Anda di halaman 1dari 33

Hasil analisa data

Berdasarkan content analysis


Jenis Penelitian

Data Analisis data


Kualitatif studi
berdasarkan menggunakan
kasus
wawancara isi/konten
Tahapan analisis data (Eriyanto, 2011)

Merumuskan tujuan analisis


• Tujuan analisis deskriptif untuk menggambarkan secara detail dukungan
keluarga terhadap anak tuna rungu.
Konseptualisasi dan operasionalisasi
• Dukungan keluarga (dukungan emosional, informasional, penilaian, dan
instrumental)
• Tuna rungu
Lembar koding
Populasi dan sample
• Purposive sampling
• Ibu dengan anak tuna rungu
Training kode dan pengujian validitas dan reliabilitas
• Interrater reliability

Proses koding

Penghitungan reliabilitas final


• Jenis-jenis uji reliability (Krippendorf, 2004)

Input data dan analisis


Hasil intercoder reliabilitas
Jenis Definisi Coder1 Coder2 Coder3 Coder4
Stabilitas Derajat Kuat lemah Cukup kuat Lemah
sejauh mana
alat ukur
menghasilka
n temuan
yang tidak
berbeda
atau tidak
berubah
sepanjang
waktu
Pertanyaan penelitian
• Bagaimanakah bentuk dukungan keluarga pada anak tuna rungu?
TUJUAN PENELITIAN

Mengidentifikasi dukungan keluarga terhadap


anak berkebutuhan khusus (Tuna rungu)
VARIABEL

Anak dengan kebutuhan khusus

Anak Tuna Rungu

Family Support
Anak berkebutuhan khusus

Anak yang lambat (slow) atau mengalami gangguan


(retarded) yang tidak akan pernah berhasil di sekolah
sebagaimana anak-anak pada umumnya (WHO, 1980).
Ciri-ciri anak berkebutuhan khusus

Disability Impairment Handicaped


Anak Tuna Rungu

Anak tunarungu
adalah anak yang • 27dB – 40 dB dikatakan sangat
mengalami ringan
gangguan • 41 dB – 55 dB dikatakan ringan,
pendengaran dan
percakapan • 56 dB – 70 dB dikatakan sedang,
dengan derajat • 71 dB – 90 dB dikatakan berat, dan
pendengaran yang • 91 ke atas dikatakan Tuli.
berfariasi antara:
KONSEP/TEORI

Dukungan
Keluarga
• Sikap, tindakan dan
penerimaan keluarga
terhadap anggotanya
(Friedman, 1998)
Ciri-ciri Dukungan Keluarga

Dukungan informasional

Dukungan penilaian

Dukungan instrumental

Dukungan emosional
Dukungan Informasional
• Dukungan informasional: Keluarga berfungsi sebagai sebuah kolektor dan
diseminator (penyebar) informasi tentang dunia. Menjelaskan tentang
pemberian saran, sugesti, informasi yang dapat digunakan mengungkapkan
suatu masalah. Manfaat dari dukungan ini adalah dapat menekan munculnya
suatu stressor karena informasi yang diberikan dapat menyumbangkan aksi
sugesti yang khusus pada individu. Aspek-aspek dalam dukungan ini adalah
nasehat, usulan, saran, petunjuk dan pemberian informasi.
Dukungan Penilaian
• Dukungan penilaian : Keluarga bertindak sebagai sebuah bimbingan umpan
balik, membimbing dan menengahi pemecahan masalah, sebagai sumber
dan validator indentitas anggota keluarga diantaranya memberikan support,
penghargaan, perhatian. Bentuk dukungan ini melibatkan pemberiaan
informasi, saran atau umpan balik tentang situasi dan kondisi individu. Jenis
informasi seperti ini dapat menolong individu untuk mengenali dan mengatasi
masalah dengan mudah.
Dukungan instrumental
• Dukungan instrumental : Keluarga merupakan sebuah sumber pertolongan
praktis dan konkrit, diantaranya: kesehatan penderita dalam hal kebutuhan
makan dan minum, istirahat, terhindarnya penderita dari kelelahan. Bentuk
dukungan ini merupakan penyediaan materi yang dapat memberikan
pertolongan langsung seperti pemberian uang, pemberian barang, makanan
serta pelayanan. Bentuk ini dapat mengurangi stres karena individu dapat
langsung memecahkan masalahnya yang behubungan dengan materi.
Dukungan instrumental sangat diperlukan terutama dalam mengatasi
masalah yang dianggap dapat dikontrol. Jasa pelayanan
Dukungan emosional

• Dukungan emosional : Keluarga sebagai tempat yang aman dan damai untuk
istirahat dan pemulihan serta membantu penguasaan terhadap emosi.
Aspek-aspek dari dukungan emosional meliputi dukungan yang diwujudkan
dalam bentuk afeksi, adanya kepercayaan, perhatian, mendengarkan dan
didengarkan. Bentuk dukungan ini membuat individu memiliki perasaan
nyaman, yakin, diperdulikan dan dicintai oleh keluarga sehingga individu
dapat menghadapi masalah dengan baik. Dukungan ini sangat penting dalam
menghadapi keadaan yang dianggap tidak dapat dikontrol.
Sumber dukungan keluarga

Teman

Saudara
Pengasuh
kandung

Ibu

Ayah Guru
Analisis Isi
Proses coding
Proses coding
Tabel Analisis Isi
Verbatim
Tema Definisi
Frekuensi %
Aspek-aspek dalam dukungan ini adalah nasehat, usulan, saran, petunjuk dan pemberian informasi. Bentuk 160 29.09
Dukungan dukungan ini merupakan penyediaan materi yang dapat memberikan pertolongan langsung seperti pemberian
informasional uang, pemberian barang, makanan serta pelayanan.
Dukungan yang meliputi pemberian nasehat, dukungan dan arahan dan pertimbangan tentang bagaimana
seseorang harus berbuat

Bentuk dukungan ini melibatkan pemberiaan informasi, saran atau umpan balik tentang situasi dan kondisi 158 28.73
Dukungan individu.
penilaian Dukungan berupa penghargaan atas apa yang telah dilakukan dan memberi umpan balik mengenai hasil atau
prestasi
sumber pertolongan praktis dan konkrit, diantaranya: kesehatan penderita dalam hal kebutuhan makan dan 69 12.54
Dukungan minum, istirahat, terhindarnya penderita dari kelelahan.
instrumental Dukungan dalam bentuk penyediaan sarana yang dapat mempermudah tujuan yang dicapai dalam bentuk
materi dan pelayanan jasa

Aspek-aspek dari dukungan emosional meliputi dukungan yang diwujudkan dalam bentuk afeksi, adanya 163 29.64
Dukungan kepercayaan, perhatian, mendengarkan dan didengarkan.
emosional Ekspresi empati perlindungan, perhatian, dan kepercayaan yang tujuannya membuat seseorang merasa
nyaman tentram dan dicintai

JUMLAH 550
Jenis Dukungan Keluarga

29.64% 29.09%

163 160

69

12.55% 158

28.73%

Dukungan informasional Dukungan penilaian


Dukungan instrumental Dukungan emosional
Sumber Dukungan

6, 7% 5, 6%
6, 7%
0, 0%
2, 2%

Ayah
Ibu
Saudara Kandung
Pengasuh/Helper/Nanny/Baby Sitter
Teman
68, 78%
Guru
Bentuk Dukungan Emosional

26% 23%

15%

36%

Afeksi/ Dicintai Kepercayaan Perhatian Dorongan emosional


Bentuk Dukungan Penilaian

69, 44%

89, 56%

Potensi Pribadi Dukungan Lingkungan


Dukungan informasional

42, 26% 40, 25%

5, 3% Saran/nasehat
Petunjuk
Pemberian informasi
Sugesti
73, 46%
Bentuk Dukungan Instrumental

1, 1%

15, 22%

33, 48%

20, 29%

Barang Pengobatan Pelayanan Uang


Diskusi
• Berdasarkan hasil analisis deskripsi dapat disimpulkan bahwa dari 4 bentuk
dukungan keluarga, dukungan emosional memberikan kontribusi terbesar
yaitu 29.64%. Bentuk dukungan terbesar kedua adalah dukungan
informasional yaitu 29.09, sedangkan bentuk dukungan yang memberikan
kontribusi terbesar ketiga adalah dukungan penilaian sebesar 28.73 dan
yang ke empat adalah dukungan instrumental sebesar 12.54%.
• Menurut Sarafino (2002), dukungan emosional menyebabkan penerima
dukungan merasa nyaman, tentram, merasa dimiliki dan dicintai ketika
mereka mengalami stress, memberi bantuan dalam bentuk semangat,
kehangatan dan cinta. Dukungan itu sangat memotivasi anak dan
mempengaruhi kemampuan pengendalian emosi pada anak. Dalam subyek
penelitian, karena mendapatkan dukungan emosional yang tinggi, subyek
menjadi anak yang baik, penurut, terbuka, jujur dan percaya diri
• Berdasarkan hasil analisis sumber dukungan keluarga, didapatkan hasil
bahwa ibu memiliki frekuensi paling tinggi yaitu 78.16%. Menurut Beresford &
oldmen (2002), menyatakan bahwa ibu merupakan primary caretakers, bagi
anak kebutuhan khusus. Bagi anak kebutuhan khusus mendapatkan
perhatian yang lebih banyak dari ibu ketika mereka besar siblinngnya baru
terlibat sebagai caretakers anak kebutuhan khusus.
Implikasi Penenelitian

Pola asuh orang tua terhadap


Program sekolah inklusi
anak tuna rungu
• Dilakukan oleh ibu • Supportif
• Memberikan perhatian
• Menyampaikan potensi
pribadi
• Memberikan pelayanan
• Banyak memberikan
informasi
Daftar Pustaka
• Beresford, B & Oldman, C (2002). Housing matters: National Evidence
Relating to Disabled Children & Their Housing. Bristol: Police Press
• Friedman, M.M. (1998). Familiy Nursing: Research Theory & Practice.
Appleton & lange : USA
• Sarafino (2002). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions (4nd ed).
USA: Wiley & Sons. Inc
• World Health Organization. (1980). International Classification of
Impairments, Disabilities & Handicaps: a Manual of Classificasion
Relating to The Consequences of Disease. Ganeva: WHO.