Anda di halaman 1dari 14

IDENTIFIKASI SENYAWA OBAT

Kelompok 3
Helena Nuka Ivoni Dethan
Ika Kitu Habel Pit’ay
Elisa Da Silva Rubiyanti Runesi
Hal-Hal Yang Akan Dibahas

• Apa itu Identifikasi

• Identifikasi Obat Secara Fisika

• Identifikasi Obat Secara Kimia

• Identifikasi Obat Secara Fisikokimia

• Identifikasi Umum Kation Dan Anion

• Identifikasi Basa Nitrogen

• Identifikasi Tetrasiklin dengan KK dan KLT


Apa itu Identifikasi ?

Identifikasi adalah kegiatan mencari, menemukan ,

mengumpulkan, meneliti, mencatat data dan informasi dari suatu

senyawa obat.
IDENTIFIKASI SECARA FISIKA

UJI TES
ORAGOLEPTIK KELARUTAN

Istilah kelarutan Jumlah bagian pelarut


yang dibutuhkan untuk
Warna Bau Rasa
melarutkan 1 bagian zat
yang dilarutkan
Sangat mudah <1
Senyawa Warna
larut
obat Mudah larut 1-10
Dipiridamol Kuning Larut 10-30

Tetrasiklin Kuning Agak sukar larut 30-100


Sukar larut 100-1000
Mitrazepam Kuning muda
Sangat sukar larut 1000-10000
Menadion Kuning terang
Praktis tidak larut >10000
Identifikasi Bau :
• Aromatis ( harum ) : menggunakan pelarut organik
• Menusuk : menggunakan asam organik yang mudah menguap
• Contoh : berbau karamel ( asam tartrat. Amilum ), berbau amoniak (as.
Amida , meprobamat )

Identifikasi Rasa :
Paracetamol : Rasa Pahit
Vitamin B6 : Tidak berasa
Luminal : Rasa Agak pahit
Teofilina : Rasa Pahit
Asetosal : Rasa Asam
IDENTIFIKASI SECARA KIMIA
1. Reaksi Pengendapan :

Reaksi yang dapat menghasilkan endapan. Endapan yaitu padatan yang didak larut untuk
dapt meramalkan suatu reaksi dapat menghasilkan endapan atau tidak tergantung
kelarutannya.

• Contoh : AgNO3(aq) + KCl(aq) AgCl(s) + KNO3(aq)

• Penjelasan : larutan prak nitrat (AgNO3) ditambahkn kedalam larutan yang


mengandung kalium klorida (KCl) maka akan terbentuk endapan putih perak

2. Reaksi Pembentukan gas

Adalah reaksi kimia yang pada produknya dihasilkan gas.

• Contoh : FeS + 2HCl FeCL2 + H2S(aq)

• Penjelasan : Besi sulfid ditambah dengan asam klorida menghasilkan gas hidrogen
sulfida besi klorida.
Contoh : S(s) + O2(g) SO2(s)

• Penjelasan : Belerang dibakar di udara sehingga akan beraksi dengan oksigen dan
menghasilkan gas belerang dioksida.

3. Reaksi Nyala Api

Adalah uji yang melibatkan sampel atau unsur atau senyawa ke dalam nyala api panas, tak

berwarna dan mengamati warna nyala yang dihasilkan.

Contoh :

• Litium (Li) menghasilkan warna nyala api merah

• Natrium (Na) menghasilkan warna nyala api kuning/orange

• Kalium (K) menghasilkan warna nyala api ungu

• Rubidium menghasilkan warna nyala api biru kemerahan


IDENTIFIKASI SECARA FISIKOKIMIA

Cara ini memerlukan instrumen yang canggih dan bahan baku membanding
serta keterampilan khusus untuk melaksanakannya.

Identifikasi secara Fisikokimia menggunakan instrumen yaitu :

1. Spektro IR mengidentifikasi gugus fungsi

2. Spektro UV-Vis mengidentifikasi dengan melihat warna

3. KLT mengidentifikasi senyawa dengan melihat bercak

4. KCKT Identifikasi berdasarkan kepolaran


Identifikasi Umum Kation dan Anion

• Analisis Kation
Analisis kation memerlukan pendekatan yang
sistematis, umumnya dilakukan dengan dua cara
yaitu pemisahan dan identifikasi (pemastian).

(Bagan)
• Analisis Anion

Skema anaion tidak sistematik seperti pada metode untuk mendeteksi kation.
Pembagian anion masih secara umum dan belum dibagi dalam golongan-golongan
utama seperti kation karena itu untuk memnudahkan anlisis anion terlebih dahulu
dilihat senyawa yang mudah larut dalam air.

Contoh reaksi-reaksi anion : bromida, klorin, karbonat, iodida, nitrat, fosfat, sulfida ,
sulfit, sulfat, dll.

• Identifikasi Br ( bromida )

Ion Br dengan gas Cl2 menjadi larutan menjadi berwarna kuning. Jika larutan dikocok
dengan karbon disulfit ( CS2 ) maka yang terjadi warna larutan akan berubah menjadi
coklat.

• Reaksi identifikasinya sbb : Cl2 + 2Br- 2Cl- (kuning) + Br2

Br2 larut dalam CS2 coklat


Identifikasi Tetrasiklin dengan KK dan KLT

• Identifikasi dengan Metode KK


Fase gerak: Kloroform –nitrometana -piridin (10:20:3)
Fase diam: Kertas Whatman no.1 (20x20 cm) yg diimpreknasi dafar pH
3,5
• Prosedur: Totolkan 2 μl larutan baku, larutan uji dan larutan resolusi
dengan jarak 1,5 cm, masing-masing 2,5 cm dari tepi kertas.
• Pengamatan: Beri uap amonia, lampu UV 366nm, ketiga larutan
memberikan bercak utama yang berfluoresensi kuningdengan
Rfyang sesuai.
IDENTIFIKASI BASA NITROGEN
• Identifikasi basa nitrogen salah satunya untuk melihat ada tidaknya
gugus amin( NH). Gugus amin panjang gelombang 3300-3500 nm.

• contohnya : Analisis gugus fungsi dengan menggunakan spektro IR


dari variasi kitin sebagai subrat kitinase bakteri Pseudomonas sp.
TNH-54
Identifikasi Tetrasiklin dengan metode KLT
Identifikasi KLT : Prosedur (Basitrasin, Neomisin, dan Polimiksin B)

Beri Nilai