Anda di halaman 1dari 25

INDIKATOR MUTU PELAYANAN

KESEHATAN REPRODUKSI
DIAN KURNIARTATI 1606953801
• Keberhasilan upaya kesehatan ibu, di
antaranya dapat dilihat dari indikatorAngka
Kematian Ibu (AKI).
• AKI adalah jumlah kematian ibu selama masa
kehamilan, persalinan dan nifas yang
disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan
nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena
sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau
terjatuh di setiap 100.000 kelahiran hidup.
UPAYA KESEHATAN IBU
• Pelayanan kesehatan ibu hamil,
• Pelayanan imunisasi Tetanus Toksoid wanita usia
subur dan ibu hamil,
• Pelayanan kesehatan ibu bersalin,
• Pelayanan kesehatan ibu nifas,
• Puskesmas melaksanakan kelas ibu hamil dan
Program Perencanaan Persalinan dan
Pencegahan Komplikasi (P4K) dan
• Pelayanan kontrasepsi.
Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil
• Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.
• Pengukuran tekanan darah.
• Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA).
• Pengukuran tinggi puncak rahim (fundus uteri).
• Penentuan status imunisasi tetanus dan pemberian imunisasi tetanus
toksoid sesuai status imunisasi.
• Pemberian tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan.
• Penentuan presentasi janin dan denyut jantung janin (DJJ).
• Pelaksanaan temu wicara (pemberian komunikasi interpersonal dan
konseling, termasuk keluarga berencana).
• Pelayanan tes laboratorium sederhana, minimal tes hemoglobin darah
(Hb), pemeriksaan protein urin dan pemeriksaan golongan darah (bila
belum pernah dilakukan sebelumnya).
• Tatalaksana kasus.
LANJUTAN
• Satu kali pada trimester pertama (usia
kehamilan 0-12 minggu),
• Satu kali pada trimester kedua (usia kehamilan
12-24 minggu),
• Dua kali pada trimester ketiga (usia kehamilan
24 minggu sampai persalinan).
LANJUTAN
• Penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu
hamil dapat dilakukan dengan melihat cakupan K1 dan K4.
• Cakupan K1 adalah jumlah ibu hamil yang telah
memperoleh pelayanan antenatal pertama kali oleh tenaga
kesehatan dibandingkan jumlah sasaran ibu hamil di satu
wilayah kerja pada kurun waktu satu tahun.
• Cakupan K4 adalah jumlah ibu hamil yang telah
memperoleh pelayanan antenatal sesuai dengan standar
paling sedikit empat kali sesuai jadwal yang dianjurkan di
tiap trimester dibandingkan jumlah sasaran ibu hamil di
satu wilayah kerja pada kurun waktu satu tahun.
CAKUPAN K4
PENURUNAN CAKUPAN K4
• Pemeriksaan antenatal sudah berdasarkan
kualitas pelayanan 10T.
• Mobilitas di daerah perkotaan yang tinggi.
• Penetapan sasaran ibu hamil yang terlalu
tinggi di beberapa kab/kota.
• Ada budaya masyarakat pada saat menjelang
persalinan pulang ke kampung halaman.
• Pencatatan dan pelaporan masih belum
optimal.
CAKUPAN PELAYANAN K4 MENURUT
PROVINSI
Pelayanan Imunisasi Tetatnus Toksoid
Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil
• Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 42 Tahun
2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi
mengamanatkan bahwa wanita usia subur dan
ibu hamil merupakan salah satu kelompok
populasi yang menjadi sasaran imunisasi
lanjutan.
Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin
• Upaya lain yang dilakukan untuk menurunkan
kematian ibu dan kematian bayi yaitu dengan
mendorong agar setiap persalinan ditolong
oleh tenaga kesehatan terlatih yaitu dokter
spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG),
dokter umum, dan bidan, serta diupayakan
dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas
• Enam jam sampai dengan tiga hari pasca
persalinan,
• Hari ke empat sampai dengan hari ke-28 pasca
persalinan,
• Hari ke-29 sampai dengan hari ke-42 pasca
persalinan.
JENIS PELAYANAN NIFAS
• Pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, nadi,
nafas, dan suhu);
• Pemeriksaan tinggi puncak rahim (fundus uteri);
• Pemeriksaan lokhia dan cairan per vaginam lain;
• Pemeriksaan payudara dan pemberian anjuran
ASI eksklusif;
• Pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi
(KIE) kesehatan ibu nifas dan bayi baru lahir,
termasuk keluarga berencana;
• Pelayanan keluarga berencana pasca persalinan.
Puskesmas Melaksanakan Kelas Ibu Hamil dan
Program Perencanaan Persalinan dan
Pencegahan Komplikasi (P4K)
• Kelas ibu hamil ini merupakan sarana untuk
belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu
hamil, dalam bentuk tatap muka dalam
kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu
mengenai kehamilan, persalinan, nifas, KB
pasca persalinan, pencegahan komplikasi,
perawatan bayi baru lahir dan aktivitas fisik
atau senam ibu hamil.
Pelayanan Kontrasepsi
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor
87 Tahun 2014 tentang Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga,
Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi
Keluarga menyebutkan bahwa program keluarga
berencana (KB) adalah upaya mengatur kelahiran
anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur
kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan
bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk
mewujudkan keluarga yang berkualitas.
LANJUTAN
KB merupakan salah satu strategi untuk
mengurangi kematian ibu khususnya ibu dengan
kondisi 4T yaitu Terlalu muda melahirkan (di
bawah usia 20 tahun), Terlalu sering melahirkan,
Terlalu dekat jarak melahirkan, dan Terlalu tua
melahirkan (di atas usia 35 tahun).
Daftar Pustaka
• Kementerian Kesehatan RI. 2016. Profil
Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian
Kesehatan