Anda di halaman 1dari 14

ASPEK LEGAL

PENDOKUMEN
TASIAN
OLEH : ADRIANA
MAPANDIN,
S.ST.,M.Kes
PENGANTAR
• 1. NILAI
Keyakinan(beliefs) mengenai arti dari suatu ide, sikap, objek,
perilaku, dll yang menjadi standar dan mempengaruhi prilaku
seseorang.
Nilai menggambarkan cita-cita dan harapan- harapan ideal dalam
praktik keperawatan.
• Etik
Kesepakatan tentang praktik moral, keyakinan,
sistem nilai, standar perilaku individu dan atau
kelompok tentang penilaian terhadap apa
yang benar dan apa yang salah, mana yang
baik dan mana yang buruk, apa yang
merupakan kebajikan dan apa yang merupakan
kejahatan, apa yang dikendaki dan apa yang
ditolak.
•Etika Keperawatan
Kesepakatan/peraturan tentang penerapan nilai moral dan
keputusan- keputusan yang ditetapkan untuk profesi keperawatan
(Wikipedia, 2008).

•Prinsip Etik
1. Respect (Hak untuk dihormati)
Perawat harus menghargai hak-hak pasien/klien
2. Autonomy (hak pasien memilih)
Hak pasien untuk memilih treatment terbaik untuk dirinya
3. Beneficence (Bertindak untuk keuntungan orang lain/pasien)
Kewajiban untuk melakukan hal tidak membahayakan pasien/ orang
lain dan secara aktif berkontribusi bagi kesehatan dan
kesejahteraan pasiennya
•Non-Maleficence (utamakan-tidak mencederai
orang lain)
kewajiban perawat untuk tidak dengan
sengaja menimbulkan kerugian atau cidera
Prinsip :
Jangan membunuh, menghilangkan nyawa
orang lain, jangan menyebabkab nyeri atau
penderitaan pada orang lain, jangan membuat
orang lain berdaya dan melukai perasaaan
orang lain.
• Confidentiality (hak kerahasiaan )
menghargai kerahasiaan terhadap semua
informasi tentang pasien/klien yang
dipercayakan pasien kepada perawat.
•. Justice (keadilan)
kewajiban untuk berlaku adil kepada semua
orang. Perkataan adil sendiri berarti tidak
memihak atau tidak berat sebelah.
• . Fidelity (loyalty/ketaatan)
– Kewajiban untuk setia terhadap kesepakatan dan
bertanggungjawab terhadap kesepakatan yang telah diambil
– Era modern , pelayanan kesehatan : Upaya Tim (tanggungjawab
tidak hanya pada satu profesi). 80% kebutuhan pt dipenuhi perawat
– Masing-masing profesi memiliki aturan tersendiri yang berlaku
– Memiliki keterbatasan peran dan berpraktik dengan menurut
aturan yang disepakati.
• Veracity (Truthfullness & honesty)
Kewajiban untuk mengatakan kebenaran.
– Terkait erat dengan prinsip otonomi, khususnya terkait informed-
consent
– Prinsip veracity mengikat pasien dan perawat untuk selalu
mengutarakan kebenaran.
•Pemecahan masalah etik
1, Identifikasi masalah etik
2. Kumpulkan fakta-fakta
3. Evaluasi tindakan alternatif dari
berbagai perspektif etik.
4. Buat keputusan dan uji cobakan
5. Bertindaklah, dan kemudian
refleksikan pada keputusan tsb
Aspek Legal dalam Praktik Keperawatan

• Tercantum dalam:
– UU No. 23 tahun 1992 ttg Kesehatan
– PP No. 32 tahun 1996 ttg Tenaga Kesehatan
– Kepmenkes No. 1239 tahuun 2001 ttg Registrasi dan Praktik
Perawat
• Area Overlapping (Etik Hukum )
a. Hak –Hak Pasien
b. Informed-consent
• Hak-hak Pasien :
1.Hak untuk diinformasikan
2.Hak untuk didengarkan
3.Hak untuk memilih
4.Hak untuk diselamatkan

• Informed Consent
Informed consent adalah dokumen yang legal dalam pemberian
persetujuan prosedur tindakan medik dan atau invasif, bertujuan
untuk perlindungan terhadap tenaga medik jika terjadi sesuatu yang
tidak diharapakan yang diakibatkan oleh tindakan tersebut. Selain
itu dapat melindungi pasien terhadap intervensi / tindakan yang
akan dilakukan kepadanya.
•Dasar – dasar Informed consent UU N0 23 /
1992 tentang kesehatan Pasal 53 ayat ( 2) dan
Peraturan Menteri Kesehatan RI NO 585
tentang persetujuan tindakan medik.
•Akuntabilitas Legal
– Aturan legal yang mengatur praktik
perawat
– Pedoman untuk menghindari malpraktik
dan tuntutan malpraktik
– Hubungan perawat-
Dokter/keluarga/institusi pelayanan
kesehatan
Potensial Area Tuntutan
• a. Malpraktik
Kelalaian bertindak yang dilakukan seseorang terkait
profesi/pekerjaannya yang membutuhkan ketrampilan
profesional dan tehnikal yang tinggi
b. Dokumentasi
– Medical Record adalah dokumen legal dan dapat
digunakan di pengadilan sebagai bukti.
c. Informed consent
Persetujuan yang dibuat oleh klien untuk menerima
serangkaian prosedur sesudah diberikan informasi yang
lengkap termasuk resiko pengobatan dan fakta-fakta
yang berkaitan dengan itu, telah dijelaskan oleh dokter
• d.Accident and Incident report
incident Report laporan terjadinya suatu insiden atau
kecelakaan
– Perawat perlu menjamin kelengkapan dan
keakuratan pelaporan askep
• Wills
Pernyataan yang dibuat oleh seseorang mengenai
bagaimana hak milik seseorang dibuang sesudah
kematiannya
• DNRs (Do Not Rescucitate Orders)
Perintah dokter “Tanpa Kode” atau DNRs bagi klien
dengan penyakit terminal, penyakit kompleks, dan
yang diharapkan untuk mati.
•Euthanasia
Tindakan tanpa rasa sakit dengan mematikan
penderitaan seseorang dari tekanan penyakit
atau dari penyakit yang tidak dapat
disembuhkan
•Kematian dan isu yang berhubungan
Sertifikat kematian, otopsi, donor organ, dsb.