Anda di halaman 1dari 12

JUDUL PROGRAM

. PEMBUATAN SABUN CAIR BERBASIS VIRGIN


COCONUT OIL (VCO) DENGAN PENAMBAHAN MINYAK
MELATI (JASMINUM SAMBAC) SEBAGAI ESSENTIAL OIL

Muhamma Ridho P.s (Ketua kelompok) 155010086


Mudrikah (Anggota) 155010071
Wahyu Setyo Wibowo (Anggota) 175010047
Shofi’atun Ni’mah (Anggota) 175010014
LATAR BELAKANG
Sabun merupakan salah satu produk yang cukup penting dalam kehidupan manusia dengan
adanya kebutuhan manusia untuk membersihkan diri. Sabun dapat digunakan untuk mengobati
penyakit, seperti mengobati penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Dengan kata lain
sabun dapat digunakan sebagai obat yaitu dengan membersihkan tubuh sehingga kemungkinan
terserang penyakit akan berkurang.
Minyak yang memiliki khasiat terhadap kesehatan kulit yang digunakan dalam penelitian ini
adalah minyak nabati yaitu minyak kelapa murni atau dikenal sebagai Virgin Coconut Oil (VCO).
Penggunaan VCO sebagai bahan dasar pembuatan sabun karena VCO adalah minyak yang paling
kaya dengan kandungan asam lemak yang menguntungkan kulit dibandingkan dengan minyak
lainnya dan warna VCO yang bening putih jernih dan mudah larut dalam air. Asam lemak yang paling
dominan dalam VCO adalah asam laurat (HC12H23O2). Kandungan utama pada VCO adalah asam
laurat 46% (Yui, 1996)
RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka permasalahan yang
akan dibahas dalam program ini adalah:
■ Bagaimana cara membuat produk sabun cair VCO yang belum dikenal masyarakat
luas?
■ Bagaimana prospek dan daya saing produk olahan sabun cair VCOsebagai anti
bakteri dari sabun cair lainnya?
■ Bagaimana cara menciptakan peluang usaha dari produk sabun cair VCO sebagai
anti bakteri?
TUJUAN

■ Untuk mengetahui cara pembuatan sabun cair VCO sebagai anti bakteri serta
dikenal masyarakat luas.
■ Untuk mengetahui prospek dan daya saing sabun cair VCO sebagai anti bakteri
dibanding sabun cair lainnya.
■ Menciptakan peluang usaha di kalangan mahasiswa yang mendorong terciptanya
wirausaha baru yang memanfaatkan hasil minyak atsiri air kelapa
MANFAAT PENELITIAN

■ Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam memanfaatkan daun jeruk purut


menjadi sabun cair anti bakteri.
■ Meningkatan nilai ekonomis dari tanaman jeruk purut.
■ Memperkenalkan kepada masyarakat sabun cair anti bakteri untuk mencegah
timbulnya penyakit kulit
POTENSI SUMBER DAYA

■ Minyak kelapa umumnya mendapatkan cap buruk karena mengandung lemak


jenuh yang tinggi. Namun, sebenarnya terdapat pula berbagai manfaat dari minyak
kelapa, khususnya jenis minyak kelapa yang disebut sebagai virgin coconut oil
(VCO). Berbeda dengan minyak sayur, VCO yang mengandung 92% asam lemak
rantai sedang ini bisa terus diserap melalui dinding usus sesampainya di saluran
cerna, proses ini lebih cepat karena tanpa melalui proses hidrolisis dan enzimatik.
Selanjutnya langsung dipasok masuk kedalam aliran darah dan langsung dibawa
kedalam organ hati untuk dimetabolisir. Didalam hati, VCO diproses menjadi energi
saja, bukan kolesterol dan timbunan lemak, energi tersebut digunakan untuk
meningkatkan fungsi semua kelenjar endoktrin, organ dan jaringan tubuh. VCO
dapat digunakan pada berbagai makanan atau digunakan untuk mempercantik
rambut serta kulit.
KEUNGGULAN

■ Sabun adalah produk yang dihasilkan dari reaksi antara asam lemak dengan basa
kuat yang berfungsi untuk mencuci dan membersihkan lemak (kotoran) (Hernani,
2010). Awalnya sabun dibuat dalam bentuk padat atau batangan. Pada tahun 1987
sabun cair mulai dikenal sebagai sabun cuci tangan.Namun sekarang sabun cair
diproduksi untuk berbagai keperluan untuk mandi,pencuci tangan dan pencuci
piring. Kenggulan sabun cair antara lain mudah dibawa bepergian dan lebih higienis
karena biasanya disimpan dalam wadah tertutup rapat (Wijana, 2005).
FORMULA
FORMULASI

Bahan Konsentrasi kegunaan

Minyak Atsiri Melati 4,559b/v) 6 Essensial oil

Minyak VCO (g) 75 Zat aktif

Kalium Hidroksia (KOH) (g) 52.50 Pembentuk busa

Gliserin(g) 10,25 Pengawet

Aquadest (g) 128,2 Pelarut

Propilena Glikol (g) 22,50 Pengatur Ph

Cocamid DEA 5,46 Pembentuk busa


ANALISIS KEUNGAN

Jumlah biaya produksi = Rp. 10.242.700


Produksi = 10 lusin (120 botol)
Harga satuan = Rp.22.000 /botol
Pendapatan = harga jual X jumlah barang diproduksi X
periode pembuatan
= Rp.22.000 X 120 X 4
= Rp.10.560.000
Keuntungan = total pendapatan – biaya produksi
= Rp.10.560.000- Rp. 10.242.700
= Rp. 317.300
TAHAPAN KERJA

■ Determinasi dan pengumpulan bahan


■ Destilasi minyak kelapa
■ Pembuatan sabun cair
■ Uji sediaan sabun cair
■ Pengemasan
■ Pemasaran
JADWALKEGIATAN
Kegiatan Bulan
O 4 5
1 2 3 4 5
Observasi

Pengumpulan data dan bahan


baku

Determinasi tanaman

Destilasi tanaman serai

Pembuatan sabun cair

Uji sediaan sabun cair

Pemasaran

Analisis data

Evaluasi dan Konsultasi

Penyusunan laporan akhir


SEKIAN DAN TERIMAKASIH