Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN KASUS : HERPES

ZOSTER
RISA MUTHMAINAH
PENYAJIAN KASUS

2
DATA PASIEN

 Nama : Nn. HR

 Usia : 22 tahun

 Jenis kelamin : Perempuan

 Suku : Melayu

 Alamat : Jalan Tanjung Raya

 Pekerjaan : Mahasiswa

 Tanggal MRS : 29 November 2017

The Power of PowerPoint | thepopp.com 3


ANAMNESIS

 Keluhan Utama
o Muncul vesikel yang nyeri sejak 5 hari yang lalu

 Perjalanan Penyakit Sekarang


o Pasien datang ke poli kulit dan kelamin RSSSMA dengan keluhan
adanya gelembung berisi air yang nyeri dan gatal di bagian perut
sejak 5 hari yang lalu. Sebelum menjadi vesikel, awalnya hanya
berupa kemerahan yang muncul di bagian punggung, keesokan
harinya muncul gelembung yang menjalar sampai ke perut. Pasien
mengaku sebelum muncul gelembung terdapat demam yang tidak
terlalu tinggi dan juga terdapat nyeri di bagian punggung.
o Pasien adalah mahasiswi semester akhir yang sedang menjalani
PKL. Pasien mengaku selama 4 bulan terakhir aktivitasnya terlalu
padat dan mudah capek. Pasien mengaku pernah terkena cacar
saat kelas 6 SD.

4
ANAMNESIS

 Riwayat Penyakit Dahulu


o Riwayat cacar pada saat kelas 6 SD
o Riwayat asma disangkal
o Riwayat alergi makana - seafood

 Riwayat Penyakit Keluarga


o Menurut pasien, riwayat penyakit kulit pada keluarga dengan keluhan
serupa disangkal. Riwayat asma keluarga pasien (-)

 Riwayat Alergi
 Alergi makanan : Seafood
 Alergi obat : disangkal

The Power of PowerPoint | thepopp.com 5


ANAMNESIS

 Riwayat Sosial Ekonomi


o Pasien merupakan seorang mahasiswa yang tinggal di komplek
perumahan yang cukup bersih dan tidak terlalu padat
o Keluarga pasien berobat dengan status pembayaran BPJS kelas III.

 Riwayat Kebiasaan
o Pasien memberikan sirih merah di bagian vesikel
o Pasien mandi 2 kali/hari menggunakan sabun dan air hujan
o Pasien mengganti pakaian setiap hari dan jika pakaian basah pasien
langsung ganti pakaian.
o Pasien tidak pernah bertukar pakaian/handuk dengan keluarga

The Power of PowerPoint | thepopp.com 6


PEMERIKSAAN FISIK

 Status Generalis
o KU : Tampak baik
o Kesadaran : Compos mentis
o Tensi : 120/80 mm Hg
o Nadi : 68 kali/menit
o Nafas : 20 kali/ menit
o Suhu : Tidak diperiksa

 Status Dermatologis
o Regio abdomen sinistra setinggi T8 : Terdapat
vesikel-vesikel berkelompok yang tersusun secara
herpetiformis disertai dengan krusta
o Region thorakal sinistra setinggi T8 :Terdapat
vesikel-vesikel berkelompok yang tersusun secara
herpetiformis disertai dengan krusta

The Power of PowerPoint | thepopp.com 7


RESUME

 Nn. HR usia 22 tahun dengan keluhan adanya gelembung berisi


air yang nyeri dan gatal di bagian perut sejak 5 hari yang lalu.
Sebelum menjadi gelembung, awalnya hanya berupa
kemerahan yang muncul di bagian punggung, keesokan harinya
muncul gelembung yang menjalar sampai ke perut. Pasien
mengaku sebelum muncul gelembung terdapat demam yang
tidak terlalu tinggi dan juga terdapat nyeri di bagian punggung..
Terdapat riwayat terkena cacar saat kelas 6 SD. Pada
pemeriksaan ditemukan adanya vesikel-vesikel berkelompok
yang tersusun secara herpetiformis disertai dengan krusta di
bagian abdomen dan thorakal sinistra setinggi T8.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 8


DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA

DIAGNOSIS BANDING
o Dermatitis kontak iritan

DIAGNOSIS
o Herpes zoster

 PENATALAKSANAAN
o Antihistamin, Loratadin 2 x 10 mg
o Antiviral, Asiklovir 5 x 800 mg
o Ibuprofen 3x400 mg
o Topikal
o Krim Acdat 30 gr 2x1

 PROGNOSIS
o Quo ad vitam : ad bonam
o Quo ad fungsionam : ad bonam
o Quo ad sanactionam : dubia ad bonam

The Power of PowerPoint | thepopp.com 9


TINJAUAN PUSTAKA

The Power of PowerPoint | thepopp.com 10


Herpes zoster (Shingles)

 Penyakit yang disebabkan oleh virus varisela zoster (VZV) yang


menyerang kulit dan mukosa. Herpes zoster merupakan hasil
dari reaktivasi virus varisela zoster yang memasuki saraf
kutaneus.
 Insiden terjadinya herpes zoster meningkat sesuai dengan
pertambahan umur dan biasanya jarang mengenai anak-anak.
Insiden herpes zoster berdasarkan usia yaitu sejak lahir-9 tahun
:0,74 / 1000; usia 10-19 tahun: 1,38 /1000 ; usia 20-29 tahun :
2,58 /1000.

11
HERPES ZOSTER

 ETIOLOGI  PATOGENESIS
 Herpes zoster disebabkan  HSV merupakan virus DNA
oleh infeksi virus varisela dengan kemampuan biologis
zoster (VVZ) dan tergolong berupa neurovirulensi, latensi,
virus berinti DNA, virus ini dan reaktivasi
berukuran 140-200 nm, yang
termasuk subfamili alfa herpes
viridae.
 Virus varicella zoster
bertanggung jawab untuk dua
infeksi klinis utama pada
manusia yaitu varisela (cacar
air) dan Herpes zoster (cacar
ular).

The Power of PowerPoint | thepopp.com 12


HERPES ZOSTER
 GEJALA KLINIS :
• Gejala prodormal
• Masa tunas : 7-12 hari
• Timbulnya eritema yang dalam waktu
singkat menjadi vesikel yang
berkelompok dengan dasar kulit yang
eritematosa dan edema
• Vesikel berisi cairan jernih kemudian
Lesi herpes zoster pada
menjadi keruh – dapat menjadi pustul
dermatom
dan krusta
• Dapat dijumpai pembesaran KGB
• Lokalisasi bersifat dermatomal
• Herpes zoster oftalmikus – Infeksi
cabang pertama N.trigeminus, jg
cabang ke 2 dan ke-3  sindrom
Ramsay Haunt
• Herpes zoster abortif 
berlangsung singkat – hanya berupa
vesikel dan eritema
• Herpes zoster generalisata Herpes zester
• Neuralgia pasca herpetik – nyeri yg oftalmikus
timbul pd bekas peyembuhan
HERPES ZOSTER

 Diagnosis banding:
• Herpes simplek ;  Komplikasi :
biasanya lokasi bibir dan  Neuralgia paska herpetika
genitalia  Infeksi sekunder
• Dermatitis venetata ;  Kelainan pada mata
dermatitis kontak iritan  Sindrom ransay-hunt
akut yang disebabkan  Paralisis motorik
oleh toksin pederin yang
disekresikan serangga
HERPES ZOSTER

 Tatalaksana
A. Non Medika mentosa
 Istirahat
 Untuk mengurangi neuralgia dapat diberikan analgetik
 Usahakan supaya vesikel tidak pecah untuk menghindari infeksi sekunder, yaitu
dengan bedak salisil 2%. Bila terjadi infeksi sekunder dapat diberikan antibiotic
lokal mis. salep kloramfenikol 2%.
B. Medikamentosa ; obat antiviral
 Indikasi ; pasien dengan defisiensi imunitas mengingat komplikasinya.
 Dosis asiklovir : 5 x 800 mg sehari dan biasanya diberikan 7 hari
 Valasiklovir cukup 3 x 1000 mg sehari

C. Pasien usia > 60 th ;

D. Neuralgia paska herpetika


 Pregabalin, gabapentin

E. Sindrom Ransay-Hunt
 Prednison dengan dosis 3 x 20 mg sehari

The Power of PowerPoint | thepopp.com 15


PEMBAHASAN

The Power of PowerPoint | thepopp.com 16


PEMBAHASAN

 Anamnesis dan pemeriksaan fisik : Nn. HR didapatkan bahwa Nn. HR usia 22 tahun
dengan keluhan adanya gelembung berisi air yang nyeri dan gatal di bagian perut sejak 5
hari yang lalu. Sebelum menjadi gelembung, awalnya hanya berupa kemerahan yang
muncul di bagian punggung, keesokan harinya muncul gelembung yang menjalar sampai ke
perut. Pasien mengaku sebelum muncul gelembung terdapat demam yang tidak terlalu
tinggi dan juga terdapat nyeri di bagian punggung. Terdapat riwayat terkena cacar saat kelas
6 SD. Pada pemeriksaan ditemukan adanya vesikel-vesikel berkelompok yang tersusun
secara herpetiformis disertai dengan krusta di bagian abdomen dan thorakal sinistra setinggi
T8.

 Berdasarkan penemuan ini, pasien dicurigai mengalami herpes zoster.


 Herpes zoster terjadi karena reaktivasi virus varisela zoster (VZV) yang laten di ganglia
sensoris. Orang yang memiliki riwayat varisela primer memiliki kemungkinan 20-30%
terjadinya infeksi varisela.
 Mekanisme pertahanan ini dan menyebar dari ganglia melalui akson ke epidermis
menyebabkan karakteristik ruam kulit vesikular herpes zoster yang unilateral pada satu
atau beberapa dermatom.
 Pada pasien ini, penyebab reaktivasi dapat berupa kelelahan karena aktivitas yang terlalu
padat. ; herpes zoster dapat terjadi akibat penurunan fungsi sistem imun, penelitian oleh
Schmader, et.al mengungkapkan bahwa herpes zoster sering terjadi pada orang yang
baru-baru ini mengalami stressful recent events.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 17


PEMBAHASAN

 Pasien mengaku sebelum muncul gelembung terdapat demam


yang tidak terlalu tinggi dan juga terdapat nyeri di bagian
punggung.
 Pada herpes zoster, beberapa hari sebelum munculnya erupsi
kulit biasanya didahului nyeri dan parestesia pada dermatom
yang terkena. Nyeri yang dirasakan dapat bervariasi mulai dari
gatal, geli, seperti terbakar, atau perih. Dapat juga disertai
dengan demam, sakit kepala, dan badan terasa lemas.
 Bentuk klinis yang paling khas dari herpes zoster adalah lokasi
dan distribusi ruam kulit yang hampir selalu unilateral dan
umumnya terbatas pada daerah kulit yang dipersarafi oleh
ganglion sensoris tunggal.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 18


PEMBAHASAN

 Penegakan diagnosis herpes zoster umumnya didasari


gambaran klinis.
 Komponen utama dalam penegakan diagnosis adalah
terdapatnya
1) Gejala prodromal berupa nyeri
2) Distribusi yang khas dermatomal,
3) Vesikel berkelompok, atau dalam beberapa kasus ditemukan papul
4) Beberapa kelompok lesi mengisi dermatom
5) Tidak ada riwayat ruam serupa pada distribusi yang sama
6) Nyeri dan allodinia

 Pasien memenuhi seluruh komponen diagnosis, sehingga


pasien didiagnosis dengan Herpes zoster

The Power of PowerPoint | thepopp.com 19


PEMBAHASAN

 Tujuan pengobatan - untuk memperpendek perjalanan penyakit


dan mengurangi gejala klinis yang ada, dengan pemberian :
o Anti virus yaitu asiklovir 5 x 800 mg/hari selama 7 hari, hal ini dimaksudkan
untuk menekan atau menghambat replikasi dari virus varicella zooster.
o Analgetik berupa Ibuprofen 3x400 mg, dan antihistamin berupa loratadin 2
x 10 mg diberikan dengan maksud untuk mengurangi nyeri dan gatal yang
dirasakan serta mempertahankan vesikel agar tidak pecah.
o Krim asam fusidat 2 kali aplikasi/hari juga diberikan untuk lesi yang sudah
pecah untuk mengurangi infeksi sekunder.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 20


Pembahasan

 Prognosis umumnya baik, pada pasien ini prognosis :


o Quo ad vitam adalah bonam karena penyakit ini tidak mengancam jiwa,
sebab dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda-tanda komplikasi.
o Quo ad functionam adalah bonam karena fungsi bagian tubuh yang terkena
tidak terganggu.
o Quo ad sanationam adalah bonam karena varisela merupakan penyakit
yang bersifat self-limiting disease dan tidak mengganggu kehidupan sosial
penderita, sebab penanganan yang cepat maka perjalanan penyakit dapat
diperpendek

21
KESIMPULAN DAN SARAN

22
KESIMPULAN DAN SARAN

 Kesimpulan
 Berdasarkan gejala klinis dan temuan dermatologis pasien
didiagnosis dengan herpes zoster
 Pada pasien ini dapat diberikan terapi Asiklovir 5 x 800 mg,
Ibuprofen 3 x 500 mg, acdat cream 2 kali sehari untuk mencegah
infeksi sekunder
 Prognosis pada pasien ini pada umumnya baik

 Saran
 Pada pasien sebaiknya menjaga kondisi tubuh dan sistem
imunnya dengan mengurangi aktivitas dan makan makanan yang
bergizi agar proses penyembuhan berlangsung dengan cepat.

23
TERIMA KASIH

24