Anda di halaman 1dari 6

INTEGRASI TERNAK dan KEBUN2018

Di susun oleh :
1. Andika Sahputra NPM : 1650080006
2. Chossi Pratama NPM : 1650080025
3. Ron Karles NPM : 1650080031
4. Hengky Arianto NPM : 1650080027
K
SISTEM INTEGRASI TERNAK DAN KEBUN KOPI
E
B
U
N INTEGRASI
K
O
PUPUK ORGANIK
P
I

Daging kambing sebagai sumber protein hewani


bagi manusia. Integrasi ternak–tanaman di

PUPUK KOMPOS perkebunan kopi merupakan strategi petani kopi


SILASE
menghadapi perubahan iklim (climate change) yaitu
PAKAN TERNAK ketika panen kopi gagal akibat cuaca ekstrim maka
petani mempunyai sumber pendapatan lainnya yaitu
ternak ruminansia.
MANFAAT INTEGRASI TERNAK DAN KEBUN KOPI :

1. Kebun kopi menjadi bersih dari rerumputan

2. Produktivitas kebun kopi meningkat karena tanah subur dan pupuk kompos

3. Pendapatan ekonomi warga menjadi lebih baik

4. Lahan tidur dapan dimanfaatkan scara efisien

5. Pengetahuan dan ilmu berternak masyarakat bertambah bagus

6. Biaya pemupukan kebun dapat berkurang

7. Menekan biaya perwatan kebun kopi

8. Taraf hidup petani meningkat dari sebelumnya

9. Kebutuhan protein hewani tercukupi dalm satu wilayah tersebut


KAPASITAS TAMPUNG

Kapasitas tampung merupakan analisis kemampuan areal padang penggembalaan atau kebun
rumput untuk dapat menampung sejumlah ternak.

 Berat hijauan segar dalam satu petak dengan ukuran 1m x Jumlah produksi 1 ha = 600 gr x 10.000 m2
1m = 600 gram
= 6.000.000 gr/ha
 BB Kambing PE jantan 35 kg dan betita 25 kg, Rata-rata BB
= 6 ton/ha
ternak = 35 + 25 = 60 kg : 2 = 30 kg/ekor = 30.000 gr/ekor
Daya Tampung = 6.000.000 gr : 3000 gr
 Jumlah produksi 1 ha = Jumlah HPS 1m2 x 1 ha (10.000 m2)
= 2.000 ekor/ha
 Daya Tampung = jumlah produksi 1 ha : 10 % BB ternak
POTENSI LAHAN KEBUN KOPI PROVINSI BENGKULU
Data tahun 2010 Provinsi Bengkulu memiliki luas perkebunan kopi

1. Kopi Robusta 83.656 ha

2. Kopi Arabika 6.598 ha

(BPS, 2011)
Data tahun 2010 luas perkebunan kopi Kabupaten Rejang Lebong

1. Kopi Robusta 16.014ha

2. Kopi Arabika 1.915 ha

Kopi Robusta = 16.041 ha x 2.000 ekor


= 32.820 ekor
Kopi Arabika = 1.915 ha x 2.000 ekor
= 3.830 ekor
TERIMAKASIH