Anda di halaman 1dari 91

Pemanfaatan Akupuntur Dalam

Bidang Estetika
Dr. Slamet Riyanto, SpAK, MM
Poliklinik Akupuntur
RS.PKU Muhammadiyah Surakarta
Akupunktur
• Penggunaan untuk pengobatan : 3000 – 5000
tahun yang lalu

• Penggunaan untuk estetika : Dinasti Qin 206 –


220 SM dan Dinasti Han 221 – 260 SM
Mengapa Akupuntur ?

• Natural atau alami


• Non destruktif ( skar )
• Holistik
• Efektif
Ruang Lingkup Akupunktur Estetika

• Gangguan pigmentasi
• Keriput
• Kantung mata
• Jerawat / acne
• Menunda proses tua
• Kegemukan
Ruang lingkup akupunktur estetika
wanita di perkotaan
• Mengencangkan payudara
• Mengencangkan glutea ( bokong )
• Mengencangkan paha sebelah dalam
• Mengencangkan vagina
• Menghilangkan varises
Ruang lingkup akupunktur estetika
pria di perkotaan
• Kesegaran wajah
• Kebugaran tubuh
• Vitalitas organ reproduksi
VITILIGO
• Kelainan berupa makula berwarna
putih (hipopigmentasi),
• Merupakan masalah kosmetika
• 30-40 % mempunyai riwayat familial
• 50 % kasus timbul < usia 20 tahun
• Terapi :

• Lokal : dari tepi menuju ke pusat (2-6 jarum)


• Hegu (LI 4)
• Quchi (LI 11)
• Zusanli (ST 36)
• Sanyinjiao (SP 6)
• Taichong (LR 3)

• Diberikan tiap hari, 1 seri 10 kali


• Cara lain :

• Moksibusi dengan moksa batang atau konus sampai


tercapai warna kemerahan

• Plum blossom needling dari luar ke dalam sampai tampak


bintik-bintik perdarahan

• Kedua cara ini dilakukan tiap hari, 1 seri 10 kali


• Penelitian

• Firdaus Slamat (1984) di RSCM melakukan penelitian


pengobatan akupunktur pada 40 pasien vitiligo. Titik yang
dipakai adalah Hegu (LI 4), Quchi (LI 11), Sanyinjiao (SP 6)
dan Xingjian (LR 2) dengan stimulasi listrik. Didapat hasil
perbaikan pada 90 % pasien ditandai adanya perubahan
warna dan timbulnya pulau.
MELASMA
• Disebut pula chloasma
• Bercak hiperpigmentasi - sering
ditemukan pada daerah muka
(kedua pipi, dahi, dagu, bibir atas,
dapat meluas sampai ke leher)
• Faktor hormonal, genetik/familial,
stres, kelainan metabolik,
kosmetika, sinar matahari
• Pencegahan :

• Menghindari sinar matahari

• Menghentikan pemakaian kontrasepsi


• Terapi

• Titik lokal
• Hegu (LI 4)
• Quchi (LI 11)
• Zusanli (ST 36)
• Sanyinjiao (SP 6)
• Taichong (LR 3)
• Penelitian :

• Srikandi S. Djafar : 70 % membaik, perangsangan dengan


elektrostimulator DZ 22
KERIPUT
• Penyebab : kombinasi dari berbagai faktor

• Usia : Semakintua, kulit secara alamiah akan


menipis, kurang elastis dan lebih rapuh.
Berkurangnya produksi lemak membuat
kulit lebih kering dan keriput. Lemak pada
lapisan dalam kulit berkurang,
menyebabkan kulit kendor dan lebih
nampaknya garis dan lekuk.
• Sinar ultraviolet : Radiasi sinar ultraviolet mempercepat
proses penuaan alamiah dan merupakan penyebab
utama keriput awal. Serabut kolagen dan elastin yang
terdapat pada dermis akan rusak. Tanpa jaringan konektif
penunjang itu maka kulit akan kehilangan kekuatan dan
fleksibilitas. Sebagai akibatnya kulit mulai kendor dan
keriput prematur.
• Merokok : Mempercepat proses penuaan alamiah dari
kulit sehingga mempercepat timbulnya keriput. Hal ini
mungkin karena perubahan supply darah ke ke kulit di
sekitar bibir. Paparan terhadap panas dari rokok yang
menyala dan ekspresi wajah saat merokok seperti pada
saat mengisap rokok atau mengeluarkan asap rokok,
dapat mempercepat terjadinya keriput.
• Ekspresi wajah yang berulang-ulang : Gerakan dan ekspresi
wajah dapat menimbulkan garis halus dan keriput. Setiap
kali suatu otot wajah digunakan, sebuah celah akan
terbentuk di bawah permukaan kulit. Menuanya kulit
menyebabkan hilangnya fleksibilitas sehingga hal tersebut
tidak dapat kembali pada posisi semula. Celah itu menjadi
menetap di wajah sebagai keriput.
• Terapi :
• Sekitar Mata :
• Yintang (M-HN-3)
• Taiyang (M-HN-9)
• Chengqi (ST 1)
• Sibai (ST 2)
• Dicang ( ST.4 ) sekitar mulut
• Hegu LI.4
• Quchi LI.11
KANTUNG MATA
• Menuanya seseorang menyebabkan hilangnya elastisitas
kulit dan kekuatan otot serta menyebabkan penimbunan
lemak.

• Faktor lain adalah tipisnya kulit di sekitar mata. Banyak


perubahan pada daerah ini disebabkan oleh faktor
genetik dan usia. Herediter merupakan faktor penting
apabila perubahan ini terjadi pada usia muda atau
pertengahan.
• Terapi :

• Lokal
• Taiyang
• Taiyang (M-HN-9)
• Chengqi (ST 1)
• Sibai (ST 2)
• Dicang ( ST.4 ) sekitar mulut
• Hegu
• Quchi
AKNE VULGARIS
• Peradangan kronik folikel pilosebasea yang ditandai
dengan adanya komedo, papula, pustula, dan kista

• Mulai pada masa pubertas (terdapat kenaikan hormon


androgen yang dapat menyebabkan hiperplasia dan
hipertrofi glandula sebasea)
• Terapi :

• Titik Lokal
• Zhongfu (LU 1)
• Hegu (LI 4)
• Quchi (LI 11)
• Yintang (M-HN-3)
• Taiyang (M-HN-9)
• Chengqi (ST 1)
• Sibai (ST 2)
• Dicang ( ST.4 ) sekitar mulut

• Zusanli (ST 36)


• Sanyinjiao (SP 6
• Penelitian :

• Kustianie Onie (2005) di RSCM melakukan penelitian


pengobatan akne vulgaris tipe papulopustular dengan
akupunktur . Penelitian dilakukan pada 23 orang kasus
dengan 23 orang sebagai kontrol. Didapatkan perbedaan
bermakna antara kedua kelompok (p<0,05) dengan angka
keberhasilan 95,65 %. Evaluasi setelah dua minggu
pengobatan pada kelompok kasus masih didapatkan
perbaikan klinis, yang tidak didapat pada kontrol.
TERIMA KASIH
PENANGANAN DENGAN

AKUPUNKTUR

Dr. Slamet Riyanto,SpAK, M


DEFINISI

Kelebihan berat badan adalah suatu keadaan dimana


ditemukan adanya kelebihan lemak dalam tubuh,
yang secara operasional dapat disamakan
dengan
Body Mass Index (BMI) atau Index Masa Tubuh (IMT),
merupakan suatu parameter yang mempunyai korelasi
sangat erat dengan lemak dalam tubuh.

Kelebihan berat badan ( overweight ) berbeda dengan


kegemukan ( obesitas )
DEFINISI

 Kelebihan berat badan ( overweight ) :


Adalah kondisi dimana berat badan melebihi
berat badan normal

 Kegemukan ( obesitas ) :
Adalah kondisi dimana berat badan melebihi
berat badan normal disertai kelebihan lemak tubuh
sehingga berat badan jauh diatas normal.
Kelebihan berat badan
( overweight ) :

 Adalah kondisi dimana berat badan


melebihi berat badan normal.
Kegemukan
( obesitas ) :

 Adalah kondisi dimana berat badan melebihi berat badan


normal disertai kelebihan lemak tubuh sehingga
berat badan jauh diatas normal.
DIAGNOSIS

Beberapa cara penilaian kelebihan BB :

IMT

Pengukuran lingkar pinggang

Standar Brocca

Skin Fold Test
Menurut Kriteria
WHO

disebut:
 Berat badan berlebih bila IMT > 25

 Obesitas bila IMT > 30

IMT = Indeks Massa Tubuh


IMT = Berat Badan (kg )
Tinggi Badan (m)2

Contoh menghitung IMT :

Berat badan ( BB ) = 80 Kg
Tinggi Badan ( TB ) = 1,6 m
IMT = BB ( Kg ) = 80 = 31,25
TB ( m )2 (1,6)2

Dengan nilai tersebut, anda sudah termasuk kategori

obesitas
Tabel.1
Klasifikasi Nilai IMT

Underweight < 18,5


Normal 18,5 - 24,9
Overweight 25,0 - 29,9
Obes I 30,0 - 34,9
Obes II 35,0 - 39,9
Obes III > 40
Cara lain untuk mengetahui
Overweight / Obesitas :

Adalah dengan mengukur lingkar pinggang,


 Pria: > 90 cm

 Wanita: > 80 cm
Penatalaksanaan

Diet Obat-obatan Pembedahan/


operasi

Olah raga Perobahan Akupuktur


secara teratur tingkah laku
Akupunktur
Dalam ilmu Akupunktur dikenal beberapa
konsep dasar, yaitu :

1. Teori Yin Yang


Dasar teori ini adalah falsafah alamiah, yang bersifat
saling bertentangan, tetapi saling melengkapi dan
tidak ada yang mutlak ataupun murni.

2. Teori Lima unsur


Teori ini menerangkan bahwa segala sesuatu di alam salig berkaitan, ada
yang menumbuhkan dan ada yang menghancurkan.

Kelima unsur tersebut adalah:


Logam, Air, Kayu, Api dan Tanah,
dimana satu dengan yang lain menjalin hubungan yang erat,
teratur dan dalam keseimbangan bergerak.
3. Teori Fenomena Organ.
Teori ini menerangkan fungsi fisiologik dan
patologik organ tubuh ditinjau dari fenomena yang
diperlihatkan oleh organ yang bersangkutan

4. Teori Meridian.
Dalam ilmu Akupunktur dikenal suatu sistem saluran
yang disebut meridian. Meridian merupakan saluran yang
membujur dan melintang, tersebar diseluruh tubuh.

Dengan adanya sistem meridian ini maka


perangsangan titik akupunktur dipermukaan tubuh dapat
disalurkan ketempat-tempat yang dituju didalam tibuh,
sehingga diperoleh efek terapi
yang diinginkan
Secara tradisional, yang dianggap sebagai penyebab dasar
obesitas adalah lembab yang berlebihan, lendir dan
defisiensi Ci

Pemilihan titik untuk penanganan obesitas


tergantung kepada jenis penggolongan sindromnya .
PATOGENESIS

Stagnasi Qi hati Emosional

Makan berlebih, Limpa Lambung GANGGUAN JIN YE


manis

Makanan Gurih Reak, lembab,


Berlemak, Panas, Panas Xueyu
Pedas

Kelelahan Qi xue
Terhambat Duduk tenang
Qixu kurang gerak

Bawaan/Didapat (ginjal)
 Efek pelangsing tubuh terjadi karena
jarum akupunktur yang digunakan akan mencapai
lapisan kutis dan sub-kutis yang dipersarafi oleh
cabang saraf Vagus di telinga.

Selain itu, akupunktur juga berperan untuk


meningkatkan
metabolisme kalori pada penderita obesitas dan
meningkatkan penguraian lemak, sehingga lemak tubuh
akan berkurang, dengan demikian berat badan
akan berkurang.
 Pada umumnya setelah empat sampai lima kali
pengobatan akupunktur, didapatkan hasil
berkurangnya nafsu makan, berkurangnya makanan
yang dimakan, berkurangnya
rasa lapar, mengendurnya otot perut dan
gerakan tubuh menjadi lebih mudah.

 Untuk memperoleh hasil yang baik,


akupunktur dapat dilakukan 2 kali seminggu dan
untuk 1 seri terapi terdiri atas 10 kali
tindakan akupunktur.
Pemilihan titik akupunktur

 Akupunktur telinga :
- Titik lapar
- Titik mulut
- Titik lambung
 Akupunktur tubuh
- Gangguan lambung : Zhongwan ( CV 12 )
Zusanli ( ST 36 )
- Gangguan limpa : Pishu ( BL 20 )
Yinlingquen ( SP 9 )
Zusanli ( ST 36 )
- Gangguan Hati ( emosi ) : Taichong (LR 3 )
 Titik lokal : lengan atas, paha, perut
MEKANISME KERJA AKUPUNKTUR

Telah dibuktikan bahwa perangsangan titik-titik


akupunktur tubuh dan telinga akan :

1. meregulasi asupan makanan dan energi, melalui :


- mengurangi nafsu makan melalui jaras serotonin di otak
- menghambat nafsu makan (lapar) melalui N.Vagus di
telinga
- mengurangi asupan makanan dengan mengurangi
hiperfungsi pencernaan lambung dan absorpsi usus halus

2. meningkatkan pengeluaran energi dengan


meningkatkan BMR
Tabel dibawah ini menunjukkan hasil penelitian yang dilakukan
beberapa peneliti.

Tabel 2.
Akupunktur Untuk Penanggulangan Kegemukan
Ditinjau dari Keberhasilan dan Penurunan
Berat Badan Rata-rata

Peneliti Jumlah Kasus Keberhasilan Penurunan Berat


Badan / Minggu (pon)
Cox, B.G 120 70% 2
Giller, R.M 802 74% 2,2
Lau, B.H.S 118 80,5% 3
Sadowsky, H 5000 82% 2
Siboe, L.Y,dkk 62 77,4% 1,8
Sun, E.L 155 79% 1,5
S.Lita 48 75% 0,6
Tabel 3.
Penurunan Berat Badan Rata-rata
Pada Minggu Ke 2 sampai ke 8.

Minggu ke Rata-rata Penurunan Berat Badan


( dalam pon )

2 4,2
3 5,3
4 6,6
5 9,2
6 12,2
7 10,9
8 10,2
Penelitian Efek Akupunktur terhadap
Kelebihan Berat Badan Pada Wanita
Peneliti :

 Lita S.L.
 Yvonne Siboe
 Adiningsih Srilestari
METODE PENELITIAN

JENIS DISAIN
Acak terkontrol, single blind.

TEMPAT
Poliklinik akupunktur, RSCM.

POPULASI
Pasien > BB, yang memenuhi
kriteria penerimaan.
SAMPEL
Dari rumus didapat 24 sampel untuk
masing masing kelompok.

DEFINISI OPERASIONAL

 Kelebihan BB adalah suatu keadaan dimana BMI ≥ 23


 BMI merupakan perbandingan antara BB (kg) dibagi TB (m) dikwadratkan
KRITERIA PENERIMAAN

 Wanita, BMI ≥ 23.


 Umur 20-40 tahun.
 Menandatangani informed consent.
 Mengikuti penelitian 2x / minggu, sebanyak
12 kali kunjungan.
KRITERIA PENOLAKAN
Mengkonsumsi obat
GDS > 180 mg%
Hamil dan menyusui

KRITERIA GUGUR
Absen lebih dari 1 kali
Mengkonsumsi obat
BERAT BADAN
GRAFIK PENURUNAN BB SETELAH
TINDAKAN AKUPUNKTUR

-1,5

-2,0

-2,5 kontrol

-3,0

-3,5 kasus

-4,0
BMI

GRAFIK PENURUNAN BMI SETELAH


TINDAKAN AKUPUNKTUR

-0,6

-0,8

-1,0 kontrol
-1,2
-1,4
kasus
-1,6
1 2 3
LINGKAR PINGGANG
GRAFIK PENURUNAN LP SETELAH
TINDAKAN AKUPUNKTUR

-1
-2
-3
-4
kontrol
-5
-6
-7
-8 kasus
-9
1 2 3
ANGKA KEBERHASILAN

16
14
12
10
BAIK
8
EFEKTIF
6 GAGAL
4
2
0
KASUS KONTROL

12X 2M 12X 2M
HASIL PENELITIAN

No Pengukuran Kasus Kontrol Nilai p

1 Berat badan 3,65 +/- 1,43 2,71 +/- 0,79 < 0,05

2 Lingkar pinggang 8,04 +/- 3,29 4,12 +/- 1,32 < 0,05

3 BMI / IMT 1,48 +/- 0,54 1,14 + /- 0,32 < 0,05

Keterangan :
Akupunktur mempunyai efek menurunkan berat badan, lingkar
pinggang dan BMI
KESIMPULAN

 Obesitas / kelebihan berat badan


merupakan masalah kesehatan yang saat ini cenderung
meningkat dan bila tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan
komplikasi penyakit lainnya seperti penyakit jantung, nyeri persendian,
Diabetes Mellitus (kencing manis), selain itu juga akan
mengganggu penampilan.

 Akupunktur dapat membantu untuk membentuk tubuh yang


Ideal, selain itu juga dapat meningkatkan kebugaran.
Untuk mencapai hal tersebut tentunya harus disertai
dengan motivasi yang kuat, diet dan olah raga yang teratur.
Tujuan utama tentunya adalah tubuh langsing
dan tetap bugar.

Anda mungkin juga menyukai