Anda di halaman 1dari 10

Disusun:

1. Adinda Pramestika H
2. Siti Hafidzotur R
3. Faizal Anam
4. Ghanys Ayu H
5. Anis Saharo
 Badan-badan halus yang berbentuk panjang atau pendek, lurus atau
bengkok yang mudah menyerap zat warna.
 Terletak dalam inti sel
 Penebalan benang kromatin yang tersusun oleh lengan kromatid dan
mengandung DNA dan protein
 Fungsi : Sebagai pembawa sifat genetik dan informasi genetik
Struktur Kromosom
1. Sentromer

 Bagian kepala kromosom berbentuk bulat


 Pusat kromosom dan membagi kromosom menjadi dua
lengan.
 Berfungsi untuk menggerakkan kromosom selama mitosis
atau sebagian dari mitosis.
 Pembelahan sentromer ini akan memulai gerakan kromatid
pada masa anafase
2. Lengan

 Lengan dibungkus oleh selaput tipis dan di dalamnya


terdapat matriks yang berisi cairan bening yang
mengisi seluruh bagian lengan.
 Cairan ini mengandung benang-benang halus berpilin
yang disebut kromonema.
 Bagian kromonema yang mengalami pembelahan
disebut kromomer yang berfungsi untuk membawa sifat
keturunan sehingga disebut sebagai lokus gen serta
kromomer merupakan bahan protein yang mengendap di
dalam kromonemata.
3. Telomer , Daerah terujung kromosom. Berfungsi menjaga
stabilitas bagian ujung kromosom agar DNA tidak terurai.

4. Satelit, Bagian kromosom berbentuk bulatan dan terletak


pada ujung kromosom.
1. Metasentrik => Sentromer terletak ditengah. Lengan kromosom sama panjang.
2. Submetasentrik => Sentromer tidak terletak di tengah. Lengan kromosom tidak
sama panjang.
3. Akrosentrik => Sentromer di antara titik tengah dan titik ujung (sub median).
4. Telosentrik => Sentromer terltak di ujung
GEN
 Unit penentu sifat genetik tertentu yang terletak dalam
lokus pada kromosom

 Terdiri dari protein dan asam nukleat (DNA atau RNA),


berukuran 4-8 mikron

 Menentukan struktur lengkap suatu molekul rRNA, tRNA

 Terlibat dalam mengkode protein dan mewariskan keturunan

 Gen terbagi menjadi dua yaitu genotip dan fenotip. Genotip


adalah susunan genetiknya. Fenotip adalah sifat yang
terekspresikan.

 Kumpulan gen-gen disebut genom.

Fungsi :

1. Mengatur perkembangan dan metabolisme

2. Menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi


berikutnya

3. Sebagai penentu sifat yang diturunkan


a. Mengandung informasi genetik
b. Tiap gen mempunyai tugas dan fungsi berbeda
c. Pada waktu pembelahan mitosis dan meiosis dapat mengadakan duplikasi
d. Ditentukan oleh susunan basa nitrogen
e. Sebagai zarah yang terdapat dalam kromosom
 Makromolekul polinukleotida yang tersusun atas polimer nukleotida yang berulang-
ulang, tersusun rangkap membentuk DNA heliks ganda.
 Senyawa polinukleotida yang membawa sifat-sifat keturunan khas pada kromosom
 Paket semua infomasi genetik dan digabikan pada generasi berikutnya
 Bahan dasar pembuat gen
 Hanya dapat ditemukan dalam nukleus, yaitu dalam kromosom, mitokondria,
plastida, dan sentriol
 Merupakan cetak biru individu, karena memiliki intruksi genetik yang membentuk
sel-sel dalam organisme.
STRUKTUR DNA
Molekul DNA memiliki susunan kimia sangat kompleks
dan rantai nukleotida yang panjang. DNA merupakan
rangkaian nukleotida dan setiap nukleotida tersusun dari
substansi dasar berikut :

a. Senyawa Fosfat : berfungsi mengikat molekul gula


satu dengan gula yang lain

b. Gula Pentosa (deoksiribosa) : membentuk


rangkaian gula fosfat yang merupakan kekuatan
dari struktur double helix DNA

c. Basa Nitrogen : terikat pada setiap molekul gula.


Basa Nitrogen dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Basa Purin, terdiri dari Adenin (A) dan Guanin


(G)

2. Basa Pirimidin, terdiri dari Timin (T) dan


Sitosin (S)
 Sebagai pembawa materi genetika dari generasi ke generasi
berikutnya.
 Mengontrol aktivitas hidup secara langsung maupun tidak
langsung.
 Melakukan sintesis protein.
 Sebagai autokatalis, yaitu kemampuan DNA untuk
 menggandakan diri (replikasi ).
 Sebagai heterokatalis, yaitu kemampuan DNA untuk dapat
mensintesis senyawa lain.