Anda di halaman 1dari 13

ABORTUS

DISUSUN OLEH:
DEWI SARTIKA SIANIPAR
212 210 237

PEMBIMBING OLEH:
DR. REINHARD J.D. HUTAHAEAN, SH. SP.F
DEFINISI ABORTUS

 Menurut ilmu kesehatan: gugur kandungan atau


keguguran dan keguguran itu sendiri berarti
berakhirnya kehamilan, sebelum fetus dapat
hidup sendiri diluar kandungan. Batas umur
kandungan 28 minggu dan berat badan fetus
yang keluar kurang dari 1000 gram
Menurut hukum:
 Tindakan penghentian kehamilan atau mematikan janin
sebelum waktunya kelahiran, tanpa melihat usia kandungan
JENIS ABORTUS

 Abortus alami (spontan)


 Complit
 Incomplit
 Insipiens
 iminens
 Missed abortion
 habitualis
 Abortus provokatus :
 legal
 kriminalis
Pembuktian Kasus
Abortus
Pemeriksaan korban hidup
 Pemeriksaan tes kehamilan
 Dijumpai Colostrum pada peremasan payudara
 nyeri tekan di daerah perut
 luka, peradangan, bahan-bahan yang tidak
lazim dalam liang senggama
 bila diperlukan pemeriksaan DNA
Pemeriksaan korban

Pemeriksaan post mortem


 Menentukan perempuan tersebut dalam
keadaan hamil atau tidak
 Mencari tanda-tanda cara abortus provocatus
 Menentukan sebab kematian
Aspek Hukum dan
Medikolegal
Berdasarkan KUHP
Pasal 299
Pasal 346
Pasal 347
Pasal 348
Pasal 349
Pasal 299

 Barang siapa dengan sengaja mengobati


seorang wanita atau menyuruh supaya diobati,
dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan
bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat
digugurkan, diancam dengan pidana denda
paling banyak empat puluh lima ribu rupiah.
Pasal 346

 Seorang wanita yang secara sengaja


mengugurkan atau mematikan kandungannya
atau menyuruh orang lain untuk itu, diancam
dengan pidana penjara paling lama empat
tahun.
Pasal 347

 Barang siapa dengan sengaja menggugurkan


atau mematikan kandungan seorang wanita
tanpa persetujuannya, diancam dengan pidana
penjara paling lama dua belas tahun.
 Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya
wanita tersebut, diancam dengan pidana
penjara paling lama lima belas tahun.
Pasal 348

 Barang siapa dengan sengaja menggugurkan


atau mematikan kandungan seorang wanita
dengan persetujuannya, diancam dengan
pidana penjara paling lama lima tahun enam
bulan.
 Jika perbuatannya itu mengakibatkan matinya
wanita tersebut, diancam dengan pidana
penjara paling lama tujuh tahun
Pasal 349

 Jika seorang dokter, bidan, atau juru obat


membantu melakukan kejahatan berdasarkan
pasal 346, atau pun melakukan atau membantu
melakukan salah satu kejahatan yang diterapkan
dalam pasal 347 dan 348, maka pidana yang
ditentukan dalam pasal pasal itu dapat
ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut
hak untuk menjalankan pencarian dalam mana
kesehatan dilakukan.
TERIMA KASIH