Anda di halaman 1dari 6

“PIGGYBACKING” ON BUSINESS

COMUNICATION THROUGH
INTERDISIPLINARITY:DEVELOPING STUDENT
COMMINICATION SKILLS IN LEGAL
ENVIRONMENT OF BUSINESS COURSES
SULISTYO EKOWATI
C2C017001
 Kebutuhan untuk profesional bisnis adalah memiliki ketrampilan komunikasi
yang efektif agar menjadi sukses.
 Pengembangan ketrampilan komunikasi yang diterima para profesional
diterima pada saat kuliah, tetapi biasanya kurikulumnya terbatas dan tidak
terealisasi.
 Untuk itu perlu meningkatkan kursus lintas bidang agar menekankan
hubungan di antara bidang bisnis, terutama komunikasi bisnis, dan untuk
mengembangkan siswa menjadi profesional bisnis yang lengkap dengan
ketrampilan interpersonal yang mereka butuhkan untuk menjadi sukses.
Menurut Dyrud (2008)

 Ketrampilan komunikasi siswa harus dibudidayakan di banyak kursus dan


outlet yang memungkinkan di kurikulum, lingkungan hukum kursus bisnis
dan kursus hukum bisnis cocok untuk menyempurnakan dan membina
ketrampilan komunikasi siswa.
 Kursus khusus ini menekankan bagaimana memahami kompleksitas
bahasa, bagaimana memahami dan menginterprestasikan perbedaan
halus dalam arti teks, dan bagaimana menulis dokumen yang
meminimalkan paparan terhadap potensi kewajiban hukum.
Menjembatani hukum bisnis dan
komunikasi bisnis
 Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan penugasan untuk
lingkungan hukum kursus bisnis yang membangun dan memperkuat praktik
komunikasi bisnis yang kuat, dan membahas saling dukung.
 Dalam tugas ini, siswa diminta :
 1. mengevaluasi masalah bisnis tepat waktu dengan cara yang kritis
 2. menghasilkan laporan singkat berdasarkan posisi yang dipilih, yang
menunjukkan ketrampilan dalam menulis profesional dan pemahaman
tentang implikasi hukum bisnis dari perspektif mereka dan siswa harus
mendiskusikan dan mempertahankan posisi mereka dengan cara yang
persuasif, analitik dan logis.
 1. Penugasan laporan singkat, siswa diminta untuk mempertimbangkan,
menganalisis, dan mengatasi etika, kebijakan publik, dan implikasi hukum
yang saling mendukung. Topik ini memberikan ilustrasi yang relevan
tentang perpotongan hukum, teknologi, dan bisnis.
 2. Aktifitas di kelas, memberitahu para siswa bahwa setelah menghasilkan
laporan tertulis berkualitas tinggi, tim manajemen senior dari perusahaan
masing-masing ingin mereka mengambil peran kepemimpinan untuk
mewakili perusahaan dalam masalah ini.
Kesimpulan

 Tugas dan kegiatan ini bertujuan untuk membimbing siswa ke bentuk


komunikasi bisnis yang lebih efektif melalui penulisan laporan singkat
substansif dan simulasi pertemuan publik yang menekankan ketrampilan
presentasi lisan.
 Mahasiswa bisnis mendapatkan manfaat dari banyak paparan praktik
komunikasi terbaik, dengan demikian memperkuat praktik-praktik diseluruh
kurikulum bisnis sarjana dan pascasarjana sangat penting.
 Kursus dilingkungan hukum bisnis sangat cocok untuk interdisipliner dan
penguatan praktik terbaik dalam kursus ini memberikan kesempatan untuk
membantu semua siswa untuk menjadi komunikator yang paling efektif.