Anda di halaman 1dari 16

Infus Amonium Klorida 0,5%

Di susun oleh :
Kelompok 1
Ayu Irmawati
Dandy Dika H
Feny Alfionita
Siti Resi
Tania Nanda P
Pemasukan suatu cairan atau obat kedalam
tubuh melalui rute intra vena dengan laju
Infus konstan selama periode waktu tertentu. Infus
dilakukan untuk seorang pasien yang
membutuhkan pemberian obat
secara pelan tetapi terus-menerus.

Senyawa anorganik dengan rumus NH4Cl ,


berupa garam kristal putih yang sangat mudah
larut dalam air . Larutan ammonium klorida
bersifat asam lemak. Ammonium klorida
Ammonium Klorida digunakan sebagai bahan penyedap pada beberapa
jenis-jenis liqorice. Ammonium klorida
merupakan produk reaksi asam klorida dan
amonia.
Formulasi Zat Aktif
• Nama Zat Aktif : Ammonium klorida
Dilihat dari (HOPE 6 : 42-43 )

Pemerian Tidak berwarna, tidak berbau, Kristal atau massa kristal,


berwarna putih, bubuk granul, rasa asin, bersifat higroskopis
dan memeiliki kecenderungan untuk cacking

Kelarutan Larut dalam air, asam klorida dan natrium klorida juga larut
dalam gliserin, sedikit larut dalam metanol, etanol. Hampir
tidak larut dalam aseton , eter dan etil asetat
Stabilitas panas Pada suhu 338°C terurai seluruhnya membentuk amonia dan
asam klorida
pH 4,6 - 6,0 (FI IV Hal. 94-95 )
Penyimpanan Pada wadah tertutup rapat, sejuk dan kering

Cara sterilisasi sediaan Autoklaf 121°c selama 15 menit


• Pengisotonis : Natrium Klorida
(Farmakope Indonesia edisi ke III hal.403

Pemerian Hablur heksahedral tidak berwarna atau serbuk hablur, tidak


berbau, rasa asin.
Kelarutan Larut dalam 2,8 bagian air, dalam 7 bagian air mendidih dan
dalam lebih kurang sepuluh bagian gliserol p, sukar larut
dalam etanol 95% p.
Cara Sterilisasi Filtrasi
pH 4,5-7
Stabilitas Larutan sodium klorida stabil tetapi dapat menyebabkan
perpecahan partikel kaca dari tipe tertentu wadah kaca.
Larutan cair ini dapat disterilisasikan dengan cara autoklaf
atau filtrasi. Dalam bentuk padatan stabil dan harus disimpan
dalam wadah tertutup rapat, sejuk dan tempat kering.
• Pengkelat : Na EDTA
(HOPE : p:247-249)

Pemerian Bubuk kristal putih


Kelarutan Larut dalam 1 bagian air
Stabilitas Meskipun cukup stabil dalam keadaan padat tetapi lebih
stabil dari asam bebas yang di carboxsilates jika dipanaskan
diatas suhu 150°C,. Dinatrium Edetat Dihidrat kehilangan
air kristal jika dipanaskan sampai 120°C. Edetat Kalsium
Dinatrium sedikit Higroskopis dan harus dilindungi dari
kelembaban.
Larutan asam atau garam edetat edetic dapat di sterilkan
dengan Autoklaf, dan harus disimpan dalam wadah bebas
alkali
Kegunaan Agent Pengkelat
Pelarut : Water For Injection
(HOPE : 766-768 )

Pemerian Cairan jernih, tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa


Kelarutan Dapat bercampur dengan pelarut polar lainnya
Stabilitas Stabilitas disemua keadaan fisik (padat, cair, gas)
Kegunaan Pelarut
No. Batch : 322138 Tanggal : 18 Desember 2018
Disusun oleh : Di setujui oleh :
Kelompok 1 Manager Produksi

Kode Nama Volume Bentuk Kemasan Waktu


Produk Produk produk Perubahan
A-3 Infus 50 ml / Larutan Botol
Ammonium botol Infus
Klorida 5 %
Formula Yang Diusulkan
Bahan Alasan Penambahan Bahan
NH4Cl (Ammonium Klorida) Zat Aktif
Na EDTA Pengkelat
Natrium Klorida Pengisotonis
Water For Infus Pelarut
1. Formula

R/ Ammonium klorida
Na Edta
Natrium Klorida
Water for Infus
3. Perhitungan Tonisitas
• Ekivalensi Ammonium klorida = 1,1
• Natrium Edetat = 0,48

Ammonium Klorida
0,25gr x 1,1 = 0,275gr
0,1gr x 0,48 = 0,048gr
0,325gr

Isotonis = 0,9% = 100ml


= 50ml x 0,9 % = 0,45
100ml
Nacl yang dibutuhkan = 0,45 – 0,325
= 0,127gr
4. Perhitungan Osmolaritas
Mencari Mol Sediaan
 Mol Ammoium Klorida = gr x 1000 = 0,25 x 1000 = 250 = 0,09 mol
mr v 53,48 50 2674 (90mmol)
 Mol Na EDETA = gr x 1000 = 0,1 x 1000 = 100 = 0,005mol
mr v 380,20 50 19010
• Mol Nacl = gr x 1000 = 0,127 x 1000 = 127 = 0,04mol
mr v 58,5 50 2925 (40mmol)

Osmolaritas
• 90mmol NH4Cl = IN⁺ + 4H⁺ + ICI⁻
90mmol x (1mmol + 4mmol + 1mmol)
90mmol x 6mmol = 540mmol / mosmol
• 40mmol Nacl = 1Na⁺ + ICI⁻
40mmol x (1mmol + 1mmol)
40mmol x 2mmol = 80mmol / mosmol
• Na EDETA = 1mol ~ 1000mmol
0,005 x 1000 = 5mmol / mosmol

Total Osmolaritas = 540 + 80 + 5 = 625 mosmol


5. Alat dan Cara Sterilisasi
Nama Alat Cara Sterlisasi Waktu Sterilisasi
Beker gelas 50 mL Panas kering (oven) 2 jam (160° C)
Beker gelas 800 mL Panas kering (oven) 2 jam (160° C)
Batang Pengaduk Panas kering (oven) 2 jam (160° C)
Gelas Ukur 500 mL Swab Alkohol
Pipet tetes Swab Alkohol
Corong Panas kering (oven) 2 jam (160° C)
Spatel Panas kering (oven) 2 jam (160° C)
6. Bahan dan Cara Sterilisasi
Bahan Cara Sterilisasi Waktu Sterilisasi
NH4Cl (Ammonium Klorida) Autoklaf 121°C 15 menit
Na EDTA Autoklaf 121°C 15 menit
Natrium Klorida Autoklaf 121°C 15 menit
Water For Infus Autoklaf 121°C 15 menit
7. Penimbangan Bahan
Bahan Penimbangan
NH4Cl (Ammonium Klorida)
Na EDTA
Natrium Klorida
Water For Infus
8. Prosedur Kerja
No Ruang Kelas Proses Pengolahan
1 C Sterilisasi alat dan bahan
2 C Timbang masing-masing bahan yang dibutuhkan dan buatlah
API
3 C Waktu pemanasan dihitung selama 30 menit (waktu dimulai
setelah air mendidih) setelah itu dipanaskan lagi selama 10 menit
agar diperoleh API bebas O2
4 C Masukan ammonium Klorida tambahkan API secukupnya aduk
ad larut (massa 1)
5 C Masukan Na EDTA tambahkan API secukpnnya aduk ad larut
(Massa 2)
6 C Masukan Dektrosa tambahkan API secukupnya aduk ad larut.
Masukan kedalam massa 2
7 C Campur massa 1 + massa 2 aduk ad larut
8 C Cek pH (4,6-6,0)
9 C Saring menggunakan kertas saring .
10 C Masukan kedalam plakon