Anda di halaman 1dari 17

imunologi

Imunitas ???

 Daya tahan tubuh untuk melawan penyakit  melawan infeksi


 Imunitas adalah reaksi untuk melawan substansi asing yang masuk ke
dalam tubuh seperti mikroorganisme (bakteri, virus, parasit) & molekul
besar (protein, polisakharida). Reaksi yang terjadi meliputi reaksi seluler
dan molekul.
sistem imun ?

 Semua sel dan molekul yang terlibat dalam imunitas tubuh, merupakan
suatu kesatuan fungsional
 Tanggap (respon) terhadap substansi asing yang masuk ke dalam tubuh,
secara kolektif disebut respon imun.
APA Manfaat imunologi untuk
kesehatan?
 1. Sistem imun dapat dimanipulasi agar fungsi sistem imun dapat
dikontrol untuk melawan penyakit. Manipulasi sistem imun dapat
dilakukan dengan: - memanipulasi antigen asing yang masuk – vaksinasi
- memanipulasi pertemuan substansi asing dengan sel/molekul sistem
imun – imunoterapi. sel/molekul sistem imun – imunoterapi.
 Contoh : vaksinasi terhadap smallpox oleh Edward Jenners (1758).
Observasi Jenners  pemerah susu yang menderita smallpox setelah
sembuh jarang/tidak pernah terkena smallpox untuk kedua kalinya.
 - Suntikkan cairan dari lesi cowpox ke anak umur 8 th beberapa minggu.
- Setelah selesai, anak tersebut diinfeksi virus smallpox  tidak sakit
(kebal terhadap smallpox).
CONTINUE :

 2. Reaksi imun in vitro dan in vivo dapat dimanfaatkan untuk : diagnosis


& terapi penyakit infeksi dan/atau terpapar toksin.
 Contoh : antibodi terhadap virus/bakteri dalam darah dipakai sebagai
indikator perkembangan dipakai sebagai indikator perkembangan
penyakit.
 Antibodi terhadap toksin/bisa digunakan untuk mengobati penderita
terpapar toksin/bisa i.e pasien digigit ular, dsb
Komponen imunitas tubuh

 1. Innate/natural immunity
imunitas yang sudah ada sejak fetus/dilahirkan. - bersifat nonspesifik
imunitas nonspesifik - berperan sebagai garis pertahanan pertama
terhadap invasi substansi asing ke dalam tubuh.
 2. Acquired/adaptive immunity
- imunitas yang didapat - bersifat spesifik imunitas spesifik -
berkembang karena diinduksi/distimulasi oleh intervensi substansi asing
yang masuk ke dalam tubuh. - substansi asing yg menginduksi imunitas
spesifik disebut antigen.
Elemen/struktur yang mendukung imunitas tubuh.
 Patogen (infectious agents) bila mengintervensi tubuh mula-mula akan
berhadapan dengan elemen sistem imun natural (innate).
 Bila sistem imun natural dapat dirusak, patogen akan berhadapan
dengan sistem imun adaptif  bereaksi secara spesifik untuk
mengeliminasi & menghancurkan berhadapan dengan sistem imun
adaptif bereaksi secara spesifik untuk mengeliminasi & menghancurkan
patogen.
 Sistem imun adaptif menghasilkan imun memory  memberi reaksi
sejenis yang lebih baik pada infeksi/ intervensi patogen yang sama
berikutnya
Elemen/unsur yang terlibat dalam innate immunity

 1. Permukaan luar tubuh


 epidermis kulit adalah barier efektif untuk mencegah penetrasi
mikroorganisme.
 - mukosa nasofaring, saluran pencernaan, saluran pernafasan dan
genitourinarius dilengkapi barier fisik (silia) dan kimia (enzim) untuk
melawan/ mengham bat masuknya mikroorganisme.

 2. Fagosit sel yang memfagosit mikroorganisme/partikel yang melewati


epitel -- sistem retikuloendotelial --- diproduksi oleh sel-sel primordia
(stem cells) dalam sumsum tulang: sel makrofag dlm jaringan netrofil
& monosit dalam darah
CONT

 3. Sel NK
 leukosit yg dapat mengenali perubahanperubahan permukaan sel yg
diinfeksi virus -- NK akan berkontak (bind) dan membunuh sel terinfeksi
 4. Soluble factors - interferon --- protein diproduksi sel terinfeksi virus &
limfosit -- mengaktifkan sel NK & menginduksi limfosit --mengaktifkan
sel NK & menginduksi resistensi sel yang berdekatan dg sel terinfeksi. -
komplemen -- protein serum aktifasi komplemen dpt menyelubungi
bakteri shg menarik (ready) utk difagosit -- opsonosasi. menyebabkan
lisis membran sel bakteri ---ytic pathway
Inflamasi ?

 Adalah reaksi respon tubuh terhadap injury (cedera) karena invasi


mikroorganisma/partikel asing atau jejas lain. Reaksi inflamasi
menyebabkan elemen sistem imun dikerahkan ke situs infeksi
 Reaksi inflamasi meliputi :
 1. Peningkatan suplai darah ke tempat infeksi.
 2. Peningkatan permeabilitas kapiler darah karena retraksi endotel
kapiler darah -- menyebabkan molekul besar (protein serum) keluar
menuju ke tempat infeksi.
 3. Leukosit terutama neutrofil dan monosit keluar dari kapiler menuju ke
situs infeksi karena chemotaksis.
Tanda-tanda inflamasi :

 rubor :merah
 tumor : bengkak
 kalor :panas
 dolor : sakit
 Functio laesa (kehilangan fungsi) jaringan yang terinfeksi.
Specific/acquired immunity

 Imunitas yang didapat karena induksi & pemaparan (exposure) pada


substansi asing (antigen).
 Sifat dasar imunitas spesifik - menghasilkan “immune memory” 
memberi respon Sifat dasar imunitas spesifik - menghasilkan “immune
memory”  memberi respon lebih efektif pada infeksi yang sama
berikutnya  prinsip dasar vaksinasi.  menghasilkan respon yang fokus
pada antigen yang menginvasi tubuh dan mengeliminasinya 
meningkatkan kapasitas protektif innate immunity
Imunitas spesifik diperankan oleh 2 sistem imun :

 1. Imunitas humoral : dibawakan oleh molekul (protein) serum yang


mengenal dan mengeliminasi antigen bebas (tidak terikat/bukan bagian)
sel  disebut antibodi  mengikat dan bereaksi dengan antigen secara
spesifik.
 2. Imunitas seluler (cell mediated immunity) : dibawakan 2. Imunitas
seluler (cell mediated immunity) : dibawakan oleh sel  limfosit T,
mengenal antigen dipermukaan sel atau antigen nonself dan
menghancurkan sel yang mengekspresikan antigen tsb.
 Antibodi dan limfosit T spesifik dapat ditransfer secara pasif ke individu
yang belum imun (naive)  imunisasi pasif