Anda di halaman 1dari 24

1

NEW ECONOMIC GEOGRAPHY

KELOMPOK 3
Fahmi Alam Wildany Irsya 08211640000080
Ganida Bima Ghofara 08211640000096
www.rrgraphdesign.com
2

i. Latar Belakang

ii. Perbedaan Teori Lama dengan Teori Baru

iii. Pengertian NEG

iv. Konsep NEG

OUTLINE v. Kekuatan Sentripetal dan Sentrifugal

vi. Kelemahan NEG

vii. Studi Kasus

www.rrgraphdesign.com
3
Teori Lokasi dan
Ekonomi Regional

KETERKAITAN
Pola dan Struktur
ILMU
Region Pemanfaatan
Ruang Wilayah
EKONOMI
DAN
“ Geografi ekonomi menekankan pokok bahasannya pada aspek
GEOGRAFI
keruangan atau spasial dari aktivitas ekonomi manusia. Distribusi
barang dan jasa, Industrialisasi merupakan salah satu contoh
aspekThere
ekonomi
are manyyang mempengaruhi
variations of kondisi spasial pada suatu There are many variations of
wilayah ”
passages of Lorem Ipsum available. passages of Lorem Ipsum available.

www.rrgraphdesign.com
4
Geografi “ Kegiatan ekonomi
Ekonomi tidak terjadi secara
merata di seluruh
Keterkaita ruang atau wilayah,
n Geografi terdapat perbedaan
Ekonomi, dalam struktur faktor
produksi seperti
Teknologi, teknologi,
dan kelembagaan, dan
Strategi Teknologi Strategi kebijakan pemerintah.
Dalam beberapa
daerah yang berada
dalam satu wilayah
yang sama dapat
memiliki struktur
www.rrgraphdesign.com ekonomi yang sangat
5

Aglomerasi skala • Aglomerasi skala


kecil besar
• Berada dalam satu wilayah • Melintasi batas wilayah dan negara
tertentu • Manufacturing Belt di USA (yang
• Industri karpet di Dalton, meliputi wilayah : Green Bay-Saint
Georgia, USA (Krugman, Louis-Baltimore-Portland) dan Hot
1991) dan industri tekstil Banana di Eropa (meliputi daerah
Italia di kota Prato (Pyke, antara Milan dan London : Italia
Bacattini dan Sangenberger, bagian Utara, Jerman bagian
1990; Porter, 1990) Selatan, Perancis bagian Tenggara,
wilayah Ruhr, Ile de France, Belgia,
Belanda dan Inggris bagian
Tenggara)

www.rrgraphdesign.com
6

TEORI LAMA TEORI BARU


Teori Tempat Sentral (Central Place Theory). New Economic Geography /
Pengelompokan industri muncul
Geographical Economics
Minimalisasi biaya transport, produksi dan
kekuatan aglomeratif (Weber, 1909; Isard, Muncul karena paradigma
1956; Hoover, 1984) lama memiliki banyak
Permintaan pasar (Losch, 1959) kelemahan dan kekurangan
Maksimalisasi laba perusahaan (Isard,
1957; Greenhut, 1956; Hotelling, 1929)
Teori Kutub Pertumbuhan (Growth Poles Theory)
Industri yang mengalami ekspansi yang
berlokasi di suatu daerah perkotan,
mendorong berkembangnya kegiatan
industri lain keseluruh daerah dalam lingkup
yang luas.

www.rrgraphdesign.com
PERBEDAAN TEORI LAMA 7

DENGAN TEORI BARU


TEORI LAMA TEORI BARU

Aglomerasi hanya Menentukan aktivitas


terpusat pada kegiatan ekonomi berdasarkan ruang Aglomerasi terjadi pada Terdapat interaksi antar
industri yang bersifat statis semua kegiatan ekonomi kegiatan ekonomi

Negara yang maju adalah


Negara yang maju adalah Berkembang dari teori negara yang menawarkan
Berkembang dari teori lokasi negara yang memanfaatkan ekonomi geografi dan produk berkualitas dengan
dan teori ekonomi regional Sumber daya yang ada lebih trade theory (teori harga murah (tanpa harus
berkembang. perdagangan) menggunakan Sumber
Daya yang ada)

www.rrgraphdesign.com
8

NEW ECONOMIC
GEOGRAPHY

www.rrgraphdesign.com
“ New Economic Pengertian neg
9

Geography
menjelaskan
pembentukan
berbagai macam
aglomerasi ekonomi
dalam lingkup
keruangan/ geografi

www.rrgraphdesign.com
10

Menjelaskan pembentukan berbagai Aglomerasi kegiatan ekonomi terjadi


aglomerasi ekonomi dalam ruang level geografi (makro/mikro),
geografis. mempunyai komposisi kegiatan yang
GOALS bervariasi

NEW
ECONOMY Increasing returns akan
menyebabkan terjadinya konsentrasi
GEOGRAPHY Muncul core dan peri-peri dalam
kegiatan ekonomi yang sesuai dengan
spasial (konsentrasi di dalam ruang).
Keuntugan yg diperoleh akan berlipat
ganda. Sehuingga muncul bagaimana
North-South Dualism
dan kapan keuntungan itu akan
(North : Maju South : Berkembang) berubah dan mengkeksplor
bagaimana perilaku ekonomi akan
merubah ruang.

www.rrgraphdesign.com
KONSEP NEW ECONOMY 11

GEOGRAPHY
Krugman
menunjukkan bahwa
globalisasi cenderung
untuk meningkatkan
Home-Market Effect : Competition Effect : tekanan hidup
Size effect : negara Dengan adanya Tidak lagi masyarakat kota, dan
besar mendominasi aglomerasi, biaya menggunakan Sumber membuat orang-orang
negara kecil karena transportasi yang daya yang ada terdorong ke pusat
Mengenalkan konsep memiliki variasi dibutuhkan rendah, melainkan konsentrasi. Teori
diferensiasi produk produk yang lebih sehingga negara berkompetisi untuk Krugman menunjukkan
dan skala ekonomi banyak dengan harga besar dapat memberikan barang bahwa hasil dari
yang lebih murah. mendapatkan upah yang sama namun proses ini adalah
Karena sudah terjadi yang lebih banyak dengan harga yang bahwa sebuah
ekonomi aglomerasi daripada negara kecil lebih murah. wilayah dapat
terbagi menjadi kota
inti berteknologi
tinggi dan lingkungan
sekitarnya yang
kurang berkembang

www.rrgraphdesign.com
KONSEP NEW ECONOMY 12

GEOGRAPHY
Teori ekonomi geografi baru berupaya untuk Analisis Krugman berfokus pada dampak skala
menurunkan efek aglomerasi dari interaksi ekonomi terhadap sektor perdagangan dan lokasi
besarnya pasar, biaya transportasi dan increasing bisnis. Konsep skala ekonomi diperoleh dari
return dari perusahaan.Dalam hal ini ekonomi analisis yang berakhir pada kesimpulan bahwa
aglomerasi tidak di asumsikan tetapi diturunkan makin banyak barang dan jasa diproduksi di satu
dari interaksi ekonomi skala pada tingkat pabrik yang sama, makin rendah pula biaya
perusahaan, biaya transportasi dan mobilitas produksi yang harus dikeluarkan.
faktor produksi. (Krugman dan Venables dalam
Martin & Ottavianno, 2001).

www.rrgraphdesign.com
13

Scale Economies
(Aglomeration and Congestion)

KEY
OF
NEW
ECONOMIC
GEOGRAPHY
Factor mobility Transport costs
(Mobile factors and Immobile (Transport, communication and
factors) Hambatan Perdagangan)

www.rrgraphdesign.com
Kekuatan mempengaruhi konsentrasi geografis 14

No. Centripetal Forces Centrifugal Forces

1. Market-size effects Immobile factors


(linkages)
2. Thick labour markets Land Rent

3. Pure external economies Pure external diseconomies

Sentripetal adalah kekuatan yang membawa industri pergi ke


konsentrasi. Sentrifugal merupakan kekuatan yang berlawanan yang
membuat industri menjadi bubar

www.rrgraphdesign.com
15

www.rrgraphdesign.com
The Firm and 16

Aglomeration Effects

www.rrgraphdesign.com
17
The Firm: Increasing city size

www.rrgraphdesign.com
18
The Firm: A new road

www.rrgraphdesign.com
KELEBIHAN 19

Kegiatan Mampu menggabungkan


teori ekonomi geografi
ekonomi lebih dengan teori perdagangan
dinamis internasional

www.rrgraphdesign.com
20

Studi Kasus

www.rrgraphdesign.com
Studi Kasus Gerbangkertasusila 21

Surabaya merupakan pusat ekonomi di


kawasan gerbangkertasusila.
Perkembangan Surabaya begitu pesat
sehingga mengakibatkan banyak terjadi
migrasi yang mengakibatkan kegiatan
ekonomi di dalamnya semakin tahun
semakin meningkat. Karena pada
dasarnya konsep ekonomi geografi,
kegiatan ekonomi diusahakan harus
mendekati pasar, sumber tenaga kerja,
dan infrastruktur. Hal tersebut membuat
Kota Surabaya semakin padat dan
menjadi core untuk kawasan sekitarnya.
Hal tersebut juga mengskibat terjadi
sprawl ke wilayah disekitarnya (pery
urban).
www.rrgraphdesign.com
22

• Kawasan Gerbangkertasusila merupakan contoh


aglomerasi ekonomi dimana tidak hanya kegiatan
industri saja yang dikembangkan tapi juga
perdagangan dan jasa, pertanian, dan segala
kegiatan ekonomi lainnya juga dikembangkan.
• Untuk saat ini aglomerasi di Gerbangkertasusila
cenderung dengan kekuatan sentripetal “memusat ke
Surabaya”. Namun diprediksikan, seiring berjalannya
waktu akan terjadi aglomerasi dengan kekuatan
sentrifugal di Kabupaten lain Gerbangkertasusila.
• Hal tersebut terjadi karena saat ini, Surabaya menjadi
salah satu kota yang macet di Indonesia dengan harga
tanah yang semakin meroket (Rp. 10 juta/m2), dan
upah tenaga kerja semakin meningkat.

www.rrgraphdesign.com
UPAH MINIMUM REGIONAL 23
Sektor Unggulan Gerbangkertasusila KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR
berdasarkan PDRB:
• Gresik saat ini telah menjadi pery urban kota
Surabaya yang sedang dikembangkan
menjadi industri manufaktur
• Bangkalan :Sektor pertanian, perdagangan
dan jasa
• Mojokerto : Sektor perdagangan dan jasa
• Sidoarjo saat ini telah menjadi pery urban
kota Surabaya yang sedang dikembangkan
dari segi industri pengolahan, perdagangan
dan jasa, dll
• Lamongan : Sektor pertanian (Pangan,
perikanan, dll)
• Tuban : Sektor Industri dan pertambangan
• Paruruan : Sektor Industri (perairan)
www.rrgraphdesign.com
Sumber : detik.com, 2018
Referensi 24

PPT Ekonomi Wilayah Lecture04

Ascani Andrea,Riccardo Crescenzi, and Simmona Lamarino. [2012], Search Working


Paper, European

www.rrgraphdesign.com