Anda di halaman 1dari 16

TRAUMA MEDULA

SPINALIS
P E L AT I H A N P E R A WAT A S I S T E N A N E S T E S I O L O G I

dr. Desy Januarrifianto, Sp.An


INDIKASI

• Faktor risiko cidera tulang servikal :


• Trauma tumpul leher
• Trauma tembus (luka tembak)
TEKNIK IMOBILISASI

• Saraf spinal  secara keseluruhan, setiap saat


• Posisi ideal  posisi anatomis, alas keras
• Semi-rigid cervical collar, penyangga sisi kepala dan pengikat
• Pengikat dibahu dan pelvis  mencegah putaran pada leher
• Bila leher tidak dalam posisi anatomis:
• Sadar  minta pasien gerakan leher, jangan digerakkan jika nyeri
• Tidak sadar  jangan digerakkan jika ada tahanan atau ada kelainan
neurologik
• Log-roll :
• 4 orang ( kepala, dada, panggul, kaki)
TRANSFER

• Saraf spinal harus terfiksasi (immobilisasi)


• LSB, scoop stretcher, vacuum mattress
KOMPLIKASI DAN TATALAKSANA

• Perdarahan
• Tanda-tanda syok  takikardi, hipotensi, urin tidak keluar
• Cairan  kristaloid, koloid
• Tranfusi darah

• Syok spinal
• Hipotensi  hilangnya refleks simpatis
• Obat  Vasopresor (norepinefrin), inotropik (dobutamin, dopamin)
• Cairan  kristaloid, koloid

• Gagal nafas atau penurunan kesadaran


• Intubasi  RSI (rapid sequence induction)
• In-line
• bougie