Anda di halaman 1dari 29

MIND - BODY – SPIRIT

THERAPY
By. Dian Yuniar
Mind Body Spirit Therapy
 Fokus pada interaksi antara otak, pikiran,
tubuh serta perilaku dan faktor
emosional, mental dan spiritual, serta
perilaku yang dapat mempengaruhi
kesehatan
 Pschyconeuroimunology : stress yang
berlebihan dapat menurunkan daya
tahan tubuh
 Aktifitas yang dapat menenangkan jiwa
 Ada bukti bahwa intervensi mind body
berefek positif terhadap fungsi psikologis
dan kualitas hidup
 Resiko fisik dan emosional minimal
 Dapat mudah dilakukan
 Digunakan bersamaan dengan
pengobatan modern sebagai pengobatan
terpadu untuk meningkatkan kesehatan.
TEKNIK
MIND BODY SPIRIT TERAPY
1. Imagery
2. Music intervention
3. Humor
4. Yoga
5. Biofeedback
6. Meditation
7. Prayer
8. Storytelling
9. Journaling
10. Animal assisted therapy
1. Imagery
 Intervensi pikiran-tubuh yang
menggunakan kekuatan imajinasi untuk
menghasilkan perubahan pada dimensi
fisik, emosional, atau spiritual.
 Sebuah gambar membuat kita marah
atau sedih, bau membawa kita ke
momen masa lalu, suara membuat
tegang otot-otot di leher, lagu
mengingatkan ke masa lalu
 Imagery adalah pembentukan
representasi mental dari objek, tempat,
peristiwa, atau situasi yang dirasakan
melalui indera
 didasarkan imajinasi individu itu sendiri
dan pengolahan kognitif dan dapat
dipraktekkan sebagai kegiatan mandiri
(self-hypnosis) atau dipandu oleh
seorang profesional (imagery dipandu)
 Tujuan dari imagery adalah untuk
membingkai ulang situasi stres dari
tanggapan negatif dari ketakutan dan
kecemasan gambar positif dari
penyembuhan dan kesejahteraan
(Dossey, 1995)
 Imagery ada pasif dan aktif
Kegunaan Imagery
 Nyeri
 Asma
 Menganti balutan luka
 Gangguan emosional
 Mual dan muntah
 Kecemasan dan gangguan tidur
Teknik Imagery Secara Umum
1. Pre Interaksi
 Mengatur posisi yang nyaman ( duduk atau
berbaring )
 Silangkan kaki, tutup mata atau focus pada suatu
titik atau suatu benda dalam ruangan
 Focus pada pernafasan otot perut, menarik nafas
dalam dan pelan, nafas berikutnya biarkan sedikit
lebih dalam dan tetap focus pada pernafasan.
Pikirkan bahwa tubuh semakin santai dan lebih
santai
 Rasakan tubuh menjadi lebih berat dan hangat
dari ujung kepala sampai ujung kaki
 Jika fikiran tidak focus, ulangi kembali pernafasan
dalam dan pelan.
2.Tahap Orientasi
 Pikirkan bahwa seolah-olah pergi
kesuatu tempat yang menyenangkan dan
merasa senang di tempat tersebut
 Sebutkan apa yang bisa dilihat, didengar,
dicium dan dirasakan
 Ambil nafas panjang beberapa kali dan
nikmati berada di tempat tersebut
 Sekarang bayangkan diri anda seperti
yang anda inginkan.
3.Tahap Kerja
 Ingat bahwa Anda dapat kembali ke
tempat ini, perasaan ini, cara ini menjadi
kapan saja Anda inginkan.
 Anda bisa merasa seperti ini lagi dengan
berfokus pada pernapasan Anda, santai,
dan membayangkan diri Anda berada
pada tempat yang anda senangi.
4.Tahap Terminasi
 Ketika Anda telah siap kembali ke ruangan
dimana anda berada
 Anda akan merasa segar dan siap untuk
melanjutkan kegiatan Anda.
 Anda bisa membuka mata Anda dan
ceritakan tentang pengalaman Anda ketika
Anda siap. (Snyder,2006)
Sesi Imagery pada orang dewasa dan orang tua
biasanya 10- 30 menit lamanya. Sedangkan
untuk anak-anak sekitar 10-15 menit
2. Music Intervention
 Adalah keahlian mengunakan musik dan
elemen musik oleh seorang terapis yang
terakreditasi untuk meningkatkan,
mempertahankan dan mengembalikan
kesehatan mental, fisik, emosional dan
spiritual
 Jenis pilihan musik yang disukai, dan
alasan seseorang mendengarkan musik.
The American Heritage Dictionary®
of the English Language
Mendefinisikan musik sebagai "seni mengatur
suara di dalam waktu sehingga dapat
memberikan komposisi yang berkelanjutan,
terpadu dan menggugah, melalui melodi,
harmoni, ritme, dan timbre "(2000)
 Penggunaan musik dapat mengambil
banyak bentuk, dari mendengarkan kaset
yang dipilih atau compact disc (CD) untuk
bernyanyi atau drum
 Mendengarkan Musik Secara individu
 Kelompok Pembuatan Musik
TEKNIK MUSIK THERAPY
1. Memastikan pasien memiliki pendengaran yang baik.
2. Memastikan pasien suka / tidak suka musik.
3. Menilai preferensi musik dan pengalaman sebelumnya dengan musik untuk relaksasi.
4. Memberikan pilihan untuk relaksasi musik; membantu dengan tape/CD yang dipilih
sebagaimana dibutuhkan.
5. Menentukan kesepakatan sebagai tujuan utama untuk intervensi musik dengan pasien.
6. Melengkapi sebelumnya semua prosedur keperawatan sebelum intervensi;
memungkinkan untuk minimal 20 menit waktu yang diperlukan untuk mendengarkan
tanpa gangguan.
7. Mengumpulkan peralatan (CD atau kaset-player, kaset/CD, headphone, baterai) dan
memastikan semua alat dalam keadaan baik.
8. Membantu pasien untuk memberikan posisi yang nyaman sesuai kebutuhan; memastikan
jangkauan suara-cahaya pada jangkauan dan membantu pasien dengan peralatan yang
diperlukan.
9. Meningkatkan lingkungan yang diperlukan (menarik tirai, dekat pintu, mematikan lampu,
dll).
10. Memasang tanda tidak mengganggu untuk meminimalkan gangguan yang tidak perlu.
11. Mendorong dan memberikan pasien kesempatan untuk "praktek" relaksasi dengan
musik.
12. Mendokumentasikan respon pasien terhadap intervensi musik.
13. Merevisi atau mengevaluasi rencana intervensi yang telah dilakukan dengan tujuan yang
ingin dicapai.
3. HUMOR
 Tertawa atau lelucon memberi pengaruh
positif pada kesehatan
 Meningkatkan kemampuan untuk
menanggulangi berbagai kesulitan dan
untuk hidup sehat
 Lelucon, film karton, cerita atau artikel
lucu; mainan hal-hal baru atau hadiah
lelucon; dan tipu daya praktis; lelucon
4. Yoga
 Untuk manajemen stres dan kesehatan yang
optimal tidak memiliki efek samping dan tidak
memerlukan obat atau peralatan yang mahal dan
perawatan (Kabat-Zinn, 2005).
 Yoga menawarkan lebih dari pose fisik, teknik
pernapasan, dan relaksasi
 Yoga, sebuah seni dan ilmu pengetahuan India
kuno, yang berarti penyatuan atau penggabungan
atas kekuatan individu dan universal
 Penelitian menunjukkan bahwa yoga meningkatkan
self-regulation, penyembuhan, dan kesejahteraan
(Telles & Naveen, 2004)
5. Meditation
 Latihan kewaspadaan dan konsentrasi
 Deep relaxation
 Gelombang otak berubah sepanjang
waktu
 Memperpanjang usia
 Meningkatkan kualitas hidup
 Mengatasi nyeri
 kecemasan
6. Biofeedback
 Dasar : kepercayaan bahwa perubahan
dalam life force tubuh, termasuk medan
listrik, magnetik dan electromagnetik
mempengaruhi kesehatan manusia dan
dapat mendorong penyembuhan
 Biofeedback/terapi energi termasuk
domain pengobatan komplementer &
alternative yang berdasar pada interaksi
medan energi manusia dgn medan energi
lain (manusia atau non manusia)
 Berbagai medan energi dikaitkan dengan
tubuh manusia termasuk listrik, magnetik,
cahaya dll
 Perubahan medan energi ini dapat
mempengaruhi kesehatan manusia dan
mendorong kesembuhan
7. Prayer
 Berdoa : telah teridentifikasi sebagai
bagian dari CAM
 Doa dapat digunakan oleh semua orang
dari berbagai budaya dan kepercayaan
 Orang seringkali berdoa berdasarkan
agama, spriritual yang diyakininya dan
merasa dekat dengan pencipta Nya
sehingga menimbulkan rasa nyaman dan
meningkatkan kesehatan .
8. Storytelling
 Cerita dibangun untuk menceritakan
kisah seorang, menyampaikan informasi
kepada orang lain, menjelaskan
pandangan, dan berbagi pengalaman
 Mendongeng melayani berbagai tujuan di
seluruh rentang hidup dan dapat
digunakan oleh perawat.
 Mendongeng menggambarkan memori
manusia dan merupakan seni dan ilmu
(Lawlis, 1995; Roberts, 1994).
 Dongeng, legenda, cerita pribadi, dan mitos
pribadi, aktual, fiksi
 Mendefinisikan cerita atau narasi sebagai
ekspresi dari kesadaran manusia dan sarana
untuk memperluas kesadaran.
 Kecemasan berkurang, citra dikembangkan,
relaksasi terjadi kemudian, nyeri bisa
dikurangi, dan pasien dapat menjadi kuat,
membangkitkan kekuatan spiritual,
memfasilitasi pelepasan energi, yang
mengakibatkan penyembuhan diri dan
orang lain
9. Journaling
 Menulis jurnal
 Memberikan kesempatan bagi orang
untuk merenungkan dan menganalisis
kehidupan mereka dan peristiwa dan
orang-orang di sekitar mereka dan untuk
berhubungan dengan perasaan mereka
 Melibatkan semua aspek seseorang: fisik
(gerakan otot), mental (proses berpikir),
emosional (untuk berhubungan dengan
perasaan) dan spiritual (menemukan
makna)
 Teknik untuk journal termasuk menulis
bebas mengalir, journal topikal atau
terfokus, dan menulis kreatif.
 Periode waktu yang journal dilakukan
(minggu, bulan, atau tahun) tergantung
pada tujuannya
10. Animal assisted therapy
 Animal – assisted therapy ( pengobatan
hewan )
 Mempunyai beberapa nama meliputi : Pet
facitated therapy, Pet assisted therapy, Pet
therapy, Pet oriented child psychotherapy,
Animal-facilitated therapy, Animal-assisted
activity, dan Animal visitation
 Intervensi mengunakan hewan ( biasanya
anjing )
Manfaat AAT
 Kuda : menungangi kuda bisa
mempengaruhi fisik dan Psikologi menjadi
lebih baik bagi pemulihan penyakit pasien.
 Lumba2: dapat membantu anak-anak autis
menjadi lebih aktif atau dapat
berespon/menerima respon.
 Anjing : Berinteraksi dengan anjing sangat
bagus untuk pasien penderita kebutaan,
bisu atau tidak bisa berjalan (lumpuh).
 Terima kasih.