Anda di halaman 1dari 31

CASE 5

• YULIA RAHMA 2016-005


• DYAH NURI R. 2016-018
• ERISA ISLAMI 2016-031
• INTAN AYU P. 2016-044
ASUHAN
DATA PASIEN DIAGNOSA DOKTER KEFARMASIAN
KONDISI
PASIEN

Seorang Laki-laki 29 th diantar keluarganya ke poliklinik


dengan keluhan selama 5 hari tampak bingung, gelisah dan
ketakutan. Ia melihat ibunya yang sudah meninggal hidup
kembali dan mengajak ke alam baka. Hal ini makin menjadi-
jadi saat malam hari, sedangkan pagi atau siang hari membaik.
Pola tidurnya pun terbalik, malam sulit tidur sedangkan siang
banyak mengantuk. Makan minumpun ia tidak mau.
Sebelumnya ia kejang 3 menit, tonik klonik, selama kejang
matanya melirik ke atas dan lidahnya tergigit. Penderita
dikatakan keluarganya menderita epilepsi dengan pengobatan
yang tidak teratur. Tidak pernah gangguan mental sebelumnya.
Dari keluarga dikatakan bahwa pamannya juga menderita
epilepsi, tapi tidak ada yang mengalami gangguan mental
DIAGNOSA ASUHAN
KONDISI PASIEN
DOKTER KEFARMASIAN
DATA PASIEN

 Nama Pasien : Tn. X


 Umur : 29 tahun
 Keluhan : Perubahan pola tidur,
halusinasi, kejang, tidak mau makan minum
 Riwayat Penyakit : Epilepsi
 Riwayat obat : Pengobatan Epilepsi
 Alergi :-
 Merokok/alkohol :-
 Obat Tradisional :-
 OTC :-
KONDISI ASUHAN
DATA PASIEN
PASIEN KEFARMASIAN
DIAGNOSA DOKTER
KONDISI
DATA PASIEN DIAGNOSA DOKTER
PASIEN

ASUHAN KEFARMASIAN
KONDISI DIAGNOSA
DATA PASIEN
PASIEN DOKTER

S – Subyektif ASUHAN KEFARMASIAN

Selama 5 hari tampak bingung, gelisah dan ketakutan


Pola tidur terbalik (Siang bisa tidur, Malam tidak bisa tidur)
Tidak mau makan minum
KONDISI
DATA PASIEN DIAGNOSA DOKTER
PASIEN

O – Obyektif ASUHAN KEFARMASIAN

Kejang 3 menit, tonik klonik, selama kejang


mata melirik ke atas dan lidah tergigit
KONDISI
DATA PASIEN DIAGNOSA DOKTER
PASIEN
ASUHAN KEFARMASIAN
A – Assesment
Sesuai
(Ѵ)
Problem Dosis
S/O Terapi Indikasi Dosis Literatur Analisis Tidak
Medik R/
sesuai (-
)
Dehidrasi Pasien datang Infus RL Rehidrasi 30-40 cc/kgBB/hari Pasien tidak mau Ѵ
dengan cairan makan dan minum
keluhan tidak sehingga diterapi
mau makan dengan infus RL
dan minum sebagai nutrisi
parenteral

Delirium Pasien datang Haloperi Psikosis 2-5 mg Psikosis  i.m 2-5 Terapi yang Ѵ
dengan dol (delirium) IM mg setiap 4 – 8 jam diberikan sesuai.
keluhan sesuai kebutuhan Haloperidol
bingung, ICU delirium  i.v digunakan untuk
gelisah dan 2-10 mg diulang Offlabel sedasi
ketakutan setiap 20-30 menit darurat pasien yang
(halusinasi) dengan dosis bolus mengalami
sampai gejala mereda kegelisahan atau
pada pasien
delirium
KONDISI
DATA PASIEN DIAGNOSA DOKTER
PASIEN
ASUHAN KEFARMASIAN
A – Assesment
Sesuai
(Ѵ)
Problem Dosis
Medik
S/O Terapi Indikasi Dosis R/
Literatur
Analisis Tidak
sesuai (-
)
Epilepsi Kejang Sodium Epilepsi 500-1000 mg/ 600 mg dalam Terapi yang Ѵ
general tonik tonik klonik valproat general hari PO dosis terbagi 1-2 diberikan
klonik dan riwayat tonik klonik kali sehari, sesuai. Asam
penyakit dinaikkan 200 valproat
pasien mg per hari digunakan
setiap 3 hari; untuk terapi
dosis status epilepsi.
maintanance 1-
2gram sehari
(20-
30mg/kg/hari)
maks. 2,5g per
hari
(BNF 61Ed).
KONDISI DIAGNOSA
DATA PASIEN
PASIEN DOKTER
ASUHAN KEFARMASIAN

P – Plan
KONDISI
DATA PASIEN DIAGNOSA DOKTER
PASIEN
ASUHAN KEFARMASIAN

Sasaran Terapi

Mengontrol supaya tidak terjadi kejang dan


meminimalisasi adverse effect of drug

Strategi Terapi

Mencegah atau menurunkan lepasnya muatan listrik


syaraf yang berlebihan  melalui perubahan pada kanal
ion atau mengatur ketersediaan neurotransmitter
• Sebuah obat yang menurunkan frekuensi dan
/ atau keparahan kejang pada penderita
epilepsi
• Memperlakukan gejala kejang, bukan kondisi
epilepsi yang mendasari
• Tujuan-memaksimalkan kualitas hidup
dengan meminimalkan kejang dan efek
samping obat
Epilepsy Type First-Line Second-Line Third-Line
Partial and /or Carbamazepine S. Valporate Clobazum
Secondary GTCS Lamotrigine Tiagabine Phynytoin
Oxcarbazepine Gabapentin Phenobarbital
Topiramate Vigabatrin
S. Valporate(in Acetazolamide
children)

Primary GTCS S. Valporate Lamotrigine Phynytoin


Topiramate Gabapentin
Carbamazepine Phenobarbital
Tiagabine
Acetazolamide
Absence S. Valporate Ethosuximide Clonazepum
Lamotrigine Acetazolamide

Myoclonic S. Valporate Clonazepum Piracetam


Lamotrigine
Phenobarbital
Haloperidol
Farmakokinetik :
Bioavailabilitas  60-70%
Onset  30-60 menit
Metabolisme  dihepar
Ekskresi  1% melalui urine dalam bentuk tidak Interaksi :
berubah. Carbamazepin : meningkatkan metabolisme
• Ikatan protein  90%, obat bebas dalam plasma haloperidol. Risiko D: Pertimbangkan modifikasi
7,5-11,6% terapi
• Half life  14-26 jam IV, 21 jam IM, 14-37 jam CNS depresant : Dapat meningkatkan efek toksik dari
PO lainnya CNS depressants. Risiko C: Pemantauan
Terapi
• Dosis
 Delirium in the intensive care unit  i.v Haloperidol dapat meningkatkan efek QTc- dari
: 2-10 mg ;kemungkinan untuk diulang dengan klorpromazin. Klorpromazin dapat menurunkan
metabolisme Haloperidol. Risiko D:
dosis bolus setiap 20-30 menit sampai keadaan
Pertimbangkan modifikasi terapi
tenang lalu diatur hingga 25% dari dosis max
setiap 6 jam pH 3,0-3,6
Haloperidol
KIE

1. Haloperidol lactate injection should be stored at controlled


room temperature; do not freeze or expose to temperatures
>40°C
2. Protect from light
3. Perhatian
Tidak boleh diminum kurang dari 2 jam setelah mengkonsumsi
antasida,
4. Monitoring ECG
OBAT T½ Bioavailab Ikatan metabolisme Efek samping
ilitas protein
Dazepam 20-50 jam 85-100% 98% CYP2C9 CYP2C19 CYP 3A4 Lemah otot,
Induces CYP2B6 (strong), 2C8
(strong), 2C9 (strong), 2C19
(strong), 3A4 (strong

Haloperidol Iv 14-26 jam 60-70% 90% CYP1A2 CYP2D6 CYP3A4 Ekstra piramidal
Oral 14-37 jam (major); Inhibits CYP2D6
IM 21 jam (moderate), 3A4 (moderate)

Asam 9-18 jam 80% 90% CYP2C9 Kelelahan, ngaktuk


valproat CYP2C19

Phenytoin 20-50 jam 95% 95% CYP2C9 Hipotensi,


CYP2C19 bradikardi, trombo
PHLEBITIS

Carbamazep 25-65 jam 80% 75% CYP 3A4/5 CYP2C8 Ruam kuliat,
ine gangguan GI, pusing
Valproic acid
Farmakokinetik
• Absorbsi : 100
• Half life : 8-16 jam Interaksi
• Steady state : 2-3 hari • Chlorpromazine, cimitidine, salisilat:
• Penggunaan : 2-4 kali sehari dapat meningkatkan kadar asam
• Usual Therapeutic Serum valproat
Concentration: 50–150 mcg/mL • Lamotrigine: menurunkan kadar asam
• Plasma Protein Binding (%) : valproat, dan menurunkan kadar
90+ lamotrigine
• Volume of Distribution (L/kg) : • Carbamazepine, hydatoins
0.09–0.17 meningkatkan kadar carbamazepinde
• PO  15 mg/kg/hari, ditingkatkan 5 – dan menurnkan kadar asam valproat
10 mg/kg/hari pada minggu pertama • Barbiturat: Meningkatkan kadar serum
sampai level terapi terkontrol barbiturat dan aksinya
maximum: 60 mg/kg/hari • Food: Kadar asam valproat menurun
bila digunakan dengan makanan.
(A to Z Drug Fact, DIH)
Valproic acid KIE
Asam valproat
Do not crush or chew capsule or enteric-coated pill
Valproic acid may cause GI upset; take with large amount of water or food
to decrease GI upset. May need to split doses to avoid GI upset
Penyimpanan
Carbamazepin
Farmakokinetik
• Absorbsi : 90-100
• Steady state : 2-4 hari
• Usual Therapeutic Serum
Concentration: 5-12mcg/ml
• Plasma Protein Binding (%): 75 (50- Interaksi
90) • Asam valproat : menurunkan konsentrasi
serum carbamazepine dan meningkatkan
• Volume of Distribution (L/kg) : 0.8–
metabolisme asam valproat
1,6 • Topiramate : carbamazepine menurunkan
• Dosis :400 mg/hari 2 kali kadar serum topiramate
sehari (extended release) atau 4 kali • Food dan jus: serum konsentrasi
sehari oral suspensi) ditingkatkan carbamazepine dapat meningkat bila
ditingkatkan sampai 200 mg/hari digunakan dengan makanan
(A to Z Drug Fact, DIH)
Phenytoin

Farmakokinetik
• Absorbsi : 90-100%
• Eksresi : urin (5% tdk di rubah)
• Half life : varies with dose
• Steady state : 5-30 hari
Interaksi :
• Usual Therapeutic Serum Concentration:
• PCT anticonvulsan dpt meningkatkan
10-20 mcg/ml metabolisme PCT
• Plasma Protein Binding (%): 95 • Antasida : dapat menurunkan konsentrasi serum
• Volume of Distribution (L/kg): 0.5–0.7 anticonvulsan
• pH :10.0- 12.3 • Carbamazepin : kompetitif inhibitor
• Dosis : oral 100 mg (atau 125 mg metabolisme
suspensi) tid, maintenance 300-400 mg • Lamotrigin meningkatkan metabisme lamotrigin
/hari (maks 600 mg/hari) • Valproic acid : meningkatkan metabolisme VPA
• Food: Konsentrasi serum fenitoin dapat berubah
• Efek samping : ngantuk, pusing,
bila digunakan bersamaaan
insomnia (A to Z Drug Fact, DIH)
Sodium valproat Karbamazepin fenitoin

Ik. Protein plasma 90% 75% 95%

Bioavalabilitas >80% 85% 95%

T½ 9-18 jam 25-65 jam 20 – 50 jam

Interaksi obat Tidak ada interaksi Berinteraksi dengan


dengan CNS Haloperidol, yang
depresan akan menurunkan
efektivitas dari
haloperidol
Alldredge, B.K., Corelli, R.L., Ernst, M.E., Guglielmo, B.J., Jacobson, P.A.,
Kradjan, W.A., Williams, B.R., 2013. applied therapeutics: The
Clinical Use of Drug. 10th Edition. Philadelphia, PA 19103 USA,
WOLTERS KLUWER business,