Anda di halaman 1dari 22

Penguji : dr. Ignatius I. Letsoin, Sp.S, M.Si, Med.

FINS FINA
Kurnia Sari
Queen Putri Arunglamba

SMF SARAF
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JAYAPURA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS CENDERAWASIH
JAYAPURA
2018
ABSTRAK

The Power of PowerPoint | thepopp.com 2


PENDAHULUAN
TROMBEKTOMI
ENDOVASKULAR
Manajemen stroke akut dengan Trombektomi endovaskular memiliki
trombektomi bertujuan untuk keuntungan klinis ketika dilakukan
meningkatkan perfusi serebral untuk setelah 6 jam dari onset stroke.
meminimalkan kerusakan iskemik.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 4


LANJUTAN...
Efek trombektomi yang dilakukan lebih
dari 6 jam setelah waktu onset masih
terbatas, terutama pada pasien dengan Pasien dengan jaringan otak yang mungkin
jaringan otak iskemik yang belum dapat diselamatkan dengan reperfusi dapat
mengalami infark dan diketahui dapat diidentifikasi dengan adanya defisit klinis
diselamatkan dengan reperfusi.
yang tidak relatif berat dibandingkan volume
jaringan infark pada gambaran radiologi.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 5


METODE
DESAIN
PENELITIAN DAWN trial
• DAWN trial merupakan percobaan prospektif
multisenter, teracak, percobaan open-label
dengan Bayesian adaptive–enrichment
design dan dengan penilaian titik akhir yang
dibutakan.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 7


KRITERIA INKLUSI
Karakteristik Pasien

Usia, Onset, dan mRS Gambaran Radiologi


• Usia ≧18 tahun • Memiliki oklusi intrakranial arteri karotis
• Interval antara waktu terakhir pasien internal, arteri serebral tengah proksimal, atau
diketahui baik dan pengacakan 6 hingga 24 keduanya dengan waktu yang diketahui
jam terakhir antara 6 dan 24 jam sebelum
pengobatan
• Modified Rankin Scale (mRS) dari Prestroke
menjadi 0 hingga 1

Skala NIHSS Pengobatan


Memiliki ketidaksesuaian antara tingkat keparahan Pasien tidak memenuhi kriteria untuk
defisit klinis dan volume infark yang dikelompokkan
menurut kriteria berikut:
pengobatan dengan alteplase intravena
Grup A : usia ≧ 80 tahun memiliki skor ≧ 10 dan karena onset yang terlalu lama atau
memiliki volume infark < 21 ml; menerima pengobatan dengan alteplase
Grup B : < 80 tahun, memiliki skor ≧ 10 dan memiliki intravena tetapi masih terdapat oklusi
volume infark < 31 ml; persisten pada vena saat percobaan.
Grup C : berusia lebih muda dari 80 tahun, memiliki
skor ≧ 20, dan memiliki volume infark sebesar 31 - The Power of PowerPoint | thepopp.com 8
51 ml.
TREATMENT

Pasien dibagi secara acak


menjadi 2 kelompok : Randomized
2 kelompok perlakuan dikelompokkan sesuai
1. Kelompok trombektomi : pasien yang dengan :
mendapat trombektomi + perawatan • kriteria ketidaksesuaian (Grup A, Grup B, atau
medis standar Grup C)
• interval antara waktu bahwa pasien terakhir
2. Kelompok kontrol : pasien yang PROSEDUR diketahui baik dan pengacakan (6 - 12 jam atau >
mendapat perawatan medis standar
saja PENELITIAN 12 - 24 jam)
• Situs oklusi
Trombektomi endovaskular Uji Coba
• Trombectomy dalam percobaan ini dilakukan • Uji coba dilakukan di 26 pusat di AS,
dengan menggunakan perangkat Trevo , sebuah
produk dari Stryker Medical
Kanada, Eropa, dan Australia
• Pasien dirawat di unit stroke atau
• Stent self-expanding digunakan untuk unit perawatan intensif.
mengangkat thrombi oklusif dan
mengembalikan aliran darah.
9
END POINTS

Primary End Secondary End Safety End


Point Point Point

2 titik akhir ko-primer menggunakan


Modified Rankin Scale (mRS)
1. First primary end point (tingkat 1. Respon terapi awal 1. Mortalitas terkait stroke pada
kecacatan) : Skala Rankin berkisar dari 0 2. Rekanalisasi’ oklusi arteri 90 hari
(kematian) hingga 10 (tidak ada gejala
atau cacat) selama 90 hari 3. volume infark dan perubahan dari 2. Kerusakan neurologis
baseline dalam volume infark
2. Second primary end point (tingkat selama 24 jam
3. Perdarahan intraserebral
kemandirian fungsional) : (skor 0, 1,
atau 2) selama 90 hari 4. Keberhasilan rekanalisasi : grade
2b atau 3 The Power of PowerPoint | thepopp.com 10
ANALISA STATISTIK

Analisis Primer Pertama Analisis primer kedua


Mengevaluasi bahwa trombektomi Mengevaluasi bahwa trombektomi
ditambah perawatan standar akan ditambah perawatan standar akan
lebih unggul dari perawatan standar lebih unggul daripada perawatan
saja sehubungan dengan tingkat standar saja sehubungan dengan
kecacatan pada skor mRS berbobot tingkat kemandirian fungsional (skor
selama 90 hari mR,S 0-2) selama 90 hari
HASIL
KARAKTERISTIK
PASIEN
• Percobaan ini dilakukan antara
2014 dan 2017 acak 206 pasien
untuk kelompok trombektomi
ditambah perawatan standar (n =
107) dan kelompok perawatan
standar saja (n = 99)
The Power of PowerPoint | thepopp.com 13
HASIL EFIKASI
First Primary end points (tingkat kecacatan): 5,5
pada kelompok trombektomi dibandingkan dengan
3,4 pada kelompok kontrol
Second Primary end points (tingkat kemandirian
fungsional) : 49% pada kelompok trombektomi
dibandingkan dengan 13% pada kelompok kontrol

The Power of PowerPoint | thepopp.com 14


Gambar 1. Distribusi Skor pada Skala Rankin
Dimodifikasi pada 90 Hari.

(Panel A) dalam subkelompok


didefinisikan sesuai dengan waktu
onset stroke
(Panel B) Angka-angka di bar adalah
persentase pasien yang memiliki skor
masing-masing.
Gambar 2. Analisis
Subkelompok dari Titik
Akhir Primer Pertama
• Di antara pasien yang menjalani
trombektomi, reperfusi langsung
dicapai dalam 84% menurut hasil
penilaian laboratorium pusat dan 82%
menurut hasil evaluasi oleh
intervensionis lokal;
• Interval median antara waktu pasien
terakhir diketahui baik dan reperfusi
adalah 13,6 jam.
• Rekanalisasi dicapai pada 24 jam
pada 77% pasien dalam kelompok
trombektomi dan pada 36% pasien
dalam kelompok kontrol.
• Untuk semua titik akhir sekunder,
perbandingan antara kedua kelompok
perlakuan mendukung trombektomi
HASIL KEAMANAN
• Tingkat titik akhir keamanan dan efek samping yang
serius - termasuk perdarahan intracerebral (6% vs 3%,
p = 0,50) dan mortalitas 90 hari (19% vs 18%, p = 1,00)
tidak berbeda antara masing-masing kelompok
trombektomi dan kelompok kontrol.
• Tingkat kerusakan neurologis lebih rendah pada
kelompok trombektomi dibandingkan pada kelompok
kontrol (14% vs 26%, p = 0,04)

17
DISKUSI
DISKUSI

Tingkat kecacatan dan kemandirian fungsional lebih baik dengan


trombektomi plus perawatan medis standar dibandingkan dengan
perawatan medis standar saja

Pasien yang menerima pengobatan 6 sampai 24 jam setelah onset


stroke, memiliki tingkat kemandirian yng mirip dengan pasien yang
menerima pengobatan dalam 6 jam setelah onset stroke

Tingkat kemandirian fungsional dalam kelompok kontrol dalam


percobaan ini lebih rendah daripada tingkat pada kelompok
kontrol dalam analisis gabungan

Tingkat mortalitas dan perdarahan intracerebral tidak


berbeda secara signifikan antara kedua kelompok

The Power of PowerPoint | thepopp.com 19


SARAN

Penelitian lebih lanjut Penelitian lebih lanjut juga diperlukan


diperlukan untuk menetapkan untuk menentukan apakah trombektomi
memiliki manfaat ketika teknik pencitraan
prevalensi pasien yang akan
yang lebih banyak tersedia digunakan
memenuhi syarat untuk
untuk memperkirakan volume infark pada
trombektomi di antara seluruh
presentasi, seperti penilaian tingkat
populasi pasien dengan stroke hipodensitas pada CT tanpa kontras.
iskemik.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
20
KESIMPULAN

Trombektomi dilakukan antara 6 dan 24 jam


setelah onset stroke akut pada pasien dengan
Kejadian merugikan dari perdarahan
ketidaksesuaian antara gejala stroke dan
intrakranial dan mortalitas 90 hari tidak
volume infark menghasilkan hasil kecacatan
berbeda secara signifikan antara
yang lebih baik dibandingkan dengan
trombektomi dan pasien perawatan
perawatan standar saja.
standar yang dirawat.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
21
TERIMA KASIH

22