Anda di halaman 1dari 20

Aplikasi persamaan linier orde

satu pada kimia


Oleh kelompok 3
Persamaan Diferensial Orde Satu

Persamaan diferensial orde satu memiliki


bentuk umum yaitu dimana f adalah
fungsi dua variabel yang diberikan sebarang
fungsi terturunkan yang memenuhi
persamaan ini untuk semua t dalam suatu
interval yang disebut solusi.
Sebuah persamaan diferensial orde satu
merupakan sebuah pengulangan yang
didefinisikan dalam bentuk
dimana n = 0,1,2… yang membentuk orde satu
adalah bahwa hanya dibutuhkan nilai
sebelumnya untuk memperoleh nilai
berikutnya.
Aplikasi Pendiferensialan Linier Orde Satu Dalam Bidang
Kimia Terkait Pencampuran suatu Larutan

Contoh I:
Dalam Sebuah wadah besar berisi 2000 galon
campuran sirup yang semula mengandung 10 kg zat
gula larut didalamnya. Untuk memenuhi standar mutu
kadar gula dalam sirup, campuran sirup yang
mengandung 20 gram gula per galon, dialirkan
kewadah dengan debit 40 galon tiap menit dan
langsung tercampur dengan sempurna. Hasil campuran
ini dikeluarkan keluar dengan laju 45 galon tiap menit.
Tentukan banyaknya zat gula 20 menit setelah
pencampuran berlangsung.
Pada kondisi awal campuran, mengandung 10
kg zat gula didalamnya atau y = 10 saat t = 0,
ini merupakan masalah nilai awal. Maka dari
solusi umum dapat diperoleh solusi khusus
dengan mensubstitusikan nilai awal y = 10 saat
t = 0, untuk memperoleh nilai C1 yaitu
Contoh II:
Sebuah tangki berisi 150 liter larutan 10% alkohol
(etanol) dalam air. Kemudian, larutan kedua yang
terdiri dari 50% alkohol ditambahkan ke dalam tangki
dengan laju penuangan sebesar 15 liter per menit dan
dalam hal ini tangki mengalami pengadukan secara
sempurna (well mixing). Secara bersamaan, tangki juga
mengalami pengosongan (di bagian bawahnya) dengan
laju alir sebesar 15 liter per menit juga, seperti yang
ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Dengan asumsi
bahwa larutan diaduk secara sempurna seperti di atas,
berapa banyak kah jumlah alkohol yang akan berada di
dalam tangki setelah waktu 10 menit?
Contoh III :
Sebuah pabrik sabun hanya memiliki 1 tangki dengan
kapasitas 15 liter untuk penampungan limbah. Dalam
proses pengisian tangki limbah tersebut, sebanyak 15
liter air dan 750 gram natrium klorida dimasukkan.
Agar limbah yang terbuang ke lingkungan
konsentrasinya tidak berlebih, maka diperlukan pompa
yang dioperasikan untuk memompa air ke tangki
dengan laju 2 liter setiap menit dimana limbah garam
yang mengandung 45 gram garam per liter
ditambahkan dengan laju 1,5 liter per menit. Untuk
menjaga volume larutan dalam tangki tetap pada level
15 liter, maka limbah yang terdapat di dalam tangki
dikeluarkan (discharge) sebanyak 3,5 liter per menit.
Misalkan A merupakan aliran limbah dari proses,
B merupakan aliran air (fresh water), dan C
adalah aliran keluar limbah dari tangki ke
lingkungan. Diasumkan saat aliran A dan B masuk
ke dalam tangki, maka secara cepat terjadi
perubahan konsentrasi klorida ke arah
konsentrasi keluar tangki dan di dalam tangki
tidak terjadi reaksi kimia. Tentukanlah:
a) Pada waktu 3 detik berapa konsentrasi limbah
yang keluar dari tangki?
b) Dalam kondisi konstan (steady state), berapa
konsentrasi garam yang dikeluarkan oleh pabrik
tersebut?
Sekian, terimakasih :)