Anda di halaman 1dari 17

DEMAM BERDARAH DENGUE

Oleh : dr Nafika Asnaita Yasmine


Minggu, 9 Desember 2018
Apa itu Demam Berdarah Dengue
Sekilas tentang penyakit
• demam berdarah dengue
adalah peyakit demam
akut yang sering di
temukan di daerah tropis
(Indonesia).

• penyakit ini disebabkan


oleh virus dengue dan di
sebabkan oleh nyamuk
aedes aegypty

• dapat menyerang pada


anak-anak dan dewasa
Habitat Nyamuk

• Nyamuk Aedes Aegypty


berkembang biak pada air-
air yang bersih dan kolam
atau bak mandi terbuka
Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypty
Gejala Demam Berdarah Dengue

• demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38-40 derajat


celcius)
• pada pemeriksaan torniquet (tes bendung), tampak
adanya jentik perdarahan
• adanya bentuk perdarahan di kelopak mata bagian
dalam, mimisan, buang air besar bersama darah
• terjadi pembesaran hati (hepatomegali)
• tekanan darah menurun hingga menjadi syok
Lanjutan

• terjadi penurunan
trombosit di bawah
100.000 mm3
• demam yang dirasakan
penderita menyebabkan
keluhan pegal atau sakit
pada persendian
• munculnya bintik merah
pada kulit akibat pecahnya
pembuluh darah
Demam Pelana Kuda
• Hari 1-3 fase demam tinggi
demam mendadak tinggi disertai dengan sakit kepala hebat, sakit di
belakang mata, badan ngilu dan nyeri, serta mual muntah, kadang disertai
bercak merah di kulit

• Hari 4-5 fase kritis


fase demam turun drastis dan sering mengecoh seolah terjadi kesembuhan
Namun inilah fase kritis kemungkinan terjadinya “Dengue Shock Syndrom”

• Hari 6-7 fase masa penyembuhan


fase demam kembali tinggi sebagai bagian dari reaksi tahap penyembuhan
Pengobatan Penyakit DBD

• beri minum sebanyak-banyaknya (1,5-2 liter dalam 24


jam)
• penambahan cairan tubuh melalui infus
• pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul
(misal : paracetamol untuk menurunkan panas)
• lakukan kompres hangat
• periksakan ke dokter atau tenaga kesehatan
Pencegahan

• pencegahan utama
demam berdarah dengue
terletak pada
menghapuskan atau
mengurangi vektor
nyamuk demam berdarah
Pencegahan

1. Lingkungan
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan
sampah padat, modifikasi tempat perkembangbiakan
nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan
desain rumah
contoh : 4M
Lanjutan

2. Biologis
pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan
ikan pemakan jentik

3. Kimiawi
pengasapan atau fogging, memberikan bubuk abate
pada tempat penampungan air.