Anda di halaman 1dari 10

MOTION

SICKNESS
Pembimbing:
dr. Lina Marlina, Sp. THT-KL
Definisi Motion Sickness

■ Motion sickness atau kinetosis, juga dikenal sebagai penyakit


perjalanan.
– kondisi dimana ada perbedaan antara sinyal yang diterima
otak dari mata dan organ-organ sensitif terhadap posisi
lainnya termasuk sistem vestibular mengenai posisi tubuh.

1 Brainard, Andrew, dkk. Prevention and treatment of motion sickness. 2014. Diunduh dari: www.aafg.org/afp
Epidemiologi Motion Sickness

■ hampir 80% dari populasi mengalaminya.


■ Perahu kecil dan mobil cenderung yang paling provokatif
merangsang terjadinya motion sickness.
■ Lebih sering terjadi pada wanita (terutama selama kehamilan),
anak-anak usia 2-12 tahun, dan orang dengan migrain.
■ Penelitian di India mengatakan prevalensi motion sickness
adalah sekitar 28%, wanita lebih rentan (27%) dari pria
(16,8%). Individu yang aktif lebih jarang terkena.

2 Muhtadi K. Motion Sickness. 2012. diunduh dari : www.indramuhtadi.com


Etiologi Motion Sickness

■ Telinga bagian dalam merasakan adanya goncangan, tetapi mata kita tidak bisa melihat
atau karena mata kita melihat gerakan seperti visual realit simulasi saat perjalanan tetapi
tubuh kita tidak merasa. Oleh karena itu, otak kita mendapat 2 sinyal yang berbeda dari
indera kita sehingga menyebabkan motion sickness.
■ Mabuk dapat dibagi menjadi tiga kategori:
– Gerak penyakit yang disebabkan oleh gerakan yang dirasakan tetapi tidak terlihat
– Mabuk perjalanan disebabkan oleh gerakan yang terlihat tapi tidak merasa
– Mabuk perjalanan disebabkan ketika kedua system mendeteksi gerakan, tetapi
mereka tidak sesuai.

3 Brainard, Andrew, dkk. Prevention and treatment of motion sickness. 2014. Diunduh dari: www.aafg.org/afp
Patofisiologi Motion Sickness

■ Teori darah dan sistem pencernaan


– aliran darah yang sedikit ke otak meyebabkan iritasi pada mata dan
secara cepat menyebabkan spasme kapiler otak yang menyebabkan
muntah
■ Teori detektor toksin
■ Teori perbedaan sensori

4 Lackner, James R. Motion Sickness. 2004. Diunduh dari : www.graybiel.brandeis.edupublications.pdf


Gejala Motion Sickness

■ Pusing nonvertiginous
■ Gangguan epigastrik  rasa tidak nyaman epigastrik, mual dan muntah.
■ Gejala-gejala pada kulit  pucat, keringat dingin, mulut kering.
■ Gejala-gejala SSP  sakit kepala, mengantuk, rasa tegang dimata, dan
lesu.

5 Motion Sickness. University of Maryland Medical Center. 2014


Penatalaksanaan

■ Dimenhydrinate, meclizine, cyclizine, scopolamin  mengurangi


sensitivitas terhadap gerakan

Brainard, Andrew, dkk. Prevention and treatment of motion sickness. 2014. Diunduh dari: www.aafg.org/afp
6 Benson, Alan J. Medication for Motion Sickness. Disadur dari : www.motion sickness2.pdf
Pencegahan Motion Sickness
■ Hindari membaca saat dalam perjalanan dan tidak duduk di kursi yang menghadap ke
belakang.
■ Berada dalam posisi dimana mata selalu melihat gerakan yang sama dengan yang
dirasakan tubuh dan telinga. Kalau di mobil atau bus, duduklah di depan dan lihat
pemandangan. Kalau di kapal, pergilah ke dek dan melihat gerakan horizon. Kalau di
pesawat, duduklah dekat jendela dan melihat keluar. Duduklah di bagian dekat sayap, di
mana gerakan terasa paling minimal.
■ Makan makanan ringan sebelum bepergian atau menghindari makanan jika sudah
merasa mual.
■ Hindari menonton atau berbicara dengan penumpang lain yang mengalami motion
sickness
■ Jaga agar kepala tidak bergoyang-goyang saat duduk di sandaran kursi.
Motion Sickness. University of Maryland Medical Center. 2014
7 Brainard, andrew. Motion Sickness Treatment and management. Diunduh Dari : www.medscape.com
Pencegahan Motion Sickness

■ Hindari merokok atau duduk di sebelah orang yang sedang merokok.


■ Jika terlanjur mual, makanlah biskuit atau minum minuman berkarbonasi untuk
mengurangi keluhan lambung.
■ Fokus pada objek yang jauh atau mata tertutup, bukan membaca atau melihat sesuatu di
dalam kendaraan; meminimalkan gerakan kepala, dan jika perlu, tidur terlentang.
■ Minumlah banyak air dan aturlah ventilasi udara
■ Meminum obat antimotion sickness minimal 30-60 menit sebelum perjalanan dimulai,
atau seperti yang direkomendasikan oleh dokter.
■ Beradaptasi dengan kondisi ini

Motion Sickness. University of Maryland Medical Center. 2014


8 Brainard, andrew. Motion Sickness Treatment and management. Diunduh Dari : www.medscape.com