Anda di halaman 1dari 24

Peningkatan Kinerja Isolator

pada Jaringan Tegangan Tinggi


PENDAHULUAN
Kebutuhan Jarak
energi yang penyaluran
besar tidak dekat

Kerusakan
PENDAHULUAN Isolator
Drop tegangan

Kebocoran arus
Peningkatan
dan loncatan
Kinerja Isolator
bunga api
MASALAH
Kegagalan yang mungkin terjadi???

Cara mengatasi kegagalan???


MASALAH

Perencanaan sistem proteksi yang benar dan


handal???
PEMBAHASAN
Kegagalan Kegagalan
Asasi (Intrinsik) Elektromekanik
1
Kegagalan
Kegagalan Kegagalan
pada Isolator Streamer Thermal
Padat

Kegagalan
Erosi
KEGAGALAN ASASI (INTRINSIK)

 Kegagalan asasi atau kegagalan intrinsik adalah


kegagalan yang berasal dari atau disebabkan oleh jenis
dan suhu bahan, dengan mengabaikan pengaruh faktor-
1 faktor luar seperti tekanan, bahan elektroda,
Kegagalan ketidakmurnian, kantong-kantong udara.
pada Isolator  Kegagalan ini terjadi jika tegangan yang diterapkan pada
bahan dinaikkan sehingga tekanan listriknya mencapai
Padat nilai tertentu, yaitu 106 Volt/cm dalam waktu yang
sangat singkat (10-8 detik). Kegagalan intrinsik ini
merupakan bentuk kegagalan yang paling sederhana.
KEGAGALAN ELEKTROMEKANIK

 Kegagalan elektromekanik terjadi disebabkan oleh


1 adanya perbedaan polaritas antara elektroda yang
Kegagalan mengapit isolasi padat. Jika pada isolasi padat tersebut
diberikan tegangan dengan polaritas yang berbeda,
pada Isolator maka akan timbul tekanan (stress) listrik pada bahan
Padat tersebut yang dilanjutkan dengan timbulnya tekanan
(pressure) mekanis.
KEGAGALAN STREAMER (KANAL)

 Apabila diterapkan tegangan pada zat padat yang terapit oleh


elektroda bola-bidang, maka pada medium yang berdekatan,
misalnya gas atau udara, akan timbul tegangan. Gas yang
mempunyai permitivitas yang lebih rendah dari zat padat akan
1 mengalami tekanan listrik yang besar. Akibatnya, gas atau udara
tersebut akan mencapai kekuatan asasinya. Karena kegagalan
Kegagalan tersebut maka akan jatuh sebuah muatan pada permukaan zat
padat, sehingga medan yang tadinya seragam akan terganggu.
pada Isolator Konsentrasi muatan pada ujung pelepasan ini dalam keadaan
Padat tertentu mengakibatkan timbulnya medan lokal yang cukup tinggi
(sekitar 10 MV/cm). Oleh karena medan ini lebih besar dari kekuatan
intrinsik, maka akan terjadi kegagalan pada zat padat tersebut.
Proses kegagalan pada zat padat ini terjadi sedikit demi sedikit
sehingga akhirnya zat padat gagal seluruhnya.
KEGAGALAN THERMAL

 Bila suatu medan diterapkan dalam suatu zat padat pada


suhu normal, maka arus konduksi akan terjadi dalam
1 bahan pada umumnya kecil. Panas yang dibangkitkan
oleh arus sebagian akan disalurkan keluar dan sebagian
Kegagalan akan digunakan untuk menaikkan suhu badan. Tetapi,
pada Isolator jika kecepatan pembangkitan panas di suatu titik dalam
bahan melebihi laju pembuangan panas keluar, maka
Padat akan terjadi keadaan yang tidak stabil dan pada suatu
saat bahan akan mengalami kegagalan. Kegagalan ini
disebut kegagalan termal.
KEGAGALAN EROSI

 Terjadinya kegagalan erosi disebabkan oleh keadaan zat


isolasi padat yang tidak sempurna. Ketidaksempurnaan
1 tersebut misalnya berupa lubang-lubang atau rongga-rongga
Kegagalan dalam bahan isolasi tersebut, sehingga akan terisi oleh gas
atau cairan yang kekuatan gagalnya lebih rendah daripada di
pada Isolator dalam zat padat. Oleh karena itu, mungkin saja akan
terjadi tegangan kegagalan di dalam rongga tersebut,
Padat meskipun pada waktu itu diterapkan tegangan kerja normal
pada zat padat.
2
Kegagalan Mekanisme Mekanisme
pada Isolator Kegagalan Kegagalan
Gas Townsend Streamer
2 Mekanisme Kegagalan Townsend
Kegagalan
• Pada proses primer, elektron yang dibebaskan
pada Isolator bergerak cepat sehingga timbul energi yang cukup
Gas kuat untuk menimbulkan banjiran elektron.
Mekanisme Kegagalan Streamer
• Ciri utama kegagalan streamer adalah postulasi
2 sejumlah besar foto ionisasi molekul gas dalam ruang
di depan streamer dan pembesaran medan listrik
Kegagalan setempat oleh muatan ruang ion pada ujung
pada Isolator streamer. Muatan ruang ini menimbulkan distorsi
medan dalam sela. Ion positif dapat dianggap
Gas stasioner dibandingkan elektron-elektron yang
bergerak cepat dan banjiran elektron terjadi dalam
sela dalam awan elektron yang membelakangi
muatan ruang ion positif.
Teori Kegagalan Elektronik
3
Kegagalan Teori Kegagalan Gelembung
pada Isolator
Cair Teori Kegagalan Bola Cair

Teori Kegagalan Tak Murnian Padat


Teori Kegagalan
Elektronik
3
• Teori ini merupakan perluasan teori kegagalan dalam gas,
Kegagalan artinya proses kegagalan yang terjadi dalam zat cair
pada Isolator dianggap serupa dengan yang terjadi dalam gas. Oleh
karena itu supaya terjadi kegagalan diperlukan elektron
Cair awal yang dimasukkan ke dalam zat cair. Elektron awal
inilah yang akan memulai proses kegagalan.
Teori Kegagalan
Gelembung
3
• Kegagalan gelembung merupakan bentuk kegagalan zat
Kegagalan cair yang disebabkan oleh adanya gelembung-gelembung
pada Isolator gas di dalamnya.
Cair
Teori Kegagalan Bola
Cair
3
• Jika suatu zat isolasi mengandung sebuah bola cair dari jenis
Kegagalan cairan lain, maka dapat terjadi kegagalan akibat
pada Isolator ketidakstabilan bola cair tersebut dalam medan listrik.
Medan listrik akan menyebabkan tetesan bola cair yang
Cair tertahan di dalam minyak yang memanjang searah medan
dan pada medan yang kritis tetesan ini menjadi tidak stabil.
Kanal kegagalan akan menjalar dari ujung tetesan yang
memanjang sehingga menghasilkan kegagalan total.
Teori Kegagalan Tak
Murnian Padat
3
• Kegagalan tak murnian padat adalah jenis kegagalan yang
Kegagalan disebabkan oleh adanya butiran zat padat (partikel) di dalam
pada Isolator isolasi cair yang akan memulai terjadi kegagalan.

Cair
 Meninggikan kuat mekanis dari bagian porselen,
 Membatasi pengembangan kimiawi dari bagian-bagian
semen yang digunakan,
 Tidak menggunakan semen dalam lapisan porselen.
CARA
MENGATASI Kegagalan yang terjadi pada isolator saluran transmisi banyak
KEGAGALAN dialami oleh isolator jenis pasak (pin type), sedangkan untuk jenis
gantung, long rod, dan line-post jarang mengalami kegagalan.
Isolator yang dibuat pada akhir-akhir ini telah memanfaatkan
teknologi yang canggih, sehingga lebih sedikit kemungkinan
mengalami kegagalan.
Setiap lubang pada bahan isolasi harus memiliki sumbu yang
sejajar dengan sumbu memanjang atau sumbu tegak isolator.
Lubang dibuat pada temperatur penempatan isolator

Tidak memiliki lekukan yang runcing agar pada isolator tidak


PERENCANAAN terjadi medan elektrik yang tinggi,
SISTEM
PROTEKSI YANG
Permukaan isolator harus licin dan bebas dari partikel-partikel
BENAR DAN runcing,
HANDAL
Untuk menghindari terjadinya peluahan sebagian, maka
isolator tidak boleh mengandung rongga udara,
Tidak ada resiko meledak dan pecah,

Dimensi sirip dan jarak rambat diatur sedemikian sehingga


isolator mudah dibersihkan. Pembersihan yang dimaksud
adalah pembersihan secara alami oleh hujan atau pembersihan
PERENCANAAN rutin. Kedua pembersihan tersebut adalah dalam rangka
SISTEM membuang bahan polutan yang menempel pada permukaan
PROTEKSI YANG isolator,
BENAR DAN
HANDAL Jarak rambat isolator harus diperbesar, jika isolator dipasang
pada kawasan yang dihuni banyak burung, dan

Bahan perekat harus memiliki kekuatan adhesi yang


tinggi.
TERIMA
KASIH