Anda di halaman 1dari 2

ORF HEALTH FLASH : NOVEMBER 2018

BAHAYA ASAP PENGELASAN

Bahaya pengelasan bila terkena mata,


mampu menimbulkan rasa perih dan nyeri.
Jika terhirup bisa menyebabkan masalah
gangguan kesehatan mulai dari iritasi saluran
pernafasan hingga syndrom parkinson.
American Society of Safety Engineers (ASSE)
Asap merupakan aspek yang paling
berbahaya dalam proses pengelasan.

Asap pengelasan adalah partikel padat yang berisi campuran kompleks antara oksida logam,
silikat, & flourida yang di hasilkan selama pengelasan. Efek dari paparan asap ialah “Metal
Fume Fever” dan akan berefek pada jagka panjang dan pendek tergantung jenis logam, jumlah
& waktu paparan, tindakan pengendalian paparan yang di lakukan
Jenis asap yang di hasilkan : Efek yang di timbulkan ialah sama berbahayanya seperti
 Aluminium Silika/Debu Batu Bara . Partikel akan masuk bersama udara
 Berilium yang kita hirup, butiran halus tersebut akan mengendap di
 Kadmium oksida dalam paru-paru dan beresiko menimbulkan kerusakan pada
 Kromium otak
 Tembaga
 Fluorida Apa Yang Harus Kita Lakukan Untuk Meminimalkan Asap..??
 Kromium heksavalen OSHA (Occupational and Health Administration)
 Besi oksida 1. Pastikan anda memahami MSDS sebelum bekerja
 Timah 2. Bersihkan permukaan pengelasan secara teratur untuk
 Mangan menghilangkan lapisan yang dapat meningkatkan jumlah
 Nikel paparan asap beracun
 Vanadium 3. Pastikan posisi tubuh anda berlawanan dengan arah
 Seng oksida angin jika melakukan pekerjaan di luar ruangan

4. Menggunakan sistem local exhaust untuk pengelasan di dalam ruangan, dengan tujuan
mencegah & mengurangi tingginya tingkat zat berbahaya di area kerja
5. Gunakan APD Lengkap seperti Masker khusus pengelasan, fire/flame resistant clothing dan
apron, welding helmet, hand shield, atau goggles, Safety Shoes.
POD Eni ORF Web : safetysign/healthyworld.web
ORF HEALTH FLASH
HUBUNGAN NYERI PUNDAK & KOLESTEROL

Nyeri pundak
apakah
kolesterol..??
Hubungan antara nyeri pundak dengan kolesterol bisa disebabkan karena
aliran darah yang tidak lancar pada pembuluh darah di daerah tersebut.
Aliran darah yang tidak lancar juga disebabkan adanya penyumbatan
pembuluh dari kolesterol.
Secara umum, nyeri pada leher dan pundak biasanya muncul akibat
beberapa penyebab seperti salah posisi tidur, menggunakan komputer
dengan waktu yang lama, ataupun akibat salah posisi duduk. Kecemasan dan
stres juga dapat menyebabkan nyeri pada leher. Selain itu, nyeri juga dapat
dipengaruhi keadaan-keadaan di bawah ini:

• Penggunaan otot-otot leher yang berlebihan, misalnya oleh posisi leher yang
salah selama aktifitas sehari-hari, yang dapat menyebabkan nyeri leher dan
ketegangan otot yang kronis, biasanya nyeri semakin dirasakan bila terjadi
pergerakan leher yang dapat disertai oleh nyeri kepala, kaku otot, dan
keterbatasan pergerakan otot.
• Proses degeneratif dari diskus tulang belakang biasanya disebabkan oleh proses
penuaan.
• Herniasi diskus tulang belakang (hernia nukleus pulposus/HNP): dapat menekan
saraf pada tulang belakang yang memicu nyeri pada leher dan kesemutan pada
tangan
• Beberapa penyakit seperti peradangan sendi pun dapat menyebabkan nyeri pada
leher