Anda di halaman 1dari 29

Manajemen Data

dr. Sumedi Sudarsono, MPH

Langkah-langkah kerja Statistik dimulai dg


1. Pengumpulan Data
2. Pengolahan Data
3. Penyajian Data
4. Analisis Data
5. Menarik Simpulan
-----------------o------------------
Pada tahap Pengumpulan Data, perlu diketahui ada
tiga Sumber Data :

1. Data Primer
2. Data Sekunder
3. Data Tersier
…………………………….
Pada tahap Pengolahan Data, dilakukan secara :
manual, mencakup :
1. Editting
2. Coding
3. Data Entry ke program SPSS
4. Data Verivikasi.
……………………………….
Pada tahap Penyajian Data, dilakukan secara :
1. Textg
2. Table 
3. Graph
Pada Tabel, variabel independen pd baris,
sedang variabel dependen pada kolom.
………………………………………..
Penyajian Data Grafikal yg memperllihatkan
kesan luas, berupa :
1. Histogram
2. Frekuensi poligon
3 Bar diagrama
4. Pie diagram. ………………….
Pada tahap Analisis Data, perlu diketahui
ada dua macam Uji Statistik :

1. Uji Statistik Parametrik


2. Uji Statistik Non-parametrik
………………………………………………

Uji Statistik Parametrik ada 4 macam :


1. Uji T-independen ( Sruden’s t-test )
2. Pairs t-tesy ( Uji t-berpasangan )
3. Uji Korelasi Pearson – Linear regresion
4. Uji ANOVA.
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
Syarat-syarat utk Uji Statistik Parametrik :

1. Sampelnya diambil secara Random


2. Data mempunyai distribusi Normal
3. Data mempunyai Varians yg Homogen
4. Data berskala Interal atau Rasio

Bila tidak memenuhi salah satu dari sysrat di


atas, maka digunakan Uji Statistik Non-
parametrik.
------------------------------------------------------.
Cara pengambilan sampel
( Sampling technique )

(1). Non probability sampling :


a). Consecutive sampling b). Quota sampling
c). Convenient sampling d). Snow balling sampling
e). Judgment sampling ( Purposive sampling).

(2). Probability sampling (Random) :


a). Simple random sampling.
b). Systematic sampling.
c). Stratified sampling.
d). Multistage sampling.
e). Cluster sampling.
----------------------------------------------------
(1). Data Normal  test for Normality
n > 50 Uji Kolmogorov-Smirnov
n <=50 Uji Saphiro Wilk , bila p>0.05 
Normal.

(2). Varians Homogen  test for Homogeneity.


bila p> 0.05  Varians Homogen.

-----------------------------------------------------
Skala pengkuran Nominal
Ialah skala pengukuran paling sederhana,
angka-angka yg diberikan tidak mempunyai
makna besaran, angka tsb hanya sekedar kode
saja. Tidak dapata dijumlahkan.
Batak [1]
Jawa [2]
Madura [3]

Skala pengkuran Ordinal


Angka-angka yg diberikan mempunyai makna
besaran, dpt diurutkan, tetapi jarak antara dua
angka tidak sama. Tidak dapata dijumlahkan.
Ekonomi rendah [1]
Ekonomi sedang [2]
Ekonomi tinggi [3]
Skala pengkuran Interval
Angka-angka yg diberikan mempunyai makna
besaran, dpt diurutkan, dan jarak antara dua
angka sama, tetapi tidak memp nol absolut.
-------!-------!--------!-------!-------!--------
35 36 37 38 39
Skala pengkuran Rasio
Skala pengukuran yg paling baik,
menggabarkan keadaan sebenarnyaan.
BB dalam Kg, TB dalam Cm dsb.
------------------------------------------------------------
Uji Statistik Parametrik  Non-parametrik
1. Uji T-independen  Uji Mann-Whitney )
2. Pairs t-tesy  Uji Wilcoxon)
3. Uji Korelasi Pearson  Spearman
4. Uji ANOVA.  Uji Kruskal-Wallis
-----------------------------------------------
Uji Non-parametrik lain :
1. Uji Chi-square tabel 2x2, 2x3, 3x3 dst
2. Uji Fisher
3. Uji K-S tabel 2 x n ( n =3 atau lebih)
4. Uji Mc-Nemar
5. dll (banyak)
-----------------o0o----------- ( 13 Soal )
(01). Seorang dokter Puskesmas ingin melakukan
penelitian perbandingan jumlah kunjungan ANC pada
Puskesmas yg dipimpinnya dengan Puskesmas
tetangganya.
Cara analisis data apa yang akan digunakannya ?

A. t-test pairs
B. t-test independent
C. Chi-square test
D. test Corelation
E. Anova
(02). Seorang dokter muda ingin meneliti hubungan antara
BB bayi baru lahir antara bayi yg persalinannya ditolong
oleh nakes dan oleh non-nakes.
BB bayi dinyakan BB normal dan BB rendah.

Cara analisis data apa yang akan digunakannya ?

A. t-test pairs
B. t-test independent
C. Chi-square test
D. test Corelation
E. Anova
Berat Badan

Normal Rendah Total


----------------------------------------------------------
Nakes a b (a+b)
Non-nakes c d (c+d)
----------------------------------------------------------
Total (a+c) (b+d) n
(03). Dari suatu penelitian Cohort utk mengetahui
hubungan antara merokok dg kemungkinan menderita
penyakit kanker paru, didptkan hasil sbb : Dari 620
orang yg merokok, menderita kanker paru 600 orang dan
yg tidak menderita kanker paru 20 orang. Dari 1.240
orang yg tidak merokok, yg menderita kanker paru 40
orang dan yg tidak menderita kanker paru 1.200 org.
Berapakan RR (Relative Risk) orang yg merokok utk
menderita kanker paru ?
 Buatlah Tabel
Sakit

Ca parul Tidak Total


---------------------------------------------------------------------
Merokok 600 20 620
Tidak 40 1200 1240
---------------------------------------------------------------------
Total … … …..

a / (a+b)
Kohort  RR = ………………….
c / (c+d)

600 1240
……. X …….. = 30
620 40

RR digunan utk desain : Eksp & Kohort. .


(04). Dokter Puskesmas melakukan penelitian
membandingkan obat Xa dan obat Xb pd pasien dg DM
tipe-2. Pertama-tama obat Xa diberikan pd pasien,
seminggu setelah minum obat diperiksa kadar gula
darahnya. Satu minggu setelah efek obat Xa habis,
pasien diberi obat Xb ,seminggu setelah minum obat
diperiksa lagi kadar gula darahnya, kadar gula darah diuji
dg uji normalitas hasilnya diperoleh nilai p=0.03
Jenis analisis pd penelitian yg digunakan :

A. t-test pairs
B. t-test independent
C. Cross-sectional
D. test Wilcoxon
E. Anova
(05). Suatu penelitian Case-control thd 200 anak dg katarak
kongenital. Ternyata ada160 anak ibunya ada riwayat
sakit rubella saat hamil.
Kontrol 200 anak dan ternyata 80 dialami ibunya ada
riwayat rubella. Berapa besar OR ?
 Buatlah Tabel

A. 40x200 / 120x200
B. 160x80 / 40x120
C. 160x120 / 80x40
D. 160x200 / 80x200
E. 160x40 / 80x120
Sakit

Katarak Tidak Total


---------------------------------------------------------------------
Sakit Rubella 160 80 240
Tidak 40 120 160
---------------------------------------------------------------------
Total 200 200 400

Kasus-kontrol  OR = ad / bc

160 x 120
-------------- = 6
80 x 40
(06). Di desa Bangunrejo Kecamatan Ketapang terdpt
kejadian keracunan makanan. Dari hasil penyelidikan
ditemukan 13 orang yg makan gado-gado, dg 8 mengalami
keracunan dan 5 tidak mengalami keracunan. Selain itu
ditemukan pula 27 orang yg tidak makan gado-gado dg 2
mengalami gejala keracunan dan 25 orang tidak mengalami
keracunan. Dari hasil penyelidikan tersebut dokter
Puskesmas menyimpulkan bahwa gado-gado adalah
penyebab terjadinya keracunan makanan pd penduduk
desa tsb, berdasarkan hasil perhitungan Odds Ratio (OR).
Manakah hasil OR yg menjadi dasar simpulan dokter
tersebut ?
A. 5  Buatlah Tabel
B. 10
C. 15
D. 20
E. 25
Sakit

Keracunan Tidak Total


---------------------------------------------------------------------
Makan 8 5 13
Tidak 2 25 27
---------------------------------------------------------------------
Total 10 30 40

Kasus-kontrol  OR = ad / bc

8 x 25
------------- = 20
5x2
(07). Dokter Puskesmas melakukan penelitian di satu desa
kecil yg berpenduduk sebanyak 3500 orang.
Dalam dua mggu terakhir terdpt kunjungan 35 pasien
digigit kera liar. Rerata dua hari setelah digigit lima pasien
mengalami demam, dua minggu setelah kejadian seorg
pasien mengalami kejang, tiga hari kemudian pasien
meninggal. Case fatality rate pd kejadian di atas ialah :
A. 1/35
B. 35/3500 + sebab DBD
C. 5/35 CFR DHF = ……………………… X C
D. 1/3500 semua pasien DHF
E. 1/5 di suatu wilayah tertentu,
dalam waktu satu tahun.

DBD masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat.


(08). Dari hasil penelitian kohort didptkan hasil sbb :

Kanker paru Tidak Total


----------------------------------------------------------
Merokok 20 30 50
Tidak 5 45 50
----------------------------------------------------------
Total 25 75 100

Berapa Risiko Relatif (RR) merokok dg kanker paru ?

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
(09). Hasil tes pemeriksaan skrining sbb :
Sebenarnya
Sakit Tidak Total
---------------------------------------------------
Skrining (+) 117 48 165
Skrining (-) 68 72 140
---------------------------------------------------
Total 185 120 305

Sensitivitas dari Skrining di atas ialah :

A. 117/165 (1). Sensitivitas


B. 117/185 (2). Spesifisitas
C. 72/140 (3). Predicted value posirive
D. 72/120 (4). Predicted value negative
E. 48/120 aa
(10). Seorang dokter muda ingin meneliti hubungan antara
BB bayi baru lahir antara bayi yg persalinannya ditolong
oleh nakes dan oleh non-nakes.
BB bayi dinyakan Kg & panjang bayi dl Cm.

Cara analisis data apa yang akan digunakannya ?

A. t-test pairs
B. t-test independent
C. Chi-square test
D. test Corelation Pearson
E. Anova
(11). Seorg peneliti bermaksud melakukan penelitian
hubungan antara BB lahir dalam Kg dan
persalinan apakah ditolong oleh nakes atau
bukan nakes.
Apakah metode analisis statistik yg paling sesuai ?

A. Spearman rank order correlation


B. Analyses of variance (ANOVA)
C. Regression
D. Chi-square
E. Student’s T-tes = T-test independent
(12). Pada suatu penelitian dg besar sampel sebanyak 100
sampel , ada 21 yang menderita difteri ( 15 orang belum
diimunisasi dan sisanya sudah diimunisasi ),
sedangkan 79 orang yang tidak menderita difteri ( 25
orang belum diimunisasi , dan 54 orang sudah
diimunisasi ) . Berapa besar risiko prevalens ?
Berapa besar risiko sakit difteri bil tidak diimunisasi ?

 Buatlah Tabel
Awas Tabel tidak boleh salah
Hasil
Sakit Tidak Total
---------------------------------------------------
Imunisasi (-) 15 25 40
Imunisasi (+) 6 54 60
---------------------------------------------------
Total 21 79 100

15/40 15 60 3
Risiki = RR = ----------- = ------ x ------- = ------ x 10 = 3.75
6 / 60 40 6 8
(13). Dalam suatu seminar, dipresentasikan suatu
penelitian tentang PPOK. Sejumlah 120
penderita PPOK diteliti bersama 480
pembanding yang tidak menderita PPOK. Pada
kasus ada sebanyak 90 orang perokok,
sedangkan di antara pembanding ada sebanyak
180 perokok. Berapa besar risiko menderita
PPOK di antara para perokok ?
 Buatlah Tabel
Sakit Tidak Total
--------------------------------------------------------
Merokok 90 180 270
Tidak 30 300 330
----------------------------------------------------------
Total 120 480 75 600

ad 90 x 300
Risiko = OR = -------- = --------------- = 5
bc 180 x 30

=====o0o===== selesai
Lihat : STAT ANA New.