Anda di halaman 1dari 23

ASKEP KEGAWATAN

ENDOKRIN

1/3/2019 1
1/3/2019 2
Koma Hipoglikemia dapat
disebabkan oleh:
 Terlambat makan
 Overdosis insulin
 Olahraga berlebih
 Gagal ginjal, hati
 alkohol

1/3/2019 3
ETIOLOGI

 Aktivitas Hormon insulin yang meningkat atau


menurunya hormon diabetagonik
- Overdosis insulin
- Over dosis antidiabetik oral
- Produksi insulin meningkat
- Menurunya hormon diabetogenik seperti kortiko
steroid

 Produksi glukosa menurun


kerusakan liver, ginjal, sepsis, kongenital enzim
defisiensi

 Puasa
1/3/2019 4
GEJALA KLINIS
 Lapar
 sakit kepala
 Konfulsi
 Bicara kabur
 Perubahan persepsi
 Perubahan kepribadian
 Kognitif yang buruk
 Letargi
 Kejang
 Koma
1/3/2019 5
Gejala tambahan
 Kadar gula rendah
 Palpitasi
 Lemah
 Cemas
 Diaforesis
 Vasokonstriksi perifer
 Pelebaran tekanan nadi

Diagnosa hipoglikemi bila kadar glukosa


darah 40 -50 mg % pada pemeriksaan
darah jari

1/3/2019 6
TERAPI
 Berkan 50 cc D5 dalam waktu 3 -5 menit
 Infus berkelanjutan
 Atasi penyebab glikoneogenesis seperti kerusakan
hepar
 Bila akibat meningktnya substrat glikoneogenik,
diberikan hidrokortison 100 mg/ glukosa infus
 Akibat eksogenus glukagon --- pemberian
glikagon

1/3/2019 7
Diagnosis dan Pengobatan
Hipoglikemi

1/3/2019 8
 Hipoglikemi : penurunan darah atau
penurunan utilitas glukosa oleh jaringan
tubuh yang dapat menimbulkan tanda-tanda
dan gejala klinis
 bervariasi secara individual (45-75 mg/dl)
 Batas terndah kadar glukosa darah : 70 mg/dl
dan dipakai sebagai dasar tatalaksana
hipoglikemia
 Wanita lebih sering
 Usia lanjut lebih mudah terkena

1/3/2019 9
Gejala- gejala dan tanda- tanda
Hipoglikemi
1. Andregenik
akibat penurunan kadar glukosa darah
yang cepat

2. Neuroglikopenik
Akibat glukosa otak yang rendah

Gejala- gejala andregenik mengawali


perubahan2 Neurobehavior --pertanda awal
hipoglikemi

1/3/2019 10
SSP
- Sakit kepala
- Bingung
- Perubahan kepribadian

Kardiovaskuler
- Palpitasi

Saluran Cerna
- Rasa lapar
- Mual – muntah
- Rasa penuh

Adregenik
- Berkeringat
- Cemas
- Tremor
- gugup

1/3/2019 11
ADREGENIK NEUROGLIKOPENIK
- PUCAT - BINGUNG
- KERINGAT DINGIN - SUARA PARAU
- TAKHIKARDIA - TINGKAH LAKU ANEH
- RASA LAPAR - KELELAHAN
- CEMAS - DISORIENTASI
- IRRITABILITAS - PENURUNAN
- SAKIT KEPALA KESADARAN
- PUSING - KEJANG
- PENURUNAN RESPON
THP RANGSANG

1/3/2019 12
FAKTOR RESIKO
HIPOGLIKEMI
SERING
-Terapi insulin
-Riwayat hipoglikemi sebelumnya
-Anastesi umum
-Asupan oral yang kurang
-Sakit kritis : sirosis hati; payah jantung; gagal ginjal; sepsis; trauma
berat

JARANG
-Defisiensi hormon : Cortisol; growth hormon/ keduanya
-Insulinoma
-Alkoholisme
-Pengurangan dosis steroid tiba-tiba
-Emesis
-Penghentian nutrisi enteral/ parenteral
1/3/2019 13
PATOFISIOLOGI
- Metabolisme otak terutama bergantung pada ketersediaan glukosa
- Glukosa otak berasal dari:
 Simpana glikogen (terbtas hanya dalam beberapa menit)
 Suplai glukosa dari aliran darah didalam SSP dan neuron
- Bila kadar glukosa darah menurun ---- otak merupakan organ
utama yang terpengaruh
- Akibat Hipoglikemi
 < 65 mg/dl ----- penurunan funsi mental ringan
 < 40 mg/dl ----- penurunan kesadaran sampai kejang
 < 20 mg/dl ----- kesrusakan neuron ------ KOMA
 Gangguan fungsi otak ----- menimbulkan gejala2 neuroglikopeni
- Mekanisme pertahanan tubuh
 Peningkatan sekresi hormon2 antagonis insulin terutama glikagon;
adrenaline; catecholamine; growth hormone
 Tanda- tanda adregenik
 Meningkatkan glikogenolisis dan glukoneogenesis

1/3/2019 14
MORTALITAS/ MORBIDITAS
keterlambatan pengobatan ---sekuale -----
kematian

Akut
Koma; aritmia jantung; kematian

Kronis
Defisit Neurologis Permanen:
 Hemiparesis
 gang. Memori
 gang. Bicara
 Gang. Konsentrasi
 ataksia
1/3/2019 15
ALGORITMA TATALAKSANA HIPOGLIKEMI
MENURUT LOVELACE MEDICAL CENTRE DIABETES EPISODES OF CARE

GD ≤ 70 Mg/dl

Infus D10%
kesadaran Menurun Bolus D40% 25 ml IV

Bisa CEK GD @ 15 ‘
baik
15-20 g KH Oral makan

kesadaran
Tidak bisa
CEK GD @ 15 ‘ makan
Membaik Menurun
Infus D10%
GD > 70 mg/dl GD ≤ 70 mg/dl
Bolus D40% 25 ml IV
Monitor ketat
ulang:
Infus D10%
Snack dlm 30’ 15-20 g KH Oral
Bolus D40% 25 ml IV
Cari penyebab CARI PENYEBAB
edukasi
CEK GD @ 15 ‘ Bisa Tidak bisa
makan makan

15-20 g KH Oral
GD > 70 mg/dl GD ≤ 70 mg/dl MONITOR KETAT
1/3/2019 16
1/3/2019 17
 Ketoasidosis Diabetik merupakan kedaruratan pada
penderita diabetes melitus yang ditandai dengan
adanya hiperglikemi, ketonemia dan asidemia.
 Beratnya keadaan hiperglikemi pada Ketoasidosis
Diabetik bervariasi dan tidak menentukan beratnya
ketoasidosis.
 Penyebab keadaan ini adalah adanya penurunan kerja
insulin yang disertai dengan peningkatan sekresi
counterregulatory hormones seperti glukagon,
katekolamin, kortisol dan Growth Hormone. Perubahan
keseimbangan hormonal ini akan menyebabkan
peningkatan produksi glukosa hepar dan penurunan
ambilan glukosa oleh jaringan perifer, yang akan
memperberat hiperglikemi serta perubahan2 osmolalitas
cairan ekstraseluler.
1/3/2019 18
Faktor pencetus :
 Infeksi merupakan faktor pencetus yang paling utama pada KAD
 Disamping itu pemberian insulin dengan dosis yang tidak adekuat,
juga merupakan faktor pencetus untuk terjadinya KAD pada
penderita DM tipe1.
 Faktor pencetus lain adalah CVD,penyalahgunaan alkohol, trauma,
emboli paru dan infark miokard.
 Berbagai jenis obat dapat pula mengganggu metabolisme
karbohidrat, antara lain : kortikosteroid, pentamidine, obat-obat
simpatomimetik, penghambat a dan b adrenergik serta diuretik ,
sehingga dapat pula mencetuskan KAD pada penderita usia lanjut.
 Disamping itu pada penderita DM tipe 1 onset baru biasanya
terdiagnosis pertama kali karena KAD.
 Pada penderita DM tipe 1 yang disertai problem psikologik
sehingga terjadi gangguan selera makan dapat pula menjadi faktor
pemicu KAD yang berulang.

1/3/2019 19
perubahan metabolik yang khas dari KADbiasanya terjadi dalam waktu
yang singkat (kurang dari 24 jam).

gambaran klinis yang pemeriksaan fisik dapat


klasik meliputi ditemukan :
- poliuri, polidipsi dan polifagi - Turgor yang kurang, bibir dan
- penurunan BB dalam waktu kulit kering
singkat - Pernafasan Kussmaull ( pada
- mual muntah KAD )
- nyeri perut - Takhikardi
- dehidrasi - Hipotensi
- badan lemas - Syok hipovolemik
- penglihatan kabur - Gangguan kesadaran dari
- gangguan kesadaran mulai dari apatis sampai koma
apatis sampai koma.

Lebih dari 25% penderita KAD mengalami muntah yang dapat berwarna
hitam kecoklatan yang pada endoskopi terlihat adanya gastiris erosive
karena stress ulcer.

1/3/2019 20
Tabel : Kriteria diagnosis Ketoasidosis

Ketoasidosis Diabetik

Jenis

Glukosa Plasma (mg/dl) > 250 > 250 > 250


pH arteri 7,25-7,30 7,00-<7,24 <>
Bikarbonat Serum (mEq/l) 15-18 10-<15 <>
Keton urin Positif Positif Positif
Keton Serum Positif Positif Positif
Osmolalitas serum efektif Bervariasi Bervariasi Bervariasi
(mOsm/kg)
Anion gap > 10 > 12 >12
Sensorium Sadar Apatis Stupor/Coma

1/3/2019 21
1/3/2019 22
1/3/2019 23