Anda di halaman 1dari 25

PROCEDIA - SOCIAL AND BEHAVIORAL SCIENCES 60 ( 2012 ) 318 324

STUDY ON DISTRIBUTED INDIVIDUATION LIGHTING MODEL AND ANALYSIS TO ENERGY CONSUMPTION CHARACTER

GAO YINGMING, XU MINGDONG, ZHANG HUANYUE, GUO XU, LI PING, ZOU NIANYU

WAHYUNI JAHARUDDIN

P3200216008

ABSTRAK

PENCAHAYAAN INDIVIDU BERTUJUAN UNTUK MEMBERI PENERANGAN KEPADA SETIAP KARYAWAN LEBIH DISUKAI DI KANTOR TERBUKA, DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PERBEDAAN INDIVIDU TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENCAHAYAAN. DENGAN MODEL PEMROGRAMAN LINIER, PENARGETAN KONSUMSI ENERGI MINIMAL, VEKTOR ILUMINASI DIHITUNG BERBEDA DARI VEKTOR ILUMINASI PILIHAN ATAU YANG DIHARAPKAN PADA UMUMNYA. KAMI MENGGUNAKAN METODE ANALISIS STATISTIK UNTUK MEMPELAJARI PERBEDAAN

ANTARA YANG DIHARAPKAN DAN VEKTOR ILUMINASI DIHITUNG, DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SULIT UNTUK MEMBANGUN MODEL MATEMATIS UNTUK HADIR HUBUNGAN ANTARA DUA VEKTOR YANG DISEBUTKAN DI ATAS. KAMI MEMPERKENALKAN PERBEDAAN ILUMINASI RATA-RATA DAN MEMPRESENTASIKAN HUBUNGANNYA DENGAN JUMLAH LUMINER, KESAMAAN KESELURUHAN ANTARA VEKTOR ILUMINASI YANG DIHARAPKAN DAN

YANG DIHITUNG DAPAT DIAMATI SECARA LANGSUNG MELALUI HUBUNGAN. AKHIRNYA, KAMI MENYEDIAKAN

SYSTEM STRUKTUR SISTEM PENCAHAYAAN INDIVIDUASI

1. INTRODUCTION

PENCAHAYAAN MENGKONSUMSI SEBAGIAN BESAR ENERGI BANGUNAN KOMERSIAL, KONTROL PENCAHAYAAN KANTOR YANG MEMADAI MEMBANTU MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KECERDASAN, EFISIENSI KERJA DAN MENGHIDUPKAN KEMBALI KEPENATAN, SELAIN MENABUNG ENERGI [1-3]. ILUMINASI MEMBUAT ORANG PALING NYAMAN DIPANGGIL ILUMINANSI YANG DISUKAI, BEKERJA DENGAN ILUMINASI ORANG YANG LEBIH DISUKAI TINGKAT MOOD DAN KEPUASAN TERHADAP PENCAHAYAAN

LEBIH TINGGI. ILUMINASI YANG DISUKAI BERVARIASI DARI ORANG KE ORANG, BAHKAN ADA KESENJANGAN YANG BESAR. 47 PASANG MITRA PERCOBAAN YANG COCOK DISIMULASIKAN BERVARIASI JENIS KANTORNYA KEGIATAN DI OPEN OFFICE DAN KUESIONER SELESAI [4]. HASIL MENUNJUKKAN BAHWA MINIMAL ILUMINASI YANG DISUKAI ADALAH 83 LX DAN MAKSIMUM 725 LX. MENURUT INVESTIGASI, KARYAWAN BERHARAP KONTROL LEBIH ATAS LINGKUNGAN KERJA DAN PERCAYA BAHWA KONTROL TERKAIT DENGAN KESEHATAN, KENYAMANAN DAN KINERJA [5-7]. KANTOR PENCAHAYAAN HARUS BERMANFAAT BAGI FISIOLOGI DAN PSIKOLOGI, SELAIN ENERGY EFISIEN

[8]. OPEN OFFICE DILENGKAPI DENGAN LUMINAIR PINTAR BERBASIS LANGIT-LANGIT YANG SAMA, TERDIRI DARI KOMUNIKASI, PENGOLAHAN DAN PEREDUPAN UNIT, BISA

MEMBERI PENERANGAN KEPADA KARYAWAN LEBIH MENYUKAI SISTEM KONTROL PENCAHAYAAN TERDISTRIBUSI. MEMPERTIMBANGKAN DISTRIBUSI KARYAWAN, LITERATUR [9-12] MEMBANGUN MODEL PEMROGRAMAN LINIER KE PUTUSKAN SETIAP LUMINER BERCAHAYA FLUKS UNTUK MENGOPTIMALKAN ENERGY KONSUMSI, YANG BERTUJUAN UNTUK MERINGKAS SETIAP KOEFISIEN PEREDUPAN MINIMAL, DENGAN BATASAN ILUMINASI YANG DIBERIKAN KEPADA KARYAWAN TIDAK KURANG DARI PILIHAN MEREKA NAMUN, PENELITIAN DI ATAS TIDAK MEMIKIRKAN INDIVIDU PERBEDAAN TINGKAT KEPUASAN PENCAHAYAAN, HANYA DIANGGAP ILUMINANSI LOKASI YANG DIDUDUKI SEBAGAI KONSTAN 500 LX, YANG TIDAK BERPENGHUNI 300 LX. MAKALAH INI MEMPERLUAS SITUASI DI ATAS DAN MEMPELAJARI PENCAHAYAAN INDIVIDUASI DENGAN MODEL PEMROGRAMAN LINIER. NAMUN, ILUMINASI PEMROGRAMAN LINEAR YANG DIPEROLEH TIDAK SELALU SAMA DENGAN EKSPEKTASI, BAHKAN SANGAT BERVARIASI. KARYA UTAMA MAKALAH INI ADALAH UNTUK MENGEKSPLORASI CARA UNTUK MENINGKATKAN KONSISTENSI ANTARA YANG DIHARAPKAN DAN YANG DISUKAI ILUMINASI

2. DISKUSI TENTANG ILUMINASI YANG DISUKAI

DI BIDANG PENELITIAN YANG RELEVAN, SUBJEK DILENGKAPI DENGAN SISTEM YANG DISESUAIKAN CAHAYA, YANG MEMBERI MEREKA RENTANG ILUMINAN YANG BERAGAM, KONFIRMASI ILUMINASI YANG DISUKAI DILAKUKAN OLEH SUBJEK PRIBADI MELALUI REDUP. DALAM PROSES PENYESUAIAN CAHAYA, SATU ILUMINANSI MEMBUAT SUBJEK NYAMAN DIBANDINGKAN DENGAN YANG LAINNYA DIKONFIRMASI SEBAGAI ILUMINASI PILIHAN. JELAS BERUBAH ILUMINASI TIDAK AKAN BERPENGARUH PADA MANUSIA KECUALI JIKA MANUSIA ITU DIRASAKAN OLEH MANUSIA. NAMUN MENURUT HUKUM WEBER SEKARANG ILUMINASI, PERUBAHAN JUMLAH ILUMINASI HARUS CUKUP BESAR UNTUK DIANGGAP [13]. JUMLAH PERUBAHAN MINIMAL DAN TANGGAP ILUMINANSI DISEBUT HANYA PERBEDAAN NYATA (JND) DARI ILUMINASI, JND MENINGKAT BERSAMAAN DENGAN ILUMINASI SAAT INI. HUBUNGAN ANTARA ILUMINASI MASA KINI DAN PERBEDAAN YANG NYATA BISA TERJADI DISAJIKAN OLEH GAMBAR 1, DI MANA SAYA N

DINOTASIKAN ILUMINASI SEKARANG N, JND N MENUNJUKKAN PERBEDAAN YANG NYATA SESUAI DENGAN I N. JIKA SAYA LEBIH MENYUKAI ILUMINASI, NOMORKAN DI [I N, I N

+ 1] SEMUANYA HARUS LEBIH DISUKAI ILUMINASI KARENA KARAKTERISTIK JND MATA MANUSIA JADI DI BAWAH ILUMINASI SEKARANG, ILUMINANSI YANG DISUKAI TIDAK UNIK

MENGINGAT MINIMISASI KONSUMSI ENERGI, BATAS BAWAH SAYA HARUS DIKONFIRMASI, YANG AKAN MENJADI ISU YANG MENANTANG. BAGI ORANG YANG LEBIH MENYUKAI ILUMINANSI ADALAH PERBEDAAN WAKTU DAN DIPENGARUHI OLEH KONDISI FISIK, KARENA KELELAHAN ILUMINASI RENDAH ADALAH LEBIH BAIK. KONTEN KERJA JUGA MEMILIKI PENGARUH TERHADAP ILUMINASI YANG DISUKAI, ILUMINASI RENDAH BIASANYA DISUKAI BILA ORANG MELAKUKANNYA KERJA KREATIF [3]. SEHINGGA SULIT UNTUK MEMBERIKAN FUNGSI DISTRIBUSI ILUMINASI YANG DISUKAI, MENGENAI ILUMINANSI YANG DISUKAI VARIABEL ACAK X. MESKI SULIT UNTUK MENGGAMBARKAN DISTRIBUSI YANG DISUKAI ILUMINASI DALAM SATU INTERVAL, NAMUN KAMI MENGAMATI SETIAP NILAI DIPILIH DENGAN PROBABILITAS YANG SAMA DALAM PROSES UNTUK MENGKONFIRMASI PILIHAN ILUMINASI SUBJEK MELALUI AKTIVITAS PEREDUPANNYA. JADI, SERAGAM NOMOR ACAK BISA DIGUNAKAN UNTUK MENSIMULASIKAN SITUASI.

3. DESKRIPSI MODEL PENCAHAYAAN INDIVIDU

DENGAN ASUMSI SEBUAH KANTOR TERBUKA DILENGKAPI DENGAN M LUMINER DAN DITUJUKAN UNTUK MEMBERI N ILUMINASI YANG DISUKAI PADA BIDANG KERJA UNTUK MEMUASKAN N PARA KARYAWAN. KAMI MENGGUNAKAN S (J), (1 ≤ J ≤ N) UNTUK ILUMINASI YANG DIHASILKAN PADA JTH LOKASI, L SAYA (J) UNTUK PENERANGAN TERBESAR DARI LOKASI KE-J YANG DIINDUKSI HANYA DENGAN LUMINER ITH. MENURUT PRINSIP SUPERPOSISI, S (J) SAMA DENGAN JUMLAH SUB-ILUMINASI YANG DIINDUKSI OLEH MASING-MASING LUMINER, SEPERTI YANG DIUNGKAPKAN OLEH PERS.

3. DESKRIPSI MODEL PENCAHAYAAN INDIVIDU DENGAN ASUMSI SEBUAH KANTOR TERBUKA DILENGKAPI DENGAN M LUMINER DAN DITUJUKAN

7. DISKUSI PERANCANGAN SISTEM PENCAHAYAAN

INDIVIDUASI

LUMINER YANG DIGUNAKAN OLEH SISTEM PENCAHAYAAN INDIVIDUASI SEHARUSNYA TERDIRI DARI UNIT KOMUNIKASI DAN PEREDAM, SELAIN TRADISIONAL UNIT. MELALUI UNIT KOMUNIKASI, LUMINER MENCAPAI JARRING

BEKERJA DAN MENERIMA DATA PEREDUPAN. PADA TAHAP AWAL, SEMUA LUMINER MEMANCARKAN SEPENUHNYA. TENTUNYA, MELALUI SISTEM PENCAHAYAAN INDIVIDUASI, PERATURAN PENCAHAYAAN TRADISIONAL BISA DITEMUI, JIKA TIDAK ADA PEREDUPAN PERMINTAAN DITERIMA MENURUT PEMBAHASAN SEBELUMNYA, ILUMINASI YANG DISUKAI DIPERLUKAN UNTUK PERHITUNGAN KOEFISIEN PEREDUPAN. JELAS, MEMANG BEGITU SULIT BAGI SISTEM PENERANGAN UNTUK MENYELESAIKAN MASUKAN ILUMINASI YANG

DISUKAI SECARA OTOMATIS TANPA PARTISIPASI MANUSIA. TIDAK HANYA ILUMINASI YANG DISUKAI BERVARIASI DI ANTARA INDIVIDU, TAPI JUGA SAATNYA VARIAN BAHKAN UNTUK SATU ORANG. MASUKAN ILUMINASI BISA DILAKUKAN MELALUI KOMPUTER DESKTOP, DENGAN PERANGKAT LUNAK YANG DISESUAIKAN DAN PERANGKAT KERAS. TANPA MEMPERHITUNGKAN PERKIRAAN ILUMINANSI [15], PARTISIPASI MANUSIA DAPAT MENYEDERHANAKAN PEMANFAATAN SIANG HARI TETAP ILUMINASI PADA DESKTOP SEBAGAI PILIHAN DIBANDINGKAN DENGAN OTOMASI. KAMI MERANCANG SISTEM PENCAHAYAAN INDIVIDUALASI SEBAGAI TIGA LAPISAN, LAPISAN PENGINDERAAN, LAPISAN

PENGOLAHAN DAN LAPISAN PELAKSANA. SENSING LAYER TERDIRI DARI ARRAY INPUT DAN PENGHUNI SEBAGAI SENSOR, MEMPEROLEH ILUMINANSI PILIHAN PENGHUNI MELALUI

ARRAY INPUT DAN MENGIRIM DATA UNTUK MENGOLAH LAPISAN LAPISAN PENGOLAHAN BERTINDAK SEBAGAI GATEWAY, MENERIMA ILUMINASI YANG DISUKAI DAN MENGHITUNG KOEFISIEN PEREDUPAN BERDASARKAN (3) LALU KIRIM HASILNYA SATU DEMI SATU KE LAPISAN PELAKSANA. MELAKSANAKAN LAPISAN TERDIRI DARI LUMINAIR CERDAS, MEMBERIKAN PENCAHAYAAN SESUAI KELUARAN KE KOEFISIEN PEREDUPAN DARI LAPISAN PENGOLAHAN. SENSING LAYER LAPISAN PENGOLAHAN DAN LAPISAN PELAKSANA BISA DIHUBUNGKAN BERSAMAAN ZIGBEE SEPERTI YANG KITA GUNAKAN (GAMBAR 12). MASUKAN ILUMINASI YANG DISUKAI ADALAH KUNCI DARI SISTEM. MENGAMBIL ORANG AKUN HANYA BISA MERASA NYAMAN ATAU TIDAK DAN HAMPIR TIDAK MEMBERI ILUMINAN NILAI TERTENTU DI LINGKUNGAN PERKANTORAN, KAMI MERANCANG MASUKAN DARI ILUMINASI YANG DISUKAI MELALUI CARA YANG TENTATIF DAN TIDAK LANGSUNG. PROSES INPUT TENTATIF BISA SELESAI DENGAN ROTARY KNOB ATAU SCROLL BAR TERLETAK PADA ANTARMUKA PERANGKAT LUNAK, POSISI AWAL DAN TERMINASI ROTARY KNOB ATAU SCROLL BAR MEWAKILI ILUMINASI MAKSIMUM DAN

MINIMUM YANG DIHASILKAN DI LOKASI OLEH SISTEM PENCAHAYAAN. KITA MENDEFINISIKAN GERAKAN ROTARY KNOB ATAU SCROLL BAR DARI SATU POSISI KE YANG

BERDEKATAN MERUPAKAN SATU LANGKAH PENYESUAIAN. SETELAH SETIAP LANGKAH, NILAI ILUMINAN DAN NOMOR LOKASI DIKIRIM BERSAMAAN GATEWAY, KEMUDIAN

DIMMING COEFFICIENT DIHITUNG DAN DIKIRIM UNTUK MENGEKSEKUSI LAPISAN KE LUMINAIR REDUP, SAMPAI PENCAHAYAAN YANG MEMUASKAN DIRASAKAN OLEH ORANG- ORANG, DITUNJUKKAN PADA GAMBAR 13

8. KESIMPULAN

BERDASARKAN PEMROGRAMAN LINIER KITA MEMBANGUN PENCAHAYAAN INDIVIDUASIMODEL, MENARGETKAN KONSUMSI DAYA

MINIMAL, UNTUK KANTOR TERBUKA.

DENGAN MODELNYA, KAMI MEMPELAJARI KARAKTER KONSUMSI DAYA DAN TUMPANG TINDIH KESAMAAN, TINGKAT VEKTOR ILUMINASI YANG DIHARAPKAN MENDEKATI PERHITUNGAN VEKTOR ILUMINASI, MELALUI METODE ANALISIS STATISTIK.TIDAK SEMUA ILUMINASI YANG DIHASILKAN PADA LOKASI TARGET DIPENUHI HARAPAN.

KENAIKAN KESAMAAN TUMPANG TINDIH BERSAMAAN DENGAN KUANTITAS LUMINER. UNTUK LOKASI TARGET YANG PALING, PENINGKATAN LUMINER BISAMEMBANTU MENGURANGI PERBEDAAN PADA ILUMINASI YANG DIHARAPKAN. DENGAN DISTRIBUSI

ILUMINASI MAKSIMUM, VEKTOR ILUMINASI YANG DIHARAPKAN DENGANDISTRIBUSI YANG RENDAH MEMILIKI KESAMAAN TUMPANG TINDIH YANG LEBIH TINGGI DIBANDINGKAN DENGAN TINGGI.

KESAMAAN VEKTOR YANG TINGGI, RASIO VEKTOR ILUMINASI YANG DIHARAPKANDAN VEKTOR ILUMINASI MAKSIMUM, DIUNTUNGKAN TUMPANG TINDIH KESAMAAN, DIBANDINGKAN DENGAN YANG RENDAH. KONSUMSI DAYA MENINGKAT SECARA TERBALIK DENGAN JUMLAH LUMINER DAN CENDERUNG KONSTAN PADA AKHIRNYA. ILIMINASI YANG DISUKAI VEKTOR SEBAGIAN MEMUTUSKAN KONSUMSI DAYA, VEKTOR DENGAN JUMLAH KECIL ELEMEN MENGKONSUMSI LEBIH SEDIKIT ENERGI DIBANDINGKAN DENGAN YANG BESAR, DAN VEKTOR DENGAN PERKIRAAN JUMLAH ELEMEN MEMILIKI KEKUATAN YANG SAMA KARAKTER KONSUMSI DANA PENDIDIKAN PROYEK PROVINSI (2016J026). PENULIS MAU MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA PENGULAS ANONIM DAN EDITOR ATAS KOMENTAR DAN SARAN MEREKA YANG TAK TERNILAI HARGANYA