halaman 1dari 36

Radiographic Image Quality Parametry dan RCF

Vertebrae Lumbal

Oleh :
 Alfahri Reza M

 Rifqi Anisa

 Khansa Intan L

 Hesti Fitriatul L

 Ashvini Nurulhidayah S

 Dyah Ayu Dwi W

 Ivani Betharia

 M Gamar N

 Loevian Robbert

 Annisa Dewi

 Iwan
Kritisi dan evaluasi radiograf lumbal (AP)
Faktor eksposi Tidak terjadi overexpose
ditandai dengan soft tissue dan
korteks tulang terlihat

Prosesing Underdevelopment, ditandai


dengan semua area pada film
terlihat cerah termasuk
background

Densitas sudah cukup, ditandai dengan


soft tissue terlihat cukup jelas.

Kontras Sudah cukup, karena sudah


menampakan batas antar
tulang dengan soft tissue.
Sharpness Batas luar kortek tulang dan
garis traberkula tulang sudah
tajam dan struktur soft tissue
cukup terlihat

Scatter radiation Tidak terdapat scatter radiation

Fog Tidak terdapat fog


Poor film contact screen Tidak ada artefak pada film yang
disebabkan oleh kontak film
screen

Focal spot kemungkinan menggunakan


small focal spot dikarenakan
detail pada radiograf sudah
cukup
Magnifacation and OFD Tidak terjadi magnifikasi karena
objek sudah menempel pada
meja pemeriksaan
PIMA CIADS VERTEBRA LUMBAL AP

1. Identifikasi Identitas Radiograf

Pada gambar radiograf Lumbal AP disamping, tidak


terdapat identitas pasien yang meliputi nama pasien
, tanggal lahir/umur, institusi pembuat/instalasi, dan
tanggal pemeriksaan.

2. Marker

Pada gambar radiograf Lumbal AP disamping, ada m


arker yang terpasang “R” dan menunjukkan radiogra
f dalam proyeksi AP, ditandai dengan marker “R” yan
g terbaca.

3. Anantomi yang seharusnya ditampakan.

Pada gambar radiograf Lumbal AP disamping, bagia


n yang seharusnya terlihat adalah lumbal-1 sampai
dengan lumbal 5 dan semuanya sudah tampak di ra
diograf disamping.
4. Anatomi yang tampak pada proyeksi ini

Semua Region Of Interest nampak. Anatomi yang di


tampakkan adalah:

1. L-1 sampai L-5Z

2. Prosesus transfersus

3. Prosesus spinosus

5. Kolimasi

Pada gambar radiograf Lumbal AP diatas, penggun


aan kolimasi sudah cukup, ditandai dengan bagian
superior Lumbal yang tidak terpotong, dan lateral k
anan kiri juga tidak terpotong, sehingga dapat men
ampakkan informasi yang dibutuhkan.
6. Proteksi Radiasi
Ya, Salah satu proteksi radiasi yaitu pada pengguna
an luas lapangan kolimasi. Pada radiograf Lumbal A
P di samping digambarkan bahwa penggunaan luas
kolimasi untuk bagian samping kanan masih terlalu
luas, seharusnya masih dapat diperkecil, dengan m
emperhatikan objek pemeriksaan agar tidak terpoto
ng sehingga dapat menyajikan informasi yang cukup
.
7. Apakah batas antar tulang, trabecular, dan so
ft tissue tampak?
Ya, Pada gambar radiograf Lumbal AP disamping
, batas antar tulang sudah tajam, trabecular sud
ah jelas ditampakkan, dan untuk soft tissue sec
ara umum tampak tidak terlalu jelas sehingga g
ambaran turabecular tulang lebih dominan.
8. Apakah radiograf terproyeksi tanpa distorsi?
Ya, Pada gambar radiograf Lumbal AP disamping
, secara umum tidak nampak adaya distorsi, bai
k itu elongasi maupun shortening ditandai deng
an prosesus spinosus berada ditengah.
9. Apakah penggunaan film dan batas anatomi s
udah tepat?
Ya, Penggunaan film pada pemeriksaan Lumbal
AP Lumbal AP adalah ukuran 24x30 cm dengan
posisi film membujur. Pada gambar radiograf Lu
mbal AP Lumbal AP disamping, batas atas dan b
awah dari lumbal sudah tidak terpotong dan late
ral kanan dan kiri dari lumbal juga tidak terpoton
g.
10. Apakah densitas dan kontras sudah cukup?
Ya, Pada gambar radiograf Lumbal AP disamping
, densitas dan kontras sudah cukup karena sud
ah dapat menampakkan batas antar tulang, me
skipun soft tissue tidak terlihat jelas.
11. Bagaimana upaya untuk mencegah artef
ak?
Pada pemeriksaan Lumbal AP, salah satu up
aya untuk mencegah adanya artefak adalah
dengan cara melepaskan benda-benda loga
m sebelum pemeriksaan antara lain BH, sab
uk, serta korset dll, pada radiograf disamping
masih terdapat artefak pada thoracal 12.
12. Apakah radiograf dapat menegakkan dia
gnosa?
Ya, Pada gambar radiograf Lumbal AP
disamping, dirasa sudah dapat menegakkan
diagnosa karena lumbal terproyeksi dengan
baik.
13. Kesimpulan dari radiogaf tersebut
Pada gambar radiograf Lumbal proyeksi AP disam
ping dinyatakan tidak dapat diterima dengan perb
aikan Identitas dicantumkan dan untuk pemeriksa
an lumbal, soft tissue lebih diperlihatkan dengan c
ara menurunkan sedikit faktor eksposi dan artefa
k yang menghalangi bagian thoracal.
14. Perbaikan pada radiograf
Untuk pembuatan radiograf Lumbal AP untuk perbaik
an, seharusnya memperhatikan hal-hal berikut:
Penggunaan faktor eksposi yang lebih baik agar keta
jaman dan soft tissue dapat ditampakkan, batas antar
ulang dapat terlihat jelas.
Ketajaman juga dapat ditingkatkan dengan memberi
instruksi pada pasien agar tidak bergerak pada saat e
kspose dengan cara menahan nafas.
 Untuk identifikasi pasien, seharusnya diberi i
dentitas pada radiograf, baik itu nama, tempa
t tanggal lahir, nmor pemeriksaan harus dica
ntumkan dan untuk pengolahan film secara
manual atau dengan automatic processing, d
apat dilakukan ID printing sebelum melakuka
n processing. Untuk penggunaan CR, bisa dila
kuakn editing pada pemrosesan film sebelum
film dicetak.

 Untuk mencegah adanya artefak pada radiogr


af seharusnya sebelum pemeriksaan dilakuk
an pengecekan barang-barang yang akan me
nghalangi objek yang diperiksa
Check RCF Ya atau Tidak
Persyaratan identifikasi Tidak
Penempatan marker dengan benar Tidak
Gambar antomi dalam radiograf Ya
Apakah gambar anatomi tampak sesuai dengan proyeksi ini ? Ya

Apakah lapangan kolimasi radiasi sudah cukup? Dan tetap Ya


mengindahkan ALARA (Limitasi, Justifikasi, Optimisasi)?

Proteksi radiasi, persentasi, menghalangi gambaran objek ? Tidak

Garis tepi tulang, patern trabekula tulang dan struktur soft tissue Ya
terlihat tajam
Radiograf terlihat tanpa distorsi? Ya
Ukuran film benar, region organ anatomi terlihat sesuai dengan Ya
benar?
Menggunakan alat penerima gambar yang sesuai Ya

Kecukupan daya penetrasi sinar dengan kerapatan? Ya

Kecukupan kontras gambar? Ya


Upaya pencegahan terhadap artefak gambar? Tidak

Outcome yang dikehendaki (contoh : pemakaian sinar X dapat Ya


memperlihatkan nilai diagnostik dan regio organ anatomi)?

Kesimpulan radiograf ini adalah:

Diterima / Accepted

Ditolak / Rejected V
Kritisi dan evaluasi radiograf lumbal (LATERAL)
Faktor eksposi Terjadi overpenetrated ditandai
dengan dan korteks tulang
terlihat buram dan soft tissue
hitam karena kV terlalu tinggi.

Prosesing Tidak terjadi underdevelopment


ditandai dengan background
terlihat gelap.

Densitas Densitas rendah,karena


overpenetrated karena korteks
tulang buram

Kontras rendah karena kurang


menampakkan batas antara
tulang dansofttissue
Sharpness Batas luar kortek tulang dan
garis traberkula tulang kurang
terlihat tajam.

Scatter radiation Tidak terdapat scatter radiation

Fog Tidak terdapat fog ditandai


dengan tidak ada gambaran
abu-abu pada radiograf.
Poor film contact screen Tidak ada artefak pada film yang
disebabkan oleh kontak film
screen

Focal spot

Magnifacation and OFD Tidak terjadi magnifikasi karena


objek sudah menempel pada
meja pemeriksaan
PIMA CIADS VERTEBRA LUMBAL
LATERAL
1. Identifikasi Identitas Radiograf

Pada gambar radiograf lumbal proyeksi lateral di


samping, tidak terdapat identitas pasien yang mel
iputi nama pasien, tanggal lahir/umur, institusi pe
mbuat/instalasi, dan tanggal pemeriksaan.

2. Marker

Pada gambar radiograf lumbal proyeksi lateral dis


amping, tidak ada marker yang terpasang

3. Anatomi yang seharusnya ditampakkan

Pada gambar radiograf lumbal lateral disamping,


bagian yang seharusnya tampak adalah lumbal 1
sampai lumbal 5, Processus spinosus, Prosesus tr
ansfersus.
4. Anatomi yang tampak pada proyeksi ini

Bagian Region Of Interest tidak terpotong. Pada gamb


ar radiograf Lumbal Lateral disamping, anatomi yang d
itampakkan adalah:

1. L-1 sampai L-5

2. Prosesus transfersus

3. Prosesus spinosus

5. Kolimasi

Pada gambar radiograf Lumbal proyeksi Lateral disam


ping, penggunaan kolimasi sudah cukup, ditandai den
gan bagian superior lumbal yang tidak terpotong, dan l
ateral kanan kiri juga tidak terpotong, sehingga dapat
menampakkan informasi yang dibutuhkan.
6. Proteksi Radiasi

Salah satu proteksi radiasi yaitu pada penggunaan lu


as lapangan kolimasi. Pada radiograf lumbal proyeksi
lateral di samping digambarkan bahwa penggunaan l
uas kolimasi untuk bagian superior, lateral kanan, kir
i sudah cukup , seluruh objek yang diperlukan sudah
masuk dalam lapangan penyinaran.

7. Apakah batas antar tulang, trabecular, dan soft tis


sue tampak?

Tidak, Pada gambar radiograf lumbal proyeksi


Lateral disamping, batas antar tulang tidak tampak t
ajam, trabecular tulang tidak jelas ditampakkan, dan
untuk soft tissue secara umum tampak tidak terlalu j
elas dikarenakan over eksposi pada saat pengaturan
di control table.
8. Radiograf terproyeksi tanpa distorsi

Pada gambar radiograf lumbal proyeksi Lateral di


samping, secara umum tidak nampak adaya disto
rsi, baik itu elongasi maupun shortening.

9. Apakah penggunaan film dan batas anatomi su


dah tepat?

Ya, Penggunaan film pada pemeriksaan lu


mbal proyeksi Lateral adalah ukuran 18x24 cm d
engan posisi film membujur. Pada gambar radiogr
af Lumbal proyeksi lateral disamping, batas atas
dan bawah dari Lumbal sudah tidak terpotong da
n samping kanan dan kiri dari Lumbal juga tidak t
erpotong.
10. Apakah densitas dan kontras sudah cuku
p?
Ya, Pada gambar radiograf lumbal proyeksi la
teral disamping, densitas dan kontras sudah c
ukup karena sudah dapat menampakkan bat
as antar tulang, meskipun soft tissue tidak ter
lihat jelas.
11. Bagaimana upaya untuk mencegah artefa
k
Pada pemeriksaan lumbal proyeksi lateral, sal
ah satu upaya untuk mencegah adanya artefa
k adalah dengan cara melepaskan benda-ben
da logam di sekitar celana sebelum pemeriks
aan, dan sebaiknya celana dilepas.
12. Apakah radiograf dapat menegakkan diagno
sa?
Ya, Pada gambar radiograf lumbal proyeksi later
al disamping, dirasa sudah dapat menegakkan d
iagnosa karena Lumbal terproyeksi dengan baik.
13. Kesimpulan dari radiogaf tersebut
Pada gambar radiograf lumbal proyeksi lateral di
samping dinyatakan tidak dapat diterima karena
9 dari 12 penilaian RCF gambar tersebut meme
nuhi kriteria. Namun dengan perbaikan Identitas
dicantumkan dan pemberian marker harus diper
hatikan. Ketajaman gambar juga perlu diperhati
kan agar diagnosa dapat ditegakkan dengan bai
k.
14. Perbaikan pada radiograf

Untuk pembuatan radiograf Lumbal proyeksi later


al untuk perbaikan, seharusnya memperhatikan hal-hal b
erikut:

Penggunaan faktor eksposi yang lebih baik agar ketajama


n dan soft tissue dapat ditampakkan, batas antar ulang d
apat terlihat jelas.

Ketajaman juga dapat ditingkatkan dengan memberi instr


uksi pada pasien agar tidak bergerak pada saat ekspose
dengan cara menahan nafas.

Untuk identifikasi pasien, seharusnya diberi identitas pad


a radiograf, baik itu nama, tempat tanggal lahir, nmor pe
meriksaan harus dicantumkan dan untuk pengolahan fil
m secara manual atau dengan automatic processing, dap
at dilakukan ID printing sebelum melakukan processing.
Untuk penggunaan CR, bisa dilakuakn editing pada pemr
osesan film sebelum film dicetak.
Check RCF Ya atau Tidak
Persyaratan identifikasi Tidak
Penempatan marker dengan benar Tidak
Gambar antomi dalam radiograf Ya
Apakah gambar anatomi tampak sesuai dengan proyeksi ini ? Ya

Apakah lapangan kolimasi radiasi sudah cukup? Dan tetap Ya


mengindahkan ALARA (Limitasi, Justifikasi, Optimisasi)?

Proteksi radiasi, persentasi, menghalangi gambaran objek ? Tidak

Garis tepi tulang, patern trabekula tulang dan struktur soft tissue Ya
terlihat tajam
Radiograf terlihat tanpa distorsi? Ya
Ukuran film benar, region organ anatomi terlihat sesuai dengan Ya
benar?
Menggunakan alat penerima gambar yang sesuai Ya

Kecukupan daya penetrasi sinar dengan kerapatan? Ya

Kecukupan kontras gambar? Ya


Upaya pencegahan terhadap artefak gambar? Ya

Outcome yang dikehendaki (contoh : pemakaian sinar X dapat Ya


memperlihatkan nilai diagnostik dan regio organ anatomi)?

Kesimpulan radiograf ini adalah:

Diterima / Accepted

Ditolak / Rejected V
Kritisi dan evaluasi radiograf lumbal
(OBLIK)
Faktor eksposi Terjadi overexpose ditandai
dengan soft tissue hitam dan
korteks tulang terlihat

Prosesing Underdevelopment, ditandai


dengan semua area pada film
terlihat cerah termasuk
background

Densitas sudah cukup, ditandai dengan


soft tissue terlihat cukup jelas.

Kontras Sudah cukup, karena sudah


menampakan perbedaan tiap
bagian anatomi sudah jelas.
Sharpness Batas luar kortek tulang dan
garis traberkula tulang sudah
tajam.

Scatter radiation Tidak terdapat scatter radiation

Fog Tidak terdapat fog


Poor film contact screen Tidak ada artefak pada film yang
disebabkan oleh kontak film
screen

Focal spot kemungkinan menggunakan


small focal spot dikarenakan
detail pada radiograf sudah
cukup
Magnifacation and OFD Tidak terjadi magnifikasi karena
objek sudah menempel pada
meja pemeriksaan
PIMA CIADS VERTEBRA LUMBAL OBLIK

1. Identifikasi Identitas Radiograf

Pada gambar radiograf Lumbal Oblik disamping, tidak terdapat i


dentitas pasien yang meliputi nama pasien, tanggal lahir/umur,
institusi pembuat/instalasi, dan tanggal pemeriksaan.

2. Marker

Pada gambar radiograf Lumbal Oblik disamping, tidak terada pa


t marker yang dapat menunjukkan radiograf dalam proyeksi Obli
k.

3. Anantomi yang seharusnya ditampakan.

Pada gambar radiograf Lumbal Oblik disamping, bagian yang se


harusnya terlihat adalah lumbal-1 sampai dengan lumbal 5 dan
semuanya sudah tampak di radiograf disamping.
4. Anatomi yang tampak pada proyeksi ini

Bagian Region Of Interest tidak terpotong. Pa


da gambar radiograf Lumbal Oblik disamping,
anatomi yang ditampakkan adalah:

1. L-1 sampai L-5

2. Prosesus transfersus

3. Prosesus spinosus

4. Zygapophyseal joint

5. Kolimasi

Pada gambar radiograf Lumbal proyeksi Oblik


disamping, penggunaan kolimasi sudah cuku
p, ditandai dengan bagian superior lumbal ya
ng tidak terpotong, dan Oblik kanan kiri juga t
idak terpotong, sehingga dapat menampakka
n informasi yang dibutuhkan.
6. Proteksi Radiasi

Salah satu proteksi radiasi yaitu pada penggunaan luas l


apangan kolimasi. Pada radiograf lumbal proyeksi Oblik
di samping digambarkan bahwa penggunaan luas kolim
asi untuk bagian superior, lateral kanan, kiri sudah cuku
p , seluruh objek yang diperlukan sudah masuk dalam la
pangan penyinaran.

7. Apakah batas antar tulang, trabecular, dan soft tissue


tampak?

Tidak, Pada gambar radiograf lumbal proyeksi Oblik disa


mping, batas antar tulang tidak tampak tajam, trabecula
r tulang tidak jelas ditampakkan, dan untuk soft tissue s
ecara umum tampak tidak terlalu jelas dikarenakan over
eksposi pada saat pengaturan di control table.
8. Radiograf terproyeksi tanpa distorsi
Pada gambar radiograf lumbal proyeksi oblik disamping, secara u
mum tidak nampak adaya distorsi, baik itu elongasi maupun short
ening.
9. Apakah penggunaan film dan batas anatomi sudah tepat?
Ya, Penggunaan film pada pemeriksaan lumbal proyeksi oblik ldal
ah ukuran 18x24 cm dengan posisi film membujur. Pada gambar
radiograf Lumbal proyeksi oblik disamping, batas atas dan bawah
dari Lumbal sudah tidak terpotong dan samping kanan dan kiri da
ri Lumbal juga tidak terpotong.
10. Apakah densitas dan kontras sudah cuk
up?
Ya, Pada gambar radiograf lumbal proyeksi
oblik disamping, densitas dan kontras suda
h cukup karena sudah dapat menampakka
n batas antar tulang, meskipun soft tissue ti
dak terlihat jelas.
11. Bagaimana upaya untuk mencegah arte
fak
Pada pemeriksaan lumbal proyeksi oblik, sa
lah satu upaya untuk mencehgah adanya ar
tefak adalah dengan cara melepaskan bend
a-benda logam di sekitar celana sebelum pe
meriksaan, dan sebaiknya celana dilepas.
12. Apakah radiograf dapat menegakkan diagnos
a?
Ya, Pada gambar radiograf lumbal proyeksi Oblik
disamping, dirasa sudah dapat menegakkan diag
nosa karena Lumbal terproyeksi dengan baik.
13. Kesimpulan dari radiogaf tersebut
Pada gambar radiograf lumbal proyeksi Oblik disa
mping dinyatakan dapat diterima karena 9 dari 1
2 penilaian RCF gambar tersebut memenuhi krite
ria. Namun dengan perbaikan Identitas dicantum
kan dan pemberian marker harus diperhatikan. K
etajaman gambar juga perlu diperhatikan agar di
agnosa dapat ditegakkan dengan baik.
14. Perbaikan pada radiograf

Untuk pembuatan radiograf Lumbal proyeksi Oblik u


ntuk perbaikan, seharusnya memperhatikan hal-hal
berikut:

Penggunaan faktor eksposi yang lebih baik agar ket


ajaman dan soft tissue dapat ditampakkan, batas a
ntar ulang dapat terlihat jelas.

Ketajaman juga dapat ditingkatkan dengan member


i instruksi pada pasien agar tidak bergerak pada saa
t ekspose dengan cara menahan nafas.

Untuk identifikasi pasien, seharusnya diberi identita


s pada radiograf, baik itu nama, tempat tanggal lahir
, nomor pemeriksaan harus dicantumkan dan tidak t
erdapat marker dan untuk pengolahan film secara
manual atau dengan automatic processing, dapat di
lakukan ID printing sebelum melakukan processing.
Untuk penggunaan CR, bisa dilakuakn editing pada
pemrosesan film sebelum film dicetak.
Check RCF Ya atau Tidak
Persyaratan identifikasi Tidak
Penempatan marker dengan benar Tidak
Gambar antomi dalam radiograf Ya
Apakah gambar anatomi tampak sesuai dengan proyeksi ini ? Ya

Apakah lapangan kolimasi radiasi sudah cukup? Dan tetap Ya


mengindahkan ALARA (Limitasi, Justifikasi, Optimisasi)?

Proteksi radiasi, persentasi, menghalangi gambaran objek ? Ya

Garis tepi tulang, patern trabekula tulang dan struktur soft tissue Ya
terlihat tajam
Radiograf terlihat tanpa distorsi? Ya
Ukuran film benar, region organ anatomi terlihat sesuai dengan Ya
benar?
Menggunakan alat penerima gambar yang sesuai Ya

Kecukupan daya penetrasi sinar dengan kerapatan? Ya

Kecukupan kontras gambar? Ya


Upaya pencegahan terhadap artefak gambar? Ya

Outcome yang dikehendaki (contoh : pemakaian sinar X dapat Ya


memperlihatkan nilai diagnostik dan regio organ anatomi)?

Kesimpulan radiograf ini adalah:

Diterima / Accepted -

Ditolak / Rejected V