Anda di halaman 1dari 21

EVALUASI KINERJA KOPERASI

WANITA LESTARI DENGAN


MENGGUNAKAN PTP

Kelas : L Deasy Rizki Amalia_041311333078_15


Latar Belakang
 Koperasi merupakan sokoguru perekonomian
Indonesia dimana koperasi mempunyai peran
penting dalam pembangunan perekonomian
nasional.
 Setiap tahun jumlah koperasi Indonesia terus
meningkat, meskipun tidak signifikan. Peningkatan
koperasi tersebut tidak berbanding lurus dengan
peningkatan kualitas kinerja koperasi.
Latar Belakang
 Ada 2 penyebab mengapa koperasi tidak
berkembang baik di Indoesia
a. Tidak atau kurang dipahaminya makna sebenarnya
dari koperasi sebagaimana dinyatakan dalam jatidiri
koperasi tentang definisi, nilai-nilai dan prinsip
koperasi.
b. Umumnya kita membangun koperasi atas dasar
pendekatan makro, politis dan seringkali berputar-
putar dalam tataran wacana.
Latar Belakang
 Realitas di lapangan praktek perkoperasian kita,
dijumpai ada banyak kekurangan dan dalam
beberapa kasus sebagai penyimpangan yang
cukup fatal dalam pelaksanaan nilai-nilai daan
prinsip koperasi yang benar. Banyak koperasi di
Indonesia dalam prakteknya tidak beda dengan
perusahaan yang berbasiskan pada modal seperti
Persero, CV, maupun Firma. Bahkan dalam banyak
kasus di jumpai banyak koperasi yang didirikan
hanya untuk mengejar turunya subsidi maupun
pinjaman lunak dari pemerintah.
PROFIL KOPERASI
Nama : Koperasi Wanita Lestari

Alamat : Jl Kelud RT.02 RW.01 No.9 Kel.


Kauman Kec. Srengat Kab. Blitar

Badan Hukum : 33/131/BH/XVI.3/409.110/XI/2009

Tgl Berdiri : 15 September 2009

Bidang Usaha : 1. Penjualan (Menjual Barang sehari-hari)

2. Simpan Pinjam
Rumusan Masalah
1. Berapa skor untuk masing-masing variabel (Visi,
Kapasitas, Sumberdaya, Jaringan) yang
memberikan penilaian terhadap kinerja Koperasi
Wanita Lestari sampai dengan tahun tutup buku
2014 menurut metode Pengukuran Tangga
Perkembangan?
2. Predikat apa yang sesuai diberikan kepada
Koperasi Wanita Lestari terhadap kinerjanya
sampai dengan tahun tutup buku 2014 menurut
metode PTP?
Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui skor dari setiap variabel yang
memberikan penilaian terhadap kinerja Koperasi
Wanita Lestari sampai dengan tahun tutup buku
2014.
2. Untuk mengetahui dan menganalisis kinerja
Koperasi Wanita Lestari sampai dengan tahun
tutup buku 2014.
Kerangka Pemikiran
 Skema alur pikir yang melatarbelakangi
pentingnya penelitian ini digambarkan sebagai
berikut:
Hipotesis
 Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini
adalah:
 Variabel yang memberikan kontribusi penilaian
tertinggi terhadap kinerja Koperasi Wanita Lestari
sampai dengan taun tutup buku 20114 menurut
metode Pengukuran Tangga Perkembangan adalah
variabel Sumberdaya.
 Kinerja Koperasi Wanita Lestari sampai dengan tahap
tutup buku 2014 memperoleh predikat hijau menurut
penelian metode Pengukuran Tangga Perkembangan
Metode Penelitian
1. Pengambilan Data
a. Wawancara, yaitu mengadakan tanya jawab langsung
dengan menggunakan alat bantu kuesioner terhadap pihak-
pihak yang sudah ditentukan dalam metode PTP, yaitu ketua
koperasi, Pengurus, Pengawas serta anggota biasa,
b. Observasi, yaitu dengan melakukan pengamatan langsung
terhadap objek penelitian untuk menelusuri kebenaran
jawaban wawancara dengan kondisi di lapangan dan data
pendukung yang ada.
c. Data yang diperlukan:
 Neraca koperasi tahun 2011 sampai dengan tahun 2014
 Laporan perhitungan Sisa Hasil Usaha (SHU tahun 2011 sampai
dengan tahun 2014)
 Data lain yang berhubungan dengan penelitian.
Metode Analisis
 Pengujian Hipotesis Pertama
Untuk menguji hipotesis pertama digunakan kriteria
penilaian masing-masing variable sebagai berikut :
 Perumusan Hipotesis Pertama
Ho: Salah satu atau lebih dari visi, kapasitas atau
jaringan memperoleh skor tertinggi
Ha: Variabel sumber daya memperoleh skor
tertinggi.
Metode Analisis (Cont)
 Pengujian Hipotesis Kedua
Pengujian hipotesis kedua digunkan kriteria penilaian
total berikut ini.

 Perumusan hipotesis :
Ho: Koperasi Wanita Lestari memperoleh predikat
kuning (52≤TS≤97) atau merah (5≤TS≤51)
Ha: Koperasi Wanita Lestari memperoleh predikat
hijau (98≤TS≤145)
Hasil Penelitian
1. Visi
Indikator Skor Total Zonasi
1. Keterwakilan perempuan, kaum muda, dan golongan minoritas 5
dalam staf dan kepengurusan, didukung oleh AD atau kebijakan
tertulis dan keputusan-keputusan.
2. Efeektifitas organisasi melakukan hubungan dengan anggota 3
3. Upaya Organisasi melakukan pengembangan bisnis. 5
4. Tingkat komitmen organisasi terhadap pembangunan sosial. 4
5. Efektivitas kepemimpinan dan manajemen pengurus. 3
6. Sifat rencana strategik dan efektivitasnya. 3
7. Keberadaan mekanisme penyelesaian pertentangan dalam AD 4
dan pembuatan keputusan-keputusan terekomendasi.
Sub Total 27 Hijau
2. Kapasitas
Indikator Skor Total Zonasi
1. Tingkat struktur dan staf organisasi mencerminkan sebuah koperasi 3
yang memilki daya hidup dan berhasil.
2. Tingkat resistensi pegawai senior dalam manajemen lima tahun 3
terakhir.
3. Tingkat kepuasan dari syarat-syarat pelayanan bagi staf. 3
4. .Tingkat kecukupan komitmen organisasi mengenai pentingnya 4
pelatihan.
5. Efektivitas langkah-langkah yang diambil organisasi untuk 4
menurunkan biaya.
6. Pemeliharaan sistem operasi dan pengaturan keuangan organisasi. 5

7. Respon terhadap audit dalam lima tahun terakhir. 4


8. Pelayanan koperasi kepada anggota berdasarkan penelitian 5
pasar (menguntungkan)
9. Keterlambatan laporan laporan keuangan koperasi. 0
Sub Total 31 Hijau
2. Kapasitas
Indikator Skor Total Zonasi
1. Tingkat struktur dan staf organisasi mencerminkan sebuah koperasi 3
yang memilki daya hidup dan berhasil.
2. Tingkat resistensi pegawai senior dalam manajemen lima tahun 3
terakhir.
3. Tingkat kepuasan dari syarat-syarat pelayanan bagi staf. 3
4. .Tingkat kecukupan komitmen organisasi mengenai pentingnya 4
pelatihan.
5. Efektivitas langkah-langkah yang diambil organisasi untuk 4
menurunkan biaya.
6. Pemeliharaan sistem operasi dan pengaturan keuangan organisasi. 5

7. Respon terhadap audit dalam lima tahun terakhir. 4


8. Pelayanan koperasi kepada anggota berdasarkan penelitian 5
pasar (menguntungkan)
9. Keterlambatan laporan laporan keuangan koperasi. 0
Sub Total 31 Hijau
3. Sumber Daya

Indikator Skor Total Zonasi

1. Kecukupan modal organisasi 10

2. Pertumbuhan aset dalam arti riil tiga tahun terakhir 10

3. Perlindungan terhadap ekuiti dan pengelolaan aset 10


secara menguntungkan.
4.Efektivitas kedudukan kebijakan perkreditan dan 10
prosedur pengendalian.
Sub Total 40 Hijau
4. Jaringan Kerja

Indikator Skor Total Zonasi

1. Kebijakan fiskal dalam organisasi. 3

2. Hubungan organisasi dengan pemerintah. 4

3. Tingkat kepuasan hubungan antara organisasi 0


dengan koperasi puncaknya (gerakan koperasi) /
sekunder
4. Hubungan organisasi dengan koperasi-koperasi 3
yang sedang berkembang dan mitra kerja/pembina-
pembinananya.
Sub Total 10 Kuning
Kesimpulan

No. Variabel Skor Total Skor Zonasi


1. Visi 27
2. Kapasitas 31
3. Sumber Daya 40
4. Jaringan Kerja 10
Sub Total 108 Hijau
Kesimpulan
1. Dari hasil penilaian skor untuk masing-masing
variabel didapat skor untuk variabel sumber daya
: 40, skor variabel kapasitas: 31, skor variaebl
misi: 27 dan skor untuk variabel jaringan 10.
Variabel sumberdaya memperoleh penilaian
tertinggi sehingga hipotesis pertama yang
menyatakan bahwa variabel yang memberikan
penilaian tertinggi terhadap kinerja Koperasi
Wanita Lestari sampai tahun tutup buku 2014
menurut metode PTP adalah sumberdaya,
diterima.
Kesimpulan (Cont)
2. Kinerja Koperasi Wanita Lestari sampai tahun tutup
buku 2014 sudah memperoleh predikat hijau menurut
metode PTP. Hal ini terlihat pada hasil penilain dan
penghitungan skor yang meliputi variabel visi,
kapasitas, sumber daya, jaringan diperoleh skor total
108. Kriteria penerimaan hipotesis untuk kinerja
koperasi memperoleh predikat hijau adalah apabila
98≤TS≤135, dengan demikian maka hipotesis kedua
yang menyebutkan bahwa kinerja Koperasi Wanita
Lestari sampai dengan tahun tutup buku 2014
memperoleh predikat hijau menurut PTP, diterima.