Anda di halaman 1dari 12

FUNGSI BOOLEAN,

PENJUMLAHAN Oleh :
MAP Bangkit
Sherly N

DAN PERKALIAN Wa hy u S et ya L

DUA FUNGSI
FUNGSI BOOLEAN

 Fungsi Boolean (disebut juga fungsi biner) adalah pemetaan


dari Bn ke B melalui ekspresi Boolean, kita menuliskannya
sebagai
f : Bn  B
yang dalam hal ini Bn adalah himpunan yang beranggotakan
pasangan terurut ganda-n (ordered n-tuple) di dalam daerah
asal B.

2
 Setiap ekspresi Boolean tidak lain merupakan fungsi
Boolean.

 Misalkan sebuah fungsi Boolean adalah


f(x, y, z) = xyz + x’y + y’z

Fungsi f memetakan nilai-nilai pasangan terurut ganda-3


(x, y, z) ke himpunan {0, 1}.
Contohnya, (1, 0, 1) yang berarti x = 1, y = 0, dan z = 1
sehingga f(1, 0, 1) = 1  0  1 + 1’  0 + 0’ 1 = 0 + 0 + 1 = 1 .

3
Contoh. Contoh-contoh fungsi Boolean yang lain:
1. f(x) = x
2. f(x, y) = x’y + xy’+ y’
3. f(x, y) = x’ y’
4. f(x, y) = (x + y)’
5. f(x, y, z) = xyz’

 Setiap peubah di dalam fungsi Boolean, termasuk dalam


bentuk komplemennya, disebut literal.

Contoh: Fungsi h(x, y, z) = xyz’ pada contoh di atas terdiri


dari 3 buah literal, yaitu x, y, dan z’.

4
Contoh. Diketahui fungsi Booelan f(x, y, z) = xy z’, nyatakan h
dalam tabel kebenaran.
Penyelesaian:

x y z f(x, y, z) = xy z’
0 0 0 0
0 0 1 0
0 1 0 0
0 1 1 0
1 0 0 0
1 0 1 0
1 1 0 1
1 1 1 0

5
Misalkan 𝑓 dan 𝑔 adalah ekspresi dari suatu fungsi Boolean.
Fungsi 𝑓 dan 𝑔 dikatakan merupakan fungsi yang sama jika
keduanya memiliki nilai yang sama pada tabel kebenaran untuk
setiap kombinasi peubah-peubahnya.

Contoh :
𝑓 𝑥 , 𝑦, 𝑧 = 𝑥 ′ 𝑦 ′ 𝑧 + 𝑥 ′ 𝑦𝑧 + 𝑥𝑦′ dan 𝑔 𝑥 , 𝑦, 𝑧 = 𝑥 ′ 𝑧 + 𝑥 𝑦 ′
Adalah dua buah fungsi Boolean yang sama. Kesamaan ini dapat
dilihat pada tabel berikut :
𝑥 𝑦 𝑧 𝑥 ′ y ′ z + x ′ yz + xy′ 𝑥 ′ 𝑧 + 𝑥𝑦′

0 0 0 0 0
0 0 1 1 1
0 1 0 0 0
0 1 1 1 1
1 0 0 1 1
1 0 1 1 1
1 1 0 0 0
1 1 1 0 0
Jika sebuah fungsi boolean tidak unik dalam representasi
ekspresinya maka dapat dilakukan manipulasi aljabar dengan hukum-
hukum aljabar Boolean untuk menghasilkan bentuk yang ekuivalen.
𝑓 𝑥 , 𝑦, 𝑧 = 𝑥 ′ 𝑦 ′ 𝑧 + 𝑥 ′ 𝑦𝑧 + 𝑥 𝑦 ′
= 𝑥 ′ 𝑧 𝑦 ′ + 𝑦 + 𝑥𝑦′ (Hukum distributif)
= 𝑥 ′ 𝑧. 1 + 𝑥𝑦′ (Hukum komplemen)
= 𝑥 ′ 𝑧. 1 + 𝑥𝑦′ (Hukum identitas)

Manipulasi aljabar akan dibahas lebih lanjut pada materi


Penyerderhanaan Fungsi Boolean
PENJUMLAHAN DAN PERKALIAN DUA
FUNGSI

Misalkan 𝑓 dan 𝑔 adalah dua buah fungsi Boolean dengan 𝑛


peubah, maka penjumlahan 𝑓 + 𝑔 di definisikan sebagai :

𝑓 + 𝑔 𝑥1 + 𝑥 2 + ⋯ + 𝑥 𝑛 = 𝑓 𝑥1 + 𝑥 2 + ⋯ + 𝑥 𝑛 + g 𝑥1 + 𝑥 2 + ⋯ + 𝑥 𝑛

Sedangkan perkalian 𝑓. 𝑔 di definisikan sebagai :


𝑓 . 𝑔 𝑥1 + 𝑥 2 + ⋯ + 𝑥 𝑛 = 𝑓 𝑥1 + 𝑥 2 + ⋯ + 𝑥 𝑛 g 𝑥1 + 𝑥 2 + ⋯ + 𝑥 𝑛

9
Contoh :
Misalkan 𝑓 𝑥 , 𝑦 = 𝑥 𝑦 ′ + 𝑦 dan 𝑔 𝑥 , 𝑦 = 𝑥 ′ + 𝑦 ′ maka :
ℎ 𝑥, 𝑦 = 𝑓 + 𝑔 = 𝑥𝑦′ + 𝑦 + 𝑥′ + 𝑦′
Yang bila di sederhanakan lebih lanjut menjadi
ℎ 𝑥 , 𝑦 = 𝑥 𝑦 ′ + 𝑥 ′ + 𝑦 + 𝑦 ′ = 𝑥 𝑦 ′ + 𝑥 ′ + 1 = 𝑥 𝑦 ′ + 𝑥′
Dan
𝑖 𝑥 , 𝑦 = 𝑓 . 𝑔 = (𝑥𝑦 ′ + 𝑦)(𝑥 ′ + 𝑦 ′ )
KOMPLEMEN FUNGSI BOOLEAN

Bila sebuah fungsi Boolean dikomplemenkan, kita akan


memperoleh fungsi komplemen.
Fungsi komplemen dari dari f yaitu f’, dapat dicari dengan
menukarkan nilai 0 menjadi 1 dan 1 menjadi 0.

Ada 2 cara yang dapat digunakan untuk membentuk fungsi


komplemen:

1. Menggunakan Hukum de Morgan


2. Menggunakan prinsip dualitas
LATIHAN SOAL

 TENTUKAN KOMPLEMEN DARI F = x.(y’.z’+ y.z)!


 Dengan Cara 1
 Dengan cara 2

 Misalkan F(x,y) = x’+xy’ dan G(x,y) = yy’+xy’, tentukan


H(x,y) = F+G
I (x,y) = F.G