Anda di halaman 1dari 13

ABSORBSI

Disusun Oleh:
Adry Sinatrya Dharmaputra 113160075
Garit Karisma Wijaya 113170115
.c om Mohammad Hasan Jauhari Abdullah 113170111
a
min
r ta
e.p e
.p g
w
ww
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN

Definisi Absorpsi adalah proses penyerapan suatu zat oleh zat lain. Dalam proses ini, zat yang
diserap masuk ke bagian dalam zat penyerap. Misalnya peristiwa pelarutan (gas ke dalam zat
cair atau zat padat), difusi (zat cair ke dalam zat padat), warna yang diserap oleh suatu
benda (warna absorpsi), penyerapan sinar bias oleh suatu zat pada peristiwa bias kembar
(absorpsi selektif) dan penyerapan energy oleh electron di dalam satuan atom (spectrum
absorpsi). Sedangkan pengertian absorpsimetri adalah metode analisis untuk menentukan
komposisi suatu zat dengan mengukur cahaya yang diserap bahan itu. Misalnya, dengan
mengetahui frekuensi warna cahaya yang diserap, dapat ditentukan jenis zat penyerap.

Definisi menurut IUPAC


• Absorbsi: Proses  suatu  bahan  (absorbat)  diretensi  oleh  bahan  lain  (absorben);  ini 
dapat  berupa  larutan  fisik  gas,  cairan,  atau  padatan  dalam  cairan,  pengikatan 
molekul  suatu  gas,  uap,  cairan,  atau  pelarutan  bahan  pada  permukaan  padatan 
melalui  gaya  fisika,  dll.  Dalam  spektrofotometri,  absorpsi  cahaya  pada  panjang 
gelombang  tertentu  digunakan  untuk  mengidentifikasi  sifat  kimia  suatu  molekul, 
atom atau ion dan untuk mengukur konsentrasi spesies-spesies ini.
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN

ABSORBSI ADSORBSI

AbsorbingPhase AdsorbingPhase

HomogenousSurface.
ConstantEnergy
BulkPhase BulkPhase
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP

PROSES
ADSORBSI PERMINYAKAN

ABSORBSI
A. Absorbsi Fisik
  Absorbsi fisik Absorbsi fisik merupakan absorbsi Teori
dimana gas terlarut dalam cairan penyerap tidak penetrasi
disertai dengan reaksi kimia. Contoh absorbsi ini
adalah absorbsi gas H2S dengan air, metanol,
propilen, dan karbonat. Penyerapan terjadi karena Teori model
film
adanya interaksi fisik, difusi gas ke dalam air,
atau pelarutan gas ke fase cair. Dari asborbsi fisik
ini ada beberapa teori untuk menyatakan model Teori
mekanismenya, yaitu : permukaan
diperbaharui
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN

B. Absorbsi Kimia
Absorbsi kimia Absorbsi kimia merupakan absorbsi dimana gas terlarut didalam larutan penyerap disertai 
dengan  adanya  reaksi  kimia.  Contoh  absorbsi  ini  adalah  absorbsi  dengan  adanya  larutan  MEA,  NaOH, 
K2CO3, dan sebagainya. Aplikasi dari absorbsi kimia dapat dijumpai pada proses penyerapan gas CO2 pada 
pabrik  amoniak.  Penggunaan  absorbsi  kimia  pada  fase  kering  sering  digunakan  untuk  mengeluarkan  zat 
terlarut  secara  lebih  sempurna  dari  campuran  gasnya.  Keuntungan  absorbsi  kimia  adalah  meningkatnya 
koefisien  perpindahan  massa  gas,  sebagian  dari  perubahan  ini  disebabkan  makin  besarnya  luas  efektif 
permukaan.  Absorbsi  kimia  dapat  juga  berlangsung  di  daerah  yang  hampir  stagnan  disamping 
penangkapan dinamik. 
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN

CO2 REMOVAL
Absorbsi gas CO2 
dengan larutan MEA, 
NaOH, K2CO3, dan 
sebagainya.
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN

H2S REMOVAL
Absorbsi gas CO2 
dengan methanol 
maupun propilen 
karbonase
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN

Enriched Miscible
Gas Process on
EOR
ABSORBSI VS APLIKASI PADA DUNIA
PENGERTIAN PROSES ABSORBSI PENUTUP
ADSORBSI PERMINYAKAN

Thanks For Your


Attention

‫ششك يررا ككثثييررا‬


BACK UP SLIDE
Pada berbagai proses pemisahan, materi Teori menyatakan mekanisme perpindahan
berdifusi dari satu fase ke fase lainnya, massa melalui kontak antara dua fasa, yaitu
dan laju difusi di dalam kedua fase fasa gas dan fasa liquid. Dalam
tersebut mempengaruhi laju pernyataannya, Higbie menekankan agar
perpindahan massa keseluruhan. Dalam waktu kontak lebih lama. Higbie, untuk
pertama kalinya menerapkan teori ini untuk
teori ini Whitman menyatakan bahwa
absorpsi gas dalam liquida yang
kesetimbangan diasumsikan terjadi pada menunjukkan bahwa molekul-molekul yang
permukaan batas (interface) antara fase berdifusi tidak akan mecapai sisi lapisan tipis
gas dan cairan sehingga tahanan yang lain jika waktu kontaknya pendek. Teori
perpindahan massa pada kedua fase Higbie ini menyebutkan bahwa turbulensi
ditambahkan untuk memperoleh akan menaikkan difusivitas pusaran, hal ini
tahanan keseluruhan. Model ini akan menentukan waktu kontak
menggambarkan tentang adanya lapisan perpindahan massa yang terjadi untuk setiap
difusi. Perpindahan massa yang terjadi keadaan massa. Difuivitas pusaran ini terjadi
dalam keadaan setimbang antara fase gas
ditentukan oleh konsentrasi dan jarak
dan liquid.
perpindahan massa, yaitu ketebalan film
tersebut.

Teori model Teori


Teori
film permukaan
penetrasi
diperbaharui