Anda di halaman 1dari 17

USULAN PENELITIAN TUGAS AKHIR

Viona Maiseto (031500455)


RANC ANG BANGUN SISTEM MEKANIK
SEPEDA LISTRIK DENGAN SISTEM
RECHARGEABLE YANG ERGONOMIS

1. Suroso, M. Eng
NIP. 19620727 198803 1 004
2. Budi Suhendro, M.kom
NIP. 19720607 199212 1 004
Kebutuhan energi global dituntut semakin banyak,
terutama karena meningkatnya kesulitan dalam penyediaan
minyak (Caruso et al., 2014). Populasi yang terus
bertambah akan menyebabkan makin banyaknya sampah
yang dihasilkan. Selain itu, banyak pula lahan-lahan hijau

LATAR BELAKANG ataupun lahan pertanian yang kini dijadikan sebagai lahan
pemukiman dan industri. Apalagi pencemaran atmosfer
(khususnya untuk bahaya kabut asap dan efek rumah kaca)
dan kesadaran akan kekuatan perlindungan lingkungan
manusia untuk memilih kendaraan berenergi bersih (Wu et
al., 2016). Dalam konteks ini, transportasi cerdas, sebagai
dimensi fundamental kota-kota pintar, berkaitan dengan
solusi transportasi yang cerdas dan "hijau" (Tal et al.,
2013).
Sepeda merupakan alat transportasi sederhana yang
digunakan bukan hanya sebagai alat transportasi, tapi juga
sebagai alat bermain, olahraga atau untuk sekedar
bersantai. Akan tetapi, sepeda yang digunakan masih
dioperasikan secara manual, yaitu dengan cara dikayuh
LATAR BELAKANG oleh tenaga manusia yang jika digunakan dalam jangka
waktu yang panjang akan menyebabkan manusia tersebut
bisa kelelahan. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa
bersepeda menempati tempat yang penting di antara
prakarsa transportasi yang cerdas khususnya dan inisiatif
kota pintar pada umumnya (Tal et al., 2013).
Sepeda listrik telah meningkatkan perhatian selama
sepuluh tahun terakhir karena biaya energi yang lebih
rendah dan ramah lingkungan (Wenhua Du et al., 2009).
Sepeda listrik adalah kendaraan tanpa bahan bakar minyak
yang digerakkan oleh motor DC. Aki (baterai) digunakan
LATAR BELAKANG untuk menyuplai kebutuhan listrik sepeda. Gas handle
berfungsi mengatur kecepatan laju sepeda dengan
pengendali tangan. Sedangkan arduino untuk mengontrol
sistem proses pada sepeda listrik.
Prinsip kerja sepeda listrik yaitu dengan cara mengisi
aki yang dihubungkan ke sumber energi PLN yang
kemudian aki tersebut dapat menggerakkan motor. Arduino
Uno berguna untuk membaca perubahan tegangan yang
kemudian dikirim ke Pulse Width Modulation (PWM)
LATAR BELAKANG untuk mengatur kecepatan. Kecepatan roda sepeda dapat
diukur dengan memberi sensor magnet pada roda dan hasil
pengukuran akan ditampilkan pada LCD yang akan
menjadi fitur tambahan pada sepeda listrik.
Sepeda listrik umumya hanya mengandalkan sumber
energi aki yang memerlukan waktu yang cukup untuk
melakukan pengisian. Hal ini membuat pengguna harus
menunggu untuk dapat menggunakan sepeda dengan
penggerak motor. Penelitian sebelumnya yang dilakukan
oleh (Ronny, Sujono.,2016), aki dapat diisi dengan dua
LATAR BELAKANG cara, yaitu menghubungkan langsung ke sumber energi
dari PLN dan cara lainnya dengan kayuhan pedal sepeda
untuk memutar roda yang membuat generator motor
berputar sehingga aki dapat terisi. Untuk itu, penulis
berupaya mengembangkan agar pengisian aki dapat
langsung dilakukan pada saat sepeda digunakan. Sistem
pengisian ini menggunakan alternator yang bekerja saat
motor dihidupkan. Alternator mengubah energi mekanik
motor menjadi energi listrik yang nantinya akan mengisi
aki.
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dapat
diidentifikasi permasalahan sebagai berikut:

1. Bagaimana merancang sistem mekanik sepeda listrik

2. Bagaimana menentukan spesifikasi motor berdasarkan


bebannya

RUMUSAN MASALAH 3. Bagaimana merancang gigi reduksi untuk melipatgandakan


torsi sesuai dengan perbandingan gigi reduksinya

4. Bagaimana membuat konstruksi penempatan motor, aki dan


sistem kontrol yang ergonomis pada sepeda listrik

5. Bagaimana merancang sistem rechargeable pada aki ketika


sepeda listrik digunakan

6. Bagaimana pengaruh beban pengemudi dan peralatan


tambahan yang digunakan dalam perancangan sepeda listrik
terhadap kecepatan motor dan pemakaian arus aki.
Agar penelitian yang dilakukan tidak terlalu luas, maka
permasalahan penelitian dibatasi sebagai berikut:

1. Penggerak yang dipakai dalam rancang bangun sistem


mekanik sepeda listrik adalah motor DC

2. Konstruksi yang dibuat untuk menempatkan sistem mekanik


B ATASAN MASALAH
dan sistem kontrol pada sepeda listrik

3. Pengujian hanya dilakukan untuk mengetahui kecepatan,


jarak dan waktu tempuh sepeda listrik.
Tujuan dari penelitian ini adalah rancang bangun
sistem mekanik sepeda listrik yang ergonomis dengan
sistem gigi reduksi sesuai daya kemampuan torsi motor DC
dan beban maksimal sepeda listrik serta melakukan
pengujian terhadap hasil penelitian.

TUJUAN PENELITIAN
Manfaat dari penelitian yang dilakukan adalah:
1. Dapat digunakan sebagai alternatif transportasi
untuk menghindari kemacetan pada daerah
yang padat kendaraan

2. Mengembangkan transportasi pintar untuk


MANFAAT PENELITIAN mengurangi penggunaan bahan bakar minyak
dan kadar polusi di udara yang disebabkan
oleh asap dari kendaraan yang menggunakan
bahan bakar fosil

3. Sebuah pengembangan sepeda listrik dengan


sistem rechargeable.
Penulis (Tahun)
Hasil Kesamaan Perbedaan
dan “Judul”
Sepeda listrik ini
telah diuji di Kota
Palermo dengan
kecepatan rata-rata ● Arduino Mega
● Mempunyai
12,6 km/jam dan 2560 sebagai
manfaat yang
kecepatan tertinggi sistem kontrol
sama yaitu
19,7 km/jam. ● Menggunakan
mengurangi
Ecolapa mempunyai motor DC
penggunaan
daya tetap stabil Brushless
KEASLIAN PENELITIAN Marco Caruso, dibawah 250 W.
sumber daya
alam seperti
sebagai
Valeria Boscaino Nilai torsi mencapai penggerak
minyak dan
dkk (2014) " A 30,4 N ·m dengan sepeda listrik
kadar emisi
Measurement Setup kecepatan 4,4
karbon ● Konstruksi
Penelitian ini dilakukan sebagai for Electric Bicycles km/jam. Panel
dioksida di sepeda dengan
pengembangan dari penelitian-penelitian Powered from fotovoltaik Conergy
udara tiga roda
sebelumnya, sehingga penelitian yang akan Renewable Energy E-215P mencapai
● Menggunakan
Sources ". daya maksimum ● Panel
dilaksanakan oleh penulis terdapat beberapa Pulse Width
sedikit di bawah fotovoltaik
ide maupun proses sistem yang mengacu pada Modulation
nilai puncak digunakan
penelitian yang sudah ada. nominalnya yaitu
(PWM) untuk
untuk sumber
mengatur
203,5W dalam energi untuk
kecepatan
korespondensi mengisi
putaran roda.
dengan puncak baterai.
radiasi sekitar 12:20
siang (Caruso et al.,
2014).
Penulis (Tahun)
Hasil Kesamaan Perbedaan
dan “Judul”
Makalah ini
mengkonversi
● Motor DC
sepeda dengan
sebagai
penggerak normal ● Menggunakan
penggerak
ke sepeda listrik mikrokontrolle
Sarath Mohan, sepeda listrik
yang lebih efektif r Atmega 32
Jayasree P.R dkk
dan efisien. Sepeda ● Desain sistem untuk sistem
(2013)“
bekerja dengan dua mekanik yang kontrol sepeda
Economically Viable
cara yaitu sederhana
KEASLIAN PENELITIAN Conversion of a listrik
menggunakan motor
Pedal Powered ● Menggunakan ● Sistem
listrik dan dikayuh
Bicycle into an mekanisme pengisian
dengan
Electric Bike” gearing untuk baterai tidak
pedal(Mohan et al.,
membatasi rechargeable
2013). Motor DC
kecepatan
seri digunakan
sepeda listrik
sebagai penggerak
sepeda listrik.
Penulis (Tahun) dan
Hasil Kesamaan Perbedaan
“Judul”

Pengisian aki dilakukan


dengan 2 cara, yaitu
menghubungkan langsung
dengan sumber listrik PLN
dan dengan cara
mengayuh pedal sepeda
● Menggunakan
(gowes). Pengisian aki
Arduino Uno untuk
dengan menjalankan
sistem kontrol
motor listrik secara
sepeda listrik ● Sistem pengisian

KEASLIAN PENELITIAN manual (dikayuh) tanpa


beban penumpang ● PWM untuk
baterai yang tidak
rechargeable
memiliki kemampuan mengatur kecepatan
Ronny, Sujono putaran roda ● Tidak
waktu pengisian aki rata-
(2016)“Otomatisasi menggunakan gigi
rata kenaikan 0,0509 ● Motor DC sebagai
Sepeda Listrik Berbasis reduksi untuk
VDC/menit, sedangkan penggerak sepeda
Arduino Uno” melipatgandakan
kinerja pengisian aki listrik
torsi sesuai dengan
dalam kondisi kosong
● Menggunakan perbandingan gigi
dengan menggowes
sensor magnet reduksinya
sepeda di jalan dengan
untuk pengukuran
mode manual (tanpa
kecepatan putaran
listrik) hingga aki penuh
roda sepeda listrik
memiliki kemampuan
waktu pengisian aki rata-
rata kenaikan 0,0616
Vdc/menit, sehingga dapat
diketahui kinerja sistem
pengisian aki pada sepeda.
Mulai

Studi Literatur

Desain kerangka sistem mekanik dan sistem kontrol

Menentukan alat dan bahan yang digunakan sesuai dengan perhitungan

Mempersiapkan alat dan bahan


LANGKAH-LANGKAH
PENELITIAN Merangkai sistem mekanik sepeda listrik

Tidak

Penelitian tentang sepeda listrik berbasis Sistem mekanik dapat bekerja


Arduino dengan sistem rechargeable sesuai dengan fungsinya
menggunakan motor DC seri sebagai
penggerak utama dan aki untuk sumber energi.
Aki dapat diisi menggunakan 2 cara yaitu Penempatan dan pemasangan sistem mekanik beserta
sistem kontrol
pertama dengan melakukan pengisian dengan
menghubungakan aki ke sumber energi dari
PLN dan kedua dengan cara rechargeable Pengambilan data pengukuran
(dapat secara otomatis terisi saat sepeda
dioperasikan). Sistem kontrol kelistrikan dari Penulisan Laporan
sepeda listrik ini akan dikontrol dengan
Arduino Uno. Rencana prosedur penelitian
Selesai
akan ditunjukkan dalam bentuk flowchart.
Caruso, M., Boscaino, V., Cipriani, G., Di Dio, V., Ferraro, V., Miceli, R., Pellitteri, F., Galluzzo, G.R., 2014. A
measurement setup for electric bicycles powered from renewable energy sources, in: 2014 AEIT Annual
Conference - From Research to Industry: The Need for a More Effective Technology Transfer (AEIT).
Presented at the 2014 AEIT Annual Conference - From Research to Industry: The Need for a More
Effective Technology Transfer (AEIT), IEEE, Trieste, pp. 1–6. https://doi.org/10.1109/AEIT.2014.7002052
Mohan, S., Jayasree, P.., Ravi, S., Prasad, R., Vijayakumar, V., 2013. Economically viable conversion of a pedal
powered bicycle into an electric bike, in: 2013 International Conference on Electrical Machines and
Systems (ICEMS). Presented at the 2013 International Conference on Electrical Machines and Systems
(ICEMS), IEEE, Busan, pp. 450–453. https://doi.org/10.1109/ICEMS.2013.6754565

DAFTAR PUSTAKA Tal, I., Tianhua Zhu, Muntean, G.-M., 2013. Short paper: On the potential of V2X communications in helping
electric bicycles saving energy, in: 2013 IEEE Vehicular Networking Conference. Presented at the 2013
IEEE Vehicular Networking Conference (VNC), IEEE, Boston, MA, USA, pp. 218–221.
https://doi.org/10.1109/VNC.2013.6737617
Wenhua Du, Dawei Zhang, Xingyu Zhao, Wenhua Du, 2009. Dynamic modelling and simulation of electric bicycle
ride comfort, in: 2009 International Conference on Mechatronics and Automation. Presented at the 2009
International Conference on Mechatronics and Automation (ICMA), IEEE, Changchun, China, pp. 4339–
4343. https://doi.org/10.1109/ICMA.2009.5246586
Wu, L., Ding, W., Hu, Y., 2016. Design and analysis of an external-rotor switched reluctance machine for electric
bicycle, in: 2016 Eleventh International Conference on Ecological Vehicles and Renewable Energies
(EVER). Presented at the 2016 Eleventh International Conference on Ecological Vehicles and Renewable
Energies (EVER), IEEE, Monte Carlo, pp. 1–6. https://doi.org/10.1109/EVER.2016.7491875
Ronny, Sujono, 2016. Otomatisasi Sepeda Listrik Berbasis Arduino Uno, dalam: Prosiding Seminar Nasional
Multidisiplin Ilmu. Universitas Budi Luhur