Anda di halaman 1dari 21

SIFAT – SIFAT AIR

LIMBAH
OLEH : BU WULAN
limbah industri pengolahan hasil
perikanan mempunyai :

 Sifat fisik
 Sifat kimiawi

 Sifat biologis
SIFAT FISIK

Sifat fisik yg penting dari limbah


cair adalah :
 Kandungan zat padat

 Kejernihan

 Bau

 Warna

 suhu
SIFAT KIMIAWI

a. Bahan organik
biasanya tersusun dr karbon
(C), hidrogen (H), Oksigen
(O2) bersama-sama dg
Nitrogen. Fosfor (P), belerang
(S),Besi (Fe).

Protein 40-60%, karbohidrat


25-50% & lemak 10%
Bahan organik + O2 Co2 + H2O + energi
(dlm metabolisme aerobik)

Bahan organik penurunan Kandungan O2


+ CO2 + H2O

(dlm metabolisme an-aerobik)

3 Cara untuk mengukur keberadaan bahan


organik dalam air :
 Tes BOD (Biological Oxygen Demand)

 Tes COD (Chemical Oxygen Demand)

 Tes TOC (Total Organic Carbon)


b. PROTEIN

 Protein merupakan sumber


utama adanya bau pada air
limbah industri hasil perikanan
 Senyawa pembentuk protein
adlh karbon ©, Hidrogen,
Oksigen, Nitrogen.
C. KARBOHIDRAT

 Karbohidrat dalam air limbah


biasanya berasal dari tersisanya
bahan tambahan yang
digunakan dalam proses
produksi, seperti tepung tapioka,
terigu, dll.
D. LEMAK

 Lemak masuk ke dalam air limbah


melalui cairan tubuh, air cucian,
potongan tubuh dan darah ikan yang
terlarut dalam air limbah.
 Lemak tergolong bahan organik yg
tetap & tdk mudah terurai.
 Lemak akan menempel di saluran
dan bak limbah, disamping
membentuk lapisan tipis, seperti
selaput di permukaan air limbah.
E. DETERJEN

 Dalam air limbah, deterjen


menimbulkan buih di permukaan air.
 Sebelum tahun 1965, deterjen dibuat
dr bahan yg disebut ABS (Alkyl
Benzene Sulfonate)
 Setelah ABS dilarang, deterjen
dibuat dr bahan LAS (Linier Alkyl
Sulfonate).
 Buih menjadi indikator, air tercemar
F. pH

 pH umumnya menjadi salah satu


parameter kimia anorganik dlm baku
mutu limbah cair dr industri hasil
perikanan.
 Namun krn sifat proses produksinya
yg tidak membuang senyawa kimia
dg pH ekstrim, biasanya limbah cair
industri pengolahan hasil perikanan
mempunyai pH yg cenderung netral.
G. SENYAWA KLOR

 Senyawa ini dlm berbagai bentuknya


(terutama Calcium Chlorida,
CaOCl2, dan Calcium Hipro Chorisa,
CaHCl2) digunakan utk
menyucihamakan berbagai
komponen yg digunakan dlm proses
produksi.
 Secara normal Khlor sangat mdh
beroksidasi dg oksigen di udara, shg
biasanya dlm kondisi normal sangat
sdkt yg tersisa dlm air limbah.
SIFAT BIOLOGIS

 Sifat biologis air limbah


diperlukan utk mengetahui
kekotoran dan kualitas air
limbah sebelum dibuang ke
sungai.
 Sifat biologis air limbah diukur
dari kandungan organisme renik
– terutama organisme pathogen
yang hidup di dlm air limbah.
 Organisme renik yg biasa diukur
utk mengetahui sifat biologis dr
limbah adlh bakteri (Clostridium,
Salmonella, Escerichia coli,
Vibrio),virus, nematoda. Jamur.

 DAMPAK LIMBAH PERIKANAN


TERHADAP EKOSISTEM LAUT
Proses Masuknya Limbah Ke
Laut
 Proses Buangan Limbah Cair
Tidak Melalui Sungai
Limbah Industri

Outfall IPAL

Pantai, tersembunyi
Pantai, terbuka

Laut
 Proses Buangan Limbah Cair
Melalui Sungai

Limbah Industri

Sungai IPAL

Pantai, tersembunyi
Pantai, terbuka

Laut
Dampak Limbah Industri pengolahan
Perikanan Terhadap lingkungan

 Dampak secara Biologis


mengganggu aktifitas
perkembangan proses
reproduksi, dapat berupa
gangguan terhadap kemampuan
induk utk matang gonad dan
menghasilkan telur, aktivitas
pemijahan, penetasan telur
sampai dg kelangsungan hidup
larva ikan yg telah menetas.
 Bahwa air yang tercemar dapat
mematikan bakteri yg secara alami
melakukan proses penjernihan.
Penguraian bahan organik secara
alami mjd terhambat atau bahkan
terhenti. Sehingga air tidak
mengalami penguraian dan
perombakan
 Pengaruh biologis dpt diukur dg
tingkat penggunaan oksigen dlm air
oleh bahan organik dalam bentuk
BOD, COD, TOC.
 Masuknya organisme patogen dari air
limbah berupa bakteri, virus, dan
nematoda patogen.
DAMPAK SECARA KIMIAWI

 Mengganggu keseimbangan
ekologis. Mengapa ?
 Limbah cair dr industri PHP
mengandung protein, lemak,
karbohidrat.
 Zat makanan tsb mengalami
perombakan oleh bakteri dlm
suasana anaerobik gas
beracun NH3, H2S atau CH4.
Lanjutan…..

Mengakibatkan pembusukan dan


berkurangnya Oksigen terlarut dlm
air. Yg mengakibatkan matinya
organisme makro dan mikro.
 Pada kondisi terombak jika mengalir
ke tambak kandungan P dan N dr
protein akan menyebabkan
eutrofikasi perairan laut &
meningkatkan pertumbuhan plankton
Bloming, oksigen terlarut dlm
air mjd o kematian massal
DAMPAK SECARA FISIK

 Perubahan suhu air


 Bau
 Warna air
 Rasa
 Kekeruhan
 TSS