Anda di halaman 1dari 11

Oleh kelompok 11

Muhammad Al’ayubi :180101050299

Liska pathul zannah :180101050904

Neli solikhatin Najah :180101050154


A. Pengertian

Menurut bahasa Aqsam adalah bentuk jamak dari Qasam yang artinya sumpah.
Adapun menurut istilah yang dimaksud dengan ilmu Aqsamul Qur’an ialah ilmu
yang membicarakan tentang sumpah-sumpah yang terdapat dalam ayat-ayat al-
Qur’an
• Contoh
َِ ‫س ُم ْوا ِب‬
)٣٨ :‫(النحل‬....ِ‫اّللا‬ َ ‫َواَ ْق‬
Artinya: “Mereka bersumpah dengan nama Allah” (Q.S An-Nahl: 38)
Namun kadangkala dalam suatu ayat langsung disebutkan dengan wawu( ِ‫و‬
)pada isim dzahir,kadangkala disebutkan dengan huruf ta’ ( )ِ‫ت‬pada lafal
jalalah. Hal ini terjadi manakala fi’il qasam tidak disebutkan dalam ayat
tersebut.
Contoh:
)١:‫(الليل‬....‫َوالَ ْي ِلِاِذَاِ َي ْغشَى‬
Artinya:
“Demi malam apabila menutupi(cahaya siang)”. (Q.S. Al-Laili: 1)
Dengan huruf ta'(: )‫ت‬
)٥٧‫َوتاِهللﻻكيدنِاصناِمكم(األنبياء‬
Artinya: "Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipudaya
terhadap berhala-berhalamu" (Q.S. Al-Anbiya: 57)
• Muqsam bih.
Muqsambih ialah lafaz yang terletak sesudah ada qasam yang dijadikan
sebagai sandaran dalam bersumpah yang juga disebut sebagai syarat.
Allah dalam Al-Qur'an bersumpah dengan Zat-Nya sendiri Yang Maha Suci
atau dengam tanda-tanda kekuasaan-Nya Yang Maha Besar.
Allah bersumpah dengan Zat-Nya sendiri:

)٥٣:‫قلِاىِوربىِانهِلحقِ(يونس‬

Artinya: "Katakanlah: "Ya demi Tuhanku, sesungguhnya azab itu adalah


benar". (Q.S.Yunus: 53)
• Allah bersumpah dengan makhluk dengan ciptaan-Nya.
Contoh:
)١:‫والشمسِوضحها(الشمس‬
Artinya: "Demi matahari dan cahayanya di pagi hari". (Q.S.Asy-Syamsi: 1)
)١:‫والتينِوالزيتون(التين‬
Artinya: "Demi(buah) Tin dan(buah) Zaitun".(Q.SAt-Tin:1)
)١:‫والليلِاذايغش(الليل‬
Artinya: "Demi malam apabila menutupi(cahaya siang)". (Q.S Al-Laili:1)
• Muqsamm 'alaih
Muqsam 'alaih ialah bentuk jawaban dari syarat yang telah disebutkan
sebelumnya (muqsam bih). Posisi muqsam 'alaih terkadang bisa menjadi
taukid, sebagai jawaban aqsam. Karena yang dikehendaki dengan qasam
adalah untuk mentaukidi muqsam 'alaih dan mentahkikannya.

Untuk fi'il madi yang mutasharif yang tidak didahului ma'mul, maka jawaban
qasamnya seringkali menggunakan lam( )‫ل‬atau Qod (.)‫قد‬
Contoh:
)١٠:‫وقدخابِمنِدسها(الشمس‬
Artinya: "Dan sesungguhnya merugilah orang-orang yang
mengotorinya".(Q.S.Asy-Syams:10)
• Adapun ungkapan qasam bermacam-macam, yaitu:

1) Secara Dzahir (terang)


Ungkapan sumpah (qasam) dzahir ialah qasam yang disebutkan fi'il
qasam dan muqasam bihnya.
Contoh:
)١:‫آلاقسمِبيومِالقيامة(القيامة‬
Artinya: "Aku bersumpah dengan hari kiamat" (Q.S.Al-Qiyamah:1)
2) Secara Dhamir(samar)
Yang dimaksud ungkapan sumpah dengan dhamir adalah ungkapan
sumpah yang tidak dengan menggunakan fi'il qasamnya dan tidak pula
muqasam bihnya. Tapi qasam disini hanya ditunjukan oleh adanya lam
(‫ل‬taukid yang masuk pada qasam seperti firman Allah:
)١٨٦:‫التبلونِفىِاموالكمِوانفسكم(الِعمران‬
Artinya: "Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan
dirimu..." (Q.S.Ali Imran: 186)
• Faedah Aqsamul qur’an
a) Tauhid, yaitu untuk meyakinkan sesuatu yang masih diragukan oleh
pandangan.
b) Tahkid (penguat), yaitu untuk membuktikan kesesuaian sehingga orang
tidak dapat menolaknya dan akan mempercayainya (ingkari), Alqur’an
diturunkan untuk segenap manusia yang menanggapi Alqur’an dengan
berbagai macam keadaan, ada yang ragu-ragu, ada yang menolak, ada
yang sangat menentang, maka di kuatkan dengan sumpah, adalah untuk
menghilangkan keraguan
• Menurut bahasa Aqsam adalah bentuk jamak dari Qasam yang artinya
sumpah. Adapun menurut istilah yang dimaksud dengan ilmu Aqsamul
Qur’an ialah ilmu yang membicarakan tentang sumpah-sumpah yahg
terdapat dalam ayat-ayat al-Qur’an.
a) Unsur-unsur Aqsamul qur’an dan ungkapan (sighat) ada 3:
Fi’il yang berbentuk muta’addi dengan diawali huruf (‫ب‬ba’), wawu( ‫و‬
)pada isim dzahir,kadangkala disebutkan dengan huruf ta’ ( ) ‫ت‬pada
lafal jalalah
b) Muqsam bih (penguat sumpah)
c) Muqsam alaih (berita yang diperkuat sumpah)
• Macam-macam aqsamul qur’an :
a. Secara Dzahir (terang)
b. Secara Dhamir(samar)
Faedah Aqsamul qur’an

a) Tauhid, yaitu untuk meyakinkan sesuatu yang masih diragukan oleh pandangan.
b) Tahkik (penguat), yaitu untuk membuktikan kesesuaian sehingga orang tidak
dapat menolaknya dan akan mempercayainya (ingkari), Alqur’an diturunkan
untuk segenap manusia yang menanggapi Alqur’an dengan berbagai macam
keadaan, ada yang ragu-ragu, ada yang menolak, ada yang sangat menentang,
maka di kuatkan dengan sumpah, adalah untuk menghilangkan keraguan
Terimakasih