Anda di halaman 1dari 15

KEBIJAKAN DAN DUKUNGAN

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA


KAB.TEMANGGUNG PADA
PELAKSANAAN KURSUS
PRANIKAH

AHM AD M INANURRAHM AN
Staf Seksi bimbingn Urusan A gama Islam dan Pembinaan
Syariah
Kantor Kementerian A gama Kab. Temanggung
DASAR

 UU No. 22 tahun 1946 tentang Pencatatan NTCR

 UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan

 PP No 48 th 2014 ttg Tarif atas PNBP NR

 PMA No 11 th 2007 ttg Pencatatan Nikah.

 Peraturan Dirjen Masyarakat Islam Nomor : 542 Tahun


2013 tentang Penyelenggaraan Kursus Pra Nikah
VISI KEMENTERIAN AGAMA PADA
PEMBENTUKAN KELUARGA SAKINAH

terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa


kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia
dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju-mandiri,
kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran
hukum dan lingkungan
MISI

1) Meningkatkan mental spiritual, perilaku hidup dengan


menghayati dan mengamalkan Pancasila serta
meningkatkan pelaksanaan hak dan kewajiban sesuai
dengan Hak Asasi Manusia (HAM), demokrasi,
meningkatkan kesetiakawanan sosial dan kegotong-
royongan serta pembentukan watak bangsa yang
selaras, serasi dan seimbang
2) Meningkatkan pendidikan dan ketrampilan yang
diperlukan dalam upaya mencerdaskan
kehidupan bangsa serta pendapatan keluarga.
3) Meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan
keluarga, serta upaya peningkatan pemanfaatan
pekarangan melalui halaman asri, teratur, indah
dan nyaman, sandang dan perumahan serta tata
laksana rumah tangga yang sehat.
4) Meningkatkan derajat kesehatan, kelestarian
lingkungan hidup serta membiasakan hidup
berencana dalam semua aspek kehidupan dan
perencanaan ekonomi keluarga dengan
membiasakan menabung.
5) Meningkatkan pengelolaan keluarga sakinah
melalui BP-4 baik kegiatan pengorganisasian
maupun pelaksanaan program-programnya yang
disesuaikan dengan situasi dan kondisi
masyarakat setempat
DATA NTCR KEMENAG KAB TEMANGGUNG
BAGAIMANA CARA MENGURANGI ANGKA
PERCERAIAN DI KAB TEMANGGUNG?

1) Menyiapkan generasi muda (calon pengantin)


yang akan membentuk keluarga baru
2) Penguatan pilar rumah tangga
KURSUS CALON PENGANTIN

Suscatin adalah: Orientasi untuk membekali calon


pengantin yang belum mempunyai pemahaman yang
mendalam tentang hak dan kewajiban dalam berumah
tangga,relasi suami-istri,manajemen konflik,
kesehatan reproduksi dan pengetahuan lain, sehingga
rumah tangga yang mereka bangun tidak berantakan
ditengah jalan karena kurangnya pemahaman tentang
kerumahtanggaan.
 Peserta Suscatin : adalah meraka yang telah terdaftar sebagai calon
pengantin pada KUA setempat.

 Waktu Pelaksanaan Suscatin : jeda waktu antara pendaftaran


dengan pelaksanaan ( 10 hari sebelum pelaksanaan aqad nikah).

 Pelaksanaan Kegiatan : Suscatin dilaksanakan selama 2 hari ( 16


jpl).

 Tempat Pelaksanaan : di KUA atau Kemenag Kab/Kota


PENYELENGGARA :

Kementerian Agama atau Badan Penasihatan, Pembinaan,


dan Pelestarian Perkawinan (BP4) atau lembaga/organisasi
keagamaan Islam lainnya sebagai penyelenggara kursus
pra nikah yang telah mendapat akreditasi dari Kementerian
Agama.
( P e r d i r j e n B i m a s I s l a m N o m o r : 5 4 2 Ta h u n 2 0 1 3 t e n t a n g P e n ye l e n g g a r a a n K u r s u s
P r a N i k a h , P s . 3 a ya t 1 )
MATERI SUSCATIN

No MATERI JPL
A KELOMPOK DASAR 1
Perkenalan dan Kontrak Belajar
B KELOMPOK INTI
Mempersiapkan Perkawinan Kokoh Menuju Kel Sakinah 3
Mengelola Dinamika Perkawinan dan Keluarga 2
Memenuhi Kebutuhan Keluarga 2
Kesehatan Reproduksi 2
Menyiapkan Generasi Berkualitas 2
Mengelola Konflik dan Membangun Ketahanan Keluarga 2
c KELOMPOK PENUNJANG
Refleksi dan Evaluasi 2
Setiap Peserta yang mengikuti Suscatin akan mendapat
sertifikat sebagai persyaratan kelengkapan pendaftaran
nikah
FUNGSI/PERAN BP4

Memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat


dalam bentuk :
 Edukasi (remaja, calon pengantin, pasangan muda)
 Konsultasi jodoh (calon pasangan yg akan nikah)
 Konseling (pasangan yang bermasalah, keluarga dg
anak, remaja bermasalah)
 Mediasi & Advokasi (pasangan yg dlm proses
perceraian di PA
 Crisis Center (korban kekerasan dl perkawinan,
keluarga dan rumah tangga, terutama perempuan
dan anak-anak)
TERIMA KASIH