Anda di halaman 1dari 23

Haryanto Susilo

PERKOSMI
Disampaikan di
Fakultas Farmasi
Jumat, 27 April 2012
Universitas Indonesia , Jakarta

1
Daftar Isi presentasi
1. Serba serbi tentang rambut
2. Jenis jenis sediaan rambut
3. Jenis tanaman obat yang mempunyai pengaruh
terhadap rambut
4. Formulasi sediaan rambut :
. Shampoo
. Pewarnaan rambut

2
1. Serba serbi tentang rambut
. Berkaitan dengan kekuatan magis
. Berkaitan dengan kepercayaan
. Simbol status & ekspresi diri
. Jenis kategori rambut di dunia
. Sifat sifat rambut
. Struktur rambut
. Siklus pertumbuhan rambut

3
2. Jenis jenis sediaan rambut
a. Berdasarkan bentuk sediaan / aspek fisik
- Cairan ( lotion , toner )
- Cairan kental ( shampoo )
- Cream ( creambath, pewarna rambut )
- Gel ( styling, pelurus . shampoo )
- Mousse ( styling )
- Aerosol ( styling )
- dan lain lain

4
b. Penggolongan dan kategori sediaan rambut .
. Shampoo & shampoo anti ketombe
. Hair Conditioner
. Hair Creambath
. Hair tonic
. Hair styling ( Hair spray , Gel & Mousse )
. Sediaan pengeriting & pelurus rambut
. Pewarnaan rambut

5
 3. Beberapa jenis tanaman yang mempunyai manfaat
terhadap rambut :
Nama Latin Nama Indonesia Manfaat
1. Ageratum conyzoides Babandotan Hair care
2. Amaranthus tricolor Bayam merah Strengthen Hair
3. Citrus aurantifolia Jeruk nipis Anti dandruff
4. Citrus hystrix Jeruk purut Hair deodorant
5. Datura metel Kecubung Anti dandruff
6. Brassica oleracea Kubis Anti fungal
7. Apium graviolens Seledri hair tonic
8. Sambucus javanica Sangitan Increase blood
circulation.
9. Hibiscus tiliaceus Waru Hair tonic
10. mutabilis
6
 Nama latin Nama Indonesia Manfaat
11 Ceiba petandra Randu Anti hair loss
12. Daucus carota Wortel ( daun ) Hair beautyfier
13. Ecleptica alba Urang aring Prevent white
erecta hair
parciflora
14. Aloe vera Lidah buaya Hair tonic
15. Camelia chinensis Tea Hair tonic
16. Momordica charantia Pare Hair tonic
17. Mirabilis jalappa Kembang pkl 4 Improved
blood circulation
18. Morinda citrifolia Pace Antidandruff
19. Centella asaitica Pegagan Improved
blood circulation
20. Carica papaya Papaya (biji) White Hair
21. Curcuma domestica Kunyit Antidandruff

7
FORMULASI
SEDIAAN RAMBUT

8
1. Shampoo & shampoo anti ketombe
Formulasi suatu shampoo terdiri dari :
. Detergent /surfactans . pH adjuster
. Pelarut . Fragrance
. Pengental ( Polymer ) . Foam booster
. Bahan bermanfaat ( Ekstrak tumbuhan )
. Pewarna ( CI……, FD&C……. )
. Pengawet ( PABA )
. Sequestring agent (EDTA)
. Pearlizing agent / Opacifiers (DEGS)
Dibeberapa negara shampoo anti ketombe : Obat

9
 Kriteria sifat sifat yang menjadi pertimbangan dalam
memformulasi suatu shampoo :
. Sifat membersihkan
. Biaya
. Sifat busa
. Sifat iritasi
. Mudah dibuat
. Warna
. Bau
. Kemurnian
. Sifat biodegradability

10
 Surfactans .
 Sebagian besar shampoo berupa cairan dan bahan
dasarnya adalah suatu surfactant / detergent
 Kelompok surfactans yang digunakan antara lain :
- Basic anionic surfactans ( Primary anionic )
. Alkyl ether sulfates
. Alky sulphate
. Alpha olefin sulfonates
. Mild anionic surfactans ( Secondary anionic )
. Sulfosuccinate
. Cocoyl isethionate

11
. Alkyl ether carboxylates
. Magnesium surfactans
. Alkyl phosphate
. Amphoteric surfactans
. Alkyl betaine
. Alkyl amido betaine
, Acylamphoglycinate & acylamphopropionate
. Amino oxides
. Non ionic surfactans
Senyawa yang ter ethoxilasi
Alkyl polyglycoside
. Cationic surfactans

12
 Bahan bermanfaat utk shampoo anti ketombe :
. Climbazole . 4 chloro 3,5 xylenol
. Coal tar . Aluminium pyrithion
. Ketokonazole
. Piroctone olamine
. Salicylic acid & salt
. Sulfur
. Triclosan
. Zinc pyrithion
. Undecylenic acid
. Selenium sulphide

13
 Shampoo additives
. Thickener ( Pengental ) , penting karena
berkaitan dengan – Stabilitas produk
- Handling
. Kekentalan produk : 400 -4000 mPas
. Kekentalan produk pearlized min : 2000 mPas
untuk menghindari pengendapan
. Ether sulfate ditambah elektrolyte ( Cl ) akan
menaikkan kekentalan
. Alkanolamide menaikkan tingkat kekeruhan

14
 Pengental ( lanjutan )
. Menggunakan pengental dgn BM tinggi , misal
PEG 6,000 , PEG 120
. Menjaga kestabilan thd hidrolisis , baik pada
suhu tinggi ataupun nilai pH
. Pengental berupa polymer
. Natural gum
. Turunan cellulose
. Beberapa jenis surfactans sulit utk di buat
menjadi kental dengan penambahan elektrolit.
. Sebagian besar sistem surfaktans bersifat Non
Newtonian .
15
Foam stabilizer : adanya minyak, misal sebum . Paling
effective mewnggunakan Mono ethanol amine

Pearlizing agent :
. Ethylene glycol mono dan distearate
. Dimasukkan pada suhu tinggi ( 70 – 75 C)
. Tersedia ready made liquid pearlyzing agent

16
Conditioning agent :
. Shampoo dgn surfaktans anionic membuat
rambut susah di sisir pada saat basah dan “ fly away “
pada saat kering
. Penambahan conditioning agent :
. memudahkan disisir pada saat basah
. menurunkan muatan statik

17
 Conditioner ( lanjutan )
 Surfaktans cationic mempunyai sifat yang baik, tetapi
incompatible dengan surfaktans anionic
 Menggunakan quarternized polymer, misal :
. Quarternized hydroxyethyl cellulose yang
compatible dengan hampir semua surfaktans
anionic.
. Memberikan sifat conditioner yang sangat baik
 Penggunaan dengan kadar rendah sudah mencukupi
(o,5 % ) dan memberikan sifat bodifying thd rambut
 Silicone merupakan conditioner yang bagus, tetapi sulit
utk dicampurkan dan mempunyai sifat sebagai anti
foaming .
18
 Pengental dan Foam Stabilizer
* Alkanolamide dan turunannya
* Senyawa polymers
* Elektrolites
 Banyak dari bahan bahan ini mempunyai sifat
multi fungsi dan sebagian formula produk
menggunakan lebih dari satu macam
 Beberapa sistem campuran surfactans sangat
sulit utk dikentalkandan tidak memberikan
respons thd penambahan elektrolit
19
 Sebagian besar sistem surfactans tidak mengikuti
sistem Newtonian sehingga memnghasilkan sifat sifat :
 Shear - mengencerkan
 Shear – mengentalkan
 Waktu – ketergantungan thd waktu
 Waktu – tidak tergantung waktu
 Pengukuran kekentalan haruslah dipertimbangkan dengan
baik
 Produsen bahan baku telah mengembangkan pengental
berupa : Turunan dari PEG
 Bahan polymer dari gum alami
 Pengental gum mempunyai sifat Rheology yang berbeda dgn
pengental yang besrasl dari bahan elektrolites

20
 Suhu mempunyai pengaruh yang lebih besar disistem
pengentalan electrolite dibandingkan dengan sistem
pengental gum
 Hal ini sangat menguntungkan bila diinginkan suatu
formula yang mungkin akan mengalami fluktuasi
suhu dalam penyimpanan , distribution dan
penggunaan
 Gum sering dapat memberikan sifat stabil terhadap
busa dengan cara menguatkan lapisan pada tingkat
interfase udara / cairan didalam matrix gelembung
nya.
 Membuat busa lebih tebal / creamy dlm penggunaan
21
 Pengujian kualitas shampoo &
Conditioner
. Organoleptik
. Kekentalan
. pH
. Density
. Pengawet
. Bahan bermanfaat
. Mikrobiologi
22
TERIMA KASIH

E mail address : haryantosusilo@yahoo.com

23