Anda di halaman 1dari 15

PENGASUHAN DAN

PERAWATAN ANAK USIA


0 – 1 TAHUN
PELATIHAN PRANGTUA HEBAT
TAHUN 2015
Pengasuhan dan Perawatan
anak Usia 0 - 1 Tahun

Ada 3 kebutuhan dasar anak yang harus


dipenuhi orangtua, yaitu :
1. Kebutuhan Kesehatan dan Gizi,
2. Kebutuhan kasih sayang dan
3. Kebutuhan stimulasi.
1. Kebutuhan Kesehatan dan Gizi, :
a. Memberikan ASI kepada bayi segera
dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir.
( kelestrum )
b. Pemberian ASI eksklusif sejak lahir
sampai bayi berusia 6 bulan.
c. Memberikan makanan pendamping ASI
(MP-ASI) sejak bayi berusia 6 bulan
sampai 24 bulan.
d. MP-ASI adalah makanan atau minuman yang
mengandung zat gizi, diberikan kepada bayi
atau anak usia 6 – 24 bulan guna memenuhi
kebutuhan gizi selain dari ASI. MP-ASI
hendaknya dibuat dari bahan pangan yang
murah dan mudah diperoleh di derah setempat.
MP-ASI diberikan dalam bentuk lumat, mulai
dari bubur nasi sampai nasi tim 3 x sehari, terdiri
dari :
1) Protein / zat pembangun : ikan, tahu, tempe,
telur, daging, ayam, kacang-kacangan.
2) Karbohidrat / zat tenaga : beras, terigu,
kentang, ubi, jagung
3) Zat pengatur : sayur – sayuran dan buah
Contoh : Menu sehari – hari MP-ASI local
e. Pemberian imunisasi, secara
lengkap dan tepat waktu :

Usia Imunisasi
0 – 7 hari Hepatitis B1
1 bulan BCG
2 bulan Hepatitis B2, DPT 1, Polio 1
3 bulan Hepatitis B3, DPT 2, Polio 2
4 bulan DPT 3, Polio 3
9 bulan Campak, Polio 4
f. Kebutuhan tidur
Biarkan anak tidur pulas, sampai terbangun
sendiri. Karena pada saat tidur hormon
pertumbuhan paling besar dikeluarkan.
Pola tidur anak berdasarkan usia :
Usia Tidur Siang Tidur Malam
1 Minggu 8 jam 8.5 jam
1 bulan 7 jam 8.5 jam

3 bulan 5 jam 9 jam


6 bulan 2.5 jam 11 jam
9 bulan 2.5 jam 11.5 jam
12 bulan 1.5 jam 11.5 jam
g. Mengamati petumbuhan anak dengan membawa
anak ke POSYANDU untuk ditimbang dan dicatat
dalam KMS (Kartu Menuju Sehat )
h. Jika anak tumbuh kurang sehat, minta nasehat ke
petugas kesehatan
i. Minta vitamin A pada bulan februari dan Agustus
Posyandu mulai anak usia 6 bulan sampai 5 th.
y. Untuk menjaga kebersihan badan, mandikan anak
setiap hari, pagi dan sore pakai sabun mandi
k. Jika belum tumbuh gigi, bersihkan gusi bayi
sesudah diberi ASI dengan kain yang dibasahi air
matang hangat
l. Cuci tangan anak dengan sabun sebelum
makan dan sesudah buang air besar
m. Ajarkan anak untuk buang air kecil dan air
besar pada tempatnya
n. Gunting kuku tangan dan kaki anak jika
panjang
o. Jauhkan anak dari asap dapur
p. Segera bawa anak ke Puskesmas jika :
tidak bisa menetek / menyusui, tidak bisa
minum dan selalu memuntahkan
semuanya, kejang, panas serta tidak
sadarkan diri
2. Kebutuhan Kasih Sayang
a. Berikan cinta, rasa aman, dan kasih
sayang kepada anakk, agar anak
mengerti bahwa kita menyayangi dan
selalu berada didekatnya
b. Belai dan sentuh anak setiap hari agar
menambah kelekatan antara orangtua
dan anak
c. Dekap dan peluk anak untuk
menenangkan anak terutama saat
anak sedih atau menangis bila mimpi
buruk / ketakutan
d. Berikan pujian jika anak melakukan
perbuatan yang baik atau berhasil mencapai
sesuatu
e. Jika anak melakukan kesalahan, hendaknya
jangan dimarahi namun tegur dan beritahu
apa yang seharusnya dilakukan
f. Bacakan dongeng dan dengarkanlah cerita
anak
g. Berikan kata – kata halus / penuh maknna
untuk melath kepekaan anak
h. Memotivasi anak agar ia mampu mencoba
melakukan sesuatu
i. Berikan panggilan sayang kepada anak
3. Kebutuhan Stimulasi
Stimulasi adalah kegiatan merangsang
kemampuan dasar anak yang dilakukan
oleh lingkungan (ayah, ibu, pengasuh
anak, anggota keluarga lain) untuk
mempercepat tumbuh kembang anak.

Melakukan stimulasi yang memadai


artinya merangsang otak anak sehingga
perkembangan kemampuan gerak,
bicara, bahasa, sosialisasi dan
kemandirian pada anak berlangsung
secara optimal sesuai tahapan usia
anak.
Kemampuan perkembangan anak usia 0-1 tahun dan
stimulasi yang dapat diberikan diuraikan tersebut dibawah ini

CIRI PERKEMBANGAN MOTORIK, KOGNITIF, STIMULASI YANG DAPAT DIBERIKAN


SOSIAL EMOSIONAL, KEMANDIRIAN DAN ORANGTUANYA
BAHASA
1. Motorik Kasar dan Halus
a. Usia 0 – 6 bulan - Merangsang pendengaran dengan
- Menghisap puting Ibu mengajak bicara bayi pada setiap
- Memutar kepala saat disentuh leher kesempatan, ( ketika menyusui, mandi,
atau mulutnya mengganti popok )
- Mengkomunikasikan dan - Merangsang penglihatan dng mengajak
mengekpresikan emosi melalui bayi tersenyum, dan timang bayi dng kasih
berbagai cara : menangis, sayang
memalingkan wajah dsb - Merangsang perabaan pada bayi dng
- Mendengar berbagai suara terutama mengusap bagian tubuh bayi dng sentuha
suara Ibu kasih sayang
- Melihat benda yang dekat - Merangsang kemampuan motorik kasar
- Membawa tangan ke mulut dengan melatih anak mendudukkan
b. Usia 6 – 12 bulan dengan diganjal bantal, setelah bisa
- Mengangkat kepala dan tubuh duduk melatih merangkak dan berdiri
bagian atas
-Mengikuti gerakan orang dengan mata -Merangsang kemampuan motorik halus
- Meraaih benda dengan memberikan mainan dan
- Duduk tanpa bantuan at meletakkannya mainan yang menarik di
-Merangkak depan anak tsb
-Berjalan beberapa langkah dng - Memberi contoh mengeluarkan dan
berpegangan mengembalikan mainan
-Memindahkan benda dari tangan kiri ke
kanan atau sebaliknya

2. Kognitif
- Mencari benda yang jatuh - Memberi contoh mengeluarkan dan
- Mengambil benda yang jatuh mengembalikan mainan
- Mengeluarkan dan mengembalikan - Mengajak anak berbicara dan
benda pada tempatnya menunjukkan bagian tubuh
- Mengenali dan menunjuk anggota
tubuh saat ditanya

3. Sosial Emosional
-Bayi dapat menunjukkan ekpresi wajah - Orangtua perlu menunjukkan
dan emosi yang berubah-ubah dan penerimaan dan mengetahui apa yg
variasi, reaksi bayi tergantung emosi anak butuhkan agar kemarahan anak tdk
dan perilaku morangtuanya berlanjut
- Mengenalkan anak pada orang lain
4. Kemandirian - Memberi kesempatan pada anak untuk
- Minum dengan menggunakan cangkir makan dan minum sendiri
dan gelas
- Menyuap makanannya sendiri

5. Bahasa
- Cooing ( berdekut ) : Bayi mulai -Menyanyikan lagu
membuat bunyi vokal ( usia sekitar 2 -Mendengarkan musik
bulan ) mengeluarkan suara : o...o..oo -Membacakan doa
- Babling ( mengoceh ) Bayi mulai -Mengajak bayi bermain “ ciluk ba “
menambahkan konsonan pada huruf -Mengajak bicara dan mendongeng anak
vokal, sehingga terdengar seperti bunyi yang terbiasa mendengarkan cerita
yg berirama ( usia 6 bulan keatas ) -Memanggil namanya
- One WordSpeech ( sepatah dua patah -Mengajari mengucap : ma..ma...pa..pa
kata ) -Membacakan dongeng
anak mulai mampu menyebutkan kata-
kata sesungguhnya , kata kata tersebut
biasanya berupa kata benda yang
mempresentasikan sebuah makna
tertentu misalnya : “ Susu “